Konsultasi

2,394 Responses to “Konsultasi”

  1. 1
    ny.saidah Says:

    bagaimana menyelesaikan kasus sengketa harta temuan yang harta itu secara tidak sengaja kami temukan dilokasi tanah yang belum lunas kami bayar kepada pemiliknya, status tanah itu sudah ada perjanjian tdk tertulis untuk dijual belikan kepada kami, namun karena uang kami kurang maka sesuai kesepakatan kekurangannya dibayar 1 atau 2 bulan kemudian, dengan seizin pemiliknya kami menggali sumur yang tujuannya kelak airnya untuk bahan membangun rumah, dalam penggalian itu secara tdk sengaja kami menemukan harta yang tidak tahu siapa pemiliknya, ketika tahu ada harta temuan itu tiba-tiba pemilik membatalkan jual beli secara sepihak dan ingin memgembalikan uang kami, yang kami tanyakan kami tidak menginginkan harta temuan itu, yang kami inginkan adalah tanahnya, meskipun harta itu sdh kami berikan kepada pemiliknya bagaimana cara penyelesaiannya?

  2. 2
    ny.saidah Says:

    pak mohon dibantu, terima kasih

  3. 3
    admin Says:

    Analisa dan pendapat hukum hukum kami adalah :
    Bahwa prinsip dasarnya jual beli tanah, baik lisan atau tertulis maka jual beli tanah yang dimaksut tersebut adalah sah secara hukum. Posisi sebagaian uang yang sudah saudara berikan kepada penjual tanah adalah sebagai ikatan jual beli atau sebagai tanda jadi bahwa saudara adalah orang yang akan membeli tanah milik penjual tersebut. (biasanya ikatan jual beli dilakukan secara tertulis di PPAT akan tetapi jika dilakukan lisan saja itu sudah juga dianggap sah secara hukum). Artinya saat kesepakatan anda buat dan uang tanda jadi saudara berikan maka sudah menjadi suatu perjanjian yang tidak tertulis dan mengikat kedua belah pihak. Apabila dalam waktu yang ditentukan pelunasan pembelian tanah tersebut saudara lakukan maka saudara sah sebagai pemilik tanah tersebut( akan tetapi peralihan hak atas tanah harus dengan akta jual beli yang dibuat dihadapan PPAT).
    Pembatan sepihak oleh penjual kepada saudara tidak dapat dilakukan dengan semudah itu atau tidak dapat dibatalkan sepihak karena kesepakatan saudara dengan penjual tanah merupakan perikatan atau perjanjian tidak tertulis, maka pembatalan perjanjian harus dilakukan di Pengadilan Negeri setempat.
    Saya kira sementara demikian analisa sementara yang dapat kami berikan dan terimakasih atas kepercayaannya kepada kami.

  4. 4
    budi Says:

    Sya mempunyai kasus soal tanah kpd bpn
    Ceritanya pada saat sebelum saya mengajukan status petok menjadi shm luas tanah saya 3046m2 tetapi setelah menjadi dan mekuar shmnya lhakok luas tanah saya menjadi 2690? Yg saya tanyakan apakh bisa kasus ini saya gugat thd bpn
    Mhn penjelasannya trimaksi

  5. 5
    admin Says:

    Terimakasih atas pertannyaannya.
    Bahwa pendapat hukum kami adalah :
    1. Tidak perlu keburu-buru mengajukan gugatan terhadap BPN, karena berperkara biaya mahal dan butuh waktu yang panjang.
    2. Bahwa ada kemungkinan BPN salah melakukan pengukuran di lapangan terhadap obyek tanah yang bapak miliki.
    3. Sebaiknya bapak klarifikasi atau tanyakan dulu kepada BPN tentang kekeliruan tentang letak batas tanah yang bapak miliki dengan yang tertera di sertipikat, (artinya luas obyek tidak sesuai dengan yang tertera di serti[ikat), karena yang terjadi adalah jika ada kekeliruan dari BPN dalam melakukan pengukuran di lapangan terhadap tanah dimaksud maka BPN akan melakukan pengukuran ulang dan faktanya jika terjadi kesalahan pengukuran letak batas maka BPN akan melakukan perubahan terhadap data yang tertulis di Sertipikat tersebut.
    4. Bahwa prinsipnya jika bapak tanya apakah BPN bisa digugat jawaban kami adalah bisa, akan tetapi saran saya dengan jalan musyawarah jikalau bisa diselesaikan kenapa harus berperkara.
    Demikian pendapat hukum kami dan mohon maaf jika pendapat kami belum memuaskan bapak. Terimakasih.

  6. 6
    jodi Says:

    Pak saya mau tanya gimana caranya mendapatkan bantuan hukum cuma-cuma untuk orang miskin

    Terima kasih

    Jodi

  7. 7
    admin Says:

    Terimakasih Bapak Jodi atas pertanyaannya.
    Bahwa cara memperoleh bantuan hukum bagi masyarakat yang tidak mampu atau masyarakat miskin adalah :
    1. Bahwa banyak Lembaga Bantuan Hukum yang berdiri di negeri ini yang memberikan pelayanan gratis untuk memberikan bantuan hukum kepada masyarakat yang tidak mampu. Contohnya Lembaga bantuan hukum yang ada di Universitas-universitas baik swasta maupun negeri. Lembaga Bantuan hukum yang didirikan Lembaga swadaya masyarakat atau organisasi kemasyarakatan. Bahwa lembaga bantuan hulkum tersebut tidak dipungut biaya.
    2. Bahwa bagi orang tidak mampu/miskin dan akan berperkara melalui Pengadilan maka caranya dapat meminta surat keterangan dari kelurahan, kecamatan diwilayah si miskin/orang yang tidak mampu tersebut tinggal dan surat keterangan tersebut dibawa ke pengadilan untuk mendaftarkan perkaranya sehingga Pengadilan tidak akan meminta biaya perkara, alias gratis.
    3. Bahwa kami sampaikan juga bahwa Kantor Hukum kami juga melayani bantuan hukum gratis dengan catatan bahwa si miskin/orang yang tidak mampu tersebut ketika mengalami permasalahan hukum dalam posisi yang menurut pendapat kami dapat dibela secara hukum dan dalam keadaan yang diperlakukan tidak adil menurut hukum yang berlaku.

    Demikian saya kira keterangan dari kami, dan terimakasih.

  8. 8
    Bimo Says:

    Assalammualaikum,…
    Saat ini Orang tua (Bpk) saya sedang dalam perkara perdata, awalnya bpk dan temannya (A) melakukan bisnis besi akan tetapi di karenakan kurangnya modal maka teman(si A) bpk saya meminta bpk saya untuk mencarikan sertifikat tanah untuk di gadaikan.. alhasil bpk saya tlah mendapatkan pinjaman sertifikat tanah dari temannya(si B) yang lain dan di serahkan ke si A, tapi di saat peminjaman surat itu si A menyaksikan serah terima surat antara si B dengan bpk saya dan bpk saya yang menandatangani surat perjanjian utk meminjam surat tersebut dan bukan si A yang menandatangani, kemudian surat itu di gadaikan si A kepada temannya dengan nominal 100 jt,.. akan tetapi sampai detik ini si A belum bisa mengembalikan surat tersebut kepada si B yang notabane adalah teman bpk saya. setiap bpk saya menagih surat itu ke si A selalu saja alasannya besok besok dan besok sehingga bpk saya di laporkan polisi sama anak2nya si B, kejadian ini sudah berlangsung dari tahun 2003. ada juga kejadian yang lain, waktu itu ternyata si A meminjam uang 27 jt sama orang surabaya dan minta di transfer ke rekening bpk saya karena merasa si A itu adalah kompanyon bpk saya maka bpk saja mengijinkan uang itu di transfer dan setelah uang di transfer bpk saya langsung menyerahkan uang itu kepada si A seutuhnya tanpa di potong sepeserpun akan tetapi kira2 hampir setahun kami diteror debt coll dan menagih uang tersebut lalu bpk saya meminta si A untukmengembalikan uang tersebut tapi Si A banyak berdalih dan akhirnya bpk saya meminjam uang kepada saudaranya di bandung hanya untuk mengembalikan kepada orang surabaya melalui debt coll dan sekarang berkasnya sudah mau di limpahkan ke kejaksaan.jujur saja kami tidak mampu untuk menyewa lawyer jangankan menyewa Lawyer konsultasi saja kami masih harus berfikir.. Bpk saya seorang pensiunan polri dgn pangkat terakhir kolonel dan beliau juga seorang veteran Trikora,Dwikora dan seroja akan tetapi kami tidak seperti pensiunan lainnya yang serba berkecukupan dalam segala hal. kami betul2 pas2an dalam ekonomi, Dalam situasi tertekan kami juga dipaksa anak2nya si B untuk menandatangani surat perjanjian penyitaan sertifikat rumah kami kepada anak2nya Si B,… perlu di ketahui selama saya hidup bpk saya itu orangnya jujur dan polos sama sekali takut melakukan kesalahan dan melanggar hukum, kami bingung pak dan bpk saja hanya bisa pasrah….

  9. 9
    admin Says:

    waalaikum salam wr wb
    Bapak mohon maaf , mungkin cerita kasus bapak kurang lengkap, dan saya harus mengetahui beberapa hal untuk menganalisanya.
    1. Bahwa apakah ada perjanjian dalam kegiatan usaha bapak saudara dengan temannya dalam kegiatan usaha besi tua tersebut?
    2. Sertipikat yang dipinjam tersebut dari si B atas nama siapa yang tertera didalam sertipikat.
    3. Peminjaman uang dilakukan di perorangan atau melalui perbangkan?
    4. siapa sebagai penjamin dalam peminjaman uang tersebut?
    Apakah pinjam menimjam uang tersebut dengan jaminan sertipikat ada perjanjiaanya atau tidak?
    5. Dikenakan pasal berapa oleh Polisi kepada Bapak Saudara atas sangkaanya?
    6. Bagaimana bentuk penekanan anak Si B kepada bapak saudara?

    Untuk kasus yang 27 Juta tersebut seharusnya juga lebih jelas :
    1.Apakah bapak saudara kenal dengan pihak orang surabaya yang transfer uang ke rek bapak saudara?
    2. Kalo memang sudah masuk uang 27 juta ke rekening bapak saudara lalu uang tersebut diserahkan ke Si A apakah melalui transfer Bank atau diserahkan langsung?
    3. Jika diserahkan langsung apakah ada tanda terimanya?

    mungkin hal-hal tersebut yang belum saya ketahui anda ceritakan jelas kepada saya lalu saya akan menganalisanya lebih lanjut secara hukum atau Apabila bapak bimo ingin lebih jelas silahkan hubungngi kami melalui telepon di kantor kami pada jam kerja, saya akan bantu orang tua bapak semaksimal mungkin secara hukum.
    Demikian dan saya mohon maaf jika belum dapat memberikan analisa hukum atas kasus yang bapak bimo konsultasikan.

  10. 10
    Bimo Says:

    Jawaban dari pertanyaan yang belum di jawab…?

    waalaikum salam wr wb
    Bapak mohon maaf , mungkin cerita kasus bapak kurang lengkap, dan saya harus mengetahui beberapa hal untuk menganalisanya..

    1. Bahwa apakah ada perjanjian dalam kegiatan usaha bapak saudara dengan temannya dalam kegiatan usaha besi tua tersebut? (tidak ada perjanjian)
    2. Sertipikat yang dipinjam tersebut dari si B atas nama siapa yang tertera didalam sertipikat.( Atas nama si b)
    3. Peminjaman uang dilakukan di perorangan atau melalui perbangkan? (perorangan)
    4. siapa sebagai penjamin dalam peminjaman uang tersebut? ( si A)
    Apakah pinjam menimjam uang tersebut dengan jaminan sertipikat ada perjanjiaanya atau tidak? ( tidak ada)
    5. Dikenakan pasal berapa oleh Polisi kepada Bapak Saudara atas sangkaanya? ( 372,378 )
    6. Bagaimana bentuk penekanan anak Si B kepada bapak saudara? kasar ,mengancam, menintimidasi, dan akhirnya menyandera surat rumah bpk saya secara paksa

    Untuk kasus yang 27 Juta tersebut seharusnya juga lebih jelas :
    1. Apakah bapak saudara kenal dengan pihak orang surabaya yang transfer uang ke rek bapak saudara? ( tidak)
    2. Kalo memang sudah masuk uang 27 juta ke rekening bapak saudara lalu uang tersebut diserahkan ke Si A apakah melalui transfer Bank atau diserahkan langsung? (langsung)
    3. Jika diserahkan langsung apakah ada tanda terimanya? (tidak)

    (tapi si A mengakui menerima uang 27 jt dan mengakui di hadapan penyidik bahwasannya si A yang memakai sertifikat sebagai jaminan untuk mendapatkan dana sebanyak 100 jt, sebagai tambahan sedikit orang tua saya sekarang berusia 71 tahun)

    mungkin hal-hal tersebut yang belum saya ketahui anda ceritakan jelas kepada saya lalu saya akan menganalisanya lebih lanjut secara hukum atau Apabila bapak bimo ingin lebih jelas silahkan hubungngi kami melalui telepon di kantor kami pada jam kerja, saya akan bantu orang tua bapak semaksimal mungkin secara hukum.
    Demikian dan saya mohon maaf jika belum dapat memberikan analisa hukum atas kasus yang bapak bimo konsultasikan.

  11. 11
    admin Says:

    Terimakasih Pak Bimo.
    Kalo demikian kasusnya maka saya berpendapat sebenarnya bapak saudara tidak bisa dijadikan tersangka dalam perkara pidana kenapa, karena tidak terpenuhi unsur penipuan dan pengelapannya, karena Si A mengakui bahwa dia sebagai pemakai uang dan penjamin uang itu bahwa dia yang memakai dan disampakan kepada penyidik demikian artinya bahwa perbuatan bapak saudara hanya perantara saja dan bukan sebagai pembuat terjadinya perbuatan pidana. Pembuat pidana sudah diakui sendiri oleh Si A di depan penyidik.
    Bahwa selain itu saya berpendapat bahwa hal ini bukan suatu perbuatan pidana karena adanya suatu kesepakatan atau perjanjian baik tertulis maupun lisan tentang hutang uang dengan jaminan sertipikat. sehingga hubungan hukumnya adalah keperdataan dan bukan pidana.

    Demikian uraian singkat kami, karena keterbatasan komunikasi kami dengan saudara maka sementara kami menganalisa semampu kami, dan mohon maaf kalo belum sempurna. untuk lebih jelas silahkan hub kantor kami melalui telp. Terimakasih.

  12. 12
    Anton Says:

    Saya melakukan perceraian (selaku pemohon) dan telah diterima, diputus dan terbit akta cerai tanggal 1 oktober yang lalu oleh PA Bekasi. Domisili saya saat ini adalah sesuai tempat tugas, yaitu di Surabaya, sedangkan mantan istri di Lampung (sejak minggat setahun yang lalu saat proses perceraian di PA Bekasi masih berlangsung, sblmnya tinggal di rumah kami di Bekasi).
    Dalam putusan tidak disebutkan tentang harta gono-gini, kecuali biaya mutáh dan nafkah terutang halmana telah saya tunaikan.

    Harta yang saya dapat selama berumah-tangga adalah sebuah rumah di Bekasi yang sampai saat ini masih berstatus sebagai jaminan/agunan KPR. SHM rumah atas nama mantan istri sedangkan KPR atas nama saya. Harta lainnya berupa sepeda motor dan perabotan rumah tangga sementara saya kesampingkan dulu karena nilainya tidak terlalu signifikan.

    Hubungan saya dengan mantan istri sangat buruk, tidak ada komunikasi sama sekali, bahkan di sidang pun tidak saling bicara kecuali kepada majelis hakim saja.

    Pertanyaan:
    1. Apakah pengadilan agama (NB menggunakan kompilasi hukum Islam) dapat memproses perkara tuntutan gono-gini? Setahu saya sbg orang awam, dalam syariat tidak dikenal harta gono gini kecuali nafkah selama masa iddah
    2. Pengadilan manakah yang berhak memproses jika saya mengajukan permasalahan harta gono-gini?
    3. Pihak manakah yang berhak mengajukan perkara pembagian harta gono-gini?
    4. Apakah yang dimaksud dgn harta gono-gini termasuk pula hutang yang timbul dalam perkawinan?
    5. Berapakah estimasi biaya bantuan hukum jika saya menggunakan jasa penasihat/kuasa hukum untuk perkara tersebut? (khusus ini, jawabannya langsung ke email saya saja, tidak perlu diposting pada website)
    Untuk sementara cukup pertanyaan tersebut dulu, terima kasih atas bantuannya.

  13. 13
    anton Says:

    Mohon bantuan juga,
    saya sudah browsing mencari naskah kompilasi hukum Islam di Indonesia tapi tidak ketemu juga. Mohon kalau ada file/softcopy di pajang pula di halaman Info Hukum agar saya dan siapapun bisa download. Terima kasih.

  14. 14
    admin Says:

    Terimakasih pak anton atas pertanyaannya:
    jawaban langsung atas pertannyaannya saudara anton :

    1. Pengadilan agama dapat memproses pembagian harta gono gini jika para pihak memang menginginkan supaya pengadilan agama yang membagi. pembagian harta gono gini diatur di Kompilasi hukum islam. Keputusan Presiden NO 1 TH 1991 Jo Keputusan Menteri Agama No 154 th 1991.pasal 97. harta gono gini dibagi 1/2 sama rata.
    2. Pengadilan yang berhak membagi adalah pengadilan agama bekasi. dasarnya adalah karena harta gono gii berupa rumah ada di wilayah pengadilan bekasi. sesuai HIR Pasal 118 ayat 3 . gugatan benda tidak bergerak di tempat dimana benda tidak bergerak tersebut berada.
    3. Pihak yang dapat mengajukan gugatan harta gono gini adalah kedua belah pihak, baik istri (mantan) maupun suami (mantan) boleh mengajukannya.
    4. Harta gono gini adalah harta yang diperoleh /didapat oleh pasangan suami istri selama dalam masa perkawinan. termasuk juga hutang yang timbul selama masa perkawinan juga termasuk beban yang yang harus dipikul bersama. artinya kalo dalam masa perkawinan timbul hutang bersama konsekuensinya ya harus dibayar bersama.
    5. tentang fee anda bisa langsung telp ke kantor saya, 031-5911267. Bag. Administrasi akan memprosesnya.

    Saran kami :
    Tentang pembagian harta gono gini saudara, lebih baik tentang pembagian harta gono gini dilakukan secara sendiri secara musyawarah oleh anda dan mantan istri anda, karena akan lebih menguntungkan dari sisi waktu, dan biaya. Berperkara di pengadilan sangatlah lama waktunya dan memerlukan biaya.
    Tentang kompilasi hukum islam maaf kami belum bisa memunculkannya di web kami.
    Untuk lebih lanjut menurut anda yang belum dimengerti bisa konsultasi melalui telp di kantor kami.
    Demikian ulasan hukum kami dan semoga dapat memberikan gambaran kepada saudara tentang apa yang anda pertanyakan.
    Terimakasih. TTD. Senior associates.

  15. 15
    Michael Sigit Says:

    Pak Bambang Yth :
    Saya mau membeli rumah dari pasangan yang baru saja bercerai dengan 1 anak masih SD. Kondisi nya seperti ini :
    1. Sertifikat atas nama suami
    2. Istri akan menjual kepada saya dengan surat kuasa dari suami (surat kuasa bernotaris)

    Apakah transaksi seperti (hanya dengan surat kuasa) ini aman bagi saya.

    mohon kirim jawaban via email juga.

  16. 16
    Prasetio Says:

    Assalamu’alaikum wr. wb.

    saat ini bapak saya digugat mengenai harta gono gini pada PA Jakarta Utara setelah perceraiannya dengan ibu saya. Bapak dan ibu saya resmi bercerai dengan putusan pengadilan tertanggal 19 Agustus 2009 dngn akta cerai tanggal 09 september 2009, atas gugatan cerai dari ibu saya, dengan pengakuan adanya pihak ke 3 dari ibu saya dan sudah tidak dapat hidup rukun dalam rumah tangganya dengan bapak saya.
    adapun gugatan harta bersama sebagai berikut:
    1.sebidang tanah seluas 102 m2 berikut bangunan rumah diatasnya, sertifikat hak milik atas nama bapak saya (tergugat) yang notabene telah dihibahkan oleh bapak saya kepada saya selaku anak I tertanggal 31 Juli 2009. Tanah & Rumah tersebut diperoleh dari hasil penjualan tanah & rumah pemberian Orangtua Bapak saya sejak sebelum menikah dengan ibu saya.
    2.sebidang tanah seluas 90 m2 sertifikat hak milik atas nama bapak saya (tergugat) yang notabene telah dihibahkan oleh bapak saya kepada anak II (adik saya) tertanggal 31 Juli 2009.
    3.Sebidang tanah seluas 150 m2, sertifikat hak milik atas nama bapak saya yang notabene telah dihibahkan oleh bapak saya kepada anak III (adik saya) tertanggal 31 Juli 2009.
    Yang ingin saya tanyakan adalah:
    1. Apakah harta bersama yang digugat tersebut diatas dapat dijadikan harta gono gini?
    2. Apabila Ya, apakah anak memiliki hak atas harta bersama dari kedua orang tua?
    3. Adakah hal-hal yang dapat batal secara hukum mengenai harta bersama?
    Sebagai tambahan informasi, ibu saya memang benar adanya telah berselingkuh dan pergi meninggalkan rumah setelah bapak saya pensiun. Dan tidak menunaikan kewajibannya sebagai mana mestinya sebagai seorang isteri dan seorang ibu. Kami selaku anak (5 bersaudara) mendukung bapak karena bapak kami telah di dzalimi oleh ibu kami dan orang ke3 tsb. Mohon segera tanggapan dan arahannya karena besok (tanggal 12 Nopember 2009) bapak saya akan memenuhi panggilan sidang gugatan harta bersama tsb.
    Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

    Wassalamu’alaikum wr. wb.

  17. 17
    admin Says:

    waalaikumsalam wr.wb.
    Terimakasih atas pertanyaannya, sebelumnya mohon maaf yang sebesar-besarnya, saya baru bisa membalas sekarang dikarenakan saya berangkat ibadah haji ke tanah suci, dan baru saja pulang.
    untuk pertanyaan saudara saya berpendapat sebagai berikut :
    1. Jika hibah kepada anak pertama adalah sah karena harta tersebut harta bawaan bapak saudara yang diperoleh sebelum perkawinan. sehingga tidak termasuk harta gono gini. dengan catatan hibah tersebut disetujui ahli waris yang lain atau hibah tersebut tidak menghalang halangi ahli waris yang lain.
    2. Untuk harta bersama yang didapat antara bapak dan ibu saudara selama perkawinan maka anak-anak tidak mendapatkan bagian atas harta bersama tersebut, karena anda belum menjadi ahli waris. (karena cerai hidup bukan cerai karena salah satu meninggal dunia).
    3. Hibah yang dilakukan oleh bapak saudara atas harta bersama dapat batal demi hukum jikalau hibah tersebut tidak mendapat persetujuan dari ibu saudara.
    Jika hibah dilakukan pada saat itu memperoleh persetujuan dari ibu saudara maka hibah tersebut dianggap sah adanya dan tidak dapat dibatalkan atau ditarik kembali.

    Masalah perselingkuhan ibu saudara maka ibu saudara tetap mendapatkan hak atas harta bersama.

    Mohon maaf jika jawaban kami tidak memuaskan saudara, akan tetapi kami harus menjawab berdasar hukum berlaku.

  18. 18
    Rani Says:

    Pak Bambang yang terhormat. Saya adalah seorang istri yang memiliki 3 orang anak. Saat ini suami saya sekarang sudah pergi dari saya dengan perempuan lain dan tidak pernah pulang ke rumah tanpa menceraikan saya. Saat ini saya ingin menjual tanah atas nama saya yang dulu tanah tersebut kami beli dengan uang kami berdua. Apakah untuk melakukan penjualan, saya harus minta tanda tangan suami saya terlebih dahulu? Ataukah saya bisa menjual tanah tersebut tanpa harus meminta tanda tangannya. Terima kasih atas jawabannya.

  19. 19
    admin Says:

    Terimkasih, Ibu Rani atas pertanyaannya.
    Pertanyaan ibu adalah apakah boleh menjual tanah tanpa tanda tangan suami ibu.
    Jawabannya : Tidak Boleh ibu. Kenapa? Karena menjual barang (dalam kasus ini Tanah), tersebut adalah barang Gono Gini, yaitu harta berupa tanah tersebut adalah harta bersama yang diperoleh ibu dan suami ibu dalam masa terikat perkawinan, sehinga tanah tersebut merupakan barang gono gini, sehingga proses penjualannya harus memperoleh persetujuan dari suami ibu. (suami ibu harus ikut tanda tangan atau memberikan surat persetujuan menjual).
    Maaf ibu Rani, mungkin jawaban ini tidak mengenakkan ibu tetapi kami harus memberikan analisa hukum sesuai hukum yang berlaku.
    kalo ibi belum jelas silakan menghubungi kami melalui telp di kantor kami pada jam kerja.
    Demikian analisa hukum kami dan terimakasih.

  20. 20
    widodo Says:

    yth. Bambang S
    di tempat

    bagaimana menyelesaikan surat tanah yg berstatus masih perikatan jual beli di thn 80-an. yg nantinya surat tsb akan dijadikan sertifikat. awalnya bpk hutagalung menjual tanah ke bpk bambang singkat cerita surat itu msih perikatan jual beli sementara kedua org tsb sdh meninggal sementara warisan itu jatuh ke tangan istri p’ bambang kemudian dari istri p’bambang menjual tanah tsb kepada saya tp setelah saya urus surat tsb p’luarah tdk mau tandatangan akte jual beli itu kepada saya lantaran tanah tsb masih berstatus periktan, sementara keluarga bpk hutagalung sdh tdk jelas keberdaannya krn kejadian transaksi antara p’hutagalung dan p’ bambang sdh 20thn yg lalu sehingga sulit ditemukan alamat tinggal p’hutagalung,
    yang saya tanyakan bagaimana utk menyelesaikan agar surat tersebut bisa disertikatkan, proses yg sudah saya lakukan adlah sdh pengukuran tanah ulang ke BPN dan hasilnya bahwa tanah tsb belum besertifikat, namun proses akte jual beli kepada saya terhambat lantaran lurah yang di jakarta selatan belum mau tandatangan krn surat tersebut masih berstatus perikatan jual beli antara pak hutagalung dengan pak bambang, minta tolong bagaimana penyelesaian akte jual beli tersebut, sekian dan terima kasih…

  21. 21
    admin Says:

    Terimakasih Bapak.
    sebenarnya ada yang harus saya tanyakan lagi atas kasus bapak, yaitu apakah perikatan jual beli tersebut lunas ataukah belumlunas. jika lunas semestinya bisa dilakukan akta jual beli lalu proses pensertipikatan. jika belum lunas maka belum dapat dilakukan jual beli dan harus dilunasi terlebih dahulu dan baru dapat dilakukan akta jual beli selanjutnya proses pensertipikatan.
    Urutannya tidak bisa langsung jual beli dengan saudara bapak, jadi harus akta jual beli dengan para ahli waris pak hutagalung dan pak bambang dulu baru bisa dilakukan akta jual beli dengan saudara.
    Jika mencari ahli waris pak hutagalung susah maka umumkan aja di koran jika tidak berhasil maka mintakan penetapan melalui Pengadilan Negeri setempat.
    demikian sementara analisa dari saya karena untuk analisa secara ditail saya harus melihat dokumen bapak. Terimakasih dan mohon maaf jika analisa ini belum memuaskan bapak.

  22. 22
    lia Says:

    pagi ..ada hal yg mau saya tanyakan..suami saya pernah menikah dan mempunyai rumah di daerah bekasi pada saat masih bersama dengan istri pertama..nah satu waktu rumah itu dibalik nama atas nama anakyg diperoleh dari perkawinan pertama..pada tahun 2002 suami bercerai dari istri pertamanya..dan pada tahun 2004 rumah di bekasi tersebut dijual oleh mantan istri suami saya..yg jadi pertanyaan
    1.apakah suami saya mempunyai hak atas rumah tersebut.
    2.apakan bisa terjadi proses penjualan rumah terjadi tanpa tanda tangan suami saya.karena pada saat itu anak2 masih dibawah umur.

    mohon jawaban atas kasus ini ..
    trima kasih

  23. 23
    dennis Says:

    Pak Bambang yth,

    Ayah dan ibu saya sudah bercerai. Saat ini ayah saya hendak menjual rumah yg kami diami yg atas nama ayah. Sayangnya akta cerai maupun salinan putusan cerai dari pengadilan tdk lagi dimiliki oleh kedua org tua saya. Tp kami masih punya pernyataan notaris ttg perceraian ini yg dibuat org tua di tahun 80an. Apakah surat notaris ini bisa digunakan utk bertransaksi? Menurut notaris yg sekarang mengurus jual beli rumah kami, harus ada akta cerai atau salinan putusan cerai, krn kalau tdk pihak BPN tidak mau mengecek maupun balik nama sertifikat tanah tsb. Apakah benar begitu?

    Mohon bantuan pak Bambang. Terimakasih banyak.

  24. 24
    admin Says:

    Terimakasih Ibu Lia,
    Dari cerita Ibu yang sekilas saja maka sebenarnya untuk menganalisa hukum belum begitu lengkap, akan tetapi saya akan coba memberikan gambaran singkat analisa hukum saya sebagai berikut :
    1. Bahwa jika suami ibu menikah dengan istri pertama tersebut mempunyai satu anak saja maka proses balik nama rumah yang dibekasi dengan cara apa? jika dengan cara hibah kepada anaknya dan saat hibah mendapat persetujuan ibunya/si istri maka sah hibah terhadap si anak tersebut, karena hibahnya tidak terhalang dengan ahli waris yang lain. Jika anaknya lebih dari satu maka anak-anak yang lain juga harus menyetujui atas hibah rumah tersebut kepada satu anaknya yang menerima hibah.
    2. Bahwa setelah pada tahun 2002 suami anda bercerai maka diliat dulu siapa wali pengampu terhadap si anak yang masih dibawah umur tersebut, jika wali pengampunya ibunya maka si ibu dapat menjual tanah yang di bekasi tersebut tanpa tanda tangan suami, sepanjang hasil penjualan digunakan untuk kepentingan si anak. Lagi pula pada tahun 2004 suami anda sudah bercerai sehinga si istri pertama sudah tidak ada hubungan hukum lagi dengan suami anda.

    kalo analisa hukum ini belum jelas silahkan hubungi kantor kamu Ibu lia, kami akan menjawab melalui telepon. terimakasih.

  25. 25
    admin Says:

    Terimakasih Dennis,
    Begini, kita harus melihat apakah setelah perceraian orang tua saudara dahulu telah ditentukan tentang pembagian harta gono gini nya? jika sudah maka apakah melalui pengadilan atau dilakukan pembagian sendiri?.
    Jika telah dibagi harta gono gininya dan jika asumsi saya bahwa rumah yang atas nama ayah saudara ini menjadi bagian harta gono gini ayah saudara maka betul apa yang dikatakan notaris saudara, bahwa penjualan rumah tanah tersebut harus ada akta cerainya dan bukti pembagian harta gono gininya.
    Jika orang tua saudara pisah harta dalam perkawinannya maka tidak perlu ada tanda tangan ibu saudara cukup dibuktikan dengan adanya perjanjian pisah harta saja.
    Surat notaris pernyataan perceraian tidak dapat digunakan sebagai syarat /dokumen transaksi jual beli tanah/rumah.
    Supaya memenuhi syarat syahnya trnsaksi terhadap tanah/rumah tersebut maka orang tua anda dapat mengurus/meminta salinan akta cerai di pengadilan dimana orang tua anda di putus bercerai. Jika anda bukan beragama islam maka anda meminta akta cerai dari catatan sipil dan jika anda beragama islam maka anda dapat meminta salinan akta cerai di pengadilan agama dimana orang tua anda dulu bercerai.
    Demikian analisa hukum singkat kami dan terimakasih atas pertannyaannya.

  26. 26
    dennis Says:

    Terimakasih utk jawabannya, pak Bambang.

    Tp ternyata setelah cerai tidak ada pembagian harta gono gini antara kedua orang tua. Bagaimana bila keadaannya spt ini, pak?

    Terimakasih sekali lagi utk bantuannya.

  27. 27
    admin Says:

    Baik, Dennis.
    Kalo memang perceraian orang tua saudara belum dilakukan pembagian harta gono gini maka jika dilakukan pembagian sekarang dibolehkan secara hukum, pembagian harta gono gini tersebut bisa dilakukan sendiri berdasarkan kesepakatan oleh kedua orang tua saudara ataupun juga dapat memintakan ke pengadilan dimana diputusnya perceraian orang tua saudara untuk melakukan pembagian harta gono gini tersebut.
    demikian , jika belum celas silahkan hub kami melalui telp. terimakasih.

  28. 28
    dennis Says:

    Terimakasih banyak untuk bantuannya, pak Bambang. Sukses selalu

  29. 29
    yulia Says:

    pak bambang yth..

    begini pak..suami saya sudah bercerai dengan istri pertamanya dan mempunyai 3 orang anak .suami bercerai tahun 2002 secara sah dan menikah dengan saya tahun 2003..kemudian seiring berjalan waktu kami membeli rumah atas nama suami saya..
    yang ingin saya tanyakan adalah :
    1.apakah ke 3 anak hasil perkawinan suami saya dari yg pertama mempunyai hak atas rumah yang kami tempati /atas nama suami saya.?
    2.bagaimana melindungi hak anak2 saya nanti agar rumah tersebut memang menjadi hak anak2 saya apakah harus balik nama..?

    terima kasih

  30. 30
    admin Says:

    Terimakasih Ibu,
    Ada cerita Ibu yang kurang lengkap, yaitu apakah ibu dan suami menikah secara Islam atau Non Islam?. Apakah ada perjanjian pisah harta atau tidak ketika akan dilakukan Perkawinan/pernikahan? Karena akan berbeda penyelesaian hukum dan peraturan hukum yang digunakan. Tapi saya akan mencoba menjawab dengan data dan cerita yang ada sekarang ini .

    Jawaban atas pertanyaan pertama :
    1. Ketiga anak hasil perkawinan suami ibu dengan istri pertamanya dulu atau anak bawaan suami ibu tetap mendapatkan hak atas rumah/tanah yang dibeli setelah terjadinya perkawinan antara ibu dan suami ibu pada tahun 2003 tersebut. Dengan catatan bahwa jika suami ibu atau ibu nanti ketika meninggal dunia/mati maka 3 anak bawaan suami ibu tersebut tetap disebut sebagai ahli waris dan harta rumah yang dibeli setelah perkawinan ibu dan suami ibu tersebut disebut sebagai harta waris dan mereka 3 anak bawaan suami ibu berhak atas harta waris tersebut. Bahwa anak-anak ibu hasil perkawinan dengan suami ibu sekarang ini juga disebut sebagai ahli waris dan sama kedudukannya dengan 3 anak bawaan suami ibu , mereka sama-sama ahli waris dan berhak atas pembagian harta waris.
    2. Untuk melindungi anak2 anak ibu supaya rumah tersebut menjadi hak anak anak ibu tidak bisa karena itu hak sesuai undang-undang KUH Perdata (jika Non muslim) maupun Kompilasi Hukum Islam (jika muslim). Ada cara yang agak sulit yaitu dengan cara suami ibu dan ibu menghibahkan rumah tersebut kepada anak anak ibu. Dengan catatan bahwa anak 3 anak bawaan suami ibu menyetujuinya penghibahan rumah/tanah tersebut kepada anak ibu.

    Saya kira singkatnya demikian analisa yang dapat saya berikan kepada ibu dan mohon maaf jika ada kesalahan dan ketidakpuasan atas jawaban saya. Terimakasih.

  31. 31
    yulia Says:

    Pak bambang YTH.

    Terima kasih atas respon bapak atas pertanyaan saya.
    1.pak ,saya menikah secara islam..bisakah kiranya jika rumah tersebut dibalik nama atas nama saya..? mengingat sangat tidak mungkin 3 anak bawaan suami saya menyetujuinya..dikarenakan
    1.Mereka ikut ibunya
    2.Hubungan suami saya dengan ke3 anaknya sangat buruk
    3.kami (saya +suami) mempunyai pengalaman yg sangat buruk terhadap mereka(mantan istri+anak2nya) ketika suami akan menjual rumah..yg satu lagi mereka meminta bagian yg mustahil walaupun bagian tersebut sudah diatur dan sudah sepakat sehingga pada waktu itu hampir terjadi pembatalan.itu sebabnya saya ingin melindungi hak anak2 saya..di kemudian hari
    4,bukankah harta yg kami peroleh selama perkawinan bukan termasuk harta gono-gini dan tidak ada kaitannya dengan mantan+anak2..
    5.mohon bantuan jika ada cara lain yg tidak menimbulkan kesulitan dikemudian hari

    Terima kasih pak bambang

  32. 32
    admin Says:

    Baik, bu yuli terimakasih.
    Begini ibu mungkin salah tangkap apa yang saya maksud kan, kalo mungkin ibu kurang jelas ibu bisa telp ke kantor kami dan akan kami jelaskan.
    Tapi saya akan coba beri jawaban :
    1. Jika ibu menginginkan dibalik nama atas nama ibu tentunya bisa saja, tetapi tidak menghilangkan keahliwarisan anak-anak bawaan suami ibu.
    2. Jika ayah dan ibu masih hidup maka bukan termasuk harta waris. Yang dimaksud harta waris jika ayah dan atau ibu atau dua duanya meninggal dunia maka jika meninggalkan harta disebut sebagai harta waris. Seandainya ayah dan ibu (suami istri) masih hidup lalu menjual rumah tanahnya maka anak2 tidak berhak atas uang hasil penjualan tersebut. Artinya anak masih belum punya hak apapun terhadap uang hasil penjualan rumah tersebut karena ayah dan ibu masih hidup dan itu bukan harta waris. harta waris adalah jika pemwris mati meninggalkan harta maka harta tersebut disebut harta waris dan yangberhak adalah para ahli warisnya.
    3. Harta yang diperoleh selama perkawinan antara suami dan istri jika tidak ada perjanjian pisah harta sebelum perkawinan maka disebut harta gono gini atau harta bersama. Ada kaitanya dengan anak-anak bawaan suami ibu, karena mereka adalah ahli waris dari suami ibu. artinya tidak putus hubungan keahliwarisan anak dan orang tua sekalipun orang tuannya menikah lagi. tidak ada mantan ayah atau mantan anak. mereka tetap anak kandung sebagai ahli waris jika ayahnya meninggal dunia nantinya.
    4. caranya tidak ada bu karena semua itu telah jelas diatur di Kompilasi hukum Islam. catatan jikaibu dan suami ibu menjual rumah tanah yang diperoleh ibu dan suami selama perkawinan maka itu sah-sah saja dan tidak ada hak apapun bagi anak bawaan maupun anak2 ibu untuk meminta bagiannya. Mutlak haknya hanya ada pada suami ibu dan ibu. Kalo ibu mau sukarela memberikan uang hasil penjualan rumah tanah tersebut kepada anak bawaan suami ibu dan anak 2 ibu maka itu diperbolehkan tapi bukan suatu kewajiban atau keharusan.

    Saya kira demikian bu maaf jika jawaban saya tidak memuaskan ibu. karena saya menganalisa berdasar hukum yang berklaku. terimakasih.

  33. 33
    yulia Says:

    pak bambang YTH..

    Terima Kasih atas responnya…

    Ternyata sangat sulit sekali ya pak untuk melindungi hak2 anak2 saya di kemudian hari..Mengingat sangat ngeri membayangkan bagaimana keadaan anak2 kandung saya jika kami tidak ada..sedangkan anak2 dari terdahulu..sangat “rakus” akan harta…
    tetapi sekali lagi saya ucapkan banyak2 terima kasih pak bambang

  34. 34
    yulia Says:

    pak bambang YTH..

    Ternyata sangat sulit sekali ya pak untuk melindungi hak2 anak2 saya di kemudian hari..Mengingat sangat ngeri membayangkan bagaimana keadaan anak2 kandung saya jika kami tidak ada..sedangkan anak2 dari terdahulu..sangat “rakus” akan harta…
    tetapi sekali lagi saya ucapkan banyak2 terima kasih pak bambang

  35. 35
    juan Says:

    Salam Hormat,

    Kasus gadai tanah,

    Pak, Orang tua saya menjaminkan tanahs ebagai agunan ke perorangan dengan meminjam duit 18 juta, setelah hampir 2 thn ini kami bermaksud untuk menebusnya, tetapi pihak yang kami pinjam duit tersebut meminta seharga 60 juta, dan proses negosiasi berlangsung ternyata diam2 dia langsung jual tanah tersebut ke orang lain 60 juta tanpa konfirmasi ke kami sebagai pemilik tanah. setelah kami bicarakan secara kekeluargaan mereka mengelak dan pihak pembeli juga tidak mau uangnya dikembalikan karena memang keinginanya untuk tanah kami tersebut sangat kuat, yang celaka lagi kepla desa tandatangani surat pembelian itu tanpa konfirmasi ke kami apakah ada persetujuan penjualan tersebut, sekedar diketahui surat2 tanah tersebut menjadi satu dengan rumah kami,dimana posisi tanah berada dibelakang rumah kami. sekarang kami bermaksud untuk membawa perkara ini ke pihak yang berwenang. bagaiman tanggapan bapak mengenai kasus ini dan langkah apa yang baik kami lakukan, karena kami ingin kembali tanah ini seperti sedia kalanya.

    Terimakasih atas Bantuanya.

    Juan Radan,

    Salam…

  36. 36
    admin Says:

    Terimakasih atas pertanyaannya.
    Begini pak juan, sebenarnya bahasa gadai itu hanya untuk benda bergerak saja selain tanah. karena tanah benda tetap maka jika digunakan jaminan utang maka harus dipasang Hak Tanggungan sesuai UU No. 04 Tahun 1996. Dalam kasus bapak ini, saya kira tidak dipasang hak tanggungan. Cara yang bapak gunakan ini sebenarnya pola-pola tradisional yang ada di pedesaan yaitu pinjam uang lalu jaminannya surat tanah, entah itu girik, petok D ataupun sertipikat. Nah jika pinjam meminjam uang ini diikuti dengan perjanjian pinjam uang maka masih terlindungi dari sisi hukumnya. ada beberapa yang saya kurang jelas seperti apakah pinjam uang tersebut ada perjanjiannya, apakah ditentukan berapa bunga yang diperjanjikan, apakah ada jangka waktu peminjaman uang tersebut, apakah hak-hak orang yang meinjami uang boleh memanfaatkan tanah tersebut, apakah ada surat kuasa jualnya dan lain sebagainya.
    Baik, akan tetapi saya akan mencoba menganalisa secara hukum singkat kasus bapak :
    1. Menurut hukum Pidana di Indonesia yaitu bahwa perbuatan orang yang meminjami uang kepada orang tua saudara dengan cara menjual tanah tersebut tanpa sepengetahuan orang tua bapak atau tanpa persetujuan orang tuan bapak atau tanpa disetujui oleh orang yang namanya tersebut dalam surat tanah itu maka hal itu adalah perbuatan Pidana dan melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana . Yaitu melanggar Pasal 385 KUHPidana. Pihak yang turut serta membantu perbuatan dengan memudahkan, memfasilitasi, menyetujui, penjualan tanah milik orang tua saudara tersebut juga melanggar KUHPidana yautu Pasal 55 , 56 turut serta membantu kejahatan.
    Bahwa apabila yang diceritakan bapak benar maka bapak untuk memperoleh keadilan atasnya maka bapak bisa melaporkan ke Kepolisian setempat.
    2. Bahwa yang kedua dengan cara upaya hukum perdata juga bisa dilakukan yaitu dengan cara mengajukan gugatan ke pengadilan Negeri setempat dengan cara membatalkan transaksi jual beli atas tanah orang tua saudara yang dilakukan oleh orang yang meminjami uang tersebut dengan pihak pembelinya. (membatalkan transaksi jual beli karena jual beli tanah tanpa sepersetujuan orang tua saudara selaku pemilik tanah).

    Demikian analisa singkat saya , semoga bermanfaat dan dapat membantu bapak. Terimakasih.

  37. 37
    Bebe Says:

    Selamat pagi Pak Bambang, saya ingin menanyakan satu hal.
    Ada laporan pidana yang dilaporkan oleh si A (istri) terkait KDRT (penelantaran), sebelum laporan itu dilimpahkan ke PN, diajukankanlah gugatan cerai oleh B (suami) dan sekarang gugatan cerai telah diputus dan mempunyai kekuatan hukum tetap.
    Dapatkah perkara pidana itu berjalan atau diteruskan,? padahal sudah ada putusan perdata (cerai).
    NB: Perkara pidana baru limpahkan oleh Kejaksaan setelah ada Putusan Perdata (cerai)

  38. 38
    rudi Says:

    Salam Hormat,

    Kasus sertifikat rumah,

    Pak,adik saya(A)(25tahun) memakai sertifikat rumah bapak saya(B)(pemilik sertifikat) sebagai jaminan dalam membuat surat perjanjian usaha dgn seorang pengusaha(C) tuk memperoleh uang pinjaman.(surat perjanjiannya sederhana,juga tidak berisi sanksi2 apabila ada pihak yg melanggar)Surat perjanjian tersebut ditandatangani oleh A dan C.(pemakaian sertifikat oleh A dan pembuatan surat perjanjian tdk diketahui B,belakangan baru diketahui B)
    Usaha si A tdk berjalan lancar,beberapa kali meminta pinjaman uang lg(bukti pinjaman senilai jutaan berupa kuitansi tanpa disertai materai)
    Akhirnya si A melarikan diri.si C mencari B supaya melunasi pinjaman si A.A ga punya uang tuk melunasi pinjaman tu.
    pertanyaannya:
    1.apa yg harus dilakukan B supaya sertifikat rumahnya kembali?(sedangkan B ga punya uang melunasi pinjaman A)
    2.Tindakan Hukum apa yg bisa dilakukan C kepada A dan B?
    3.apakah pengenaan pasal 378 KUHP C kepada A mempunyai dasar hukum yg kuat?

    Terima kasih atas bantuan dan waktu yg diberikan.

    Rudi

    Salam Sukses

  39. 39
    admin Says:

    Terimakasih Bapak Rudy.
    saya langsung saja jawab pertannyaan bapak :
    1. Bahwa peminjaman/pengambilan sertipikat oleh A tanpa diketahui B maka hal itu jelas salah besar. Pihak C mau meminjami uang kepada A tanpa ada jaminan dari pemilik tanah yang ada tertera dalam sertipikat adalah salah besar. Jadi perbuatan tersebut semuanya salah dan yang menjadi korban B sebagai pemilik tanah/sertipikat. Bahwa A sudah dewasa maka pertanggung jawaban hukumnya secara pribadi dan B tidak berkewajiban membayar hutang A kepada C. Bahwa B dapat membuat laporan ke polisi jika A telah mencuri sertipikatnya. Hal ini karena A dan B adalah hubungan anak dan orang tua maka deliknya aduan yaitu pencurian dalam keluarga. Bahwa B juga dapat mengajukan gugatan pembatalan ke pengadilan negeri setempat tentang perjanjian pinjam uang A dan C karena B tidak dilibatkan serta meminta C menyerahkan Sertipikatnya kepada B.
    2. Tindakan C bisa melakukan Gugatan kepada A saja kepengadilan negeri setempat dan meminta sita harta bendanya milik si A. C tidak dapat mengajukan gugatan kepada si B karena B tidak terlibat dalam perjanjian antara A dan C.
    3. Kita liat cerita jelasnya dan bukti yang cukup dulu untuk menyatakan A sebagai Tersangka melanggar pasal 378 KUHPidana. Sepintas kalo saya analisa A tidak dapat dijerat penipuan oleh C karena ada perjanjian di awal antara A dan C (berawal dari perjanjian). Tetapi jika C dapat membuktikan bahwa perbuatan A tersebut adalah persekongkolan jahat dengan B untuk memperdaya dan melakukan penipuan kepada C maka dapat pula A dan B dijerat penipuan kepada C.

    Demikian pendapat dan analisa hukum saya dan terimakasih.
    Jawaban ini tidak dapat digunakan sebagai bukti hukum.

  40. 40
    nando Says:

    permisi bapak admin mau nanya…
    sy rencana mau beli rumah seharga 340jt di daerah jkt timur, yang ingin sy tanyakan:
    1> Bisakah transaksi ini hanya di wakili oleh Kuasa dr pemilik (nama tercantum di SHM)..?
    2> Amankah sy memberikan tanda jadi kepada pihak lain yg masih bertalian darah dengan kuasa dr pemilik..?
    3> bagaimanakah perhitungan pajak yg di kenakan ke pembeli..?
    4> syarat2 ap sajakah yg harus di perhatikan utk urusan balik nama..?
    5> Berapakah rincian biaya yg di keluarkan untuk notaris dan biaya balik nama..? serta biaya apa saja yg akan di kenakan nantinya..?

    terimakasih banyak admin..

    salam

  41. 41
    admin Says:

    Terimakasih pak nando
    1. Transaksi jual beli bisa dikuasakan oleh pihak lain sepanjang kuasa tersebut notariil dan kuasa tidak dapat dicabut kembali. Akan tetapi saran saya lebih amannya dan supaya tidak menimbulkan konflik dikemudian hari maka lakukan jual beli dengan pihak yang namanya tertera di dalam sertipikat SHM tersebut. Dan jika penjual suami istri tidak pisah harta maka jualbeli tersebut harus sepersetujuan suami istri.
    2. Boleh saja tanda jadi diberikan kepada pihak lain sepanjang pihak lain itu diberi kuasa untuk menerimanya. Akan tetapi lebih aman jika langsung saja serahkan tanda jadi kepada pihaknya langsung atau suami istri pemilik tanah tersebut.
    3. Perhitungan pajaknya adalah 5 persen dari harga jual beli yang disepakati.
    4. Balik nama harus ada akta jual beli yang dibuat Pejabat Pembuat Akta Tanah, lalu harus ada sertipikat aslinya, bukti pembayaran pajak jual beli atas tanah, dan membayar biaya resmi di Badan Pertanahan Nasional. Lebih jelasnya anda bisa tanyakan kepada Badan Pertanahan Nasional di Jakarta timur tempat letak tanah tersebut berada atau Notaris PPAT bisa membantu menguruskannya.
    5. Biaya untuk notaris anda bisa tanyakan langsung ke notaris PPAT nya karena profesi saya bukan Notaris sehingga saya tidak punya kapasitas untuk menjawab. Biaya Balik nama tanyakan kepada BPN setempat.

    Demikian jawaban dari saya dan maaf mungkin kurang memuaskan saudara, terimakasih.

  42. 42
    Budi Says:

    Pak saya mohon advis untuk permasalahan saya ini :

    Saya digugat cerai istri tahun 2004 kemarin dengan alasan KDRT,sesudah beberapa kali sidang karena saya itu gak bersikeras tidak mau menceraikan istri, dalam sidang saya lampirkan beberapa foto perselingkuhan istri saya,oleh karenanya muncul ancaman fisik atau intimidasi kalo saya akan di bunuh, untuk menghindari itu keluarga meminta saya keluar rumah dan keluar kota kota sampai meninggalkan pekerjaan saya juga sehingga sidang selanjutnya tidak mengikuti.Saya ini saya memerlukan akta cerai untuk membuat usaha sendiri ( kredit bank ) bagaimana caranya pak untuk mendapatkan itu?saya tidak mempunyai dokumen apa2 mengenai perceraian tsb,saya sendiri sepertinya trauma kalo melihat atau mendengar yg namanya pengadilan agama, atas bantuan yang bapak berikan saya ucapkan banyak terima kasih

  43. 43
    admin Says:

    Terimakasih Pak Budi,
    Karena pak budi menyebut pengadilan agama maka asumsi saya berarti bapak agama islam sehingga gugatan istri bapak diajukan di pengadilan agama islam. Pak Budi kok tahu digugat cerai oleh istrinya pasti kan dengan adanya surat panggilan sidang dari Pengadilan agama dimana perkara perceraian itu diperiksa. Nah apakah perkara tersebut suah diputus dan selesai apa belum selesai bapak bisa tanyakan di bagian kepaniteraan di Pengadilan agama dimana bapak digugat cerai oleh istri bapak tersebut. Apabila sudah diputus cerai dan putusan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap maka bapak bisa meminta akta cerainya di pengadilan agama tersebut dengan menunjukkan bukti panggilan sidang atau identisas bapak misalnya surat kawin dan KTP.
    Saya kira demikian pak analisa saya dan terimakasih.

  44. 44
    denis Says:

    saya mempunyai masalah dalam perikatan jual beli tanah dimana pihak pembeli urung melakukan pembayaran kedua,disebabkan luas, padalah sudah ada perjanjian berapapun luasnya akan dibayar karna dalam obyek tersebut ada mata air,setelah pengukuran dari bpn ternyta mata air masuk sebagian padahal pihak penjual sudah mengatakan ada obyek mata air,tidak menyebutkan jumblanya,, pertyaan saya
    1.pihak pembeli mengurungkan niatnya untuk mejual tanahnya karna pembli tidak beriktikad baek.
    2.penjual siap mengembalikan panjar .
    3.dalam perikatan yang membuat perikatan adalah saksi sedangkan pihak pertama hanya dipijam namanya saja karna sudah melakukaka jualbeli dengan saksi bagaimana apakah akta tersebut syah ?

  45. 45
    admin Says:

    Terimakasih.
    Mohon Maaf Bapak, mungkin anda bisa ceritakan ulang kronologis kasusnya, dan diperjelas apa pertanyaannya. Karena kami sulit menganalisa dengan cerita dan pertanyaan bapak tersebut. Kami belum bisa menangkap maksud bapak.
    Mohon maaf dan terimakasih.

  46. 46
    ratna Says:

    Saya punya masalah pak,adik saya telah meminjam uang kepada saya sebesar 50 jt dengan jaminan surat tanah petok D atas nama adik saya tanpa sepengetahuan suami dengan alasan uangnya untuk biaya hidup adik saya dan kedua anaknya karena selama beberapa tahun suaminya tidak lagi memberi nafkah keluarga.Hal ini dilakukan sebelum adik saya bercerai dengan suaminya.Setelah perceraian, antara adik saya dan mantan suaminya menuntut pembagian gono gini atas surat tanah tersebut.Yang saya tanyakan:
    1.bagaimana status hutang adik saya,karena selama ini hutang belum dapat dilunasi.sedang mereka meminta surat tanah yang ada pada saya ?
    2.apakah hutang ini juga termasuk dalam perhitungan harta gono gini?

    terima kasih

  47. 47
    admin Says:

    Terimakasih Ibu Ratna,
    Analisa hukum dari saya adalah :
    Bahwa jika tanah petok D tersebut dibeli oleh adik saudara sebelum perkawinan terjadi maka tanah petok D tersebut disebut sebagai harta bawaan jadi bukan termasuk harta gono gini sehingga jika tanah tersebut mau dijual, dipinjamkan uang sebagai jaminan maka tidak perlu persetujuan suami. Apabila tanah tersebut diperoleh setelah perkawinan terjadi maka tanah petok D tersebut adalah harta gono gini dan jika melakukan perbuatan hukum yang melibatkan tanah tersebut harus sepersetujuan suami.
    Status hutang adik saudara tetap hutang dan wajib dibayar oleh si yang berhutang yaitu adik saudara dan suaminya karena hutang tersebut terjadi masih dalam waktu proses perkawinan atau belum bercerai. jadi dalam perkawinan harta yang diperoleh maupun hutang yang didapat dalam masa perkawinan adalah tanggung jawab bersama suami istri.
    Hutang tersebut benar adalah dipikul pelunasannya oleh suami dan istri. Artinya hutang gono gini.
    Demikian analisa singkat saya dan jika saudara ingin lebih jelas maka bisa telp ke kantor kami untuk konsultasi. Gratis.

  48. 48
    ANES Says:

    saya mau bertanya bagaimana cara menjual rumah, apabila orang tua saya tidak memiliki surat kawin yang dibutuhkan untuk menjual rumah. ayah saya sudah meninggal 7 tahun yang lalu. dan mereka sama sekali tidak membuat surat kawin. bagaimana caranya agar saya bisa menjual rumah itu. rumah atas nama ayah saya.

  49. 49
    sutikno Says:

    Bapak / Ibu yang terhormat.

    Saya sedang melakukan pengajuan KPR di sebuah bank. Dan InsyaAlloh, sebentar lagi akan melakukan akad. Saya mengajukan KPR di cabang tangerang, dikarenakan saya nasabah cabang tersebut yang diakibatkan adanya kerjasama antara perusahaan dan bank tersebut. Sementara rumah yang InsyaAlloh akan saya beli berada di bandung.

    Bank tersebut memberi kabar bahwa akad akan dilakukan di tangerang dengan menggunakan notaris tangerang.

    Yang menjadi pertanyaan,
    1. Apakah akad jual beli nanti sah menurut hukum?
    2. Apakah bisa dilakukan akad jual beli di tangerang dengan menggunakan notaris tangerang, sementara rumah yang diperjualbelikan berada di bandung.?

    Mohon pencerahanya.

    Salam

  50. 50
    admin Says:

    Terimakasih ,
    Sebenarnya surat kawin bukan menjadi suatu keharusan dapat dilaksanakannya jual beli rumah dan tanah. Tetapi dalam kasus saudara bahwa orang tua saudara telah meningal dunia dan meninggalkan harta waris berupa tanah dan bangunan rumah diatasnya yang sekarang akan saudara jual, caranya, pertama harus ada surat kematian dari ayah anda tersebut. Selanjutnya jika saudara beragama islam maka saudara dan ahli waris yang lain harus meminta penetapan surat keterangan waris bahwa saudara sebagai ahli warisnya melalui pengadilan agama setempat. dengan syarat utama itu maka dapat dibuktikan bahwa saudara dan adik atau kakak adalah ahli waris dan berhak untuk menjual harta waris. Untuk syarat yang lainnya seperti ktp, surat tanah, dan lainnya kelengkapan untuk jual beli bisa anda tanyakan ke PPAT pejabat pembuat akta tanah setempat.
    Saya kira demikian pendapat hukum saya secara singkat dan terimakasih.

  51. 51
    admin Says:

    Terimakasih bapak sutikno.
    Begini pak, aturannya dilarang dilakukan jual beli tanah di tangerang dan oleh PPAT Pejabat pembuat akta tanah di tangerang, karena letak tanah yang bapak akan KPR kan ada di Bandung maka seharusnya menggunakan PPAT di Bandung untuk melakukan jual belinya dan memasang hak tanggungannya. Jika akta jual beli dilakukan di tangerangdan oleh PPAT tangerang maka jual beli tesebut tidak akan bisa terjadi, kembali lgi karena letak tanah ada di bandung.

    Mungkin begini maksud urutannya :
    Perjanjian kredit perumahan boleh dilakukan oleh notaris tangerang dan oleh bank di tangerang. Khusus untuk perjanjian kreditnya saja boleh dilakukan, akan tetapi untuk AJB akta Jual Beli tanah dan SKMHT Surat kuasa memasang hak tanggungannya harus tetap dilakukan oleh PPAT yang ada di bandung/di wilayah dimana tanah/bangunan tersebut berada.
    Demikian analisa hukum saya bapak, terimakasih. wasalam.

  52. 52
    andre Says:

    yth,
    Bpk.Bambang Sugeng,

    Saya ingin menanyakan masalah hak anak dalam hal jual rumah (harta gono gini orang tua).
    Saya adalah anak dari pihak ibu. Sedangkan ayah tiri tidak mempunyai anak (anak yang dibawa atau pun anak dengan ibu setelah menikah).
    Yang ingin aku tanyakan:

    1. Apakah anak (dari pihak ibu). Tidak di minta kan persetujuan?
    2. Dan Menurut undang – undang dan Hukum Negara bagaimana?

    terima kasih sebesar-besar nya.

  53. 53
    admin Says:

    Terimakasih Pak Andre.
    Cerita kasus yang bapak sampaikan ke kami kurang lengkap.
    1. Rumah itu diperoleh kapan dan pada saat dengan suami pertama atau kedua/bapak tiri saudara?
    2. Bapak saudara dengan ibu saudara ini pisah karena meninggal atau pisah karena perceraian?
    3. ibu saudara dengan bapak tiri saudara ada perjanjian kawin pisah harta atau tidak?

    Kalo harta gono gini rumah dimaksud adalah hasil pekawinan ibu saudara dengan bapak saudara yang pertama maka harta tersebut menjadi harta bawaan ibu saudara setelah menikah dengan bapak tiri saudara. Sehingga jika menjual ibu saudara bisa menjual sendiri rumah tersebut tanpa persetujuan suami kedua atau bapak tiri saudara.
    Jika perpisahan bapak saudara dengan ibu saudara karena bapak saudara ,meninggal dunia maka Untuk menjual rumah dimaksud maka ibu saudara harus menjual dengan persetujuan saudara karena rumah tersebut merupakan harta waris, dan hak sudara ada didalamnya rumah itu. karena saudara termasuk ahli waris.
    kalau perpisahan bapak saudara dan ibu saudara karena perceraian maka saudara tidak perlu memberikan persetujuan untuk menjual tanah tersebut, artinya ibu saudara bisa menjual dengan sendiri.
    Kalo rumah tersebut dibeli setelah ibu saudara dan bapak tiri saudara kawin maka jual belinya harus ibu dan ayah tiri saudara (harta bersama mereka) dan tidak perlu persetujuan saudara.

    Demikian menurut undang undang yang berlaku.
    Terimakasih.

  54. 54
    ade Says:

    Saya berencana membeli tanah & bangunan di bandung melalui perantara(saudara sy), tp pihak penjual blm memiliki sertifikat, saat sy tanya tntng surat” PBB, AJB katanya hilang dan akan diurus. apa yang hrs dilakukan pertama kali saat bertransaksi apakah boleh sy memberikn uang muka walau surat” belum jelas? Surat apa saja yg diperlukan dan bagaimana cr mengurusnya jika pihak penjual kehilangan surat tersebut. Apakah sy bisa langsung ke PPAT langsung untuk membuat AJB. Mohon jawabannya sy sangat bingung dan takut tertipu. Via email jg boleh. Terimakasih…

  55. 55
    admin Says:

    Terimakasih .
    Begini bu, syarat penjual yang akan menjual tanahnya :
    Prinsipnya penjual harus memiliki surat tanda bukti hak kalo memang penjual berhak untuk menjualnya yaitu Sertipikat atau PPJB atau Petok.
    Jika penjual tidak memiliki surat tanda bukti kepemilikan hak atas tanahnya tersebut maka dia tidak berhak untuk menjualnya.
    Bahwa setelah punya surat tanda bukti hak maka anda bisa ke notaris ppat untuk dilakukan pengecekan terhadap surat bukti hak atas tanah milik penjual di kantor pertanahan. Jika kantor pertanahan menyatakan bersih dari sita , hak tanggungan, tidak ada pemblokiran maka baru anda bisa melakukan jual beli.
    Untuk urusan saudara saya menyarankan jangan dilakukan transaksi apapun baik pembayaran uang muka atau tanda jadi ikatan jika penjual tidak memiliki surat tanda bukti haknya.
    Saudara tidak bisa langsung ke PPAT karena dokumen tidak lengkap maka ppat akan menolaknya.
    kalo surat penjual hilang maka suruh penjualnya mencari atau mengupayakan meminta surat tanahnya diterbitkan kembali salinannya.
    Demikian bu saran hukum dari saya dan terimakasih.

  56. 56
    soetrisno Says:

    Pak sugeng yang terhormat,

    istri saya minggat,setahun kemudian mengajukan cerai di PA surabaya tanpa memberitahu saya,
    setahun kemudian saya dapat informasi dari PA surabaya kalau istri sudah memiliki akte cerai,

    Yang kami pertanyakan kepada Pak Sugeng:

    Bisakah surat cerai tersebut dibatalkan mengingat proses gugatan memiliki unsur pidana,

    sampai batas berapa lama saya harus melaporkan kasus ini kepolisi?
    mengingat saya punya bukti untuk menangkis isi materi gugatan, sedangkan saksinya pun orang yang tidak mengenal kasus saya waktu istri saya minggat!
    yang lebih ironis salah satu saksi kunci orang yang tidak dikenal istri saya,
    sedangkan saya sendiri memiliki data valid tentang percaloan di Pengadilan Surabaya,

    Bisakah saya menuntut PA Surabaya
    Bisakah saya menuntut 2 saksi palsu
    Bisakah saya menuntut pihak keIII yang saya anggap
    sebagai pembuat sekenario,

    Terima kasih pak sugeng atas perhatiannya mungkin kasus ini merupakan kasus paling langka diRepublik ini,

  57. 57
    Cantigi Says:

    Ass.wr.wb
    suami saya pergi meninggalkan saya dan saat ini saya masih menempati rumahnya. sampai dua bulan kedepan saya menunggu niat baiknya untuk menyelesaikan perceraian kami ke pengadilan agama. kalau sampai batas waktu tersebut belum juga ada penyelesaian maka saya berencana untuk menggugat cerai suami saya. Sementara itu, saya berencana menjual tanah yang saya beli sebelum kami menikah dan hasilnya akan saya pakai untuk membeli rumah untuk saya sendiri. Karena tanah yang akan saya jual itu tentu saja bukan harta gono-gini, apakah mungkin saya membeli rumah dengan hasil penjualan tanah saya tersebut tanpa harus ada kesepakatan/tanda tangan dari suami saya?
    atas bantuan Bapak, saya mengucapkan terimakasih

  58. 58
    admin Says:

    Waalaikum salam WR.WB. Terimakasih.
    Baik ibu begini analisa kami,
    Rumah dan tanah yang ibu beli sebelum perkawinan adalah harta bawaan sehingga sah milik ibu dan tidak perlu meminta persetujuan kepada suami jika akan menjualnya. Anda bisa buktikan dari umur sertipikat dengan akta nikah saudara. Misalkan sertipikat terbit nama ibu tahun 2000 dan ibu nikah tahun 2002 maka terbukti tanah dibeli sebelum menikah dan merupakan harta bawaan sehingga tidak perlu persetujuan suami. PPAT nantinya akan tahu hal itu.
    Namun saran saya adalah jika ibu jual tanah tersebut sebaiknya setelah bercerai saja karena kalau ibu menjual sekarang tanah rumah tersebut lalu ibu membeli kembali rumah dan tanah yang baru maka pembeliannya setelah perkawinan kan oleh nya akan menjadi harta bersama atau gono gini. Lebih baik perkara cerai dulu selesai tuntas baru ibu jual rumahnya dan beli rumah yang baru.
    Demikian saran kami dan terimakasih.

  59. 59
    admin Says:

    Terimakasih Bapak.
    Asalamualikum Wr Wb.
    Analisa saya dan jawaban saya atas pertanyaan bapak begini :
    1. Gugatan cerai dari istri bapak di PA harusnya saat akan dimulainya sidang pasti ada panggilan untuk sidang kepada bapak dari PA. sehingga kalo tidak dipanggil oleh PA maka bapak bisa mengajukan Gugatan perlawanan atas putusan pa yang mengabulkan gigatan istri bapak sehingga bapak diputus bercerai tanpa hadirnya bapak. Akan tetapi jika pengadilan sudah memanggil bapak dan bapak mengabaikan panggilan sidang tersebut maka bapak dianggap tidak menanggapi gugatan cerai istri selanjutnya jika diputus cerai oleh pengadilan maka putusan itu dianggap sah. disebut Putusan verstek .
    2. Gugatan cerai adalah keperdataan sehingga jika ada unsur pidana pidana seperti apa saya tidak tahu karena bapak tidak bercerita apa unsur pidanannya sehingga saya tidak bisa menganalisanya.
    3. Kalo saja memang ada perbuatan pidana maka kadaluwarsa menuntutnya paling lama adalah 18 tahun sejak terjadi perbuatan pidana tersebut sesuai pasal 78 ayat 4 e KUHP.
    4. Bahwa jika saksi yang diajukan istri bapak adalah tidak kenal dan tidak mengerti kejadian maka saksi bisa dikenakan sumpah palsu memberikan keterangan palsu di pengadilan. hal itu kalau memang benar maka perbuatan tersebut adalah perbuatan Pidana.
    5. masalah percaloan saya tidak berwenang mengomentarinya atau memberikan jawabannya.
    6. Kalo saudara menuntut PA maka tidak bisa karena PA adalah lembaga peradilan.
    7. Bisa saja jika memang saksi tersebut adalah saksi yang memberikan keterangan palsu di depan hakim saat diperiksa sebagai saksi.
    8. Bisa saja jika si pembuat sekenario turut serta membantu perbuatan pidana seseorang.

    Akan tetapi analisa saya bukan sebagai acuan hukum yang dapat dipakai sebagai bukti, analisa ini bersifat akademisi dan praktisi.

    Saran saya kepada bapak atas perkara bapak ini adalah jika putusan cerai tersebut bapak tidak tahu menahu sama sekali maka putusan tersebut bisa diajukan gugatan perlawanan. Itu upaya hukum yang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
    Demikian bapak analisa saya dan Terimakasih.

  60. 60
    Heru Says:

    To:
    Pak Sugeng yang terhormat,

    Saya ingin bertanya tentang hukum kepemilikan dan gadai..
    begini saya mempunyai BPKB motor atas nama saya, suatu hari orang tua saya menjaminkan surat tersebut kepada perorangan tanpa ada surat perjanjian hanya secara lisan antara kedua belah pihak tanpa saya ketahui dan tanpa persetujuan saya selaku pemilik surat tsb.
    berjalannya waktu akhirnya saya mengetahui hal itu dan kini ingin mengambil surat tersebut dari tangan pemberi pinjaman tsb..
    Pertanyaannya dapatkah saya menuntut hak kepemilikan surat tsb?
    Bagaimana jika pemberi pinjaman tersebut tidak mau mengembalikan BPKB saya dikarenakan ortu saya belum lunas dalam pembayaran?
    Terima Kasih

  61. 61
    admin Says:

    Terimakasih Bapak Heru.
    Saya langsung saja memberikan analisa hukum atas pertanyaan bapak:
    1. Bapak bertanya dapatkah bapak menuntut hak kepemilikan surat yang digadaikan oleh orang tua saudara yaitu berupa BPKB kepada peminjam uang?
    Analisa saya adalah bahwa perbuatan hukum yang dilakukan oleh orang tua saudara meminjam uang dengan jaminan BPKB milik saudara tanpa persetujuan saudara adalah salah dan keliru. Sebab untuk membuktikan kepemilikan kendaraan siapa pemiliknya adalah siapa yang tertera di dalam BPKB tersebut atau bisa juga BPKB nama orang lain dan belum dibalik nama atas nama pembeli akan tetapi dibuktikan adanya kwitansi pembelian kendaraan. Hal itu untuk membuktikan siapa pemiliknya. Selanjutnya bagi pihak yang meminjamkan uang kepada bapak saudara juga telah keliru karena memberikan pinjaman uang dengan jaminan bukan atas milik si peminjam. Sehingga perbuatan hukum pinjam meminjam uangnya sah akan tetapi barang jaminannya dan siapa penjaminnya yang salah dan keliru. Akan tetapi hutang bapak saudara kepada pihak yang meminjami uang adalah tetap hutang dan harus dibayar. Jaminan BPKB milik saudara sebenarnya apabila tidak ada ijin menjamin dari saudara maka proses meminjamkan BPKB itu tidak sah. Anda dapat menuntut batal hutang piutang tersebut karena tanpa persetujuan saudara sebagai pemilik jaminan.
    2. Masalah hutang orang tua saudara kepada peminjam uang adalah sah dan tetap menjadi hutang yang harus dilunasi. Akan tetapi jika BPKB diminta kepada si peminjam uang oleh saudara tidak diserahkan maka saudara dapat menuntut pembatalan BPKB sebagai barang jaminan melalui proses keperdataan dengan alasan saudara tidak pernah menjadi penjamin dalam transaksi hutang piutang orang tua saudara dan pihak yang meminjamkan uang.

    Saya kira demikian Bapak Heru yang dapat saya sampaikan sebagai bahan masukan secara hukum.
    Catatan : Tentang Gadai diatur dalam Pasal 1150 sampai dengan pasal 1161 KUH Perdata.

  62. 62
    Nia Says:

    Yth; Bapak Sugeng
    Pak, saya mau nanya soal jual tanah orang tua dimana ayah sudah meninggal dan tinggal ibu saja, tetapi yang tercantum di sertifikat atas nama anak-anaknya 8 org, tp permasalahannya kalau dijual ada 1 kakak yang tidak setuju dan tidak mau tanda tangan, sedangkan yang 7 org lagi setuju.
    Yang mau saya tanyakan, Apakah jual tanah tersebut bisa berjalan tanpa persetujuan salah satu pemiliknya dan bagaimana secara hukumnya.

  63. 63
    admin Says:

    Terimakasih Ibu Nia
    Begini ibu, Saya menganalisa pertama : bahwa terdapat fakta sertipikat tanah sebagai surat tanda bukti hak kepemilikan atas nama 8 orang. Kedua : Bahwa ibu dan saudara berjumlah 7 orang setuju dan akan menjual tanah dimaksud. akan tetapi 1 orang saudara tidak setuju menjualnya.
    Bahwa kalau salah satu nama yang terdapat di dalam sertipikat tanda bukti hak atas tanah tidak menyetujui dan tidak menandatangani akta jual beli atas tanah maka Jual beli atas tanah tersebut tidak dapat dilaksanakan oleh dan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah. Kalo dipaksakan dilakukan jual beli maka jual beli tersebut cacat hukum dan tidak sah karena kurang pihak.
    Bahwa akan tetapi ada solusi yang bisa dilakukan yaitu :
    1. Jika alasan salah satu saudara anda yang tidak setuju dijual tanpa dasar hukum yang jelas maka anda dapat meminta Surat penetapan ke Pengadilan Negeri setempat untuk melakukan penjualan tanah tersebut untuk hanya bagian 7 orang saja.
    2. Atau dilakukan dengan memecah/pemisahan sertipikat dulu antara 7 orang yang setuju menjual dan 1 orang yang tidak setuju dijual. Sehingga nama yang ada di sertipikat nanti hanya 7 orang yang akan menjual dan 1 orang yang tidak setuju dijual. Hal ini dapat dilakukan melalui Kantor Pertanaan setempat. Bisa dilakukan musyawarah dengan 1 saudara anda yang tidak setuju untuk menunjukkan letak batas mana milik masing-masning pihak atas tanah yang akan dipecah sertipikatnya.
    3. Atau mengajukan gugatan ke pengadilan kepada 1 saudara yang tidak setuju menjual dengan alasan hukum yang jelas. Akan tetapi cara menggugat ini saya tidak sarankan karena mengingat masih saudara kandung maka lebih baik dilakukan musyawarah lebih dulu atau dengan cara pertama dan kedua diatas.

    Demikian analisa hukum saya Ibu Nia semoga bermanfaat dan Terimakasih.

  64. 64
    Heru Says:

    Dear, Mr. Sugeng

    Melanjutkan pertanyaan saya pada tgl 24 oktober 2010..
    Saya ingin menanyakan tentang
    1. Tindak pidana penadahan ex pasal 480 K.U.H.P.
    2. Pasal 571. Barangsiapa menyatakan mempunyai hak atas barang orang lain, harus membuktikan hak itu. (KUHPerd. 1865, 1916.)
    3. Pasal 574.
    Pemilik barang berhak menuntut siapa pun juga yang menguasai barang itu, supaya mengembalikannya dalam keadaan sebagaimana adanya. (KUHPerd. 567, 582, 602, 834, 1977; Rv. 714.)
    Bagaimana penggunaan pasal tersebut?
    Thanks..

  65. 65
    Heru Says:

    Pasal 372 KUHPidana menyebutkan, Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang yang sama sekali atau sebagian kepunyaan orang lain dan ada padanya bukan karena kejahatan, dipidana karena penggelapan dengan pidana penjara…dst.
    Bagaimana penggunaannya?

  66. 66
    Muchtar Says:

    Pak Bambang yang terhormat,
    Saya membeli tanah dari A masih SKT atas nama si A, tetapi SKT tidak ada karena pernah diajukan sertifikat tetapi tidak ada kelanjutannya. Surat yg ada adalah surat permohonan sertifikat dari BPN thn 1994 atas nama A dan surat jual beli atas nama A tetapi saat itu A masih berumur 9 thn, jadi ayah A yang menanda tangani surat jual beli tersebut atas nama A thn 1980. Ayah dan ibu A masih hidup dan telah bercerai 25 thn yang lalu. Ayahnya telah menikah lagi dan memiliki 3 anak yg telah dewasa. Setelah jual beli dihadapan Kepala desa dan diketahui Camat maka diterbitkan SKT baru atas nama saya untuk pengurusan sertifikat ke BPN. 50% dari hasil jual beli A berikan kepada ayahnya dan dibuat surat kesepakatan antara A dan ayahnya yg berisi tidak akan saling menggugat dengan 3 anaknya sebagai saksi. Sekarang melalui pengacara, ayah A meminta penangguhan proses sertifikat di BPN karena ada sengketa tanah dimana dikatakan bahwa A dan saya telah melakukan perbuatan melawan hukum melakukan jual beli tanah ayah A.
    Apakah jual beli yang saya lakukan sah menurut hukum?
    terima kasih banyak atas informasihnya.

  67. 67
    admin Says:

    Terimakasih Bapak.
    Dengan cerita yang sedernaha dan kurang lengkap maka saya akan mencoba analisa hukum sebagai berikut :
    Begini Bapak, saya kurang jelas tentang apakah A menerima hibah dari bapaknya atau bagaimana posisinya A. Yang pasti jika SKT atas nama A dan anda melakukan jual beli dengan A didepan pejabat yang berwenang Camat atau PPAT setempat maka peralihan hak atas tanah tersebut tetap sah. Karena pembeli beritikad baik dilindungi Undang-undang.
    Bahwa jika andaikata saja tanah telah dihibahkan oleh bapak A kepada A dan hibah tidak menghalangi ahli waris yang lain untuk menerima hibah maka hibah tersebut sah, penerima hibah dapat melakuka perbuatan hukum menjual kepada bapak. Artinya A boleh menjual barang hibah kepada bapak. Sehingga jual beli bapak dengan A adalah sah.
    Bahwa jika nama dalam surat keterangan tanah atas nama bapak si A atau tanah memang milik bapak si A maka jual beli saudara jelas batal, karena beli tidak dari pihak yang memiliki barang/tanah.
    Bahwa namun demikian posisi saudara sebagai pembeli beritikad baik yang telah mengeluarkan uang untuk itu akan tetap terlindungi secara hukum . Paling tidak uang saudara akan bisa diminta kembali dari si A jika telah terjadi penyerahan uang.
    Saya kira demikian bapak jawaban dari saya dan terimakasih.

  68. 68
    admin Says:

    Terimakasih pak Heru.
    Begini bapak, Pasal 372 KUH Pidana penerapannya :
    Bahwa pasal ini dinamakan penggelapan : penggelapan sendiri adalah kejahatan yang hampir sama dengan pencurian dalam pasal 362 KUH Pidana, perbedaannya terletak pada jika mencuri barang maka barang tersebut belum ada di tangan si pencuri maka si pencuri harus berusaha mengambilnya dulu dari tangan orang lain si pemilik barang dengan cara mencuri dengan tujuan barang orang lain ini bermaksud untuk dimilikinya.
    Bahwa jika pasal penggelapan ini penguasaan barang oleh seseorang yang didapatnya tidak dengan kejahatan alias tidak mencuri. Jadi barang sudah ada pada seseorang yang berkeinginan menggelapkannya.
    Contohnya :
    Anda menitipkan mobil pada teman saudara B lalu B menjual mobil yang saudara titipkan tersebut. Maka B dikatakan menggelapkan mobil saudara. Maka B melanggar pasal 372 KUHPidana
    Demikian pak heru semoga anda paham. Terimakasih.

  69. 69
    admin Says:

    Terimakasih Pak Heru.
    1. Pasal 480 Penadahan maksud pasal tersebut adalah jika dikaitkan dengan pertanyaan saudara tanggal 24 /10/10 maka : bisa saja disebut penadah orang yang meminjamkan uang kepada bapak saudara akan tetapi harus dibuktikan bahwa bapak saudara memperoleh BPKB saudara dengan cara mencuri. Sehingga kejadiannya jika dikenakan pasal 480 maka urutannya : Bapak saudara mencuri BPKB dari saudara dan lalu meminjamkan uang kepada kepada orang lain dengan jaminan BPKB tersebut maka si orang yang meminjamkan uang kepada bapak sudara bisa dikenakan pasal penadahan. Lihat penjelasan saya tentang penadahan di pertannyaan saudara diatas.
    2. pasal 571 ini UU apa pak maaf saya tidak mengerti. Tentang pasal 1865 KUH Perdata maka isinya tentang pembuktian bapak. Bila dikaitkan dengan pertanyaan bapak tanggal 24/10/10 maka memamng benar BPKB milik saudara dibuktikan dengan bukti tertulis bahwa saudara membeli mobil disertai dengan BPKB baik atas nama saudara atau atas nama orang lain, yang jelas pada saat pembelian mobil maka saudara dberikan tanda terima kwitansi sebagai bukti pembayaran atas pembelian mobil sehingga terbukti mobil tersebut adalah hak milik saudara berikut yang menyertainya yaitu BPKB nya. pasal ini tentang Pembuktian pada umumnya. Pasa 1916 KUH Perdata adalah tentang persangkaan, artinya bahwa selain bukti tertulis, saksi dan lainnya maka persangkaan ialah kesimpulan yang oleh UU atau oleh Hakim ditariknya dari suatu peristiwayang terkenal kearah suatu peristiwa yang tidak terkenal. Maksudnya hakim dapat ,enarik kesimpulan berdasarkan persangkaan. Persangkaan ada dua yaitu berdasar UU dan tidak berdasar UU.
    3. Pasal ini kita harus melihat urutan penguasaan barang oleh pihak lain secara bagaimana. Kalo diakitnya dengan pertanyaan saudara terdahulu maka kan sudah saya katakan dalam analisa saya terdahuu, saudara dapat meminta kembali barang milik saudara BPKB akan tetapi hutang bapak saudara tetap menjadi hutang. Barang tetap menjadi milik saudara BPKB. Kalo BPKB setelah saudara minta tidak diberikan maka saudara dapat melakukan gugatan kepengadilan secara perdata. Kalo secara pidana maka akan lemah.

    Demikian pak heru, pendapat ini bersifat akademis tidak dipakai sebagai acuan bukti hukum. Terimakasih dan maaf jika belum memuaskan bapak.

  70. 70
    Muchtar Says:

    Yth. Bpk Bambang,
    Mohon maaf karena kurang jelas. Ceritanya ayah A membeli tanah pada tahun 1980. Surat jual beli dan pembuatan SKT menggunakan nama A yang pada waktu itu berumur 9 thn. Sekarang A menjual tanah itu kepada saya. Sekarang A umur 39 thn. Surat jual beli dan SKT masih atas nama A.
    Jadi Tanah ini sekarang milik A atau ayahnya?
    Dapatkah ayahnya menuntut A, sedangkan 50% hasil jual tanah tersebut telah diterima ayahnya dengan bukti kwitansi diatas meterai 6000?
    Terima kasih banyak atas penjelasannya.

  71. 71
    Rurun Says:

    Yth : bp. Bambang
    Saya mohon bantuanya, dulu aq tinggal di dlm satu keluarga, yaitu : kakek, ibu, kakak, & saya sendiri, dlm 2 rumah atas nama kakek, kakek punya 5 anak yaitu si
    A-B-C-D-E, si A adalah ibu saya, kakek mewariskan rumah yg satu ke si A yaitu ibu saya, & rmh yg satunya lg ke si B yaitu Adik kandung ibu saya, keduanya di wariskan secara lisan oleh kakek saya, lalu ibu saya meninggal, tdk lama kemudian kakek saya juga meninggal, tinggal saya & kakak kandung saya yg ada di 2 rumah tersebut, lalu saya & kakak kandung saya pergi ke sby untuk bekerja, selang beberapa bulan, saya & kakak kandung saya pulang ke rumah, tp ternyata rumah yg telah di wariskan secara lisan pada si B yaitu adik kandung ibu saya sudah di jual, baiklah saya berpikir itu memang sudah di wariskan kakek saya oke saya terima,, tp yg mmbuat saya bingung rumah yg satunya lagi yg sudah di wariskan kakek saya kepada ibu kandung saya, itu malah di kontrakkan oleh Si B-C-D-E itu.., pdahal saya & kakak selaku ahli waris dari ibu saya, lalu saya tanyakan pada si B-C-D-E itu kenapa rumah saya di kontrakkan lalu saya & kakak mau pulang ke mana?? jawabnya sangat gk enak sekali…, sdangkan saya sendiri gk ada bukti kl rmh itu sudah di wariskan kakek saya ke ibu saya secara lisan.., saya sudah minta keterangan ke kelurahan tenteng masalah ini,, tp katanya kelurahan gak tau apa2,, saya merasa ada ketidak adilan disini, si B bisa menjual rumah warisnya yg dg tanda tangan si B-C-D-E, sedangkan saya & kakak saya jangankan menjual, menempati saja gk bisa…

    yg ingin saya tanyakan….
    1.rumah yg telah di wariskan ke si B, kok bisa terjual padahal saya sendiri selaku ahli waris mewakili ibu saya yg sudah meninggal..??

    2.apakah pada akte penjualan saya & kakak kandung saya yg masih berdomisili di rumah tersebut memang tidak di mintai tanda tangan oleh pihak kelurahan tentang penjualan itu…?

    3.gmn caranya saya bisa menempati rumah peninggalan ibu saya..?

    4.si B-C-D-E sudah gk bisa di ajak kordinasi secara kekeluargaan tentang rumah peninggalan ibu saya yg skarang di kontakkan itu,, apa masalah ini bisa di gugat di pengadilan..?

    Yth bp bambang :saya & kakak saya mohon bantuan tentang masalah ini, langkah apa yg harus kami lakukan, karena sudah hampir 1 th saya & kakak hidup di Qos2an krn kami gk punya rumah lagi…, ap kami harus benar2 mengajukan gugat ke pengadilan..?

  72. 72
    arief Says:

    saya mau tanya pak.
    seorang suami dengan membawa harta bawaan yakni 2 unit rumah pada saat berjalanya waktu dimasa perkawinan suami tersebut ingin menjual 2 unit rumah tersebut dan membeli lagi 1 unit rumah yang lebih besar dimasa perkawinanya..
    pertanyaanya bagaimana cara agar 1 unit rumah tersebut agar bisa tetap menjadi harta bawaanya si suami???trimakasih

  73. 73
    admin Says:

    Terimakasih Pak.
    maaf baru bisa balas suratnya.
    Begini Pak Muchtar, tanah tersebut milik A, karena atas nama si A. Perolehan A mungkin dugaan saya dari Pemberian ayahnya bukan hibah karena tidak ada akta hibahnya, jika pemberian tersebut ditarik kembali oleh ayahnya maka bisa/boleh saja. Akan tetapi Tanah tetap milik si A secara hukum karena nama yang ada di SKT adalah nama A dan yang berhak untuk berjual beli adalah si A.
    Ayahnya dapat saja menuntut A untuk mengembalikan tanah yang diberikan kepada anaknya/A tersebut dengan alasan misalknya : A anak yang pemboros, bersikap tidak baik, aatau A bersikap tidak baik kepada ayahnya.
    Mestinya yang benar dilakukan adalah : bapak membeli tanah atas nama A dan memperoleh persetujuan dari ayahnya. Artinya A menjual tanah dimaksud disetujui oleh bapaknya.
    Begitu Bapak pendapat hukum kami dan terimakasih.

  74. 74
    admin Says:

    Terimakasih RURUN,
    Begini analisa singkat saya :
    Saya berpendapat anda agama islam . sehingga analisa saya secara hukum islam/kompilasi Hukum islam.
    Bahwa A B C D E adalah ahli waris dari kakek nenek saudara.
    Bahwa kakek dan nenek saudara sudah meninggal maka A B C D E adalah ahli warisnya yang sah.
    Bahwa jika A ibu saudara dan Bapak saudara meninggal maka ahli warisnya saudara dan kakak saudara.
    Jika harta waris dari kakek nenek saudara dijual B C D E maka harus juga mendapat persetujuan saudara dan kakak kandung saudara sebagai ahli waris A.
    Ini garis besarnya RURUN.

    Anda dan kakak kandung anda dapat melakukan gugatan pembatalan jual beli tanah warisan yang dilakukan B C D E tanpa persetujuan saudara dan kakak saudara di pengadilan dimana letak tanah berada.

    Tentang kakek nenek saudara mewariskan kepada ibu saudara A dan B saja maka itu tidak dibenarkan hukum. Karena ahli waris kakek nenek saudara ada lima. sehingga harta waris harus dibagi lima.

    Bukti waris secara lisan tidak dilindungi hukum, seharusnya pembagiannya dibuatkan secara otentik/notarial, akan tetapi harta waris harus dibagi sesuai legitime porsi ahli waris dan kepada seluruh ahli waris. Kecuali ada pihak yang menolak waris.

    Singkatnya anda mendapat bagian harta waris dari harta waris kakek nenek saudara untuk mewakili A ibu saudara sebagai ahli waris.

    demikian analisa saya semoga bermanfaat, terimakasih.

  75. 75
    admin Says:

    Terimakasih Pak Arief,
    namanya Harta bersama atau gono gini adalah harta yang diperoleh setelah dan selama perkawinan.
    Caranya minta surat pengakuan dan keterangan notariil saja dari si istri bapak bahwa pembelian rumah tanah yang besr / baru adalah hasil uang dari jual 2/dua rumah harta bawaan, yaitu harta sebeum dilakukan perkawinan.
    hal ini berkaitan dengan hukum pembuktian pak arief. Artinya sepanjang anda bisa membuktikan bahwa pembelian rumah dan tanah yang baru dari hasil uang harta bawaan maka jika nantinya ada masalah anda dapat membuktikan bahwa itu berasal dari harta bawaan, seanjang harga tanah dan rumah yang baru sama atau dibawah harga jual 2 tanah tersebut. Jika harganya rumah baru lebih mahal dari jual 2 tanah tersebut maka ada kelebihan harta bersama yang digunakannya.
    Saya kira demikian pak arief dan mohon maaf jika belum memuaskan bapak analisa saya.

  76. 76
    nugraha Says:

    simple aja pertanyaan saya pak…
    saudara saya perempuan sudah menikah dan punya anak umur 4 tahun.tanpa pengetahuan saudara saya ( sang istri) pihak suamninya menikah lagi secara siri dengan orang lain. terus terang saudara saya tidak mau dimadu…sehingga menuntut cerai. tetapi suaminya tidak mau dan ngotot terus berpoligami.
    pertanyaannya, bisakah saudara saya(istri)mengajukan permohonan cerai ke pengadilan tanpa adanya suami???
    ( mungkin nseperti kebanyakan arti artis indonesia belakangan ini)
    maturnuwun jawabnya

  77. 77
    admin Says:

    Terimakasih Pak Nugraha.
    Pada prinsipnya boleh si istri mengajukan Gugatan Cerai suaminya. Akan tetapi Gugatan Cerai dapat diajukan dengan dasar sesuai yang terdapat di dalam Undang Undang No. 1 tahun 1974 dan Peraturan Pelaksanaanya no. 9 tahun 1975 khususnya di dalam pasal 19 ayat (a) sampai dengan (f). Nah karena kasus ini berada diluar ketentuan tersebut maka saudara anda dapat mengajukan gugatan dengan membuktikan bahwa suami menikah tanpa sepersetujuan istri padahal masih terikat dalam perkawinan. Buktikan tentang adanya nikah siri di pengadilan nantinya. hal itu kemungkinan akan dikabulkan oleh Majelis hakim.
    Tetapi prinsip pertanyaan saudara bahwa bolehkah istri menggugat cerai tanpa melibatkan suami: jawaban saya boleh saja>
    Demikian pendapat kami dan sami sami matur suwun.

  78. 78
    andreas Says:

    Kepada Yth Bpk Bambang di tempat
    Pak, saya mohon saran dan bantuannya..
    Saya berniat untuk membuka usaha gadai laptop atau hp, tetapi saya khawatir bagaimana kalo sutu saat ada barang yang digadaikan ke saya tersebut ternyata merupakan barang hasil kejahatan (misalnya hasil curian)? sementara untuk laptop atau hp sulit dibuktikan kepemilikannya, tidak seperti emas atau kendaraan bermotor yang bisa diketahui kepemilikannya. Apakah saya bisa terkena pasal 480 KUHP kalo suatu saat hal ini terjadi pak? Lalu bagaimana saya bisa tetap membuka usaha gadai laptop atau hp ini tanpa harus beresiko terkena hukum pidana tersebut pak? Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas perhatian bapak atas pertanyaan saya ini dan jawaban dan saran bapak sangat saya harapkan.

  79. 79
    admin Says:

    Terimakasih Pak.
    Benar yang anda sampaikan bahwa jika anda memegang gadai dari barang yang diduga berasal dari kejahatan maka terkena sanksi pasal 480 ayat 1 e dan 2 e KUH Pidana, tentang Pertolongan Jahat atau Penadahan.
    Cara mengurangi resiko adalah dengan cara misalnya kalo menerima gadai diminta saja kwitansi pembeliannya laptop ataupun HP. Jika tidak ada kwitansi maka akan tetap beresiko. Satu solusi mungkin bisa dilakukan akan tetapi hal ini tidak seratus persen menghilangkan resiko akan tetapi mengurangi resiko yaitu : meminta KTP asli orang yang menggadaikan lalu dicocokkan orangnya dan difotocopy , kedua buatkan form surat bahwa barang yang digadaikan diperoleh tidak dari hasil kejahatan, berikan gadai dengan harga yang wajar di pasaran.
    Mungkin hanya itu sementara yang saya bisa berikan pendapat akan tetapi semua itu tidak menghilangkan resiko hanya saja mengurangi resiko.
    Demikian dan Terimakasih.

  80. 80
    Benny Says:

    Kepada Yth :
    Bpk. Bambang
    di tempat

    Mohon bantuan dari bapak.
    Orang tua saya ( bapak ) sudah meninggal dunia, jd ibu saya menyuruh saya untu enjual tanah perladanagan yang beratas namakan alm. bapak saya, kepada yang sedang mengontrak ladang tersebut. bagaimana cara yang paling cepat untuk dapat membuat surat2nya. ladang tsb masih bersifat akta jual beli. sekedar informasi :
    Kami ada 5 bersaudara dan sudah menikah semua
    dan bertempat tinggal tidak di satu lokasi saja. bgm menurut bapak solusi terbaik. terima kasih. saya berharap bantuan dari bapak. terima kasih.

  81. 81
    Dino Says:

    Yth Bp Bambang,
    Pak Bambang, saya mohon petunjuk dan arahan bapak.
    Mertua saya (kedua orang tua istri) telah meninggal. Namun masih ada beberapa hutang Rmh Sakit yg harus segera kami lunasi. Untuk hal itu, kami mendapatkan pinjaman dari keluarga yg lain. Namun hutang2 itu tetap saja harus kami lunasi.
    Saat meninggal, kedua almarhum-mah meninggalkan harta berupa kendaraan dan beberapa rekening/tabungan bank atas nama Almarhum & Almarhumah.
    Yg menjadi pertanyaan adalah:
    1. Surat2/kelengkapan administrasi apa saja yg dibutuhkan untuk dapat menjual kendaraan tersebut?
    2. Surat2/kelengkapan administrasi apa saja untuk bisa mencairkan tabungan/rekening a/n Almarhum-mah?
    3. Kemanakah kami harus mengurus pembuatan surat2 tersebut?
    Mereka semua ada 4 bersaudara.
    Pengarahan dari Bp Bambang sangat kami butuhkan.
    Terima kasih banyak sebelumnya.

  82. 82
    anung pranoto Says:

    Yth.bapak\ibu.

    Orang tua saya beli 3 kavling tanah di daerah cikarang – sukatani pd tahun 2000.
    Karena sudah lama tidak di lihat, posisi persisnya sekarang lupa.
    Untuk mengetahui posisi tanah ini saya sudah coba mencari penjual, namun si penjual sudah meninggal.
    Sedangkan sanak saudaranya tidak mengetahui persis lokasi tanah yang dimaksud.
    Mohon saran dan masukkannya bapak\ibu kiranya langkah2 apa yang harus saya tempuh agar tahu letak
    Tanah tersebut.
    Demikian dan terima kasih.

    Salam
    Anung

  83. 83
    nuri Says:

    Yth. Bpk. Bambang yang saya hormati.
    salam
    orang tua saya mempunyai sertifikat tanah dan sekira tahun 2006 tetangga saya datang sambil menangis untuk minta bantuan keorang tua saya yang saat itu hanya menemui kedua orang tua saya , dan tetangga saya mengatakan bahwa meminjam sertifikat tanah untuk angunan di bank A sebagai jaminan uang muka proyek (6 bulan) dan orang tua saya diberi sejumlah uang ,dan berjanji akan mengembalikan sertifikat tanah milik orang tua saya setelah proyek selesai tetapi proyek selesai sertifikat tidak dikembalikan bahkan menjadi kredit macet sampai dengan orang tua laki- laki saya meninggal dunia , setelah ditelusuri oleh kakak saya bahwa tetangga saya menjaminkan sertifikat tanah ke Bank A bukan hanya milik orang tua saya saja tetapi ada beberapa milik orang lain.dan telah saya lapor ke Polisi tetapi belum ada kepastian ancaman pidana apa perdata .
    mohon bantuan kepada bapak/ ibu kiranya apa yang bisa saya perbuat agar sertifikat tanah milik orang tua saya bisa, didapatkan kembali. bahkan ada kesan tetangga saya tersebut tidak tersentuh hukum tentang hal tersebut.

  84. 84
    admin Says:

    Terimakasih Ibu Nuri,
    Begini ibu Nuri, kejadian ini tahun 2006 tentunya jika meminjam uang di Bank A maka pasti akan dipasang hak tanggungan atas tanah tersebut sebagai jaminan kredit.
    Bahwa jika bapak saudara menjamin peminjaman uang oleh tetangga anda di Bank A maka proses kredit ke Bank A adalah sah. Dan jika tidak dilunasi kredit tersebut maka Bank A dapat melakukan penjualan secara lelang terhadap obyek jaminanyaitu Sertipikat atas nama bapak saudara.
    Bahwa jika peminjaman uang oleh tatangga anda ke Bank A tanpa persetujuan bapak saudara sebagai pemilik sertipikat/obyek jaminan berarti ada dugaan kuat proses kredit di Bank A oleh tetangga saudara dengan jaminan sertipikat milik bapak saudara adalah tidak sesuai prosedur ada dugaan dipalsukan. Misalkan dipalsukan tanda tangan bapak saudara atau pihak yang datang ke bank A adalah seolah olah bapak saudara padahal orang lain.
    Penyeleaiannya maka silahkan hubungi tetangga bapak saudara yang meminjam uang di Bank dan mintalah pertanggugngjawabannya secara kekeluargaan musyawarah lebih dulu.
    bahwa jika saudara sudah melaporkan ke polisi maka mintalah penjelasan di polisi sapai dimana perkara laporan saudara ditangani.
    Apabila laporan bapak saudara ke polisi tidak ditangani oleh pihak polisi maka saudara atau bapak saudara bisa melapor ke Propam/pengawas kepolisian di wilayah kepolisian setempat.
    demikian analisa saya bu Nuri, maaf jika belum jelas silahkan kirim email kembali.

  85. 85
    admin Says:

    Terimakasih pak anung,
    Begini pak beli tanah kavling baik di developer maupun ke perorangan pasti ada tanda buktinya yaitu sertipikat.
    Anda bisa lihat letak batas di surat ukur sertipikat, juga bisa anda tanyakan di Badan Pertanahan Nasional setempat tentang letak batas tanahnya.
    Jika tanah tersebut belum bersertipikat atau masih petok D maka anda dapat lihat di kelurahan atau kecamatan setempat. Mintalah lihat di buku krawangan desa.
    demikian pak yang bisa saya sampaikan. terimakasih.

  86. 86
    admin Says:

    Terimakasih Bapak Dino,
    Begini pak, jika anak-anak akan menjual benda bergerak motor atau mobil maka jual saja barang tersebut dengan persetujuan 4 anaknya, atau kwitansi jual belinya ditandatngani oleh 4 anaknya. karena 4 anak tersebut sebagai ahli warisnya. hal ini supaya menghindari pertengkaran antar anak-anak/ahli waris. dan telah sesuai hukum yang berlaku.
    Untuk mencairkan tabungan maka anda harus membawa surat kematian kedua orang tua, keterangan 4 anak sebagai ahli waris(bisa dibuatkan oleh camat setempat), atau oleh notaris/Surat Keterangan Waris. Membuktikan bahwa 4 aanak tersebut benar sebagai ahli waris dan berhak menerima harta waris.
    demikian saya kira Pak Dino jawaban singkat saya semoga bermanfaat.

  87. 87
    admin Says:

    Terimakasih Bapak beny,
    Caranya melakukan jual beli harta waris dari bapak saudara maka :
    Penjual adalah ibu dan 5 saudara kandung tersebut.
    Jika masih akta jual beli maka dapat dilakukan akta jual beli kembali oleh ahli waris yaitu ibu dan 5 anaknya. Syaratnya tentu harus ada surat kematian bapak saudara dan surat keterangan waris dari kantor kecamatan, juga bisa dibuatkan surat keterangan waris oleh Notaris . Selanjutnya anda bisa datang ke Kantor Notaris PPAT setempat untuk dilakukan jual beli antara ahli waris(ibu dan 5 anak) dengan pembeli(penyewa ladang). Jika anak-anak tinggal tidak satu lokasi maka dapat memberikan kuasa jual di depan notaris dan membuat persetyujuan menjual terhadap obyek tanah yang akan dijual tersebut.
    Saya kira demikian jawaban singkat dari saya.

  88. 88
    nuri Says:

    terimakasih pak bambang.
    untuk penyerahan di bank orang tua saya melalui notaris dan dinotaris hanya sampai 8 bulan , dan karena hal penyerahannya diketahui oleh orang tua dan sudah musyawarah tetapi tetangga tidak bersedia melunasi dengan alasan pailit ,apakah hal tersebut bisa dihukum ,karena infio yang saya terima lebih baik tuntutan ke perdata.
    mohon saran apakah tetangga saya tersebut bisa dipenjara dan bagaimana cara saya mengajukan tuntutan perdatanya .
    terimakasih

  89. 89
    sindu Says:

    Yth. Bp Bambang

    Saya membeli tanah kavling (sdh lunas) di komplek perumahan berdasarkan Surat Perjanjian Pengikatan Jual/Beli Tanah kavling siap Bangun (dibawah tangan),
    saat ini sertifikat tanah tsb oleh developer di jadikan jaminan bank (telah diberi Hak tanggungan) dan saat ini sertifikat tanah tsb masih di simpan oleh notaris, karena pihak developer belum membayar biaya pemecahan sertifikat tsb.
    Sebelumnya saya telah bertemu dengan pihak developer untuk membahas masalah sertifikat tanah tsb, namun menurut developer meminta saya untuk membangun rumah diatas kavling tsb agar sertifikat tanah bisa dibuat akta jual beli dan balik nama.
    Saat ini saya belum berencana untuk membangun rumah karena menurut saya sampai saat ini kondisi perumahan tidak menunjukan perkembangan yg berarti (masih banyak tanah kosong dan rumah yg belum laku).
    Yang ingin saya tanyakan adalah apa yg harus saya lakukan agar bisa memperoleh sertifikat tanah atas nama saya, tanpa harus mendirikan rumah diatas kavling tsb agar sertifikat tanah menjadi atas nama saya, apakah perlu diselesaikan dengan melalui advokat?

  90. 90
    admin Says:

    Baik ibu Nuri,
    Begini , saya tidak menangkap secara keseluruhan kasus saudara. Karena cerita saudara awalnya pinjam sertipikat untuk jaminan hutang lalu sekarang ada penyerahan di notaris 8 bulan apa maksudnya saya kurang jelas.
    Tapi kesimpulan saya begini :
    1. Jika anda atau ahli waris bapak saudara yang telah meninggal akan melakukan gugatan perdata kepada tetangga sudara maka hal itu boleh saja dilakukan dengan alasan bahwa tetangga saudara telah melakukan perbuatan melawan hukum. Anda bisa tunjuk pengacara di daerah saudara untuk membantu melakukan gugatan perdata kepada ttangga saudara tersebut.
    2. Apakah bisa dipenjara maka menurut keterangan saudara bahwa saudara sudah melaporkan kepada kepolisian, dan jika oleh penyidik ditemukan adanya perbuatan pidana oleh tetangga saudara tersebut maka bisa saja dilakukan penahanan oleh kepolisian asalkan memenuhi ketentuan KUHPidana.
    Demikian bu Nuri analisa saya dan terimakasih.

  91. 91
    admin Says:

    Terimakasih Pak Sindu.
    Menurut hukum pertanahan jika anda telah melakukan pengikatan jual beli lunas maka selanjutnya dilakukan pembuatan akta jual beli. Akta jual beli tersebut digunakan untuk melakukan balik nama sertipikat di badan pertanahan nasional setempat.
    Bahwa tidak ada hubungan membeli tanah kavling dan membangun rumah diatas tanah tersebut. Kalo yang dilakukan jual beli adalah tanah saja/tanah kavling maka jika telah saudara lunasi maka harus dilakukan akta jual beli dan balik nama. Kalaupun ada perjanjian antara pembeli dan developer bahwa selama waktu tertentu pembeli harus membangun rumah diatas tanah kavling tersebut maka itu tidak megakibatkan balik nama sertipikat tidak bisa dilakukan.
    Anda harus tetap berhubungan dengan developer untuk meminta dilakukan Akta Jual Beli tanah dan melakukan balik nama sertipikat menjadi nama saudara. Bahwa kendalannya mungkin jika tanah tersebut belum dilakukan pemecahan, maka harus dipecah dulu sertipikat induknya.
    Jika developer tidak melakukan akta jual beli dengan saudara maka notaris ppat tidak bisa bantu anda melakukan balik nama sertipikat.
    Saya kira dilakukan musyawarah dulu dengan developer, dan jika saudara tunjuk advokat silahkan saja akan tetapi hanya untuk musyawarah saja terlebih dulu.
    Kalau saja developer tidak mau melakukan Akta jual beli maka saudara bisa tunjuk advokat untuk melakukan langkah hukum selanjutnya.
    Demikian analisa pendapat kami dan terimakasih.

  92. 92
    andi sufiarma Says:

    masalah perbedaan luas antara hasil pengukuran bpn dengan pemohon sertipikat, bisa terjadi karena kekeliruan pengukurn namun bisa juga terjadi karena hal lain. luas tanah versi pemohon biasanya didasarkan pada alas hak yang pengukurannya mungkin dilakukan dengan metode pengukuran yang berbeda dg bpn sehingga hasilnya kemungkinan berbeda. kecuali, selisih luas tersebut terjadi disertai adanya perubahan titik patok batas atau batas tanah, maka hal ini perlu dipermasalahkan.

  93. 93
    Harry Says:

    Yth. Bpk Sugeng,

    Saya saat ini punya mslh hutang dg si A dg perjanjian hutang tertulis melalui notaris dg janka wkt pinjaman 2 bln utk jth temponya, pd wkt itu pinjaman rencana akan sy gunakan utk membiayai proyek pekerjaan saya sebagai kontraktor dg si A sblm d notaris perjanjian tsb utk kerjasama bagi hasil proyek & setlah di notaris dijadikan sebagai perjanjian hutang-piutang, dan sampai saat ini sdh lbh dr 3 bln lewat jth tempo sy msh belum bs kembalikan modal & hasilnya yg lumayan besar tp ga samapai 85jt & di perjanjianitu jg ada denda jg utk tiap keterlambatan /bln setara dgn bg hasil yg si A terima & sbenarnya sy jg mrsa kbratan, krn sdh terlanjur jd d notaris sy tanpa pikir panjang menandatangani perjanjian tsb bersama di notaris.

    Dan stlh pinjaman uang sy dari si A cair pd wkt itu disisi lain jg sy punya tanggungan lain pd si B, mk sebagian jg saya byrkan pinjaman dr si A tsb ke si B & sbgn sy pakai utk proyek & utk konsumtif lain, sehingga sampai saat ini sy sdh ditagih2 si A sdh lbh dr 3 bln & blum bs kembalikan & org tsb mengancam akan menuntut sy ke kepolisian shg sy bingung tak ada jln lain/ buntu.

    Yang sy konsulkan, apakh msh ada jln hukum lain yg adil/ penyelesaian damai secara hukum kepada si A utk pembelaan saya? terima kasih

    mohon jawaban bs dikirim ke email sy, rikocola@gmail.com

  94. 94
    widya Says:

    terima kasih pak bambang.
    Pak sy minta bantuannya, ibu saya punya warisan dari ibu kandung ibu saya. Ibu kandung dari ibu saya minta bagian tanah setengahnya,tanah itu sudah disertifikat atas nama ibu saya yang sudah ditandangani komplit,bagaimana menurut bpk dan apa hukumnya dan apa ada undang2nya untuk mempertahankan tanah tersebut agar tetap menjadi milik ibu saya secara kuat dan tidak bisa diganggu gugat,makasih?
    Mohon dibalas lebih cpt.

  95. 95
    Jonathan Says:

    Slm..
    yth pak Bambang S.

    Saya mau tanya kpd bpk..
    saya punya ibu mertua yg baru selesai berobat,tapi masih dalam proses rawat jalan. Selama pengobatan diJakarta(RS.Dharmais) kita telah menghabiskan biaya besar dan untuk kedepannya ibu mertua saya juga masih memerlukan biaya besar dlm perobatan rawat jalannya. Jadi ibu mertua saya ingin menjual rumah yg dia bangun sendiri(tanpa ada bantuan suami karena pisah) a/n SHM ibu mertua saya. Ibu mertua saya sudah 20tahun berpisah dgn suaminya tanpa status cerai(tidak tahu keberadaan bpk mertua ada dimana).

    Yg mau saya tanyakan :
    1. Apa ibu mertua saya bisa memberikan kuasa jual kepada istri saya tanpa ada bapak mertua didepan notaris agar rumah tsb bisa dijual?
    2. Bagaimana cara yg baik&tepat agar rumah itu dapat terjual demi biaya ibu mertua saya?

    Trims,

  96. 96
    muwardi Says:

    selamat siang pak bambang..

    Saya mau berkonsultasi mengenai harta warisan..

    Ayah saya wafat meninggalkan 1 istri dan 3 anak..
    1 anak perempuan dari mantan istri pertama
    1 anak laki-laki & 1 anak perempuan dari istri terakhir
    Harta warisan ialah rumah&tanah bersertifikat atas nama ayah saya..
    Yg mau saya tanyakan..
    1.Hak keputusan menjual ada ditangan istri atau anak-anak?
    2.Apabila salah satu dari anak tidak setuju untuk dijual bagaimana?
    Sebelumnya terimakasih atas jawabannya pak bambang..

  97. 97
    admin Says:

    Terimakasih bapak Muwardi.
    Asumsi saya bapak saudara menikah sah ada surat nikahnya semua terhadap dua istrinya.
    Yang berhak menjual adalah istri dan anak anak.
    Karena harta waris tersebut jatuh kepada ahli waris, yang disebut ahli waris dalam hal ini adalah istri dan anak anak.
    sehingga jika salah satu anak tidak setuju menjual maka tanah tersebut tidak dapat dilakukan jual beli atau tidak bisa dijual karena salah satu ahli waris tidak menyetujuinya.
    Jika akan tetap menjual solusinya meminta penetapan pengadilan untuk menjual dan bagian dari anak yang tidak setuju menjual dolakukan konsinyasi/penitipan uang hasil penjualan di pengadilan.
    Demikian analisa saya dan terimakasih.

  98. 98
    admin Says:

    Terimakasih bapak jonathan.
    1. Tidak bisa dikuasakan kepada istri saudara.
    2. Begini, kalo harta tersebut harta bawaan ibu saudara maka ibu saudara bisa menjual sendiri rumah tersebut. jika harta dibeli setelah perkawinan maka tidak bisa dilakukan penjualan rumah sendiri tanpa suami karena sebagai harta gono gini. Bahwa status perkawinan mertua ibu saudara masih tetap sah dengan suaminya sekalipun suaminya menghilang entah kemana. Caranya diajukan gugatan cerai saja dengan alasan sudah tidak pulang 20 tahun lebih. Setelah ada akta perceraian baru bisa dilaukan penjualan harta gono gini tersebut.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  99. 99
    admin Says:

    Terimakasih Ibu Widya.
    Begina bu, namanya warisan atau harta waris itu pewarisnya harus sudah mati lebih dulu. Dalam hal ini nenek masih hidup maka harta tersebut tidak disebut harta waris.
    Waktu itu berarti pemberian oleh nenek saudara kepada ibu saudara. Sertipikat sudah dibalik nama berarti sah milik ibu saudara akan tetapi perolehannya kan dari pemberian atau hibah ibu saudara sehingga pemberi hibah atau si pemberi tanah nenek saudara dapat membatalkan hibahnya jika ibu saudara tidak mau memberikan permintaan nenek saudara.
    Pendapat saya karena tanah itu diperoleh dari pemberian nenek saudara maka lebih baik setengah yang diminta nenek saudara diberikan saja.
    Apabila ibiu saudara mempertahankannya maka akan lemah jika nenek saudara membatalkan pemberiannya atau hibahnya tersebut.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  100. 100
    admin Says:

    Terimakasih.
    Bahwa hutang piutang tetap hutang piutang, ini menyngkut keperdataan jika anda dila[orkan secara pidana maka hal itu tidak bisa.
    Penagih hutang dapat mengajukan gugatan perdata ke pengadilan.
    Demikian jawaban singkat saya dan terimakasih.

  101. 101
    admin Says:

    Terimakasih.
    Yang berhak menentukan pengukuran hak atas tanah adalah badan pertanahan nasional setempat tanah berada. yang dijakdikan patokan tetap ukuran atau surat ukur BPN. Jika terjadi kekeliruan maka bisa dilakukan pembenahan dengan melakukan pengukuran ulang oleh BPN.
    Demikian dan terimakasih.

  102. 102
    Revo Says:

    Assalamu’alaikum

    Saya mempunyai kasus gugatan perdata di mana saya berposisi sebagai ahli waris penjamin utang dengan kreditor bank. Debitor utang adalah orang lain, yang mengikatkan penjaminan secara APHT. Saat perikatan itu terjadi, yang bertanda tangan sebagai penjamin hanyalah bapak saya (ibu telah meninggal). Sertifikat yang dijaminkan adalah SHM yang diperoleh setelah pernikahan bapak dengan almarhumah ibu saya. Kami ahli waris menggugat setelah terjadi kemacetan pembayaran utang dan karena perikatan penjaminan itu tidak sepengetahuan (tidak melibatkan tanda tangan) kami selaku ahli waris dari pihak ibu. Bagaimana perspektif hukum bapak atas gugatan saya? Terima kasih

  103. 103
    Revo Says:

    maaf, hanya ingin memperjelas. saat gugatan diajukan, bapak kami telah meninggal, sehingga posisi kami sebagai ahli waris dari bapak dan ibu.

  104. 104
    admin Says:

    Walaikumsalam wr wb Pak Revo
    Begini, bahwa pada saat APHT dengan bank ahli waris dari ibu tidak tandatngan maka APHT tersebut cacat dan tidak sah sah. Ahli waris ari ibu dapat melaukan gugatan pembatalan APHT tersebut ke pengadilan. Hal ini tidak mengholangkan sifat hutang si debitor kepada bank akan tetapi pemberian hutang dengan jaminan barang waris milik ahl;i waris dan ahli waris tidak tandatangan maka hal itu batal demi hukum atau diangap tidak pernah ada.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  105. 105
    ika Says:

    asalamuaaikum wr wb
    mau bertanya,apa langkah bapak apabila diminta untuk membuat surat perjanjian jual beli kendaraan dengan angsuran dimana pihak pertama pihak pembeli lahir pada tanggal 12-12-2001 dan pihak pejual lahir pada tanggal 12-10-1960 . mohon bantuannya pak . .

  106. 106
    alifa Says:

    Assalamualaykum wr.wb..Bismillah…saya mohon penjelasan serta jalan keluar dari masalah yg saya dan kedua adik saya hadapi ( penjelasan bapak sangat penting sekali bagi kami), begini pak’orang tua kami bercerai sejak tahun 1999 waktu itu saya masih duduk di bangku kelas dua SMA,adik saya yg laki-laki masih kls dua SMP,dan adik saya yg perempuan belum masuk TK,dari perceraian itu menyisahkan luka yg cukup menyakitkan bagi kami yaitu masalah pembagian harta gono gini yg kami rasa kurang adil dan masalah tanggung jawab yg di bebankan kepada seorang ayah tapi di abaikan,dulu pihak pengadilan memutuskan pembagian harta gono gini itu lebih besar untuk bapak kami dgn alasan ibu yg telah menceraikan bapak kami, pada hal dari harta gono gini itu kebanyakan milik dari ibu kami dan ayah sendiripun tidak bisa berkutik kalau ibu mengatakan itu bukan miliknya,dlm hal ini orang tua kami sama-sama memiliki penghasilan tetap (pns)dan hak asuh anak itu jatuh ketangan ibu,ibu hanya mendapat rumah kosong saja,kami rasa keputusan pengadilan saat itu sangat tidak adil,krn pihak pengadilan tdk mempertimbangkan kalau keduannya memiliki penghasilan tetap dan siapa yg memegang hak asuh anak.Dari keputusan pengadilan juga memutuskan soal kewajiban dari ayah kami untuk membiayai kami sampai bisa mandiri tapi kewajiban itu tak pernah di penuhi oleh ayah kami terlebih lagi ketika dia menikah lg, selama sebelas tahun ayah kami tidak pernah memberikan nafkah untuk kami,jangankan uang untuk sekolah uang makanpu tidak pernah di kasih, bahkan bapak pun pernah berkata bahwa dia tidak memiliki anak ketika kami mencoba meminta bantuan untuk membantu kami.
    bahkan saat saya dan adik sayapun menghadapnya meminta hak kami yg telah di putuskan oleh pengadilan malah kami di suruh untuk sujud di kaki ibu tiri, saya dan adik saya tidak mau melaksakannya.. mengingat terlalu banyak penyiksaan yang di lakukan oleh bapak kandung kami beserta saudara-saudaranya pada ibu dan kami,ibu menuntut cerai karena sudah tidak tahan dengan sikap ayah dan keluarganya,terakhir adik ayah menyerang ibu kami di tempatnya bekerja dengan parang sambil mengancam jika bapak kami tidak menceraikan ibu, maka dia akan berhadapan dengan saudara-saudaranya,hal itu di lakukannya gara-gara ibu mempertanyakan penghasilan dari traktor milik orang tua kami yang di pegang oleh adiknya tersebut,saudara-saudaranya ayah kami sangat arogan begitu pula orang tuannya,dan saat itu ayah sendiripun yang keluar dari rumah menuju ke rumah orang tuanya..
    kami hanya hidup dengan ibu yg tertatih-tatih penuh air mata mebiayai kami hidup, sampai saya dan adik saya kuliah,dalam hidup yg serba kekurangan sayapun pernah dirawat di rumah sakit selama satu bulan,adik saya yang keduapun sering sakit-sakitan karena factor kurangnya asupan gizi selama kuliah di rantau orang,gimana tidak terkadang ibu ngirim uang pas-pasan itupun kalau ada kalau tidak kamipun hanya bisa bersabar,untung sambil kuliah saya sambil bekerja walau itu sebagai penjaga toko teman,asal ada buat biaya makan saya dan adik saya. biaya kuliah saya per oleh dari beasiswa tidak mampu,adik saya yang ketiga tak kalah tersiksanya pula kadang uang sekolah dia ngga bayar dan sanksi dia ngga di perbolehkan untuk ikut ujian,selama kondisi yg carut marut berhubungan dgn kondisi ekonomi dari ibu yg serba kekurangan,ada pihak keluarga yg membawa adik saya yg itu ke ayah kami tapi adik saya itu bukannya di rawat tapi di ambil di jadikan babu oleh ayah dan ibu tiri kami,disiksa baik oleh ibu tiri maupun saudaranya,sampai adik saya menderita penyakit usus buntu yg mengharuskan untuk di operasi dan adik saya ini kembali di ambil oleh ibu,dan banyak lagi penyiksaan yang di lakukan oleh bapak dan ibu tiri kami baik secara fisik maupun psikis susah untuk menceritakannya pak,bapak kami telah menelantarkan kami selama sebelas tahun.Dulu waktu keputusan di bacakan oleh hakim ibu sempat berniat untuk naik banding tapi niat itu di urungkannya sehubungan dgn adanya pernyataan dari panitera kalau semua harta gono gini itu adalah milik kami anak dari hasil perkawinan antara ayah dgn ibu kandung kami,hak itu belum di limpahkan ke kami krn kami masih kecil belum tahu apa-apa,harta gono gini itu di gunakan oleh ayah kami untuk membiayai istri keduanya kuliah dan mengurus saudara-saudara dari istrinya sementara kami yg memiliki hak penuh atas semua itu di abaikan bahkan tidak pernah dianggap sama sekali..dan baru-baru ini saya di beri tahu oleh ibu dan keluarga di kampung kalau harta milik kami itu semua telah di jual untuk mewujudkan hasrat dari ibu tiri kami untuk menjadi PNS.oleh karena itu saya dan adik saya saat ini ingin menuntut kembali ayah kami dgn niat mau mengambil kembali hak kami(harta gono gini itu) termasuk soal hak kami setiap bulannya dari keputusan pengadilan yg tidak di penuhi oleh bapak kami,yang ingin saya tanyakan disini bagaimana langkah yg harus kami tempuh untuk memperjuangkan kembali hak kami/ bagaimana proses hukum yg harus kami tempuh dan pasal-pasal apa sj yg berhubungan dgn masalah yg telah saya utarakan di atas, dari segi hukum, apakah kami masih bisa merebut atau mengambil kembali apa yang seharusnya menjadi hak kami walau bapak kami masih hidup? Karena kami sudah tidak rela mengingat harta itu hanya di gunakan oleh ayah kami untuk kepentingan ibu tiri kami dan anaknya,serta saudara-saudaranya sj sementara kami diabaikan, atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih…

  107. 107
    sigit Says:

    selamat siang bapak Bambang sugeng
    berulang kali saya mengajukan kredit pinjaman di bank tapi selalu di tolak dngan alasan usahakami belum berjalan kami memiliki sertifikat rumah dngan luas bangunan 9000meter luas rumah 9X22 dimana kami bisa mendapat pinjaman dengan mengajukan sertivikat rumah
    tersebut mohon solusinya terimakasi!!

  108. 108
    sigit Says:

    selamat siang bapak Bambang sugeng
    berulang kali saya mengajukan kredit pinjaman di bank tapi selalu di tolak dngan alasan usahakami belum berjalan kami memiliki sertifikat rumah dngan luas bangunan 9000meter luas rumah 9X22 dimana kami bisa mendapat pinjaman dengan mengajukan sertivikat rumah
    tersebut mohon solusinya terimakasi!!…

  109. 109
    admin Says:

    Terimakasih Bapak Sigit.
    Begini pak< jika bapak akan menjaminkan ke Bank Sertipikat Rumah bapak maka Bank akan memberikan kredit perumahan atau kredit usaha. Jika menurut bank kredit usaha bapak belum dinyatakan layak oleh penilai bank/Apraisal Bank maka bapak tidak akan diberikan kredit. \Pemberian kredit bank tergantung oleh penilaian bank tersebut.
    Jika bapak hutang KPR pasti banyak bisanya, akan tetapi beda peruntukannya pak. Jika hutang KPR digunakan untuk kredit perumahan dan kredit usaha gunanya untuk perdagangan.
    Mungkin anda bisa hutang di bank perkreditan rakyat mekanismenya agak lebih mudah daripada bank nasional.
    drmikian pendapat saya dan terimakasih.

  110. 110
    admin Says:

    Waalaikumussallam warohmatulhohiwabarokatuh
    Alifa, saya ikut prihatin dengan permasaahan keluarga kamu.
    Akan tetapi diberikan kesehatan oleh alloh adalah suatu rejeki yang tak ternilai harganya. Syukur alhamdulillah.
    Begini. saya tidak bisa menganalisa secara jelas dan lengkap karena saya tidak membaca putusan pengadilannya, akan tetapi saya akan berikan gambaran garis besar penyelesaian permasalahan saudara.
    Jika benar memang ada putusan pengadilan bahwa harta gono gini dibagi dua sama rata dan ibu anda mendapatkan bagian 50 persen maka jika putusan sudah inkrah atau mempunyai kekuatan hukum tetap maka ibu saudara bisa meminta dijalankan putusan tersebut kepada pengadilan dimana perkara tersebut diputus. minta ekskusi putusan pengadilan.
    Bahwa jika orang bapak saudara menjual barang gono gini tanpa ada persetujuan dari ibu saudara setelah bercerai maka itu merupakan perbuatan pidana dan ibu saudara bisa melaporkannya ke kepolisian setempat.
    bahwa jika adik saudara dianiaya oleh ibu tiri atau bapak saudara maka telah terjadi kekerasan terhadap anak atau penganiayaan itu merupakan perbuatan pidana maka adik saudara atau saudara dapat melaporkannya ke polisi.
    Hak harta gono gini tetap bisa diminta atau dituntut jika tidak dibagi atau hanya dikuasai oleh bapak saudara.
    demikian analisa pendapat hukum singkat saya jika ingin lebih jelas silahkan hubungi kantor kami atau tinggalkan nomor hp nanti kami akan menghubungi saudara. Jika benar kejadiannya maka kami akan bantu secara hukum maksimal untuk membela hak hak ibu dan saudara. terimakasih. jangan kuatir anda tidak ada biaya, kantor kami siap bantu jika secara hukum anda benar.

  111. 111
    admin Says:

    Terimakasih ibu ika
    Perjanjian tidak dapat dilakukan dengan orang yang masih dibawah umur. itu prinsipnya. jika tetap menginginkan hal itu maka ada wali ayah atau orang tuannya yang melakukan perbuatan hukum membuat perjanjian untuk mewakili anaknya dan untuk kepentingan ananknya karena anaknya masih dibawah umur.
    demikian pendapat kami dan terimakasih.

  112. 112
    Nur Says:

    Assalamualaikum Pak Sugeng,
    mhon solusi atau pendapat bpak mengenai masalah orang tua saya.
    Bpak saya meninggalkan ibu saya sudah 1th lebih tanpa cerai,tdk dktahui kbradaannya dan tdk dpt dhubungi. Krna desakan ekonomi,ibu saya hendak menjual rumah yg dbeli bersama bpak saya.Pertanyaan saya pak,rumah ini Bisa dijualkah krn harta gono gini?Bgaimana agar dpt djual?Bisakah gugatan cerai sepihak?Untk mengajukan ny bgaimana?

  113. 113
    AGUS Says:

    Selamat siang Bpk.Bambang Sugeng,
    Saya ingin tanya tentang balik nama sertifikat, Saya akan membeli tanah kavling dari si B. Sebelumnya kavling tersebut adalah millik si A yang dibeli oleh si B, dan bukti pembelian dari kavling tersebut si B mendapatkan bukti [b]fotokopi[/b] sertifikat shm dari si A, kondisinya saat ini sertifikat tersebut adalah [b]sertifikat induk[/b] yang katanya sudah shm atas nama si A. Pertanyaan saya adalah :
    1. Apabila saya jadi beli tanah tersebut dari si B, apakah nantinya si A perlu dijadikan saksi dan apa saja [b]bukti[/b] yang seharusnya saya dapat dari pembelian kavling tersebut dari si B/si A?
    2. Bagaimana caranya saya balik nama sertifikat tersebut dan apa saja yang diperlukan agar saya bisa membuat sertifikat ke [b]BPN[/b] ?
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih pada Bpk.Bambang Sugeng, dan saya harap pertanyaan saya segera dibalas :d

  114. 114
    admin Says:

    Terimakasih Pak Agus.
    Begini pak, kalo nama sertipikat masih nama si A maka lebih baik anda melakukan jula beli / membuat akta jual beli di depan PPAT dimana tanah tersebut berada dengan si A langsung. Meskipun yang menerima pembayaran uang adalah si B. karena mungkin pembelian B kepada A belum ada akta jual belinya atau baru tanda jadi saja, atau masih ikatan jual beli. Mungkin untuk teknis pelaksanaannya bisa dilakukan dan ditanyakan di pejabat pembuat akta tanah setempat tanah tersebut berada.
    Untuk balik nama sertipikat syaratnya harus ada akta jual beli yang dibuat ppat dimana tanah terseut berada, ktp, bukti pbhtb (pembayaran pajak jual beli atas tanah), mengisi form balik nama di BPN, sertipikat aslinya.
    Mungkin untuk teknis balik nama anda bisa minta toong dengan ppat yang membuat akta jual beli tanah yang anda beli tersebut pak.
    Demikian pendapat saya singkat dan terimakasih.

  115. 115
    admin Says:

    Terimakasih ibu Nur
    Rumah harta gono gini tidak dapat dijual oleh salah satu pihak, jadi jual belinya harus suami istri.
    Gugatan cerai bisa dilakukan oleh ibu saudara, jika agama islam dilakukan gugatan cerai di pengadilan agama dimana bapak saudara tinggal.
    Gugatan bisa diajukan dengan membuat surat gugatan cerai dan apa alasannya mengajukan gugatan cerai tersebut, disertai bukti surat nikah dll/bukti surat dan minimal dua saksi orang,mungkin untuk lebih mempermudah prosesnya ibu saudara bisa minta petunjuk ke pengadilan agama setempat.
    Sementara karena harta gono gini maka rumah tersebut belum bisa dijual, akan tetapi jika sudah bercerai maka harta gono gini tersebut baru bisa dijual untuk dibagi bapak dan ibu saudara.
    Demikian pendapat singkat saya Bu Nur dan terimakasih.

  116. 116
    WINDIARETNO Says:

    Yth. Bp. Bambang Sugeng

    Asswrwb Semoga Bpk selalu dalam keadaan sehat dan selalu mdpt limpahan rahmat dan barokah dari Allah SWT Amin.

    Mohon info : Bapak saya punya 3 Saudara : Nomor 1 ( sudah meninggal); nomor 2 (sudah meninggal) nomor 3 (msh hidup) nomor 4 (Bapak saya); kakek dan nenek sudah meninggal 25 tahun yang lalu dan meninggalkan warisan dan sudah dibagi kepada 4 anaknya. sebelum kakek dan nenek meninggal anak no 1 punya masalah hutang dg kantor pos dan tidak bisa melunasi sehingga Bapak yang melunasi, kemudian oleh kakek tanah warisan yang menjadi hak no 1 diberikan pada bapak saya (tdk ada bukti jual beli) dan sudah disetifikatkan dg nama bapak saya. Anak no 1 sampai dg meninggal tdk pernah mengungkit-ungkit masalah tsb ( dlm waktu 20 tahunan), tetapi pernah minta sebagian tanah kepada anak no 3 (krn tdk punya anak) tapi sekarang sdh berkeluarga dan 2 anak dan dikasih, namun tanah tsb dijual dan habis dibagikan kpd anak2nya. setelah anak no 1 meninggal anak2nya mau minta lagi bagian tanah yg dulu diberikan oleh kakek kpd bapak (padahal sudah dibeli dg cara melunasi utang dan atas nama bpk saya) dan sekarang setelah anak no 1 meninggal anak2nya mau menuntut tanah yg dulu diberikan oleh kakek (dg dalih tidak ada bukti jual beli). yg mjd pertanyaan apakah tanah warisan tsb yang sudah disertifikatkan atas nama orang tua saya dan pada saat anak no 1 masih hidup tidak pernah menuntuk haknya ke bapak saya. tetapi setelah anak no 1 meninggal anak2nya mau minta sebagian tanah bapak saya apakah secara hukum hal tersebut bisa? padahal selama 25 tahunan setelah kakek/nenek meniggal tdk pernah ada tuntutan apapun dari anak 1 sampai akhirnya meninggal 2 th yg lalu
    Demikian mohon maaf dan terimakasih atas kesediaan bapak memberi pencerahan.

    Wasswrwb

  117. 117
    admin Says:

    Terimakasih Windiaretno.
    Waallaikum sallam waroh matullohi wabarokatu. Amien amien atas doa nya. semoga jiga anda juga demikian.

    Begini, bahwa sepupu saudara atau anak dari pak de yang no 1 tidak dapat menuntut hak kepada bapak saudara dengan dalih menimnta bagian atas bapaknya (1), dengan catatan bahwa dapat dibuktikan bahwa pada waktu itu bapak saudara membeli tanah dari kakek saudara daj yang dibeli itu adalah bagian dari anak no 1 yg tujuannya adalah untuk melunasi hutang anak no 1. Garis besarnya sebenarnya 4 anak sudah menerima bagian pemberian dari kakek nenek saudara/orang tuanya masing masing.
    Bahwa juga sertipikat yang telah berumur 5 tahun lebih atas nama seseorang yang ada dalam sertipikat maka sertipikat tersebut dianggap sah dan tidak dapat diganggu gugat , hal ini sesuai PP No 24 tahun 1997 sebagai pelaksanaan uu no 5 tahun 1960 tentang Undag Undang Pokok Agraria.
    demikian pendapat hukum saya dan apabila ada kurangnya saya mohon maaf. wasalamuallaikum warohmatullohi wabarokatu.

  118. 118
    kholid Says:

    Bpk saya mau tny pada thn 2008,saya ditawarin kerjasama sewa menyewa mbl,kebetulan pada saat itu saya baru kridit mbl Jazz yg kira2 saya pk baru 6bln,dan kira2 pd tggl 26-02-08,tawaran itu saya setujui,dgn catatan pembayaran sewa sepakat 1bln nya 5400.000,yg langsung diangsurkan olh penyewa ke Lesingnya,hal ini udh berjalan 24bln terhitung dari tggl 26-02-08.dan pada tggl lupa-02-2010,saya ditagih oleh lising krn terlambat 2 bln tdk bayar dan mbl mau ditarik olh pihak lising,setelah saya selidiki ternyata mbl saya sdh dijual olh teman saya pd tggl 02-03-08,kpd org lain dgn dalih oper kridit,ketika sy tanya keteman saya dgn nada membentak2 saya dia bilang mblmu kan sudah km oper kridit ke aku,ya tentu saya tertawa dgn bahasa konyol dia,tapi dia tetep kekeh,akhirnya saya lapor kan kepolisi,dng pasal penggelapan,saya mmg tidak ada bukti menyewakan mbl kedia,tapi sy pnya bukti dia telah menjual keorg malang yaitu 1lmbr kwitansi penjualan dia keorg malang tersbt,dan kasus saya ini udah 11bln polisi blm menetapkan tersangkanya,padahal teman saya sdh memalsukan tandatangan saya dalam kwitanst yg bermatrai yg seolah2 saya telah menjual mbl saya itu,dan sudah diforensik dilabfor cabang surabaya dan hasilnya tandatangan karangan,,mohon bpk beri petunjuk agar tersangka segera ditangkap dan mbl saya dikembalikan.trimakasih

  119. 119
    kholid Says:

    pak saya mohon petunjuk bia saya gak dibodohin olh polisi dan terlapornya.trmakasih

  120. 120
    admin Says:

    Terimakasih pak kholid.
    Bahwa ini adalah perkara pidana, sehingga saya harus hati hati mengomentari dan saya tidak dapat berpendapat jika saya tidak melihat data dan keterangan saksi yang ada. Namun demikian jika anda sudah laporkan ke polisi maka : kewajiban pihak polisi akan selalu memberikan laporan perkembangan perkara kepada pelapor. itu adalah kewajiban yang harus diberikan polisi kepada pelapor tentang perkembangan perkara yang disidik/diperiksa. Olehnya tanyakan saja ke kepolisian dimana anda lapor tentang perkembangan perkara saudara dan dimana letak kesulitannya sehingga anda tahu kenapa bisa berlarut waktu lamanya proses pemeriksaan. saya kira demikian. jika pendapat kasus ini saya kira dugaan saya ada pemalsuan surat, memasukkan keterangan palsu, dan penggelapan.
    akan tetapi polisi akan lebih tahu karena polisi yang menanganinya.
    Mohon maaf jika pendapat saya belum memuaskan bapak.

  121. 121
    abraham Says:

    pak sy mau tnya. Sy krja sbgai colektor BPR jaminan Bpkb. Akir2 ini kasus yg sy hdapi bnyak nasbah sy yg macet pmbayaranx pdhl sdh hbs jtuh tmponya. N yg sy tnyakan gmn cara sy menarik kndaraan yg sdh dipindah tangankan atau digadaikan lg ke org laen,pdhl bpkb bank yg megang.bs g dproses scr hkum.sy hrs melapor pd siapa agr tgs sy bs cpt slse scra hukum?

  122. 122
    merry Says:

    Siang Pak Bambang,

    Saya mau konsultasi mengenai balik nama akta tanah.
    dulu kakek saya kontrak rumah, karena ayah saya punya uang lebih rumah itu ayah saya beli full dengan uang ayah sendiri, tapi pada akte tanah tersebut menggunakan nama kakek, karena kakek yang mengurus masalah tersebut di notaris. sekarang kakek sudah tidak ada, masalahnya adik adik ayah saya minta supaya tanah itu dibagi (adik adik ayah bisa dibilang orang yang jahat), padahal tanah tersebut ayah saya yang beli. tetapi ada nenek dan saudara saudara kakek saya sebagai saksi. apakah dengan kesaksian nenek saya saja (tanpa adik adik ayah) akta balik nama tersebut sah? Tolong beri solusi untuk masalah ini, supaya ayah saya mendapatkan kembali tanah yang ia bayar.. tolong dibalas ya pak.. direply ke email saya juga. Terima Kasih.

  123. 123
    dwi HN Says:

    orangtua saya yg masih sehat, memberikan sebuah rumah kepada saya.pada saat itu saya sudah menikah. lalu…dijual oleh saya utk menalangi hutang suami. Rencananya kami akan bercerai. saya ingin suami saya membayar uang rumah saya. kami sudah membuat perjanjian diatas materai. yg tandatangan…suami saya, saya, dan ibu saya. semula saya ingin dari pihak keluarganya tandatangan juga. Tapi selalu diundur-undur. tentu saya jadi kesal. Bolehkah yang menjadi saksi bukan dari pihak suami saya ? misalnya dari pihak keluarga saya saja. sahkah perjanjian tsb bila tidak di depan notaris ? jumlah hutang suami saya 70 juta. terimakasih atas bantuannya.

  124. 124
    Andi Nasution Says:

    Kepada Yth
    Pak Bambang
    Assalamu’alaikum
    Mohon Pencerahan

    Almarhum mertua saya memiliki satu (1) orang istri dan sepuluh (10) orang anak.
    Saat meningal dunia, Ayah Mertua saya, meninggalkan sepetak bidang tanah, berikut bangunan rumah di atasnya.
    Suatu saat, sebagian anggota keluarga terkejut, karena pihak Bank menerakan tulisan di rumah yang isinya; “Rumah Ini Dalam Pengawasan Bank”.
    Selidik punya selidik, ternyata Sertifikat Tanah sudah menjadi agunan kredit di salah satu Bank BUMN, persis setelah satu (1) tahun Ayah Mertua Saya meninggal dunia.
    Ternyata, yang mengagunkan Sertifikat tersebut adalah adik ipar Saya. Saat pengajuan kredit adik ipar saya tersebut memalsukan sejumlah dokumen, diantaranya;
    -Surat Keterangan Ahli Waris yang dikeluarkan oleh Camat. Seyogyanya Ahli Waris Sebelas (11) Orang, ternyata menjadi Empat (4) orang saja, yakni Ibu Mertua dan Tiga (3) Adik Ipar lainnya.
    -Demikian Halnya Kartu Keluarga (KK), hanya berisikan Empat (4) orang tersebut itu saja

    Saya meyakini, pengajuan kredit tersebut merupakan suatu hal yang mengandung “Kecacatan Hukum”, mengingat adanya pemalsuan Ahli Waris.

    Dalam hal ini Saya memohon pencerahan kepada Advokatku, upaya apa yang Kami lakukan, agar kami memperoleh kembali hak para Ahli Waris.

    Hormat Saya

    Andi Nasution

  125. 125
    Alifa Says:

    Atas penjelasan dari bapak saya ucapkan jazaakallahu khair…insya Allah saya akan menghubungi nomor pak’sugeng untuk meminta petunjuk berikutnya,kebetulan sekarang saya lagi berusaha untuk menempuh cara seperti yg bapak sarankan,dan saya juga telah melaporkan ayah ke inspektorat kabupaten mengingat ayah saya adalah pns,dan sekarang sedang dalam proses…alhamdulillah pihak inspektorat berniat untuk membantu kami dan mereka menyarankan agar kami mengembalikan masalah ini ke PA.harta gono gini ngga di bagi sama rata,yg dominan malah ayah kandung kami ibu hanya dapat rumah kosong sj..sekali lagi makasih banyak pak’atas penjelasannya sungguh sangat bermaanfaat buat kami.. barakallahu fiik…

  126. 126
    JUNIANSYAH Says:

    SLAMAT MALAM PA BAMBANG S.
    1. SAYA MAU MENANYAKAN FAKTOR APA SAJA YANG MENJADI KENDALA ESEKUSI PADAHAL PUTUSAN DIPENGADILAN TELAH MEMPUNYAI KEPASTIAN HUKUM TETAP (INGKRAH)?
    2. DALAM MELAKSANAKAN PUTUSAN YANG INGKRAH SEBAIKNYA BAGAIMANA AGAR TERLAKSANA DENGAN BAIK?
    3. APABILA DALAM PERKARAN SENGKETA TELAH MEMPUNYAI PUTUSAN INGKRAH TETAPI TERNYATA OBYEK YANG DISENGKETAKAN ADALAH MILIK PIHAK KETIGA YANG TIDAK MENGETAHUI BAHWA OBYEK YANG DIA MILIKI DI PERKARAKAN DI PENGADILAN DAN DIA MENGETAHUI SETELAH ADA PUTUSAN DAN SAAT MAU DIESEKUSI. MENURUT BAPAK DENGAN PERKARA INI SEPERTI APA? DAN BAGAIMANA HAK DARI PIHAK KETIGA TADI? SERTA PUTUSAN INGKRAH INI NANTINYA BAGAIMANA?

    DEMIKIAN SAYA HARAPKAN AGAR MENJADI PENAMBAH PENGETAHUAN SAYA UNTUK MENGHADAPI PERMASALAHAN SAYA. ATAS JAWABAN BAPAK DAN ASOSIASI SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH.

  127. 127
    admin Says:

    Terimakasih Juniansah.
    1. Kalo perkara sudah mempunyai kekuatan hukum tetap maka tidak ada kendala untuk melakukan eksekusi, langsung saja diajukan permohonan ekskusi dan akan dilaksanakan oleh pengadilan setempat. Untuk melaksanakan putusan maka kendala apapun seharusnya tetap hatus dijalankan tidak ada alasan lain.
    2. Setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap maka tahap selanjutnya pihak yg dimenangkan oleh pengadilan mengajukan permohonan eksekusi jika memerlukan adanya eksekusi, misalnya kasus tanah, dan sebelum dilakukan eksekusi maka ada anmaning/peringatan baik pihak yang kalah perkara, jika dianmaning tidak dihiraukan maka eksekusi harus tetap dijalankan demi undang-undang.
    3. seharusnya saat terjadi sengketa maka pihak ketiga jika merasa memiliki obyek sengketa maka dia harusnya diikutkan dalam perkara atau sebagai intervensi. kalo kejadiannya seperti pertanyaan saudara nomor 3 maka pihak ketiga dapat melakukan gugatan perlawanan karena dia merasa tidak tahu jika obyek sengketa adalah miliknya. akan tetapi sekalipun ada perlawanan dari pihak ketiga maka pelaksanaan eksekusi tetap saja bisa dilaksanakan. tergantung putusan pengadilannya seperti apa, saya tidak membacanya.
    demikian pendapat hukum saya dan terimakasih.

  128. 128
    juniansyah Says:

    saya ucapkan trimakasih atas respon pertanyaan saya yang lalu pa, tetapi permasalahan itu saya masih mencari jalan juga untuk tidak terjadi keributan atau pertumpahan darah dilahan karna walau ada keputusan inkrah sulit untuk diesekusi karna ada ormas yang jadi beking.

    sekarang saya mau tanya pa, mengenai tanah sertifikat

    kronologis,
    1. telah terjadi transaksi jual beli di hadapan notaris-ppat, waktu ditanda tangani akta jual beli sertifikat(sertifikat prona keluaran tahun 1988) tanah tersebut memiliki luas tanah di sertifikat 5.145m2 dan telah dibalik nama di BPN, setelah akta jual beli selesai, setelah sertifikat dipegang pembeli dan rencana mau menggarap tanah tersebut ternyata tanah yang awalnya masih semak diakuin sebagian oleh pihak lain dengan dasar surat penguasaan tahun 2006 dibuat oleh pemiliknya mantan kepala desa yang memiliki pengaruh di kampung itu, dengan penguasan dibuat tahun garapan 1970 dan pelepasan hak tanah kepihak lain/pembeli dibuat register camat 2008.
    tanah tersebut oleh pembeli sertifikat pernah mengajukan pengukuran tidak resmi karna hanya ingin mengetahui luas tanahnya saja dengan patok yang ada dilapangan kepada juru ukur bpn dan tidak melihat gambarnya sesuai apa tidak keluasan yang disertifikat dengan yang dilapangan dan setelah diukur benar luasnya 5.000m2 lebih sesuai luas surat sertifikat dan 145m2 terpotong parit dan jalan besar, saat pengukuran itu tidak terjadi masalah. penunjuk batas oleh ahli waris/ anak pemilik sertifikat dan cucunya pemilik sertifikat, setelah terjadi masalah ahli waris mengakunya memiliki 3000 lebih saja bedasarkan keterangan cucu pemilik sertifikat yang selama ini disembunyikan sebelum terjadi transaksi.

    2. pemilik sertifikat tersebut tidak dikenal diwilayah tersebut karna dianggap tidak memiliki sertifikat atau membeli tanah tersebut melainkan hanya peminjam/mengarap lahan untuk sawah dari orang lain yang menurut saksi berbatasan tanah kenal, dan ahli waris tidak dikenal di wilayah tersebut kecuali cucu pemilik sertifikat
    3. saat ini pemegang surat penguasaan atau pelepasan didukung oleh ormas dan saksi-saksi orang lama disana dan tidak menguntungkan bagi pemilik sertifikat, ahli waris, pembeli.
    4. ahli waris tidak bisa pertahankan luasan sertifikat tersebut karna mereka tidak mengerti tentang tanah tersebut dan gambar disertifikat lebih kecil dari luasannya, mengenai gambar foto/peta dasar di bpn hanya tergambar 3000 lebih sedangkan disertifikat luasannya 5000 lebih.

    pertanyaan
    1. apa yang dapat dilakukan dalm permasalahan ini?
    2. pembeli merasa kerugian karna ketika dia beli sertifikat tersebut luasan dengan gambar berbeda sedangkan di jual beli dinotaris disebut hanya luasan saja, bagaimana seharusnya bpn bertanggung jawab permasalahan gambar karna kesalahan gambar tidak cocok dengan luasan menimbulkan masalah besar, menurut bapak bagaimana?
    3. langkah seperti apa yang dapat dilakukan pembeli sertifikat tadi? karna jalan musyawarah maupun negosiasi mengalami kebuntuan. klo gugatan perdata mengalami kelemahan disaksi-saksi

  129. 129
    admin Says:

    terimakasih.
    Prinsipnya adalah :
    1. Bahwa pembeli membeli tanah yang sudah bersertipikat.
    2. Jual beli dilakukan oleh dan di hadapan Pejabat Pembuat Ajta Tanah.
    Sebelum transksi jual beli dilakukan pasti ada syarat syarat yang diminta oleh PPAT, dan PPAT pasti juga melakukan pengecekan di Badan Pertanahan nasional terhadap obyek jual beli tanah sertipikat tersebut, guna mengetahui apakah tanah tersebut ada dibebani hak tanggungan, dalam sita pengadilan, atau sebagainya yang menimbulkan tidak dapat dilakukan jual beli. Jika keterangan pengecekan dari BPN menyatakan BERSIH maka PPAT baru melakukan Akta Jual Beli. dan selanjutnya biasanya pembeli meminta tolong PPAT untuk membalik nama sertipikat ke nama pembeli.
    Jika ini sudah dilakukan maka saya kira sudah sah dan benar.
    3. Jika terjadi kesalahan aatas luas tanah atau tidak sama luas tanah di sertipikat dan fakta dilapangan maka kita bisa minta pengukuran ulang oleh petugas BPN untuk menentukan kebenaran ukuranluas tanahnya.
    4. Proses buntu negoisasi maka jalan teralhir memang harus melalui lembaga peradilan atau diselesaikan secara hukum untuk memastikan siapa pihak yang berhak atas obyek sengketa tersebut.
    saya kira demikian pendapat saya. dan terimakasih.

  130. 130
    novi Says:

    Yth. Bapak Bambang

    Saya ingin menanyakan dapatkah status tanah negara menjadi Hak Kepemilikan Pribadi ?
    mohon petunjuk, apa saja syarat2nya, dan bagaimana hukumnya?

  131. 131
    dehan Says:

    assalamualaikum wr wb… mohon saran pak Bambang, dlm minggu ini sy ada transaksi pembelian tanah kavling petok D dg PPJB di notaris trus dilanjutkan lagi di kelurahan untuk mencoret nama penjual diganti nama saya(berdasar pengalaman penjualnya)+membuat surat2 (SPOP,letter C,riwayat tanah,sporadik,dll) tanpa dilakukan AJB krn penjual tdk mau menanggung pajak penjual, apakah aman/tdk ditipu & cukup kuat status hukumnya? apakah tanah itu bisa di jual lagi kelak? dan klo bisa dijual apakah masih melibatkan penjualnya lagi?..terima kasih

  132. 132
    admin Says:

    Terimakasih ibu novi.
    Tanah negara yang mana yang dimaksut saudara saya kurang jelas.
    Saya beri contoh saja misalnya tanah yang Bersirtipikat Hak Guna Bangunan, merupakan tanah negara. seseorang pribadi dan bukan badan hukum seperti PT, yayasan dll dapat menggunakan tanah tersebut hanya diberi hak menggunakan bangunan diatasnya saja atau diberi hak membangun diatas tanah negara dan orang pribadi dapat memanfaatkan menggunakan bangunannya yang dia bangun. Akan tetapi orang pribadi bukan PT atau Yayasan dapat mengajukan permohonan hak untuk meninggkatkan status hak atas tanah tersebut dari Hak Guna Bangunan menjadi Hak Milik. Sehingga setelah terbit sertipikat Hak Milik maka jelas sudah permohonan pemohon dikabulkan oleh negara dan tanah negara yang asalnya Hak Guna bangunan saja berubah menjadi tanah hak milik.
    Syaratnya terlalu banyak anda bisa isi permohonan peningkatan hak atas tanah di Badan Pertanahan nasional dimana letak tanah tersebut berada.
    Aturan hukumnya diatur di dalam UU No. 5 Tahun 1960 tentang Undang Undang Pokok Agraria dan PP 24 Tahun 1997 sebagai peratuan pelaksanannya.
    Demikian pendapat hukum saya dan terimakasih.

  133. 133
    admin Says:

    Waallaikum salam wr.wb. Dehan.
    Begini Pak Dehan, saya kira secara hukum lebih aman yaitu langsung saja dilakukan Akta Jual Beli dihadapat Pejabat Pembuat Akta Tanah. sebenarnya PPJB juga tidak bermasalah akan tetapi kalau anda ,mau betul betul aman sekali ya dilakukan AJB karena PPJB haknya belum beralih pak. Kalau AJB haknya milik atas tanahnya sudah beralih sejak ditandatangani AJB terebut.
    saya kira demikian saran saya dan terimakasih.

  134. 134
    dedy Says:

    pak saya mau tanya…..kalau rumah warisan di gadai kan sioewaris tanpa pengetahuan ahli waris,,,gmn????tp si pewaris masih hidup………apa kah itu sah pak>???

  135. 135
    admin Says:

    Terimakasih pak dedy.
    Yang namanya harta waris adalah harta yang ditinggalkan pewaris, artinya pewaris sudah meninggal dunia dan yang berhak menerima warisan adalah ahli waris.
    Kalo harta waris digadaikan dan pewaris masih hidup maka itu namanya bukan harta waris sehingga gadai itu sendiri sudah cacat hukum. Yang digadaikan bukan harta waris namanya. yaitu menggadaikan barang milik orang lain. Kalau menggadaikan barang tersebut atas sepersetujuan pemilik barang maka proses gadai itu sah, jika proses gadai tersebut tidak sepersetujuan pemilik barang maka gadai tersebut tidak sah.
    Demikian pendapat kami dan terimakasih.

  136. 136
    helveg Says:

    Yth Bapak Bambang

    langsung saja, kejadiannya terjadi pada 1999 pada waktu itu ibu saya berhutan pada sebuah koperasi dan mengalami kesulitan dlm melunasinya. Tanpa diketahui ibu saya, tetangga saja melunasi utang koperasi tersebut dan dibalik niat baiknya tersimpan niat buruknya untuk menguasai sebidang tanah kami. lewat beberapa hari ia dtng dan memyerahkan sebuah kwitansi jual beli tanah untuk ditanda tangani sebagai pengganti krn dia telah melunasi hutang ibu saya (dalam kwitansi tersebut nominalnya sesuai dgn utang ibu saya tetapi ukuran tahannya dia sendiri yang menentukan). karen kaget ibu saya jatuh pingsan tetapi ia tetap memaksa untuk menandatangani kwitansi tersebut, karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka tanpa membaca kwitansi tersebut kaka ke 2 saya lngsung menandatangani surat tersebut. tanah tersebut tidak memiliki sertifikat tetapi PBBnya masih atas nama ibu saya dan sekarang di atas tanah tersebut tetangga saya sudah membangun kos-kos.
    Pertanyaan saya:
    1. apakah kwitansi tersebut sah di mata hukum dan apa dasar hukumnya?
    2. apakah kami masih memiliki peluang untuk mendapatkan kembali tanah tersebut

    Terima kasih

  137. 137
    admin Says:

    Terimakasih Helveg.
    Pembayaran hutang ibu saudara oleh tetangga saudara adalah boleh boleh saja, dan sah sah saja. akan tetapi pembayaran hutang tersebut kalo untuk maksud mengambil hak tanah ibu saudara maka itu tidak sah kalau tanpa sepengetahuan atau se ijin ibu saudara lebih dulu.
    1. Kwitansi untuk jual beli tanah tidak sah, karena untuk melakukan jual beli hak atas tanah harus dilakukan oleh dan dihadapan pejabat yang berwenang atau PPAT.
    2. tanah tersebut masih sah milik ibu saudara, karena pembayaran hutang ibu saudara tidak membuat hak kepemilikan atas tanah ibu saudara hilang. Sekarang ibu saudara mempunyai hutang kepada tetangga saudara yg melunasi hutangtersebut. Sehinga kembalikan saja uang ke tetangga sauadar maka urusan telah selesai. Atau sekalian saja ibu saudara dan tetangga saudara melakukan jual beli atas tanah tersebut.
    Demikian pendapat singkat saya dan terimakasih.

  138. 138
    Eko Says:

    Selamat Sore, Pak Bambang

    Saya eko, saya mau bertanya sbb :
    1. Pak saat ini saya bingung, karena tanah waris ayah dimiliki oleh saudara ayah lain ibu, padahal sejarahnya tanah itu milik nenek saya dan bukan harta gono gini dengan kakek, namun suatu saat kakek saya menyerahkan tanah warisan dari nenek saya dimana pewarisnya ayah, dan minta disepekati berbentuk surat dan telah ditanda tangani oleh pewaris unutk diberikan semua ke saudara ayah lain ibu tersebut, dengan saksi ibu saya dan tetangga tanpa tanda tangan lurah atau camat. Apakah saya masih bisa kembalikan hak tanah waris tersebut kepada ayah saya, dikarenakan saat tanda tangan ayah saya terpaksa ( saat itu kakek sakit parah, sehingga ayah ikut saja tanda tangan ) namun ayah tidak mau balik nama hingga meninggalnya.

  139. 139
    Gunadi Says:

    Yth. Bapak bambang

    Pak bambang saya ada beberapa pertanyaan yang ingin saya tanyakan… Semoga masukan dari bapak dapat membantu saya.

    Dulu saya bekerja disebuah perusahaan yang berstatus penanaman modal asing sebagai direktur dimana pembagian sahamnya 95% asing dan 5%lokal… Dalam perkembangannya perusahaan itu tidak berjalan secara lancar karena tidak adanya keseriusan dari pihak pemegang saham… Sejak tahun 2010 ke dua pemilik saham meninggalkan indonesia dan sampai sekarang saya tidak bisa menghubungi mereka… Yang ingin saya tanyakan :
    - sebelum mereka meninggalkan indonesia kedua pihak pemegang saham ada menghibahkan satu unit apartemen kepada saya yang ditandatangani oleh kedua pemegang saham namun tanpa notaris… Apakah itu sah?
    - sekarang dikarenakan beban apartemen yang terlalu besar, saya ingin menjual apartemen tersebut kira2 apa yang harus saya lakukan?

    Sebagai catatan… Sertifikat apartemen atas nama perusahaan serta dokumen2 perusahaan semua ada di saya. Dahulu proses pembelian unit apartemen memang saya yang turun tangan baik pengurusan sertifikat dan ttd ajb.

    -pertanyaan lain apakah mungkin sebuah unit rumah yang berstatus HGB Diatas HPL bisa ditingkatkan ke SHM?

    Terima kasih untuk jawabannya.

  140. 140
    admin Says:

    Terimakasih bapak Gunadi.
    1. Hibah harus dilakukan di depan notaris karena ini menyangkut benda tetap yaitu apartemen. kalo tidak di depan notaris namanya pemberian. Jika pemberian itu sah akan tetapi karena berkait apartemen maka akan susah untuk membalik nama menjadi nama saudara.
    2. untuk menjualnya kalau bisa dihubungi pemegang saham yang di luar negeri maka akan lebih mudah misalnya hanya dengan membuat surat kuasa menjual atau persetujuan menjual dari pemegang saham tersebut.
    Akan tetapi dengan kondisi yang sepeti ini yaitu pemegang sahamnya hilang entah kemana dan tidak dapat dihubungi lagi maka saudara bisa melakukan pembubaran perusahaan dan meminta penetapan pengadilan untuk melaukan penjualan teradap apartemen tersebut.
    3. rumah diatas tanah HPL yang statusnya HGB diatas HPL tidak akan bisa dilakukan peningkatan hak menjadi Hak Milik, kecuali ada pelepasan hak dari pemegang HPL.
    Demikian pendapat hukum kami dan terimakasih.

  141. 141
    admin Says:

    Terimakasih Pak Eko.
    Begini pak, harta waris itu jelas pembagiannya menurut hukum. Jka anda beragama islam maka pembagiannya tunduk pada hukum islam dan jika beragama diluar islam maka tpembagian warisnya tunduk pada hukum perdata/BW.
    Pembagian waris harta dari kakek atau nenek saudara baik itu harta gono gini atau bukan maka harta waris dari si mati akan jatuh kepada si hidup yaitu ahli warisnya.
    Pembagian waris sesuai legitime porsi, atau sesuai dengan porsi masing-masing dan tunduk kepada hukum apa yang akan digunakan untuk pembagian.
    baik anak dari ibu pertama atau ibu lain maka tetap saja mendapatkan bagian warisan jika perkawinan mereka sah secara hukum.
    Demikian pendapat hukum saya karena pertannyaan saudara tidak detail maka saya berpendapat secara umum saja dan terimakasih.

  142. 142
    adhietz Says:

    Pak saya mau tanya? Saya terkena pasal 480 vonisnya kira2 brapa lama? Gini ceritanya saya beli hp bb batangan dr tmn si A sejuta seratus! Aq jual sejuta ktmn si B. Nah ci B ketangkep dan nunjuk saya! Sayapun ditangkep truz aq tunjukin org yg jualnya ke saya! Nah setelah di selidiki si A ternyata pelaku curas n ngmbil hp n mobil yg aq beli! Berapa vonis hukuman bagi saya? Kira2? Trus saya kebawa bawa gak sama mobilnya? Soalnya saya tidak tahu menahu tentang mobil! Makasih!

  143. 143
    admin Says:

    Terimakasih Adietz
    Kalao pasal 480 KUH Pidana mengatur bahwa perbuatan saudara masuk di dalam pasal tersebut : ps. 480 ayat 2 e : barang siapa yang mengambil keuntungandari hasil sesuatu barang yang diketahuinya atau yang patut harus disangkanya barang itu diperoleh karena kejahatan. Hukumanya selama lamanya empat tahun.

    Akan tetapi kalau menentukan hukuman saudara berapa lama yang berhak adalah hakim yang memutus perkara saudara setelah dilakukan pemerikaan persidangan nanti.
    Masalah mobil tentunya saudara tidak bisa dikenakan pasal tersebut dan tidak bisa disangkau pautkan karena mobil tidak saudara beli dan saudara tidak mengambil keuntungan dari mobil curas tersebut. Artinya ada kan tidak tau menahu tentang mobil itu ya tidak bisa dimintai pertanggungjawaban hukum.
    Namun demikian saudar jangan berkecil hati semuanya akan diproses sesuai hukum dan anda berhak melakukan pembelaan hukum.
    Demikian pendapat saya an terimakasih.

  144. 144
    anto Says:

    mohon pencerahannya,sy membeli rmh perumahan btn ,masalahnya pihak penjual cuma memiliki sertifikat dan kwitansi jual beli dengan pihak pertama [pihak kedua blm di balik nama krn tidak mempunyai biaya pd saat itu],sewaktu sy membeli rmh itu sy sempat diajak ke rmh pihak pertama ,berhubung sertifikat atas nama suami pihak pertama agak susah utk dihubungi krn yg bersangkutan bekerja di luar negri ,rmh tsb sudah sy tempatin selama 6 thn ,pertanyaan sy apakah sertifikat tsb bs saya balik nama krn utk saat ini memang sy lg membutuhkan biaya dan rencana nya rumah itu mau saya jual dan adakah cara lain melalui pengadilan atau apapun itu agar bisa terjadi proses balik nama kepemilikan rmh saya ?saat ini dokumen yg sy pegang adalah sertifikat rumah ,akte jaul beli antara depolover ke pihak pertama ,kwitansi jual beli antara pihak pertama ke pihak kedua ,terima kasih

  145. 145
    ALI Says:

    PAK saya mau tanya?Bapak ibu saya mau jual Tanah beserta bangunan tanpa persetujuan anak-anaknya itu bisa syah menurut hukum?hubungan saya dan orangtua saya kurang baik karena tidak setuju dengan pernikahan saya.

  146. 146
    admin Says:

    Terimakasih Pak Ali.
    Orang tua saudara menjual tanah dan bangunan rumah miliknya adalah SAH secara hukum meskipun tanpa persetujuan anak-anaknya. Jadi anak tidak dapat mengganggu gugat harta orang tuannya selama orang tuannya masih hidup semua. Jadi jual beli tersebut tidak memerlukan persetujuan dari anak-anaknya. karena anak anak tidak punya hak apapun terhadap harta orang tuannya.
    Anak anak dapat mempunyai hak atas harta orang tuanya jika orang tuannya sudah meninggal dunia, itu disebut harta waris.
    Demikian pak ali pendapat saya dan terimakasih.

  147. 147
    admin Says:

    Terimakasih pak anto.
    Saya kira pasti ada dokumen surat kuasa menjual dari pihak pertama tersebut pak> Jadi anda bisa lakukan jual beli atas tanah rumah tersebut berdasarkan surat kuasa menjual dari pihak pertama pak.
    Saya kira itu tidak ada kesulitan kalau memang benar anda sudah membayar lunas rumah tersebut. Ini kan hanya permasalahan administrasi aja yang belum terselesaikan. Untuk mempermudah proses balik nama sertipikat maka sebaiknya bapak meminta tolong kepada notaris PPAT setempat untuk pengurusan balik namanya.
    Demikian pak pendapat saya dan terimakasih.

  148. 148
    wahyu s. ismail Says:

    Selamat malam pak….
    saya punya permasalahan tentang hibah yang terjadi di dalam keluarga ayah kandung saya dimana pada saat orang tua ayah kandung saya masih hidup orang tua tidak pernah memberitahukan kalau tanah miliknya di hibahkan kepada anak kandung dari kakak kandung ayah saya dan hibah tersebut tidak pernah di beritahukan kepada ayah saya sebagai ahli waris dari tanah tersebut kemudian setelah orang tua ayah saya meninggal tiba-tiba pada saat mau pembagian harta waris tidak di berikan karena sudah ada hibah kepada anak kandung dari kakak laki-laki ayah saya…
    yang saya ingin tanyakan apakah hibah tersebut sah menurut hukum ???
    apakah tanpa di ketahui oleh ahli waris si pemberi hibah dapat memberikan hibah kepada orang lain ???
    apakah kasus ini dapat saya bawa ke depan sidang pengadilan perdata ???
    mohon di berikan solusinya pak !!! trimah kasih sebelumnya pak…saya menunggu jawaban secepatnya !!!

  149. 149
    admin Says:

    Terimakasih Pak Wahyu.
    Hibah yang dilakukan kakek saudara kepada salah satu anaknya maka hibah tersebut tidak sah secara hukum. Karena hibah jika menghalangi ahli waris yang lain untuk menerima hibah maka dapat dibatalkan melalui gugatan pembatalan di pengadilan negeri setempat. Akan tetapi jika hibah disetujui ahli warisyang lain maka sah secara hukum.
    Memberi hibah kepada anak sendiri saja tidak boleh apalagi hibah kepada orang lain malah tidak boleh secara hukum, artinya dapat dibatalkan hibah tersebut.
    Kasus bapa saudara dapat dibawa ke pengdilan untuk dilakukan pembatalan hibahnya/yang dibaalkan akta hiah yang dibuat notaris saat itu.
    Demikian saya kira pendapat saya dan terimakasih.

  150. 150
    daniel hadimarta Says:

    salam sejahtera Bpk.Bambang Sugeng,

    saya mau konsultasi masalah warisan,mohon pencerahannya.

    Dua bulan yang lalu bapak saya (Bpk.E)meninggal dunia, meninggalkan 2 anak kandung (saya (D) dan kakak perempuan (T)) anak dari pernikahan pertama (ibu saya sudah meninggal 30 th yg lalu dan kemudian bapak menikah lagi dg ibu M) dengan ibu M tidak punya anak tetapi memiliki 2 anak angkat ( Y & N).harta yang di tinggalkan Bapak yaitu sebidang rumah dari warisan orang tuanya, sebuah toko dan sebuah kendaraan. pertanyaan saya
    1. Apakah ibu M berhak atas rumah tsb ?apa dasarnya ?
    2. Bagaimana dg pembagian toko dan kendaraan ?
    3. seandainya bpk meninggalkan piutang, bagaimana pembagiannya ?
    4. Bagaimana dengan 2 anak angkat bapak ?apakah mereka juga dapat bagian ?
    terima kasih Pak Bambang atas pencerahannya

  151. 151
    dekky Says:

    assalamualikum

    saya mohon informasi dan penyelesaianya atas apa yang saya hadapi saat ini .

    saat ini kan akan ada pembagian warisan berupa rumah seluas 8x47m itu akan dibagi 6 orang saya disini berposisi sebagai wakil dari ayah saya yang telah almarhum .
    dan posisi rumah tersebut menghadap jalan besar
    dan disebelah rumah ada gang buntu berartikan kalau dibagi rumah kan posisirumah akan berubah menghadap gang sebelah rumah dan otomatis kan yang di depan akan menghadap jan raya dan yang diblakan

  152. 152
    dekky Says:

    assalamualikum

    saya mohon informasi dan penyelesaianya atas apa yang saya hadapi saat ini .

    saat ini kan akan ada pembagian warisan berupa rumah seluas 8x47m itu akan dibagi 6 orang saya disini berposisi sebagai wakil dari ayah saya yang telah almarhum .
    dan posisi rumah tersebut menghadap jalan besar
    dan disebelah rumah ada gang buntu berartikan kalau dibagi rumah kan posisirumah akan berubah menghadap gang sebelah rumah dan otomatis kan yang di depan akan menghadap jan raya dan yang diblakang akan terpojok di gang kecil la itulah menjadi permasalahn saya mohon penjelasanya atas pertanyaan saya ini .
    1. bagaimana prosedur pembagianya….
    2. apa kah pembagian blakang dan depan ukuran sama karna laki2 semua ….
    saya tunggu jawabany terimah kasih

  153. 153
    admin Says:

    Waalaikum salam wr wb pak dekky.
    Terimakasih, kalo pembagian tanah harta waris bisa dilakukan dengan memecah tanah membagi jumlah ahli waris, akan tetapi dengan kondisi yang demikian maka menurut saya jika dibagi secara natura dipecah sushah lebih baik d8lakukan penjualan dan uangnya dibawagi dengan ahli waris. Hal ini karena untuk menghindari iri yang dapat depan danyang dapat belakang.
    tapi kalo memang ahli waris setuju yang depan karena tpinggir jalan raya lebih kecil luasannya daripada belakang yang tidak menghadap jalan raya , boleh saja. silahkan dimusyawarahkan dengan pihak@ ahli waris.
    secara hukum tidak mengatur hal itu, yang diatur hukum adlah bagian berapakah tiap-tiap ahli waris.
    saya kirademikian Pak dan terimakasih, wasaalamualaikum wr wb

  154. 154
    Agustin Says:

    Saya menghadapi persoalan sangat pelik saat ini. Saat saya gadis, Orang tua saya mewariskan rumah pada saya. setelah menikah saya merenovasi rumah dengan seluruh gaji saya, sedangkan kebutuhan sehari-hari saya di tanggung suami. Selain itu suami juga membayarkan kredit KPR ibunya (mertua saya) di bank setiap bulan. kini saatnya kami kredit kpr rumah kedua untuk investasi. Dengan cara mengambil kredit multiguna dengan jaminan rumah saya pertama (atas nama saat gadis). Suami menginginkan rumah kedua atas nama bersama tapi saya khawatir apabila terjadi perceraian, saya masih ada hutang multiguna atas rumah pertama. hingga saat ini kamipun belum punya anak, sehingga rumah tangga kami masih sgt rentan perpisahan. Apalagi terlihat tanda-tanda kalau saya yang membayar cicilan rumah kedua karena suami membayarkan cicilan kpr rumah ibunya. atas nama siapakah yang terbaik untuk sertifikat rumah kedua kami???

  155. 155
    admin Says:

    terimakasih pak daniel.
    1. m tetap memiliki hak atas harta waris bapak saudara jikalau m dinikah secara resmi/artinya ada surat nikahnya.
    2. toko dan kendaraan tetap harus dibagi kepada m juga sebagai ahli waris dari bapak saudara.
    3. jika meninggalkan hutang maka istri harus bertangung jawab untuk membayarnya jika suami istri tidak ada perjanjian pisah hartanya.
    4. anak angkat tidak mendapat bagian waris karena anak dari suami lain, akan tetapi jika pengangkatan anaknya ada adopsinya ada maka tetap mendapat hak waris.
    demikian pendapat saya pak terimakasih.

  156. 156
    admin Says:

    Terimakasih bu agustin.
    Begini bu, karena anda menikah dengan bercampur harta maka untuk pembelian rumah kedua tersebut pakai nama siapapun ibu atau suaminya jka nantinya bercerai tetap akan dibagi dua, karena sebagai harta gono gini.
    Nama rumah tersebut bebas pakai nama siapapun, karena akan menjadi hartabersama. jika berceraipun maka harus dibagi dua juaga sama rata.
    kalo memang ada indikasi akan bercerai maka kenapa membeli rumah untuk investasi, lebih baik investasi yang lain saja jika pada akhirnya ada tujuan untuk bercerai.
    saya kira demikian bu terimakasih.

  157. 157
    antorafi Says:

    ass,
    saya mau tanya mas, saya pingin membeli tanah dari si b tetapi ternyata si b membeli tanah dari si a tetapi tanpa ada akta jual beli, hanya kuitansi, sedangkan keberadaan si a sekarang sudah tidak diketahui entah dimana..
    saya mohon petunjuknya, karena tanah tersebut letaknya saya sangat suka sebab dekat dengan lokasi kerja saya

  158. 158
    Bapak Agus Says:

    Assalamualaikum

    Mohon dengan sangat solusi dari permassalahan yg saya hadapi.
    Begini Pak, beberapa tahun yang lalu (kurang lebih 2,5 thn) seorang saudara meminjan BPKB mobil saya untuk modal tambahan bengkel mobil dan jual-beli mobil. Awalnya saya menolak, tapi karena saya didesak, maka saya berikan BPKB tsb dengan janji bahwa tidak akan membuat masalah bagi saya.Dia juga bilang klo mo memberikan bagi hasil kepada saya.
    Entah bagaimana caranya dia bisa mendapatkan pinjaman dari bank, padahal saya tidak pernah memberikan jaminan pinjaman.Perlu diketahui bahwa mobil tsb saya beli dari saudara di luar kota dan belum saya atas namakan diri saya.Sekitar 1 bulan yg lalu saya mencoba menelusuri di bank mana surat mbl saya tsb digadaikan dan brp jumlah uang yg dikucurkan. Selama ini saudara sy tsb tdk pernah jujur kepada saya dan tidak memberikan hasil apapun juga. Ternyata dia banyak terbelit hutang.
    Ironisnya info dari bank, pokok pinjaman msh utuh sama sekali belum pernah diangsur dan malahan nunggak bunga selama 5 bln. Parahnya, akad kredit sudah jatuh tempo sekitar 3 bulan yg lalu.Kini justru pihak bank yg menagih ke saya selaku pemilik mbl dan mengancam akan menarik mobil saya tersebut.

    Pertanyaan saya adalah:
    1. Apakah secara hukum tindakan bank terhadap diri
    saya tersebut sah dan bisa dibenarkan?
    2. Apakah saya bisa menuntut pembatalan utang-
    piutang dan mendapatkan kembali BPKB yg menjadi
    hak saya?
    3. Langkah hukum apa saja yg bisa saya lakukan agar
    surat BPKB tersebut bisa kembali kepada saya dan
    mobil tetap aman di tangan saya?

    Demikian permasalahan yg sungguh membuat berat dan kacau pikiran saya.Mohon sangat bantuannya’ Atas kebaikannya, saya ucapkan terima kasih.
    Wassalamualikum.

  159. 159
    admin Says:

    waalaikum sallam wr wb
    Begini bapak agus.
    Tindakan bank tidak dibenarkan secara hukum. Karena bank telah meminjamkan uang kepada debitur dengan jaminan mobil milik saudara dan tanpa persetuuan saudara. Kurang hati hatian bank memberikan pinjaman uang tidak dilindungi oleh hukum. karena setiap hutang yang dijamin dengan benda bergerak(mobil) harus dilihat fisik mobilnya dan siapa pemiliknya lalu dibuat akta fiducia, jika tidak ada akta fiducianya maka itupun tidak sah juga. singkat kata peminjaman uang di bank oleh saudara anda tanpa persetujuan anda maka pinjam meminjam itu batal demi hukum.
    Masalah anda akan melakukan upaya hukum pembatalan hutang piutang boleh dan bisa saja, itu ranah keperdataan, silahkan saja.
    Langkah hukumnya anda bisa laporkan poisi saudara anda yang telah meminjamkan bpkb sebagai jaminan hutang tanpa perstujuan saudara. kedua anda bisa juga menurut ide saudara tadi bahwa lakukan pembatalan hutang piutang saudara anda dengan bank.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  160. 160
    admin Says:

    Waalaikum salam wr wb
    pendapat saya itu sangat beresiko, karena pembelian tanah harus ada surat tanda bukti haknya. bagaimana si b membeli tanah dari si a kok tidak ada suratnya satu lembar pun, maka hal itu secara hukum belum ada peralihan hak nya jual beli. sekarang kalau saudara mau membeli tanah dari orang yang tidak jelas saran saya jangan dilakukan. kecuali saudara bisa menemukan si a dan saudara bisa langsung membeli dari si a walalupun uang saudara serahkan kepada si b karena si b pernah membeli dari si a.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  161. 161
    LIMA Says:

    Mohon penjelasan pensertifikatan tanah dg program prona,apa yang dimaksud ini program sertifikat gratis atau memang ada subsidi dari pemerintah, tapi nyatanya kami di desa ditarik dana antara Rp 500 ribu s/d Rp 700 ribu rupiah setiap KK. kami di beri kwitansi tanpa setempel dan yang menarik dana tsb adalah modin…….bagaimana sikap kami sebaiknya terima kasih

  162. 162
    admin Says:

    terimakasih.
    Prona artinya program nasional pensertipikatan masal. Hal ini bertujuan salah satunya sebagai tertib administrasi pertanahan. masalah penarikan dana itu saya tidak mengerti apa tujuannya sehingga saya tidak bisa berkomentar. Coba anda tanyakan saja untuk apa ditarik biaya. atau Yang pasti anda bisa tanyakan ke Badan Pertanahan nasional. Karena Prona itu kegiatan dari pemerintah dan kebijakan pemerintah.
    saya kira demikian pak dan terimakasih.

  163. 163
    yoke Says:

    Mohon informasinya mas,
    Saya membeli tanah petok D dari A, melalui Lurah ,mendapat surat petok d dan sporadik , setelah saya ajukan ke notaris untuk AJB ternyata A ditinggal istrinya pak, dan kata A dulunya beli tanah tanpa sepengetahuan istrinya pak , jadinya pihak notaris tdk mau buatkan AJB,karena tdk ada istri A , lalu bagaimana pak solusinya, apa bisa jika tanah tersebut saya alihkan ke ibu mertua saya , AJB nama ibu mertua saya,lalu akan saya tingkatkan menjadi SHM nama ibu mertua saya, juga saya mau tanya pak, jika tanah petok d tersebut tdk ditingkatkan selama lebih dari 20 tahun ,tanpa ada gugatan pihak luar ,apakah ngurusnya semakin mudah pak terima kasih

  164. 164
    arne Says:

    Mohon Bantuannya,

    Pertamanya Ibu Saya berniat melakukan sebesar 70juta dengan si A dengan jaminan sertifikat rumah kami, si A berinisiatif melakukan peminjaman di Bank dengan angsuran 2th, karena dirasa berat dan pernah ditipu melalui bank maka ibu saya membatalkannya.

    Namun karena alasan kredibilitas si A di mata bosnya si B, maka si A merayu ibu saya untuk melakukan peminjaman dengan cara lain, akhirnya ibu saya setuju dengan cara Mengadakan Perikatan Jual-Beli sertifikat (fiktif) untuk peminjaman di Notaris dengan nilai 300juta dan yang sudah dibayarkan sebesar 200juta, ibu saya juga merasa aman sebab si A mengatakan bahwa sertifikat tidak akan kemana-mana dari notaris.

    Masalah muncul ketika si A diam-diam bersama orang bank memfoto rumah kami tanpa sepengetahuan ibu saya, si A beralasan itu untuk formalitas karena kemarin mereka sudah mengadakan perjanjian dengan bank, untuk menjaga nama si B didepan bank, maka mereka berniat memfoto dan membatalkannya setelah nilainya keluar dari bank.

    yang saya ingin tanyakan kepada bapak/ibu
    1. apakah sertifikat benar-benar aman di notaris?
    2. bisakah si A dan B melakukan penipuan dengan modus peminjaman di bank dengan jaminan PJB tersebut?
    3. kalau memang benar bisa terjadi penipuan, bagaimana cara kami menanggulanginya?

    demikian masalah ibu saya, saya mohon bantuannya dengan sangat kepada bapak/ibu.

    terimakasih

  165. 165
    mely Says:

    pak mau tanya…
    nenek saya mendapat hibah tanah dari saudaranya. dan sekarang ayah saya yang menempati tanah trsbt. yang menjadi masalah adalah sekarang tanah trsbt digugat oleh anak dari pemberi hibah. padahal sejak dulu tdk ada permasalahan sedikitpun yg terjadi. hanya kaena ada pihak yg ketiga yg memprovokasi maka terjadilah permasalahan atas hak milik tanah trsbt. dan sekarang sudah masuk ke dalam pengadilan. memang tanah hibah trsbt dihibahkan hanya secara lisan, walau menurut agama dibolehkan tapi menurut kuhperdta mungkin sgt lemah. tapi ayah saya punya bukti yg kuat atas tanah hibah trsbt. ada saksi dan banyak yg mengetahui tentang pemberian tanah trsbt. dan juga ayah saya yg membayar pajak sejak tanah trsbt di hibahkan.dan juga anak pemberi hibah secara langsung pernah mengatakan bahwa tanah yg kami tempati memang benar sudah menjadi pemberian dari almrhm kedua orang tua mereka. tapi sekarang mereka beralasan klw tanah trsbt digugat krn mereka tdk diberi tahu dan tdk tahu tentang tanah hibah trsb.
    yg ingin sy tanyaakan.
    1. apakah secara dlm persidangan nnti ayah sya mngkin akn memenangkan kasus ini? mengingat banyak bukti yg benar adanya.
    2. dalam hal ini berarti pihak penggugat ingin melakukan pembatalan atas hibah, apa yg seharusnya ayah sya lakukan selain bukti yg bisa memperkuat hak atas tanah yg sudah dihibahkan.
    3. kalaupun ayah sya kalah apakah boleh melakukan banding?

  166. 166
    Bu Wiwin Says:

    Pagi pak,
    Saya mau tanya apakah saya bisa membeli tanah /gang buntu di depan rumah saya? Rumah saya terletak di pojok sebuah gang yang di depannya ada gang buntu yang bisa dimanfaatkan untuk parkir kendaraan. Masalahnya banyak tetangga sebelah rumah yang ikut memanfaatkan tempat tersebut karena dianggap jalan. Entah meletakkan benda-benda atau parkir sembarangan dan hal ini sangat mengganggu kami. Kalau bisa bagaimana caranya kami membeli tanah tersebut sehingga bisa kami manfaatkan dengan legal. Mohon informasinya, terima kasih

  167. 167
    muchammad Says:

    saya dua bersaudara keturunan arab
    masalah saya :
    1. bagai mana mengurus akte waris dari bph , pls berapa biaya ?
    2. sebagian besar peninggalan berupa beberapa rumah yng dulunya sewa tapi mulai 1986 mereka tidak satupun membayar sewa ,rumah 2 tsb terbagi 2 SHM total 1600 m sisa yang ada induk maksud saya :
    a) bagaimana cara esekusi Pengadilan ?
    b) berapa biaya total plus pengacara ?
    mohon info

  168. 168
    nofi Says:

    assalamualaikum..
    siang bapak.. saya ingin menanyakan soal jual beli tanah… beberapa hari yg lalu suami saya di minta membeli tanah saudara sepupunya seharga Rp.12 juta,tetapi sertifikat tanah tersebut jadi satu dengan rumah yang ada di sebelah tanah tersebut dan sertifikat ternyata dijaminkan ke bank, karena meraa kasihan soalnya sepupunya lagi butuh uang maka suami saya membayar separo Rp.6 juta dengan di kasih kuitansi bermaterei saja, saya kawatir setau saya tanah yg dijaminkan di bank sudah barang tentu nantinya menjadi obyek sitaan, bagaimana nantinya hukumnya ya pak jika sewaktu2 benar terjadi sitaan sementara uang suami saya sudah asa di sepupunya, mohon informasinya pak, sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

  169. 169
    parlin Says:

    saya memiliki peninggalan warisan orang tua yang berasal dari kakek berupa sebidang tanah. tapi saya hanya memiliki salinan surat dari kelurahan yang menyatakan tanah tersebut adalah milik ayah saya. bagaimana agar saya dapat mengurus sertifikat tanah tersebut. saya hanya memiliki kartu keluarga terakhir bersama dengan ayah dan istri kedua. saya memiliki akte lahir tetapi saya tidak memiliki surat nikah antara ayah saya dengan ibu kandung ayah karena ibu kandung telah meninggal ketika saya berusia 4 tahun dan kemungkinan sudah dimusnahkan oleh istri kedua ayah saya. terima kasih

  170. 170
    admin Says:

    Terimakasih Yoke.
    Untuk jual beli tanah dengan surat apapun misal kasus saudara tanah surat petok D dari Si A maka perlu kita liat dulu apakah A waktu membeli tanah dulu sudah menikah apa belum. JIka sudah menikah maka harta bersama dan jual beli tanahnya harus dengan istrinya. Sekarang solusinya kalo memang Si A tidak tau kemana rimbanya istrinya maka jelas tidak bisa dilakukan jual beli. Kalo Si A memang ditinggal istrinya dan tidak mungkin kembali maka bisa Si A melakukan pengumuman pemanggilan istrinya dengan maksud dan tujuan. setelah waktu tertentu Si A memang dinyatakan sebagai orang hilang maka Si A bisa meminta penetapan pengadilan untuk melakukan penjualan tanahnya. saya kira itu yang bisa dilaukan untuk peralihan hak ajbnya.
    Dialihkan ke siapapun tentu bisa tanah tersebut baik ke ibu anda ke paman ke siapapun tetapi masalahnya sekarangpemilik tanah Si A tidak berhak melakukan penjualan karena tanpa istrinya. olehnya selesaikan dulu permasalahan dengan istrinya salah satunya seperti cara tersebut diatas.
    Pengurusan pensertipikatan Hak Milik semuanya mudah asal syarat yuridis dan administratif terpenuhi maka Badan Pertanahan Nasinal akan memberikan hak itu.
    Saya kira demikian pendapat saya dan terimakasih.

  171. 171
    admin Says:

    Terimakasih Arne.
    Kalao ada perikatan jual beli maka hal itu berarti perjanjian. Ibu saudara mengikatkan jual beli kepada A terhadap tanah miliknya. Ikatan jual beli itu jika isinya lunas dan dibuatlah juga oleh ibu saudara surat kuasa menjual atau menjaminkan maka tentunya apa yang dilakukan A adalah sesuai hukum. dan akibatnya sertipikat anda belum tentu aman. karna jika ada surat kuasa jual atau menjaminkan berarti A kan bisa menjual dan atau mejaminkan.
    Kalau menurut anda ada dugaan penipuan hal itu mungkin saja. Dengan dugaan saudara pinkam uang di bank jaminannya tetap sertipikat ibu sadara, dengan alat yaitu surat kuasa menjaminkan.
    Ibu saudara bisa melaporkan ke polisi jika menempuh jalur Pidana.
    Jika ibu saudara menempuh jalur perdata maka bisa dilakukan gugatan pembatalan perjanjian kredit A dengan Bank dengan menggunakan jaminan sertipikat ibu saudara.
    Demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat.

  172. 172
    admin Says:

    Teriakasih Mely.
    Sebelumnya mohon maaf saya analisa ini mungkin tidak menyenangkan saudara tapi ini menurut hukum.
    Hibah hukumnya adalah jika pemberi hibah memberikan hibah (tanah) kepada orang lain dan menghalang-halangi ahli waris menerima hibah maka akan dapat dibatalkan. Itu secara hukum. Misalnya begini. Hibah tersebut memang benar adanya ketika pemberi hibah hidup akan tetapi pemberian hibah itu harus sepersetujuan ahli waris si pemberi hibah. Kalo saja tanahnya cuman ! lalu oleh orang tuanya dohobahkan ke orang lain maka terhalanglah si anak untuk menerima harta waeris ayah ibunya. hal itu dapat dibatalkan menurut hukum.
    Saya tidak dapat mendahului putusan hakim tetapi analisa saya ayah saudar akan kalah. Karena hibahnya lisan tanpa ada akta otentiknya. karena ini ranah perdata maka bukti surat menjadi hal yang utama dan penting.
    pembayaran pajak bukan berarti membuktikan bapak anda sebagai penerima hibah karena pajak atas tanah boleh dibayar oleh siapapun meskipun bukan pemilik tanah.
    Betul. penggugat akan membatalkan hibah lisan bapaknya kepada bapak saudara. Kalo memang sudah masuk ranah pengadilan maka ayah saudara melakukan saja proses peradilannya dengan mengikuti hukum acara perdata di pengadilan dan membuktikan bahwa bapak saudara menerima hibah lisan sah. meskipun itu berat diterima secara hukum.
    Jika ayah anda kalah tentu saja boleh melakukan banding.

  173. 173
    admin Says:

    Terimakasih Ibu Wiwin.
    Begini ibu, gang buntu tersebut milik siapa. jika milik pengembang perumahan maka anda bisa membelinya dari pengembang perumahan, dan masuk luasnya di dalam sertipikat tanah milik ibu. Jika gang buntu tersebut memang sejak dulu ada dan peruntukannya memang jalan maka tidak bisa dimiliki karena menjadi sarana umum.
    Kalo gang buntu itu milim pemerintah kota misalnya maka anda bisa jga meminta pelepasan tanah dari pemerintah kota untuk mejadi milik saudara dengan memberikan uang penggantian yangditentukan pemerintah kota. (ini agak sulit karena melepas aset pemerintah kota tidak mudah).
    Prinsipnya : ibu harus mencari siapa pemiliknya gang buntu tersebut dan ibu bisa beli tanahh gang buntu tersebut kepada pemiliknya.
    Demikian pendapat saya ibu.

  174. 174
    admin Says:

    Terimakasih Muchammad.
    Kalo mengurus akta surat keterangan waris bisa dilakukan di Notaris untuk membuatnya.
    Kalo tanah dan rumah ditempati orang maka jika itu menjadi hak dari ahli waris/saudara maka tentunya saudara bisa meminta gugatan pengosongan melalui pengadilan terhadap si orang yang menempati tersebut setelah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap anda bisa ajukan eksekusi pengosongannya.
    atau saudara bisa menentukan harga sewa atas rumah dimaksud kepada orang yang menempati itu jika anda mau mensewakannya jika tidak mau bayar sewa anda juga bisa melaukan gugatan atas pembayaran sewa kepada orang yang menempati tersebut.
    Biaya sudah ditentukan resmi oleh pengadilan untuk mengajukan gugatan dan eksekusi pengosongan.
    Biaya pengacara tidak bisa saya sampaikan disini.

  175. 175
    admin Says:

    Terimakasih Nofi.
    Waalaikum sallam wr wb.
    begini Ibu , karena tanah tersebut dijaminkan di bank maka tentunya tidak bisa dilakukan jual beli karena dalam pemilik tanah perikatan dengan bank.
    Uang 6 juta yang diserahkan suami ibu itu kepada saudaranya disebut sebagai hutang saja dan bukan sebagai jual beli. karena jual beli atanah harus dengan akta otentik di dibuat PPAT.
    mungkin solusinya begini biar tuntas permasalahannya :
    Tebus saja hutang di bank saudara suaminya.
    sertipikatnya kan sudah diroya dan keluar kalau hutang dilunasi, selanjutnya lakukan pemecahan sertipikat tersebut menjadi dua bagian degan ketentuan ukuran yang dijual dan yang ditempati.
    selanjutnya lakukan jual beli setelah terbitnya sertipikat pecahan tersebut.
    Catatan : jual beli bisa ibu lakukan setelah sertipikat keluar dari bank dan diroya, walaupun belum dilakukan pemecahan. terserah cara mana yang ibu mau. jika saudara suami ibu bisa dipercaya maka jual beli dilakukan setelah sertipikat dipecah dua. dan jika mengawatirkan maka bisa dilaukan jual beli ke suami ibu atau ibu baru dipecah menjadi dua dan menjadi dua nama masing masing yaitu saudra suami ibu dan suami ibu/ibu.
    demikian solusi terbaik ibu dan semoga bermanfaat.

  176. 176
    admin Says:

    Terimakasih Pak Parlin.
    Surat tanh bukan keterangan dari kelurahan saja. hal itu tidak cukup kuat baak. mestinya di kelurahan ada daftar riwayat tanah dan ada petok D nya atau apalah yang membuktikan bahwa tanah itu memang milik kakek.
    Caranya untuk memperoleh tanah tersebut jika memang tanah tersebut menjadi hak bapak adalah :
    minta keterangan waris dulu bahwa saudara alaha sebagai salah satu ahli waris atau sebagai ahli waris yang yang. bisa dibuat di kecamatan atau di notaris.
    selanjutnya lakukan penelusuran asal usul tanah harta waris tersebut di buku tanah desa. maka akan terdapat bukti surat yang menunjukkan tanah yang dimaksud suratnya apa, milik siapa, letak batasnya. hal ini berhubungan dengan surat keterangan waris tadi dan selanjutnya setelah itu anda bisa melakukan proses perolehan tanah tersebut akibat waris dengan cara permohonan sertipikat ke BPN dengan disertai syarat yang ditentukan BPN. termasuk surat keterngan waris, surat tanah dan pengantar dari desa dan kecamatan.
    Saya kira demikian yang saya ketahui dan selebihnya anda bisa minta petunjuk ke desa dan kecamatan setempat untuk proses selanjutya. semoga bermanfaat.

  177. 177
    vertika Says:

    pagi pak saya mau menanyakan hal sbb:
    saudara saya meminjam nama suami saya untuk mengambil kredit mobil selama 3 thn, pada awalnya pembayaran lancar tetapi pada bulan ke-10 saudara saya tidak bisa membayar. Karena yang dikejar adalah suami saya, maka kami beserta saudara bersepakat menjelaskan masalah pada lembaga leasing tersebut, suami saya sebenarnya ingin tanda tangan surat penyerahan mobil saja biar masalah tidak berlarut-larut, tetapi ternyata pihak leasing memberi kelonggaran waktu sesuai permintaan saudara saya selama 2 bln untuk melunasi tagihan yang tertunggak. Tak disangka saudara saya malah lari tanpa jejak membawa mobil tersebut. Yang mau saya tanyakan bagaimana solusinya dan apakah suami saya juga terkena dampaknya, sejauh mana?tolong pak bantuannya sya sedang pusing ini :( maksud hati menolong saudara gak taunya malah ditusuk dari belakang. trims pak, saya tunggu jawabannya

  178. 178
    Nesya Susanto Says:

    Ass wr.wb, Bp Sugeng yg saya hormati mohon bantuannya untuk permasalahan kami sbb. Ayah dan ibu kami telah wafat. Kami 5 bersaudara dimana anak no 1 jg telah wafat. Saat ini anak2 dr kakak tersebut menempati rumah atas nama alm ibu, alm kakak, dan kami ber 4. Saat ini kami ingin menjual rumah tersebut untuk mengurus sertifikat rumah waris yg lain namun mereka mempersulit krn mereka ingin memiliki rmh tsb. Apakah ada jalan bagi kami untuk menjual rmh tsb dan harta waris yg lain tanpa hrs melibatkan mereka karena mereka mengancam tdk akan memberikan persetujuan apapun untuk menjual waris kalau rmh tsb tdk diberikan ke mereka. Mohon petunjuk bapak. Terima kasih.

  179. 179
    redy Says:

    bapak saya mau tny knp hanya bank-bank pemerintah yang boleh memiliki sertifikat hak milik, sedangkan BUMN lain tidak boleh ataupun pihak swasta?terima kasih

  180. 180
    kiki Says:

    asslam wr wb

    pak mau tanya, dasar hukum BPN memperbolehkan peralihan tanah dengan hibah lisan

  181. 181
    kiki Says:

    asslm wr wb
    pak mau tanya. dasar hukum BPN memperbolehkan adanya hibah tanah untuk proses seertifikat tanah

  182. 182
    kiki Says:

    secara Lisan

  183. 183
    kiki Says:

    Secara Hibah tanah Lisan

  184. 184
    Adi Says:

    Pak Bambang yang terhormat,

    Saya mohon bantuan dan solusi untuk masalah yang telah terjadi.

    Saya sudah bercerai dengan istri saya tahun kemarin 2010 dan tidak ada perjanjian pisah harta sebelumnya. Dari hasil pernikahan ini, saya telah membeli sebuah rumah bersama mantan istri saya dengan status KPR selama 5 tahun.

    (KPR dan Rumah tersebut atas nama saya sendiri)

    Untuk saat ini proses KPR sudah berjalan 2 tahun dan masih sisa 3 tahun lagi pelunasan. Saya ingin agar rumah itu bisa terjual dan sudah melakukan musyawarah kepada mantan istri untuk dijual bersama

    dan hasil yang didapat dibagi 2. Hal ini dikarenakan surat cerai yang sudah dikeluarkan oleh pengadilan tidak bisa digunakan untuk menjual rumah karena hanya perihal status cerai saja dan tidak menyangkut harta gono – gini.

    Akan tetapi mantan istri saya menolak untuk tanda tangan rumah tersebut dan tidak ada penyelesaian secara kekeluargaan.

    yang ingin saya tanyakan:

    1. jika saya menggugat perihal gono – gini di pengadilan, bagaimana pembagian yang adil karena status rumah tersebut masih KPR (cicilan bank) dan siapa yang menentukan pembagian tersebut?

    Info : Dari sidang perceraian saya, mantan istri sudah sejak semula menuntut pembagian harta rumah, biaya hidup, dll, dan semua ditolak oleh pengadilan.

    2. Apakah tidak ada cara lain selain gugatan pengadilan apabila mantan istri menolak untuk sama-sama menjual rumah tersebut secara musyawarah? (karena pertimbangan waktu dan biaya yang cukup lama di pengadilan)

    3. Seandainya rumah itu tidak bisa terjual, apakah mantan istri masih memiliki hak untuk tinggal di rumah tersebut meskipun sudah diputus cerai oleh pengadilan karena rumah tersebut masih belum ditempati?

    Terima kasih sebelumnya
    Adi

  185. 185
    Natalia Says:

    Saya mohon bantuan dan solusinya.
    Keluarga kami mempunyai 1 kavling tanah dimana ada bangunan rumah dan 3 bangunan tempat usaha. Tanah sebelah kami di beli oleh pengusaha yang igin membangun SPBU di lahan tersebut. Orang tersebut masih memerlukan 12meter tanah kami. Karena tidak cukup lahan, pengusaha tersebut memberikan beberapa tawaran diantaranya menukarkan tanah kami dengan tanah miliknya (masih satu jalan tetapi lebih jauh) dan mereka bilang sertifikat tanah tersebut ada kemudian menyisakan 6m untuk bangunan rumah. Dia kembali menawarkan uang tunai Rp 100.000.000. sebelumnya kami sudah berkali-kali menolak tawaran tersebut, tetapi orang tersebut terus mendatangi rumah kami untuk merundingkan mengenai tanah kami. pada suatu hari, ibu saya mencoba mengadakan negosiasi dengan pihak mereka. ibu saya bilang setuju asal membayar uang cash Rp 200.000.000. selang beberapa hari kemudian orang tersebut kembali mengunjungi kami, pada saat membahas tanah itu, ibu saya ingin melihat sertifikat tanah yang ingin mereka tukarkan dengan tanah kami (12m), namun daripihak mereka mengatakan bahwa sertikatnya hilang dan lagi diurus. Ibu saya langsung membatalkan penukaran tanah kami. Namun, juru bicara dari pihak mereka, mengatakan ingin menuntut kami atas pembatalan tersebut. Yang menjadi permasalah di sini adalah
    1. Apakah mereka punya kuasa hukum untuk menuntut kami?
    2. atas dasar apa mereka dapat menuntut kami, karena diantara pihak kami dan mereka tidak ada melakukan perjanjian tertulis (sah diatas materai) lagipula pada saat ibu saya bernegosiasi dengan pihak mereka mengenai uang cash Rp 200.000.000, mereka juga belum langsung setuju/sepakat?
    3. Bagaimana cara keluarga kami menangani masalah ini apabila dari pihak mereka benar-benar menuntut kami?

  186. 186
    admin Says:

    Terimakasih Natalia.
    saya langsung jawab pertannyaan saudara :
    1. Bisa dan boleh saja mereka menuhtut ibu saudara akan tetapi belum tentu menang dalam berperkara karena menuntut hak seseorang harus ada dasar hukumnya. Kalo saya lihat kasus yg saudara ceritakan maka sebenarnya belum ada perbuatan hukum yang sebenanya hanya proses negoisasi dan kesepakatan yang belum tertuangkan menjadi kenyataan. karena kesepekatan tersebut batal oleh sebab satu pihak merasa tidak terpenuhi haknya dalam hal ini ibu saudara yang membatalkannya transaksi karena tidak ada sertipikat mereka. Hal itu wajar dan tidak berakibat hukum itu pendapat analisa saya.
    2. Betl makanya sepetryi saya bilang di nomor 1 diatas belum ada perbuatan hukum konkrit sehingga tidak adapat dikategirikan melaan hukum. demikian itu.
    3. Ya dihadapi saja perbuatan hukum apa yang akan mereka laukan dan kalo memang tidak dapat membuktikan tuntutannya sauadar dan keuarga bisa melakukan tuntutan balik secara hukum.

    Saya kira demikian pendapat dan analisa hukum saya dan semoga bermanfaat terimakasih.

  187. 187
    admin Says:

    Terimakasih pak Adi.
    1. Saudara bisa melakukan gugatan gono gini di pengadilan dan yang berhak menentukan pembagiannya adalah hakim yang memutus perkara gono gini tersebut. Pembagian yang adail adalah sama rata 50 % masing masing.
    Ya karena gugatan cerai tidak dapat digabung dengan gugatan harta gono gini makanya ditolak hakim .
    2. Tidak ada pak selain negoisasi maka bisa dilakukan dengan gugatan pengadilan. kalo pakai cara lain saya kuatir malah mengalami kesulitan juga diakhirnya.
    3. Masih pak. isri masih berhak menempati karena dia punya bagian atas rmah tersebut karena juga menjadi bagian harta gono gini.
    Demikian pak analisa singkat saya dan semoga bermanfaat. terimakasih.

  188. 188
    admin Says:

    Terimakasih KIKI.

    Dasar hukumnya harusnya hibah tanah melalui akta otentik yaitu akta pejabat pembuat akta tanah. kalo secara lisan maka hibahnya tidak sah. yang saya tahu bahwa bpn akan menolak hibah secara lisan.
    demikian semoga bermanfaat. terimakasih.

  189. 189
    admin Says:

    Terimakasih Redy.
    Pihak swasta memang tidak boleh memiliki hak milik yang boleh Hak Guna Bangunan. Hal itu diatur di dalam UU No 5 Tahun 1960 tentang Undang Undang Ppkpk Agraria dan Peraturan Pelaksananya 24 Tahun 1997 tentang pendaftaran tanah.
    Itu ketentuan Undang Undang. sehingga pemerintah yang menentukannya. Anda bisa baca undang undang tersebut.
    Demikian dan semoga bermanfaat. terimakasih.

  190. 190
    admin Says:

    Terimakasih Nesya Susanto.
    Walaikum salam wr wb.
    Begini caranya 4 saudara yang akan menjual melakukan guigatan untuk menjual bagian atas harta waris dari ahli waris melalui pengadilan. Jadi yang tidak mau menjual dibiarkan saja harta miliknya dan yang 4 menjual melalui surat penetapan atau gugatan ke pengadilan setempat. Contoh nya : tanah 500 meter dan yang dijual 400 meter saja yang 100 meter untuk bagian ahli waris yang tidak bersedia menjual. demikian saya kira gambaran singkatnya semoga bermanfaat. Terimakasih.

  191. 191
    admin Says:

    Terimakasih Vertika.
    Betul ibu yang bertanggung jawab adalah siapa yang melakukan perbuatan hukum membuat perjanjian sewa beli atau leasing tersebut. Solusinya maka laporkan saja ke polisi bahwa saudara anda yang membawa lari mobil tersebut adalah mencuri barang leasing milik saudara. karena yang tercantum dalam leasing adalah saudara maka yang berhak atas penggunaan barang tersebut audara dan saudara anda tidak berhak untuk menggunakannya dan bahkan kalo lunas pun tidak berhak memilikinya karena surat kendaraan dan perjanjian leasing atas nama saudara.
    Saya kira demikian bu solusinya jika mau beres ya dilunasi aja.
    Semoga bermanfaat. Terimakasih.

  192. 192
    hariagus Says:

    saya mau tanya bagaimana tanah orang tua dijual saudara sedangkan orang tua tau terus bagaimana kedudukan ahli waris yang lain padahal tanah itu mau diberikan kepada 4 orang terima kasih atas bantuannya

  193. 193
    dedi_aja Says:

    ass…wrb…maaf pak saya mau tanya..istri saya ada maslah di perusahaan tempat dia bekerja..ke betulan istri saya bagian admin..masalah nya..terjadi nya,kehilangn uang di perusahaan.yang mana kalah,istri saya tidak merasa ada mengambil sepeser pun..terus..skrng perusahaan..menuntuk dia untuk mengganti smua uang yang hilang itu..???yang ingin saya tanya..bisa kah perusahaan menuntut uang yang tela di teransfer ke rekening pribadi istri saya..saya mohon bantuan bapak..

  194. 194
    admin Says:

    Terimakasih Hariagus.
    Tanah orang tua dijual saudara adalah tiak mungkin terjadi jika orang tua tidak mengijinkan untuk menjualnya. Karena surat atas tanah tercantum siapa pemiliknya dan yang berhak melakkan jual beli adalah siapa orang yang tercantum di dalam surat tanah tersebut.
    Jika orang tua pemilik tanah masih hidup maka tanah tersebut bukan disebut harta waris, dan tiak ada hubungannya dengan ahli waris.
    jika orang tua pemilik tanah sudah meinggal dunia maka baru anak-anak disebut ahli waris dan harta yang ditinggalkan baru dapat disebut sebagai harta waris.
    demikian analisa saya dan semoga bermanfaat.

  195. 195
    admin Says:

    Terimakasih Dedi.
    Waalaikum salam wr wb.
    Jika terjadi kehilangan uang dalam kasus ini dalam perusahaan dan tidak diketahui dan tidak ada saksi serta tidak ditemukan indikasi siapa pencurinya maka perusahaan tidak dapat memaksa sesorang dari pegawai untuk mengembalikannya uang yg hilang tersebut.
    Istri saudara jika tidak mengambil uang tersebut maka tidak bisa dimintai pertanggungjawaban untuk mengembalikannya.
    Perusahaan tidak dapat mengambil uang yang ada di rekening bank milik istri saudara atas dasar apapun, karena rekening bank dan isi uang di dalamnya dilindungi oleh undang2 perbangkan. Hanya dapat diambil ditarik oleh pemilik rekening atau yag mendapat kuasa untuk itu.
    Demikian dan terimakasih semoga bermanfaat.

  196. 196
    dedi_aja Says:

    ass..wrb..terima kasi bnyak pak..atas bantuan nya….trus ada sedikit lagi pak,yang ingin saya tanya kan..bagai mana dengan setatus istri saya pak..istri saya kan admin nya..???dan perusahan dia bilang itu tanggung jawab dia..dan dia yang harus ganti nya..mohon bantuan nya.????

  197. 197
    Mochamad Says:

    assalamualaikum..

    Pak bambang yang terhormat saya mohon bantuan dan solusi dari bapak.
    Pada tahun 2009 bulan agustus lalu keluarga kami menjual sebidang tanah warisan orangtua, si pembeli membayarnya dengan cara dicicil sebanyak 6 kali pembayaran dan jatuh tempo pada bulan oktober 2010.
    Masalahnya sampai sekarang uang yang dibayarkan oleh si pembeli baru 70%, dan sisanya sampai sekarang belum dibayarkan. Sedangakan surat perjanjian pembayaran kami tidak diberikan yang aslinya.
    Saya dengar desas desus sertifikat tanah kami sudah dibalik nama dan digadaikan di bank.
    Lantas kami menanyakan uang sisanya dari bulan ke bulan dan selalu di ulur-ulur sampai sekarang.
    Apa yang harus kami lakukan? Apakah si pembeli masih bisa dipercaya?
    Untuk akta-jual beli ditahan notaris dan kami tidak boleh meminta dan melihatnya apakah betul demikian pak? Mohon bantuannya ya..

    Terimkasih…

  198. 198
    admin Says:

    Waalaikum salam wr wb.
    Begini Pak Mochamad,
    Jual beli saudara harus saudara minta yang ada di Notaris tersebut, karena di akta jual beli tersebut adalah kunci apa yang ada di dalamnya sebenarnya.
    Notaris tidak bisa menghalangi pihak yang membuat akta untuk meminta turunan akta tersebut.
    Seharusnya jika tanah dijual dengan model pembayaran cicilan maka belum bisa dilakukan akta jual beli atau jual belinya tentu belum lunas, atau hanya dibuatkan saja ikatan jual beli saja, dan pada waktunya terjadi pelunasan maka baru dilakukan akta jual beli. sepanjang belum lunas keseluruhan maka belum bisa dibuatkan akta jual beli.
    Yang harus saudara lakukan :
    minta akta yang dibuat di notaris tersebut, bentuknya akta jual beli atau ikatan jual beli.
    meminta surat keterangan dari si pembeli bahwa jual beli tersebut masih menyisakan kewajiban pembayaran yang harus dibayar kepada penjual sejumlah ………>
    jika dalam proses balik nama di BPN maka saudara bisa melakukan pemblokiran kasementara karena jual beli belum lunas.
    saya kira demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat. terimakasih.

  199. 199
    Joko Sutrisno Says:

    Pak mohon penjelasan
    Istrinya adik saya kabur dari rumah dgn lelaki lain dan meninggalkan suami & 4 orang anak masih kecil2.setelah dia bangkrut tau2 datang kerumah dan mau minta sertifikat rumah (sertifikat a/n istrinya) karena kebiasaan foya2 sehingga semua uang hasil usaha habis dihambur2kan. adakah hak untuk istri yg kabur dari rumah.

    Terimakasih atas penjelasananya

  200. 200
    Rahma Says:

    Dear P.Bambang,

    Pak saya ingin mohon bantuan saran atas permasalahan yang sedang kami hadapi.
    Suami saya memiliki warisan rumah di kota A dari orang tuanya, tetapi disertifikat tersebut atas nama suami dan kakaknya laki2 (karena memang 2 bersaudara). Sertifikat rumah tersebut dititipkan pada anak kakak suami saya/keponakan kami yang memiliki brankas dirumah karena suami dinas di luar pulau dan suami saya tidak percaya dengan kakaknya yang dulu pernah menggadaikan rumah secara sepihak. dan ditebus oleh suami saya dengan janji dari kakaknya untuk setifikat dibaliknamakan menjadi milik suami saya sepenuhnya. Peristiwa itu terjadi tahun 2006 dan kami belum menikah.

    Minggu kemarin ketika kita cuti dan pulang ke kota A mereka semua nangis2 dan bilang bahwa rumah warisan tersebut akan disita rentenir, kami kaget. Ternyata mereka menggadaikan sertifikat tersebut ke rentenir atas usulan ponakan dan hal tersebut disetujui oleh bapaknya. Mereka pinjam 250 jt kepada rentenir (100 buat anaknya dan 150 buat bapaknya). ditambah bunga total yang harus dibayar adalah 530 jt (nilainya seharga rumah tsb). Dan yang lebih mengejutkan lagi mereka telah menggadaikannya sejak tahun 2008.

    Saya dan suami terkejut luar biasa, karena merasa ditipu dan ditusuk dari belakang oleh saudara sendiri. Karena baik kakak maupun ponakan sudah sering sekali pinjam uang sampai kalau kita hitung sudah ratusan juta. Mereka menangis minta agar rumah diselamatkan karena mereka tinggal dirumah tsb.

    Yang saya tanyakan adalah
    1. Jika kami mau melunasi hutang mereka & menebus sertifikat dari rentenir, dengan janji bahwa kakaknya akan melepas hak atas tanah dan rumah tersebut. Surat apakah yang harus kami bikin, apakah cukup surat pernyataan pelepasan hak, surat hibah atau jual beli? (Karena sertifikat atas nama berdua, suami dan kakaknya)
    2. Karena peristiwa ini terjadi setelah kami menikah dan saya ikut bertanda tangan dalam surat hutang untuk mendapat dana pinjaman penebusan sertifikat tsb, apakah rumah tsb akan menjadi harta gono gini kami? walaupun sebagian telah menjadi milik suami sebelumnya. Atau hanya akan menjadi milik suami krn harta tsb adalah warisan yg didapat sblm pernikahan.

    3. Jika suami memiliki tanah sebelum pernikahan dan kami tidak memiliki anak, apakah warisan atas tanah itu akan didapat istrinya atau ponakan2nya dari pihak suami?

    Suami saya sedih, kecewa sekali, dan sudah tidak mau percaya lg dgn saudaranya itu dan tidak ingin aset itu jatuh ditangan mereka ketika dia meninggal. Karena kami adalah pasangan yang berencana tidak memiliki anak. Dan suami ingin saya yang mengelolanya kelak. Karena tahun depan dia akan pensiun dan masih ada hutang karena berusaha menebus pinjaman tsb.

    Mohon bantuan sarannya, karena kalau hal tersebut akan jatuh ke saudara2nya, dia akan berencana membuat surat wasiat.

    Terima kasih banyak sebelumnya, kami sampaikan untuk bapak.

  201. 201
    admin Says:

    Terimakasih Pak Joko.
    Kalau berbicara hak istri maka tentu saja ada haknya pak, karena rumah mungkin dibeli setelah perkawinan sehingga menjadi harta gono gini suami istri tersebut. Akan tetapi untuk membagi harta gono gini kan harus ada proses perceraian antara suami dan istri lebih dulu baru bisa dibagai harta gono gininya.
    Bahwa harta gono gini tersebut tetap sah menjadi milik si istri akan tetapi jika istri menjadi seorang pemboros maka suami bisa meminta kepada pengadilan agar uang bagian gono gininya istri diserahkan saja kepada wali pengampu terhadap 4 anak kandungnya untuk biaya 4 anak kandungnya sampai 4 anak kandungnya dapat hidup mandiri sendiri.
    Saya kira demikian pendapat saya pak semoga bermanfaat.

  202. 202
    admin Says:

    Terimakasih Mbak Rahma,
    1. Yang harus dilakukan adalah jual beli saja antara kakak suami dan suami mbak. lalu dilakukan perubahan sertipikat menjadi nama suami mbak. itu lebih aman dan sangat kuat.
    2. yang menjadi harta gono gini adalah bagian luas milik kakak yang dijual kepada suami mbak. Artinya contoh jika luas tanah 400 meter maka bagian kaka dan suami kan 200 meter masing-masing. Bagian suami 200 meter adalah harta waris bawaan sebelum kawin dan 200 meter harta waris milik kaka suami yang dijual ke suami mbak adalah harta gono gini. kalo memang luasnya sngat luas boleh juga dilaukan pemecahan sertipikat menjadi dua bagian dulu baru dilakukan jual beli. akhirnya nanti ada 2 sertipikat. tentang biayanya sih membengkak akan tetapi kejelasan status tanah dan kepemilikan menjadi lebih jelas pula. antara harta bawaan warisan dan harta gono gini suami dengan mbak.
    3. yang dapat waris yaitu garis keatas dari suami yaitu orang tua jika masih hidup dan jika sudah mati maka kakak atau adik dan jika sudah mati keponakan pewaris dan istri tetap sebagai ahli waris sehinga istri mendapat bagian yaitu 1/4 harta waris.

    demikian pendapat singkat saya dan semoga bermanfaat.

  203. 203
    Emma Says:

    Salam pak Bambang,

    Karena saya berdomisili di luar negeri, dulu saya menyuruh adik saya untuk membeli rumah di jkt. Dan didalam akta jual beli tertera atas nama adik saya. Tahun ini kebetulan saya akan pulang ke indonesia. Saya ingin membuat sertifikat rumahnya tentu saja atas nama saya sendiri (karena uang untuk membeli rumah tsb dari saya sendiri). Sekarang adik saya juga tinggal diluar negeri,dan karena suatu hal tidak bisa pulang.

    Pertanyaan saya adalah.

    1. Apakah mungkin saya bisa mengurus sertifikat rumah tanpa kehadiran dia di indonesia? Kalau memang bisa, cara apa yg harus saya lakukan?
    2. Perihal surat kuasa, apa saja yg harus ada atau tertera didalam surat kuasa tsb?.
    3. Jika membutuhkan saksi dalam surat kuasa tersebut berapa org kah? haruskah instansi atau notaris di LN? atau mungkin KBRI?
    4. Bisa merekomendasikan contact person notaris di jkt yg bs membantu membuatkan sertifikat

    Salam

  204. 204
    Mochamad Says:

    Untuk pak bambang sugeng & associates terimakasih banyak ya atas pencerahannya..

    Semoga semakin sukses..

    Sekali lagi terimakasih banyak pak..

  205. 205
    tony Says:

    Salam,

    Begini pak, saya pernah berniat menjual sebidang tanah dan bangunan rumah diatasnya dan telah menerima uang DP awal saja bukan pelunasan penuh. Tetapi sipembeli meminta uang DP nya dikembalikan. Dikarenakan si pembeli meminta surat cerai dari kedua orangtua saya yang tidak bisa saya penuhi,sebab orangtua saya belum resmi bercerai hanya telah berpisah sekian lama.

    Yang mau saya tanyakan :
    1.Bisa kah saya mengembalikan uang DP tersebut Demi keamanan hukum di kemudian hari?

    2.Harga 520juta dan saya menerima DP hanya 20juta. Tetapi dibuku kwitansi DP tertulis 50jt dan ditandatangani oleh Agen yg mewakili saya dan harga sebenarnya tanah tersebut terjual seharga 570juta. sisanya 30jt langsung dipotong oleh Agen tersebut!
    -Jadi berapa DP yang harus saya bayarkan/kembalikan??
    -bagaimana dgn status DP yg diterima oleh Agen sbesar 30jt tersebut?

    3.Bisakah saya meminta diberikan waktu kepada si pembeli untuk melunasi DP trsebut??.. Karena saat ini usaha yg saya rintis mengalami krisis finansial yg buruk.

    Tolong,diberi jawaban nya pak..
    Trims,

  206. 206
    Ria Says:

    Dear Pak Bambang,

    I really need an advise please if you can i really appreciate it.

    Saya menikah dengan WNA asal Inggris pada 23 October 2010, seminggu kemudian beliau pulang ke UK karena beliau bekerja di UK dna tinggal di UK tentunya, dan saya menyusul terbang ke UK untuk tinggal disini pada bulan Maret tanggal 2 2011.

    Dia mempunyai 2 anak perempuan 21 dan 17, namun dalam hubungan kami anak2nya lah yang menyebabkan permasalahan diantara kami berdua, mereka tidak mau/rela bapaknya menikah lagi dengan alasan yang sangat childish menurut saya. dan mereka tidak mau bapaknya memiliki anak lagi dari wanita manapun. selama hubungan kami sebelum menikah selama dua tahun kami bertemu hanya sekitar tiga kali, sebelumnya kami satu kantor di jakarta. selama dua tahun itu saya sangat stress oleh persoalan persoalan yang timbul yang kalo saya jelaskan itu sangat banyak.

    Singkat kata, saya sering menangis disini karena perlakuan anaknya yang sangat ignorant dan saya mengalami stress setiap harinya, saya merasa bukan saya di rumah ini, dan sangat sensitif. mungkin buat orang lain ‘ah gampang’ tapi kenyataan yg saya alami itu enggak.

    yang saya mau tanyakan… dapatkah saya mengajukan perceraian ke pengadilan agama di jakarta dimana pernikahan dilakukan namun saya tidak tahu dengan alasan apa saya dapat bercerai dengan beliau karena saya sudah tidak betah sekali disini dan saya lelah phsikis untuk dapat menghandle emosi saya. dapatkah saya mengajukan perceraian dengan alasan tidak ingin lagi bersamanya karena saya stress dan lelah atas semuanya. umur dia 45 dan saya 31. saya ingin sekali jadi single seperti semula dan memperbaiki hidup saya kembali seperti normal sediakala. saya hampir bunuh diri sendiri di dapur tanpa ada orang dirumah namun saya pikir saya tidak segila itu namun hampir saja saya lakukan. saya ingin sekali pergi dari rumah ini. dan dapatkah saya melakukan perceraian tanpa beliau menggunakan pengacara ? atau perceraian harus dilakukan dengan dua pengacara saya dan dia?

    maaf kalau buat bingung, saya sudha capek dan ga tahu lagi harus mengetik apa, saya hanya ingin menjadi single kembali supaya saya bisa bahagia dan move on dan saya ga akan minta uang apa apa kepada suami saya jikalau perceraian terjadi, saya hanya ingin lepas dari rumah ini dan pernikahan ini yang membuat saya sangat stress.

    terima kasih atas bantuan bapak jika bapak dapat memberi saya nasihat.

    Thank you

  207. 207
    gerson Says:

    Dear Mas Bambang,….

    saya butuh saran untuk masalah saya :

    ayah saya telah meninggal dan meninggalkan saya serta adik saya,….tetapi harta warisan dari ayah sekarang di kuasai oleh ibu saya dan dia akan memberikan semua warisan kepada keponakannya. langkah hukum apa yang bisa saya tempuh untuk masalah ini…padahal saya dan adik adalah anak kandung dari mereka, tapi saya jg tdk paham hati dari ibu saya

  208. 208
    admin Says:

    Terimakasih Mas Gerson.
    Begini hukumnya adalah : ayah anda meninggal maka ahli warisnya adalah ibu dan dua anaknya.
    Jika ibu saudara akan memberikan harta warisan kepada keponakannya maka itu perbuatan hukum yang tidak sah dan sehingga batal demi hukum.
    Sikap anda sekarang adalah jika benar harta waris dari ayah saudara sudah diserahkan kepada keponakan ibu saudara maka anda bisa melakukan pembatalan di pengadilan. Jika belum diserahkan maka anda bisa melakukan pemblokiran sertipikat atas tanah jika harta waisnya adalah tanah rumah.
    Ketentuan pembagian menurut hukum adalah contohnya :
    jika harta peninggalan ayah saudara sebesar 100jt maka hak ibu saudara 50 juta dan 50 jtnya dibagi lagi kepada ibu dan dua anaknya.
    demikian saya kira pendapat hukum saya dan semoga bermanfaat.

  209. 209
    admin Says:

    Terimakasih RIA.
    Hidup pasti ada masalah, selesaikan masalah dengan baik dan benar, tidak perlu putus asa.
    Untuk permasalahan saudara kalau saja memang saudara berkeinginan bercerai dengan suami anda yang berada di UK itu bisa saja dilakukan Gugatan perceraian di Pengadilan Agama di jakarta di mana tempat saudara tinggal.
    Alasan perceraian dapat dilakukan dengan alasan bahwa :
    1. salah satu pihak berzina, pemabk, pemadat, penjudi dan sukar disembuhkan.
    2. salah satu pihak meninggalkan pihak lain slama 2 tahun berturut-turut tanpa alasan yang jelas.
    3. salah satu pihak mendapat hukuman selama 5 tahun atau lebih.salah satu pihak berbuat kekejaman atau menganiaya.
    4. salah satu pihak menderita sakit cacat yang tidak dapat menjalankan kewajiban suami istri.
    5. antara suami dan istri terus menerus berselisih, bertengkar dan tidak dapat hidup rukun kembali.

    kalau saja diantara itu ada yang terjadi pada saudara ria maka perceraian itu bisa dilakukan dengan megajukan gugatan kepada suami saudara.
    demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat.

  210. 210
    admin Says:

    Terimakasih Toni.
    Kalau dp tentu saja bisa dikembalikan dan harus saudara kembalikan karena transaksi jual beli tanah telah gagal terjadi.
    DP yang harus saudara serahkan adalah sebesar dp yang saudara terima.
    Masalah agen tidak perlu dikasih, karena transaksi tidak terjadi bagaimana mau memberikan fee pada agen, saya kira agen bisa mengerti itu.
    DP yang diterima agen ya harus diminta lagi kepada agen tersebut karena transaksi benar tidak pernah terjadi.
    Saya kira demikian pak pendapat saya terimakasih.

  211. 211
    admin Says:

    Terimakasih Pak Mochamad,
    Terimakasih doanya, amien ya robbal alamin.
    sama sama terimakasih.

  212. 212
    admin Says:

    Terimakasih Mbak EMMA.
    1. yang paling benar adalah caranya adalah melakukan jual beli lagi dengan adik saudara, artinya adik saudara harus hadir d Indonesia menghadap PPAT dan melakukan jual beli. Kalau saja adik saudara tidak bisa hadir di Indonesia maka Adik sadara memberikan surat kuasa kepada seseorang ubntuk melakukan transaksi jual beli dengan saudara.
    2. surat kuasanya yang harus ada isinya adalah nama pemberikuasa penerima kuasa, isi tujuannya yaitu unbtuk melakukan jual beli terhadap obyek yang akan dijual beli, kepentingan itu untuk menghadap siapa saja pejabat yang berwenang yang perlu ditemui, mendandatangan akta akta untuk jual beli dan pengurusan surat yang berkaitan untuk itu.
    3. Bisa minta pengesahan di KBRI saja, saksi 2 orang juga boleh, kalau tanpa saksi pun juga boleh.
    4. Ada. ada bebeapa Notaris PPAT parnerts saya di jakarta, tapi nomor hp atau kantornya tidak bisa saya sebutkan disini. olehnya silahkan hubungi kantor saya dan minta hp saya ke staf saya anda bisa saya sms kan alamat dan nomor hp serta telp kantornya.
    Demikian dan terimakasih.

  213. 213
    Berta Says:

    Dear Pak Bambang,

    Saya WNI menikah dengan WNA. Kita sudah mencatatkan pernikahan di catatan sipil jakarta tanpa membuat perjanjian pisah harta.

    Masalahnya saat ini saya ingin membeli rumah/apartemen di indonesia. Yang ingin saya tanyakan:

    1. apakah saya bisa memiliki rumah a/n saya pribadi dgn status hak milik?
    2. Apakah bisa membuat perjanjian pisah harta setelah menikah?
    3. jika tidak, apakah ada alternatif lain agar saya bisa memiliki rumah disini dgn status hak milik?

    Mohon dijawab, Terima kasih….

  214. 214
    hera budi Says:

    Kepada Yth,

    Bp. Bambang Sugeng, SH.

    Dengan hormat,
    Saya sudah bercerai dengan suami dan mempunyai 1 anak perempuan, sebelum bercerai suami saya diberikan rumah oleh orang tuanya dan rumah tersebut yang kita tempati bersama.
    Selama ditempati rumah tersebut sudah banyak direnovasi baik bentuk dan ada penambahan bangunan disana sini.
    Setelah bebarapa tahun bercerai dengan mantan suami menjual rumah yang dulu saya bersama tempati.

    yang menjadi pertanyaan:
    1. Setelah bercerai, apakah saya dan anak saya mendapatkan bagian dari rumah yang dijual tersebut.
    2. Berapa bagian masing2 dari hasil menjual rumah tersebut.

    Demianlah permasalahan yang saya hadapi, terima kasih atas bantuannya.

    wassalam wr. wb.

    Hera Budi

  215. 215
    admin Says:

    Terimakasih HERA BUDI.
    Bahwa yang perlu saya ketahui sebenarnya kapan dibelinya rumah, setelah kawin atau sebelum kawin. Atas nama siapa rumah tersebut.
    Bahwa jika dibeli rumah sebelum kawin maka saudara tidak dapat bagian meskipun bercerai karena disebut sebagai harta bawaan.
    Jika beli rumahnya setelah perkawinan maka rumah itu disebut sebagai harta gono gini, sehingga setelah adanya perceraian maka rumah tersebut harus dibagi dua sama rata 50 % masing masing yaitu suami 50% dan Istri 50%.
    saya kira demikian Ibu Hera pendapat saya dan semoga bermanfaat.

  216. 216
    admin Says:

    Terimakasih BERTA.
    1. Anda dapat memiliki rumah secara pribadi dengan status hak milik, akan tetapi itu menjadi harta bersama dengan suami anda karena anda tidak ada perjanjian sebelum kawin untuk pisah harta.
    2. Tidak dapat dilakukan perjanjian pisah harta setelah menikah, perjanjian dapat dilakukan dan dibuat sebelum pernikahan terjadi.
    Kalau masalah rumah degan status hak milik pasti anda bisa lakukan krn saudara tetap sebagai warga negara indonesia.
    Saya kira demikian pendapat saya IBU semmoga bermanfaat.

  217. 217
    fajar hudaya Says:

    Kepada :
    Yth. Bp Bambang
    Pak, saya mau tanya : saya mendapat hibah tanah dari orang tua, untuk mengurus shm tanah menjadi an. saya, apakah saya harus ber-KTP dari kabupaten setempat soalnya saya sudah pindah ke kabupaten dan provinsi lain dan tidak lagi ber-KTP kabupaten tersebut. menurut perangkat daerah mulai dari lurah, camat dst seperti itu.
    kalo bisa tolong jawabannya dikirim ke email saya juga terima kasih.
    fajar h

  218. 218
    citra anggrek Says:

    apakah penjualan tanah bisa terpisah dari bangunannya ?? tolong penjelasannya pak.. trima kasih..

  219. 219
    admin Says:

    Terimakasih FAJAR.
    Bahwa jika anda memperoleh hibah dan hibah tersebut sudah sah secara hukum maka, penerima hibah tidak perlu KTP dimana tanah hibah tersebut berada. Artinya KTP mana saja diperbolehkan oleh si Penerima Hibah.
    Sehingga secara hukum sah jika KTP anda Jakarta dan menerima hibah dari orang tua yang ada di Surabaya dan tanah berada di Surabaya. Tidak menjadi masalah
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  220. 220
    admin Says:

    Terimakasih CITRA.
    Penjualan tanah terpisah dari bagunan, Boleh saja.
    Misalnya anda menjual bangunan rumah dari kayu Jati yang berdiri diatas tanah saudara. Lalu Bangunan rumah kayu jati tersebut dilepas satu persatu dan dijual kepada pembeli Yang dibeli hanya rumah kayu jatinya saja dan tanahnya tidak dijual.
    Apabila menjual tanahnya tentunya apa yang diatas tanah tersebut diatur dalam akta jual belinya.
    Jika saja yang dijual tanahnya saja dan bangunan yang ada diatasnya tidak dijual boleh saja, misalnya menjual tanah saja dan bangunan rumah kayu jati diatasnya tidak dijual karena penjual tanah akan mengguakan lagi bangunan rumah kayu jatinya. Kan tidak menjadi masalah juga.
    Atau menjual tanah dan bangunan yang berdiri diatasnya ini yang lazim terjadi.
    Saya kira demikian pendapat saya semoga bermanfaat.

  221. 221
    ii Says:

    selamat sore pak mohon petunjuk untuk kasus keluarga kami ; sekitar 30 thn yl ayah saya dan nenek membeli sebidang tanah dengan luas +-900 mtr dengan harga 800.000 dimana ibu 400 dan nenek serta tante 400 waktu itu tdk ada secarik kertaspun kami bukti penyerahan dana 400 tsb tp tante dan adik2 tahu sertifikat atas nama nenek saya tetapi karena tugas negara kami ditugaskan ke maluku dan 12 thn kemudian kami kembali ternyata apa yang terjadi tanah tersebut sdh dibagi menjadi 3 sertifikat @ 300 mtr oleh ke 3 adik ibu.tetapi kami tidak mempermasalahkan krna hanya ditempati.dan saat itu ada tanah yang tdk ditempati sekitar 80 mtr kata nenek itu buat ibu saja krna kata nenek ibu ikut beli tanah ini( semua tahu ) tanah ini masuk pd sertifikat adik no.2 yang tidak ikut menyumbang dalam pembelian tanah tsb.kalau ke 2 adik yang lain ada menyumbang walau tdk seberapa dan yang kami masalahkan adalah sertifikat no. 2 ini dijual semua dengan yang 80 mtr tsb.bgmana apakah kami dapat mengambil kembali hak kami yang 80 mtr tsb ? padahal sebenarnya kan harusnya 450 mtr tapi tdk apalah krna sdh dibangun oleh ke 2 adik ibu yang ikut menyumbang toh ditempati tdk dijual.sekali lh kami mohon petunjuk untuk sertifikat no,2 itu yang dijial dan ada jaah kami disitu pak..kuat gak ya secara hukun u kami ? karna kami ingin punya kenangan untuk tanah tsb ( nenek kami sdh meninggal ) mohon petunjuk terimkasih

  222. 222
    agus Says:

    salam pak bambang
    saya ingin tanya, kalo saya membeli rumah tapi sertifikat tersebut atas nama 2 orang, atas pihak 1 dan pihak 2, tetapi sertifikat itu dipegang oleh
    pihak 2,

    yang ingin saya tanya kan adalah:

    apakah pihak 2 bisa berwenang atas sertifikat itu, dalam kata arti bisakah pihak 2 mengadaikan atau menjual sertifikat itu, tanpa ada persetujuan oleh
    pihak 1?

    Trims

  223. 223
    vera Says:

    Pak, saya mau tanya.
    saya dan suami saat ini belum bercerai tapi sudah pisah dan saat ini saya mau jual rumah dimana rumah tersebut atas nama saya. apakah rumah tersebut bisa saya jual dengan surat persetujuan/kuasa dari suami saya ? apa surat persetujuan itu harus di urus di notaris ? atau bagaiman format surat persetujuan yg dibutuhkan.

  224. 224
    selvi Says:

    yth bpk bambang
    saya punya masalah hak waris dan tolong kasih pencerahan..
    saya anak 2 bersaudara
    , ayah kami meninggal sejak kami msih kecil, skrng saya sudah berkeluarga,. dan ibu sudah kawin lagi punya dua anak,. dulu sepeninggal ayah, ada peninggalan sebidang tanah 3000m2 dan 2 rumah tinggal.. tp entah kenapa sampai skrng ibu tak mau bagi waris.. pdhl kami udah dewasa dan berkeluarga.. masalahnya tanah peninggalan ayah sempat di tukar guling dan sertifikat di atas namakan ibu semua.. apakah nnti jika ibu jahat dan tidak mau bagi waris akn bisa sah jd tanah hak milik ibu semua.. tolong nasehat dri bpk apa yg harus saya lakukan.. terimakasih..

  225. 225
    selvi Says:

    yth bpk bambang
    saya punya masalah hak waris dan tolong kasih pencerahan..
    saya anak 2 bersaudara
    , ayah kami meninggal sejak kami msih kecil, skrng saya sudah berkeluarga,. dan ibu sudah kawin lagi punya dua anak,. dulu sepeninggal ayah, ada peninggalan sebidang tanah 3000m2 dan 2 rumah tinggal.. tp entah kenapa sampai skrng ibu tak mau bagi waris.. pdhl kami udah dewasa dan berkeluarga.. masalahnya tanah peninggalan ayah sempat di tukar guling dan sertifikat di atas namakan ibu semua.. apakah nnti jika ibu jahat dan tidak mau bagi waris akn bisa sah jd tanah hak milik ibu semua.. tolong nasehat dri bpk apa yg harus saya lakukan.. terimakasih..

  226. 226
    mustikal Says:

    SAYA MEMBELI TANAH DENGAN IKATAN JUAL BELI “AKTA JUAL BELI” SEBANYAK 4 ( EMPAT) BIDANG TANAH BASAH (SAWAH), KEMUDIAN TANAH YANG SAYA BELI TERSEBUT DIGADAI KEORANG LAIN OLEH SIPENJUAL TANPA SEPENGETAHUAN SAYA. APAKAH MASALAH INI BISA DIPIDANAKAN PAK

  227. 227
    Dira Says:

    Yth Bp. Bambang,

    Saya sudah menikah dengan seorang WNA. Baru-baru ini berencana mengajukan penetapan perjanjian perkawinan ke pengadilan negri, karena sebelumnya kita tidak membuat perjanjian pra nikah.
    Hal tsb kita lakukan untuk membeli properti di indonesia.

    Yang mau saya tanyakan:
    1. Apakah isi dan manfaat perjanjian perkawinan itu sama dengan perjanjian pra nikah/prenup?

    2. Apakah bila memiliki penetapan pengadilan saya bisa membeli dan menjual properti saya, mengingat status saya skrg yg hanya bisa membeli properti dan tidak bisa menjual kembali properti tsb setelah kepemilikan lbh dari 1 thn? karena properti tsb sebagian akan menjadi milik negara.

    Tolong info dari Bapak…. trimakasih

  228. 228
    admin Says:

    Terimakasih DIRA.
    1. Bahwa perjanjian yang anda buat setelah menikah maka perjanjian itu bukan perjanjian kawin. Yang dimaksud perjanjian kawin atau pranikah adalah perjanjian yang dibuat sebelum melangsungkan perkawinan, dan isi perjanjian itu apa bebas dilakukan. Misalkan yang banyak terjadi adalah perjanjian pra nikah atau sebelum kawin tentang pemisahan harta masing-masing pihak.
    2. Penetapan pengadilannya untuk apa dulu? kalo penetapan pengadilan perjanjian kawin dibuat setelah kawin namanya bukan perjanjian sebelum kawin. Dan penetapan itupun kalau keluar tidak mempunyai kekuatan hukum apapun karena perkawinanan saudara sudah terjadi.
    Saya tidak mengerti yang anda maksud tanah sebagian menjadi milik negara, karena kalau asal tanah tersebut bukan tanah negara tentunya atau kalau negara sudah membuat pelepasan maka tidak berhak lagi negara untuk memilikinya.
    Mohon maaf saya tidak menangkap maksud anda keseluruhan.
    Saya kira demikian pendapat saya, terimakasih.

  229. 229
    admin Says:

    Terimakasih MUSTIKAL.
    Bisa dipidanakan si penjual karena menjual tanah dua kali. Akantetapi urutannya haruslebih dulu anda beli tanah tersebut AJB baru penjual menjual lagi pada orang lain lagi. Dan untuk menjual tanah dua kali tersebut maka penjual pasti memberikan keterangan palsu pada akta otentik. sehingga ada perbuatan pidanannya.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  230. 230
    admin Says:

    Terimakasih SELVI.
    Anda dan saudara anda tetapberhak atas harta waris ayah saudara.
    Ahli waris ayah saudara adalah ibu saudara, saudara dan satu saudara kandung saudara tersebut.
    Contohnya pembagiannya. jika yang ditinggal harta waris ayah saudara 100 maka dibagi menjadi 50 hak ibu saudara dan 50 dibagi bertiga yaitu ibu saudar , sadara dan saudara kandung saudara.
    Kalau saja ibu anda meninggal dunia maka harta waris tersebut menjadi hak dan turun ke saudara dan saudara kandung saudara.
    Demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat.

  231. 231
    admin Says:

    Terimakasih VERA.
    Bisa dilakukan dengan membuat surat persetujuan menjual tanah tersebut dan juga atau memberikan surat kuasa setuju menjual kepada saudara. Saya kira format itu Pejabat Pembuat akta tanah sudah ada dan mengetahuinya. silahkan anda ke notaris PPAT untuk melakukan itu. Kalau suami anda setuju saya kira tidak sulit untuk melakukan jual beli rumah tersebut.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  232. 232
    admin Says:

    Terimakasih AGUS.
    Tidak bisa menjual tanah dilakukan oleh pihak 2 saja tanpa melibatkan pihak satu. alasannya karena nama yang tertera di sertipikat adalah dua orang maka haknya melekat pada dua orang tersebut dan jika menjual harus sepersetujuan dua orang. Akan tetapi 2 dapat menjual tanah tersebut atas separo dari bagiannya saja itu dimungkinkan. contoh jika tanah 100m nama dua orang maka yang dijual sama 2 hanya 50 meter saja itu boleh akan tetapi dalam proses itu harus dilakukan pemecahan sertipikat lebih dulu.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  233. 233
    admin Says:

    Terimakasij II.
    Kalo saja sertipikat 2 yang dijual itu di dalamnya tanah 80 milik saudara apakah saudara bisa buktikan. jika bisa buktikan bahwa 80 meter itu tanah milik saudara atau hak saudara maka bisa dilakukan tuntutan hukum.
    Akan tetapi jika sertipikat 2 yang dijual 2 tersebut didalamnya termasuk milik saudara maka saudara tentunya akan kesulitan menuntutnya olehnya buktikan kepemilikan saudara 80 meter lalu lakukan pembatalan sertipikat dan pembatalan jual beli 2 karena ada hak saudara yang ikut terjual.
    Tapi menurut saya akan sulit melakukan pembatalan sertipikat tersebut kalau saudara tidak bisa membuktikan sebaliknya bahwa saudara punya hak terhadap tanah itu.
    untuk lebih detilnya mungkin saya harus melihat dokumennya seperti apa dan urutan ceritanya seperti apa.
    Demikian pendapat saya danterimakasih.

  234. 234
    firstya Says:

    Assalamualaikum

    Pak Bambang, saya tolong tanya. Buyut saya punya sebidang tanah, tanah tsb berupa petok D diatas namakan nenek saya sbg anak tertua. kemudian tanah2 tsb dibagi2 kepada nenek saya. karena nenek saya secara ekonomi lebih mampu dr saudaranya, nenek saya tdk minta bagian. suatu saat, ayah saya membeli tanah dari bagian adik nenek. tidak ada surat jual beli tanah, dan semua tanah tsb masih berupa petok D atas nama nenek. dan ternyata beberapa waktu lalu, bagian tanah yg dibeli oleh ayah saya tsb telah dibuatkan sertifikat SHM oleh adik ayah saya dgn atas nama adik ayah saya. padahal ayah saya tidak pernah diminta persetujuan, dan tidak pernah ada pengukuran2 tanah yg bisanya dilakukan kalau ada pengurusan sertifikat baru. sedangkan tanah tsb saya yg menempati, apa yg bisa saya lakukan u/ mempertahankan tanah saya?
    mohon bantuannya, terimakasih

  235. 235
    fistya Says:

    untuk memperjelas yg atas
    nenek saya sudah meninggal, tapi adik nenek yg pemilik bagian tanah masih hidup, dan siap bersaksi.

  236. 236
    Andy Says:

    Yth. Pak Bambang,

    saya ingin bertanya tentang surat perjanjian hutang piutang.
    1. Apakah kita bisa membuat surat perjanjian hutang piutang setelah kita memberikan pinjaman kepada orang lain? (pihak yg dipinjami masih mau ttd surat perjanjian)

    2. Apakah bapak mempunyai contoh format surat perjanjian hutang piutang setelah kita memberi pinjaman kepada pihak lain?

    Mohon diberi pencerahan dari bapak Bambang terimakasih.

  237. 237
    viana Says:

    yth. Pak Bambang
    saya dua bersaudara. ayah saya sudah meninggal sejak saya masih berusia 3 tahun, dan adik saya masih bayi. ayah saya mempunyai dua rumah dan sawah 4 ha yang diperoleh dari orang tuanya diwaktu dulu sebelum menikah dengan ibu saya. ayah saya menikah dengan ibu diusia 45 tahun dan ibu masih muda. dahulunya ayah saya duda mati tanpa anak. setelah _+tiga tahun menikah dengan ibu, ayah saya meninggal, dan ibu menikah lagi serta mempunyai dua anak. di tahun 1996 ibu mendapat tawaran orang untuk tukar guling sawah milik ayah tersebut dengan sawah lain serta mendapat ganti rugi uang juga. dan ibu pun menyetujui. tetapi uang itu, semuanya masuk dalam rekening ibu. dan untuk sertivikat sawahnya semuanya juga diganti atas nama ibu (diatas namakan ibu). tidak tahu kenapa sampai sekarang ibu belum mau membagi harta peninggalan ayah tersebut. padahal sekarang saya dan adik saya telah berkeluarga. pernah dalam canda tawa kami bergurau, saya menanyakan gimana harta warisan dari ayah. tetapi ibu malah salah sangka, dan marah. ibu merasa tidak dipercayai saya, dan menganggap kalau saya telah mencurigai ibu untuk menguasai semua harta peninggalan ayah. padahal saya hanya ingin tahu kapan ibu akan membagi harta benda yang ditinggalkan ayah buat kami. apakah salah jika saya menanyakan harta benda yang ditiinggalkan ayah buat kami. bapak bambang, saya mohon dan berharap bapak bersedia memberi pencerahan dan wawasan bagi saya agar lebih paham mengenai masalah ini. dan berapa bagiankah yang akan kami peroleh jika nanti harta peninggalan ayah saya dibagi. sebelum dan sesuadahnya saya ucapkan banyak terikasih.

  238. 238
    viana Says:

    yth. Pak Bambang
    saya dua bersaudara. ayah saya sudah meninggal sejak saya masih berusia 3 tahun, dan adik saya masih bayi. ayah saya mempunyai dua rumah dan sawah 4 ha yang diperoleh dari orang tuanya (alm) diwaktu dulu sebelum menikah dengan ibu saya. ayah saya menikah dengan ibu diusia 45 tahun dan ibu masih muda. dahulunya ayah saya duda mati tanpa anak. setelah _+tiga tahun menikah dengan ibu, ayah saya meninggal, dan ibu menikah lagi serta mempunyai dua anak. di tahun 1996 ibu mendapat tawaran orang untuk tukar guling sawah milik ayah tersebut dengan sawah lain serta mendapat ganti rugi uang juga. dan ibu pun menyetujui. tetapi uang itu, semuanya masuk dalam rekening ibu. dan untuk sertivikat sawahnya semuanya juga diganti atas nama ibu (diatas namakan ibu). tidak tahu kenapa sampai sekarang ibu belum mau membagi harta peninggalan ayah tersebut. padahal sekarang saya dan adik saya telah berkeluarga. pernah dalam canda tawa kami bergurau, saya menanyakan gimana harta warisan dari ayah. tetapi ibu malah salah sangka, dan marah. ibu merasa tidak dipercayai saya, dan menganggap kalau saya telah mencurigai ibu untuk menguasai semua harta peninggalan ayah. padahal saya hanya ingin tahu kapan ibu akan membagi harta benda yang ditinggalkan ayah buat kami. apakah salah jika saya menanyakan harta benda yang ditiinggalkan ayah buat kami. bapak bambang, saya mohon dan berharap bapak bersedia memberi pencerahan dan wawasan bagi saya agar lebih paham mengenai masalah ini. dan berapa bagiankah yang akan kami peroleh jika nanti harta peninggalan ayah saya dibagi. sebelum dan sesuadahnya saya ucapkan banyak terikasih.

  239. 239
    viana Says:

    yth. Pak Bambang
    saya dua bersaudara. ayah saya sudah meninggal sejak saya masih berusia 3 tahun, dan adik saya masih bayi. ayah saya mempunyai dua rumah dan sawah 4 ha yang diperoleh dari orang tuanya (alm) diwaktu dulu sebelum menikah dengan ibu saya. ayah saya menikah dengan ibu diusia 45 tahun dan ibu masih muda. dahulunya ayah saya duda mati tanpa anak. setelah _+tiga tahun menikah dengan ibu, ayah saya meninggal, dan ibu menikah lagi serta mempunyai dua anak (berarti adik tiri) saya. di tahun 1996 ibu mendapat tawaran orang untuk tukar guling sawah milik ayah tersebut dengan sawah lain serta mendapat ganti rugi uang juga. dan ibu pun menyetujui. tetapi uang itu, semuanya masuk dalam rekening ibu. dan untuk sertivikat sawahnya semuanya juga diganti atas nama ibu (diatas namakan ibu). tidak tahu kenapa sampai sekarang ibu belum mau membagi harta peninggalan ayah tersebut. padahal sekarang saya dan adik saya telah berkeluarga. pernah dalam canda tawa kami bergurau, saya menanyakan gimana harta warisan dari ayah. tetapi ibu malah salah sangka, dan marah. ibu merasa tidak dipercayai saya, dan menganggap kalau saya telah mencurigai ibu untuk menguasai semua harta peninggalan ayah. padahal saya hanya ingin tahu kapan ibu akan membagi harta benda yang ditinggalkan ayah buat kami. apakah salah jika saya menanyakan harta benda yang ditiinggalkan ayah buat kami. bapak bambang, saya mohon dan berharap bapak bersedia memberi pencerahan dan wawasan bagi saya agar lebih paham mengenai masalah ini. dan berapa bagiankah yang akan kami peroleh jika nanti harta peninggalan ayah saya dibagi. sebelum dan sesuadahnya saya ucapkan banyak terikasih.

  240. 240
    admin Says:

    Terimakasih VIANA.
    Begini , untuk harta ayah anda yang diterimanya dari kakek nenek anda adalah harta bawaan ayah anda seharusnya bukan menjadi harta gono gini akan tetapi disebut harta bawaan. Karena yang disebut harta gono gini adalah harta yang diperoleh selama perkawinan saja. akan tetapi hak untuk memperoleh warisan dari ayah anda adalah ibu kandung anda, dan dua anak yaitu anda dan saudara kandung anda. Seharusnya ketika melakukan tukar tanh tersebut atau menjual tanah tersebut maka harus melibatkan anda sebagai ahli waris ayah. kalo saja tidak melibatkan saudara atau saudara tidak menyetujui maka transaksi tanah waris ayah anda yang dilakukan ibu anda tersebut batal demi hukum.
    Bagian yang harus dibagi terhadap harta waris ayah anda adalah misal 100 maka ibu mendapat 50 lalu 50 dibagi menjadi ibu, anda dan saudara anda.
    upaya hukumnya anda bisa meminta pembatalan transaksi ibu anda dengan pembeli melalui pengadilan negeri setempat.
    demikian semoga bermanfaat.

  241. 241
    admin Says:

    Terimakasih ANDI.
    Bisa saja anda membuat perjanjian hutang piutang setelah uang lebih dulu diserahkan.
    Isi perjaniannya seperti pada umumnya kurang lebih yaitu : tentang judulnya, nama para pihak, obyek perjanjiannya, jumlah yang diperjanjikan, cara pemenuhan perjanjian, sengketa jika timbul dll. melihat apa yang diperjanjiakan dan syaratnya di dalam perjanjian.

  242. 242
    admin Says:

    Terimakasih FIRSTYA.
    walaikum salam wr wb.
    sebenarnya singkat saja caranya ayah anda bisa atau tidak membuktikan bahwa tanah tersebut memang benar dibeli oleh ayah saudara. Apa bukti surat pembeliannya. Apakah dicatat dalam buku petok d desa tentang perubahan pemiliknya. apakah ada akta atau bukti surat tentang pembeliannya. kalo lisan siapa saja saksinya. kalo bisa membuktikan bahwa benar tanah itu hak dari ayah saudara karena jual beli maka cukup dengan cara melakukan gugatan pembatalan penerbitan sertipikat atas nama adik ayah saudara melalui pengadilan negeri setempat dengan alasan hukum bahwa nama yang tercantum dalam sertipikat tidak berhak atas tanah tersebut. dan keberatan diterbitkan sertipikiat tersebut selanjutnya meminta pembatalan. dan menyatakan bahwa pemilik yang sah adalah ayah saudara.
    saya kira singkat analisa demikian semoga bermanfaat.

  243. 243
    mes Says:

    Yth P. Bambang,

    saya ingin menanyakan mengenai harta warisan dan harta bersama. Dalam waktu dekat ini saya mendapat sejumlah uang warisan dari ayah saya (ayah belum meninggal, namun dia sdh membagi sebagian hartanya kpd anak2nya). Rencananya saya ingin menggunakan uang tersebut untuk tambahan membeli rumah yang lebih besar (sebagian dari warisan ayah saya, sebagian dari penjualan rumah yang kami tempati sekarang). setau saya, warisan bukanlah harta bersama, apa betul pak? Namun apabila digabungkan dengan harta bersama, bagaimana posisinya ya, pak? Langkah2 apa yg bisa saya ambil sekarang untuk memisahkan antara harta bersama dan warisan yang akan digabungkan tersebut?

    Lalu ayah saya juga berencana akan membagi sejumlah tanah yang dia miliki kepada anak2nya. Jika tanah tersebut dijual, apakah dikategorikan sbg harta bersama? bagaimana langkah antisipasinya, supaya jelas bahwa uang penjualan tanah warisan tersebut tidak dimasukkan ke dalam harta bersama (masih merupakan harta warisan)?

    Terima kasih banyak sebelumnya atas bantuannya.

  244. 244
    sagita Says:

    assalamualaikum pak saya mau konsultasi masalah hibahbapak saya mempunyai seorang kakak perempuan dan dia memiliki anak adopsi laki2, tante saya sangat sayang terhadap anak tersebut saking sayangnya anaknya berbuat apapun selalu dibela bahkan yang bikin malu keluarga jg dibela bahkan terkesan tidak percaya kalau anaknya bandel, tante saya mau menghibahkan hartanya ke anak tersebut, harta tersebut merupakan harta warisan dari nenek saya. yang ingin saya tanyakan apakah kami bisa menolak penghibahan tanah tersebut, kami terima tante menghibahkan tanahnya kepada siapapun tapi kami tetap tidak terima apabila dihibahkan anak tersebut yang menurut kami tidak layak karna sikapnya yang brutal catatan anak tersebut masih memiliki orang tua yang hidup pernah kami suruh menengok otrunya tapi dia menolak setelah tau ortunya miskin, apakah kami bisa mengambil harta warisan yang telah dihibahkan tante kepada anak tersebut terima kasih?

  245. 245
    Rangga Says:

    Kepada Yth,
    Bapak Bambang
    di Tempat.

    Bapak saya menikah lagi dan almarhum membeli rumah atas nama beliau waktu itu yang mana rumah tersebut di tempati istri kedua dengan anak2nya (semuanya laki2).

    Saya putra dari istri pertama dimana almarhum bapak tidak pernah bercerai dengan ibu saya (istri pertama).

    Ibu tiri saya (istri kedua bapak) meninggal dunia, dan sekarang rumah ditempati anak2 istri ke dua.

    Yang mau saya tanyakan:
    1. Apakah saya masih punya hak atas itu rumah kalo
    istri kedua bapak sudah membalik kan nama dengan
    nama dia (si istri). Dan apakah itu syah? hukumnya kalo tanpa diketahui saya pribadi juga ibu kandung saya (istri pertama) dalam pembalikan nama.
    2. Kalo masih atas nama Bapak saya, apakah saya
    masih punya hak untuk meminta bagian?
    3. Bagaiman caranya untuk menuntut jalur hukum?

    Terima kasih.

  246. 246
    admin Says:

    Terimakasih MES.
    untuk yang pertama yang anda tanyakan bahwa jika harta warisan tersebut akan saudara belikan rumah berarti akan menjadi campur harta dengan harta gono gini saudara. Sehingga lebih baik tidak dilakukan campur harta jika anda tidak berkeinginan menjadi harta gono gini. Karena hitungan menjadi harta gono gini adalah setelah anda kawin apa saja yang diperoleh setelah perkawinan menjadi harta gono gini.
    Kalau ayah saudara akan membagi harta sekarang berarti pemberian saja sifatnya atau juga bisa disebut hibah dan bukan waris karena harta waris adalah harta pewaris yang sudah meninggal dunia. Lebih baik dibuatkan secara hibah saja dari orang tua ke anak seluruhnya supaya hibahnya sah (artinya kalau anaknya 3 ya harus diberi masing masing satu tanah). Kenapa hibah karena nantinya anda dapat membuktikan bahwa harta tersebut/tanah diberi hibah oleh orang tua saudara dan bukan merupakan harta gono gini dan bukan harta yang diperoleh setelah perkawinan.
    Saya kira demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat.

  247. 247
    admin Says:

    Terimakasih SAGITA.
    Waalaikum salam wr wb.
    Kalau saja adopsi sah arti ada suratnya dilakukan kakak ayah saudara maka dia sebagai ahli waris yang sah dari kakak ayah saudara. Jika hibah oleh tante saudara kepada anak adopsi tersebut maka jika tante saudara mempunyai anak kandung maka hibah tersebut harus sepersetujuan anak kandung tante saudara. jika tidak ada persetujuan maka tidak sah hibahnya kerana menghalangai pihak /anak lain menerima harta hibah/waris setelahnya meninggal. Jika yang dihibahkan tante saudara adalah harta nenek kakek saudara maka hibah tersebut secara otomatis tidak sah karena harta nenek kakek saudara adalah harta waris ketika kakek nenek sudah meninggal. Yang berhak menerima harta waris kakek nenek saudara adalah anak anaknya yaitu ayah saudara kakak ayah saudara dan tante saudara.
    Demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat.
    waalikum salam wr wb.

  248. 248
    admin Says:

    Terimakasih RANGGA.
    1. Yang menjadi ahli waris dari ayah saudara adalah anak-anaknya dari istri pertama dan istri kedua dengan catatan istri kedua dinikah sah ada surat nikahnya. sehingga anda mempunyai hak atas rumah tersebut. meskipun dibalik nama nama istri kedua pun anda sebagai ahli waris dari ayah bukan dari istri kedua ayah.
    2. anda tetap mempunyai hak atas tanah tersebut sebagai ahli waris dari ayah saudara.
    3. ajukan saja pembagian waris melalui Pengadilan agama stempat jika anda islam dan di pengadilan negeri setempat jika anda non islam. kalau obyek tersebut sudah dijual sekarang ini maka anda bisa tuntut pembatalan jual belinya melalui pengadilan negeri setempat.
    Demikian dan terimakasih semoga manfaat.

  249. 249
    Andi Says:

    YTH Pak Bambang

    Teman saya mempunyai kasus seperti ini,

    Ibu nya mempunyai sebidang tanah. Ayahnya sudah meninggal. Ada 4 anak Tanah ini kemudian digadaikan ke bank oleh salah satu anaknya tanpa sepengetahuan anaknya yang lain.

    1) Dapatkah anak yg lain membatalkan transaksi ini ? Walaupun ibunya sudah dengan terpaksa menyetujuinya.

    2) Bagaimana caranya supaya anak yg tidak menyetujui ini tetap mendapatkan bagiannya ?

  250. 250
    Tina Says:

    Yth Pak Bambang,

    Saya dan adik saya diwariskan sebuah rumah dari orang tua. Saat ini sertifikat rumah atas nama kami berdua. Masalahnya saya sekarang dalam process untuk menjadi warga negara Australia dan adik saya akan tetap menjadi WNI. Saya dengar WNA tidak boleh mempunyai Hak Milik rumah di Indonesia.

    Yang saya ingin tanyakan:
    1. Jalan terbaik apakah yang mesti saya lakukan sebelum saya berubah jadi WNA (tanpa harus menjual rumah itu)?

    2. Apakah saya harus merubah status hak saya menjadi Hak Guna ?

    3. Apa mungkin status rumah – separuh Hak milik dan separuh Hak Guna?

    Terima kasih

  251. 251
    yen Says:

    Saya seorang marketing kredit di salah satu bank. Nasabah saya yang berstatus janda mengajukan increase plafon dengan jaminan baru berupa tanah bangunan dengan sertifikat a/n ke 3 putra/i ybs. Salah satu pemilik sertifikat, yakni putri debitur berdomisili di Inggris dan telah membuat surat kuasa di KBRI untuk ibunya (debitur).

    Yang ingin saya tanyakan, apakah dapat dibuat SKMHT atau APHT jika putri debitur itu tidak hadir dengan adanya surat kuasa tsb?

    Hal ini semakin menjadi concern setelah pihak legal dan beberapa notaris/ppat mempunyai pendapat yang berbeda2.

    Terima Kasih.

  252. 252
    yanti Says:

    salam pak Bambang

    saya mau tanya apakah bisa membuat AJB, jika persetujuan pemilik rumah , jik penjual akan menjual rumah dan tanahnya 90 juta, tapi saya baru membyarnya 50 juta, sisanya saya mencicilnya.

    terima kasih sebelumnya

    Yanti

  253. 253
    sugeng satria Says:

    saya ada tagihan macet di customer. 17 Jt dan 43 jt. juga ada penipuan dagang 200 jt an. sdh diuruskan org, tp tdk optimal penyelesainnya. apa bisa dibantu? berapa biayanya? thx

  254. 254
    sukmawati Says:

    Selamat siang Pak Bambang, saya mau tanya, saya mau jual rumah, tapi sertifikatnya di jaminkan untuk kredit usaha, apa akan ada masalah dalam penjualannya? Lalu bagaimana cara menebus sertifikatnya, apakah harus meminta sebagian pembayaran dulu kpd pihak pembeli untuk menebus sertifikat tsb? Saya mohon masukannya pak. Terima kasih

  255. 255
    admin Says:

    Terimakasih ANDI.
    1. Hal itu bisa saja dibatalkan transaksi perbankkannya oleh ketiga anaknya. Alasannya karena harta waris dari ayahnya termasuk bagian untuk ketiga anaknya yg tidak ikut merestui transaksi bank tersebut. Artinya bagian hata waris dari ahli waris ketiga anaknya tersebut tidak boleh dijadikan jaminan hutang tanpa sepengetahuan ketiga ahli waris yaitu anaknya tersebut yg tdk setuju.
    2. Caranya minta dibatalkan dulu transaksi banknya misalnya membatalkan transaksi hutang piutang dengan jaminan harta waris tersebut, setelah batal baru bisa dimintakan pembagian waris dari harta waris almarhum ayahnya tersebut.
    Demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat.

  256. 256
    admin Says:

    Terimakasih TINA.
    1. Mestinya kalo anda menjadi WNA atas dasar apa dulu, kalo karena perkawinan misalnya kan tidak hilang kewarganegaraannya kalo melepaskan kewarganegaraannya barulah disebut WNA. Kalo WNA jelas dolarang untuk mejadi milik atas tanah di Indonesia. Anda mau tidak mau harus menjual tanh yang menjadi bagian saudara tersebut. itu konsekwensinya.
    2.WNA tetap tidak punya hak untuk memliliki tanah di indonesia. WNA hanya dibatasi untuk hak pakai saja atas tanah.
    3. Mungkin saja separo Hak Milik separo Hak Guna Bangunan akan tetapi WNA jga tidak boleh punya Hak Guna Bangunan di Indonesia ini.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  257. 257
    admin Says:

    Terimakasih YEN.
    Menurut saya asal ada surat kuasa mutlak yang tidak dapat dicabut kembali saya kira diperbolehkan saja meskipun anaknya tidak hadir. Akan tetapi mungkin yang paling pas adalah bahwa surat kuasa tersebut dibuat oleh pengacara setempat karena ini menggunakan hukum yang berbeda engan indonesia maka surat kuasa yang dibuat pengacara tersebut di lakukan pencatatan di KBRI Indonesia di Inggris dan dikirim ke indonesia saya kira bisa saja untuk itu.
    Cara yang lain adalah meminta penetapan melalui pengadilan negeri setempat untuk melekakukan perbuatan hukum seperti yang anda maksud tersebut.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  258. 258
    admin Says:

    Terimakasih YANTI.
    Bisa saja . itu namanya bukan AJB tapi Pengikatan Jual beli dengan nilai 50 jt artinya PPJB belum lunas dan kalo sudah lunas 90 juta baru dibuat AJB nya. Gitu maksudnya.
    Terimakasih semoga manfaat.

  259. 259
    admin Says:

    Terimakasih SATRIA.
    kalo masalah itu saya tidak bisa bicara di forum ini. mungkin anda bisa hubungi ke kantor saya atau bertemu di kantor saya. Terimakasih.

  260. 260
    admin Says:

    Terimakasih SUKMAWATI.
    Begini caranya , lebih baik dilakukan dengan transparan sama bank yg memberi kredit.
    urutannya begini : pembe;i melunasi hutang saat itu juga ada bank, lalu setelah ada pencoretan dengan Bank atas hak tanggungan di Kantor pertanahanan maka saat itu juga anda melakukan jual beli dengan pembeli. sehingga dalam satu waktu antara pembeloi dan penjual juga bank akan merasa amansemua. untuk jelasnya notaris PPAT setempat sudah bisa mengatur semua itu.
    saya kira demikian dan semoga bermanfaat.

  261. 261
    Dede Says:

    Mohon pencerahannya Pak Bambang,

    Ayah saya pemegang saham minoritas 25% di sebuah PT dimana PT tersebut memiliki hutang kepada kreditur (Bank) dengan jaminan tanah (APHT) yang mana Ayah saya juga diminta Personal Guarantee.

    Pertanyaan saya adalah, apabila perusahaan tidak mampu lagi membayar kewajiban ke Bank apakah hutang dianggap lunas karena Bank dapat melakukan sita jaminan dan menerima hasil penjualan (secara langsung atau melalui lelang)? Apabila hasil penjualan tidak mencukupi untuk melunasi seluruh hutang, apakah Ayah saya dapat dikejar asset pribadi yang tidak dijaminkan sehubungan dengan PG? Jika ya, apakah benar tanggungjawabnya hanya 25% dari hutang yang belum terlunasi setelah penjualan asset?

    Pertanyaan kedua adalah, apabila Ayah saya meninggal dunia menurut pengetahuan saya hutang akan menurun ke ahli waris (yaitu saya). Apabila setelah dilakukan sita jaminan dan penjualan asset jaminan tidak mencukupi untuk pelunasan hutang, apakah asset pribadi saya dapat dikejar untuk menutupnya? Jika ya, apakah benar hanya sebatas 25% dari hutang yang belum terlunasi setelah penjualan asset?

    Terima kasih,
    Dede

  262. 262
    suhardi Says:

    selamat malam pak sugeng

    saya mau konsultasi masalah warisan,mohon pencerahannya

    saya mau tanya berapa biaya buat akta hibah dikecamatan jika pembayaran PBB Rp. 28000, dengan luas tanah 789 meter persegi dan berapa biaya yang dikeluarkan untuk kantor desa dan saksi

  263. 263
    rere Says:

    PAK

  264. 264
    rere Says:

    mohon solusinya pak…begini ceritanya.
    kakek saya menggadaikan sawah ke pada saya dengan harga 15jt diatas materai dan disaksikan anak2nya(paman+bibi).sawah itu blm ada sertifikat tetapi berupa LETER C atas nama kake saya.
    yang mau saya tanyakan….
    1.apa bila suatu saat kakek saya sudah meninggal tetapi status sawah itu masih gadean,apabila pihak dari anak2nya ingin menjual kepada saya,bisa atau tidak?
    2.kalo bisa apakah status sawah tersebut bisa dibikin sertifikat atas nama saya kelak(apabila saya beli),padhl status sawah itu masih LETER C ampe skrng?
    3.apabila bisa mahal kah biayanya?kira2 berapa?dan memerlukan waktu berapa lama?
    sekian pertanyaan dari saya.
    saya mohon jawabanya.ke email saya.
    terimakasih
    salam sejahtera

    3.

  265. 265
    Agung Bingung Says:

    Kepada Yth
    Pak Bambang
    Wah,Saya senang dengan Adanya forum seperti ini.karena saya juga buta hukum.

    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih apabila saya di ijinkan untuk mengeluarkan ke”Bingungan” saya ini.Begini pak,30 Tahun lalu orang tua saya menjaminkan sertifikat Tanah atas nama badan perusahaan alm. bapak saya sendiri,di sebuah bank.dengan alasan untuk modal usaha.dan dalam perjalanan bisnis beliau mengalami kebangkrutan.dan tidak bisa melunasi hutang tsb sampai sekarang.mengingat saya 30tahun lalu masih kecil dan tidak tahu apa-apa(Nominal yang dipinjam ayah saya).yang jadi pertanyaannya : bagaimana saya selaku ahli waris yang punya itikad baik untuk melunasi hutang tersebut,setidaknya mengetahui nominal hutang bapak saya karena selama ini alm.bapak saya orangnya tertutup kalau masalah ini.beliau hanya bilang kalau sudah di “Vakum”kan.dan tidak diberitahu masalah nominalnya.dan harus menemui bagian apa kalau sudah di Bank tersebut

    Terima Kasih Atas Perhatiaannya

  266. 266
    febby Says:

    selamat malam pak Bambang, saya mau tanya, kalo saat membeli rumah memakai npwp penjamin, lalu saat mau menjual rumah tsb apa bisa memakai npwp pejamin spt saat membeli? atau harus memakai npwp sendiri? Mohon masukannya pak. Terima kasih.

  267. 267
    admin Says:

    Terimakasih DEDE.
    langsung saja saya beri komentar :
    1. Ya betul jika terjadi kredit macet maka setelah penjualan jaminan dilakukan oleh kreditur dan ternyata tidak mencukupi untuk pelunasan hutangnya maka ayah saudara dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai jumlah saham yang dia miliki. karena adanya personal garanty/jaminan pribadi ketika penandatangan hutang kepada kreditur.
    2. kalau ayah anda meninggal maka yang pertama dilakukan adalah menjual harta waris lebih dulu untuk pelunasan hutang kepada kreditor bukan harta ahli waris. jika harta ayahnya tidak mencukupi maka harta ahli warisnya atau anaknya tidak dapat dipaksa untuk melakukan pelunasan hutang bapaknya. Akan tetapi jika harta anaknya tersebut dapat dibuktikan oleh kreditur berasal dari hasil hutang bapaknya maka tentu saja harta yg dibawa anak tersebut juga dapat diminta oleh kreditur untuk pelunasan hutang bapaknya.
    akan tetapi itu perlu proses hukum tidak serta merta dapat dilakukan dengan segera.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  268. 268
    admin Says:

    Terimakasih Pak SUHARDI.
    Kalau saja di kecamatan tersebut ada Notaris&PPAT lebih baik bapak ke Notaris &PPAT untuk pembuatan akta hibah tersebut, kecuali kalo memang tiak ada camat bisa melakukan pembuatan akta hibah.
    Untuk biaya saya kira saya tidak mengerti jarena untuk PPAT&Notaris ataupun camat menentukan ukuran yang berbeda-beda. Tidak ada keseragaman masalah biaya.
    Mohon maaf dan terimakasih.

  269. 269
    admin Says:

    Terimakasih RERE.
    1. Tanah tidak bisa digadai karena tanah benda tetap. Yang bisa dillakukan terhadap tanah adalah membuat APHT akta pemberian hak tanggungan atas suatu hutang. Menjawab pertanyaan saudara jika kakek meninggal apakah anak2nya dapat menjual kepada saudara sebagai keponakan? bisa saja kenapa tidak? anak2 kakek adalah ahli waris dari kakek nenek sehingga sebagai ahli waris berhak atas harta waris dan berhak juga menjual harta waris tersebut. Catatan penjualannya harus dilakukan dan sepersetujuan seluruh ahli waris.
    2. Bisa saja disertipikatkan setelah anda melakukan jual beli terlebih dahulu terhadap tanah tersebut dan dengan pihak yang benar dan berhak untuk menjual tanah tersebut.
    3. masalah biaya itu tergantung dimana letak tanahnya dan berapa besaran pajaknya. Kalo biaya notaris PPAT berwariasi. untuk lama waktunya tidak bisa ditentukan juga. biasanya berkisar 6-9 bulan.
    Demikian dan terimakasih.

  270. 270
    admin Says:

    Terimakasih PAK AGUNG.
    Begini, anda harus menemukan perjanjian kredit/hutang antara bapak anda dengan bank. anda bisa telusuri di bank sebagai krediturnya, biasanya di bagian penyelesaian aset kredit. kalau saja tidak ditemukan maka anda bisa cek di Badan Pertanahan Nasional terhadap sertipikat bapak andatersebut dipasang hak tanggungan oleh kreditur bank apa dan dimana dan jumlah berapa bisa diketahui.
    Baru setelah itu anda bisa melakukan upaya pelunasan pada banknya.
    catatan : obyek jaminan tanah bapak saudara tersebut belum dilikuidasi atau dilakukan pelelangan oleh bank untuk pelunasan hutang bapak anda.
    Jika sudah dilakukan itu maka anda tidak dapat lagi melakukan upaya pelunasan.
    Demikian dan terimakasih semoga manfaat.

  271. 271
    admin Says:

    Terimakasih FEBBY.
    Masalah NPWP seharusnya dilakukan dan dipakai oleh orang yang membeli tanah dimaksud. Karena nantinya ketika terjadi jual beli dan ada pembayaran pajak maka telah sesuai dengan nama yang ada dalam akta jual beli. hal itu akan mempermudah anda untuk urusan perpajakan. saya yakin tidak bisa pembeli A misalnya lalu pajak jual beli dibayar untuk npwp B. Notaris PPAT akan menolaknya untuk itu. karena tidak sesuai dengan akta jual beli yang dibuatnya.
    untuk keamanan dan kepastian hukum terutama masalah perpajakan lebih baik saran saya pakai npwp pembeli saja.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  272. 272
    abu nazar Says:

    saya mau nanya gmn cara mebuat surat kesepakatan pembagian harta gono-gini

  273. 273
    admin Says:

    Terimakasih ABU NASAR.
    Saya kira dibuatkan saja di Notaris tentang kesepakatan pembagian harta gono gini. Intinya ya membagi harta yang diperoleh setelah perkawinan terjadi. untuk junis dan jumlah yang dibagi tentukan aja sendiri dulu baru ke notaris membuatkan akta pembagiannya tentang gono gini.
    saya kira demikian dan terimakasih.

  274. 274
    Yanti Says:

    Pak saya mau tanya,pakde dan budhe saya memakai sertifikat ruko sbg jaminan hutang dibank,sebelum sempat sertifikat ruko diambil pakde dan budhe saya meninggal.pakde dan budhe saya tidak pny anak ,tetapi budhe saya msh pny ibu kandung(sebagai ahli waris/yang bisa ambl sertifikat tsb).yang saya tanyakan kalau ahli waris(ibu kandung budhe saya) tsb meninggal.siapa lagi yang bisa ambil sertifikat rukotsb?terimakasih

  275. 275
    Vakri Says:

    Bapak Admin sebagai orang awam saya mohon pencerahannya.

    Saya berniat menjual rumah saya dengan perjanjian di atas materai, antara saya dan calon pembeli dengan dengan saksi-saksi yaitu perantaranya.

    Dalam perjanjiannya disebutkan calon pembeli membayar tanda jadi dan akan melunasinya paling lambat selama 2(dua) bulan setelah perjanjian, dan terdapat klausul yg menyatakan bahwa kalau kami membatalkan perjanjian tersebut sebelum 2 bulan, maka kami harus mengganti 2x lipat uang tanda jadi yang diberikan calon pembeli, sebaliknya apabila setelah batas waktu 2 bulan belum dilunasi, maka tanda jadi akan hangus.

    Kenyataannya pembeli tidak dapat melunasi setelah 2 bulan dari waktu perjanjian tersebut, dan kami yang sudah mengharapkan adanya transaksi tersebut akhirnya kalang kabut dan berusaha mencari pembeli lain, dengan beriklan lagi sehingga mengeluarkan waktu dan biaya lagi, padahal dana tersebut juga kami butuhkan.

    Akhirnya pada saat kami sudah mendapatkan calon pembeli baru, calon pembeli lama juga menuntut agar kami bisa melaksanakan transaksi jual beli.

    Terus terang dengan pembeli yang baru kami bisa mendapatkan keuntungan lebih.

    Yang mau saya tanyakan adalah :
    1. Apakah benar tindakan kami dari segi hukum, apabila telah membatalkan perjanjian jual beli dengan calon pembeli lama dan kami tidak mempunyai kewajiban mengembalikan uang tanda jadi tersebut, mengingat klausul dari perjanjian dan batas waktunya adalah selama 2 bulan pelunasannya?

    2. Apakah benar secara Hukum apabila calon pembeli lama merasa berhak meneruskan transaksi tersebut karena dia merasa sudah memberitahukan kepada kami untuk meminta perpanjangan waktu, padahal jawaban kami adalah setelah waktu selama 2 bulan perjanjian jual beli tersebut adalah tidak mengikat artinya kami berhak menjual kepada siapa saja?

    3. Apakah calon pembeli lama tersebut berhak menuntut tanda jadi yang sudah dibayarkan?

    Mohon pencerahannya dan terima kasih sebelumnya.

  276. 276
    DEFI Says:

    Yth.Bapak Bambang

    Mohon Penjelasannya

    Bapak saya meninggal dunia dengan meninggalkan 4 orang anak dari alm.istri pertama (ibu saya). ketika ibu saya meninggal rumah yang kami tempati sekarang sedang di bangun dan sdh mencapai tahap 90% ( rmh sdh berdiri cuma belum dikeramik & di cat)kemudian bapak menikah lagi dan menempati rumah tersebut dengan istri barunya selama menempati rumah tersebut ada perbaikan atas rumah tersebut (tanpa merubah bentuk asli hanya merubah fungsinya). saat ini bapak saya telah meninggal dunia dari perkawinan dengan istri kedua tidak memiliki anak, yang ingin saya tanyakan apakah atas rumah tersebut istri kedua berhak atas kepemilikan rumah tersebut, terimakasih.

  277. 277
    Agung bingung Says:

    Terimakasih atas penjelasannya, mudah-mudahan pencerahan bapak ini dapat memberi membuka mata saya yang buta huku.sekali lagi TERIMAKASIH…… ^_^

  278. 278
    ariani Says:

    salam sejahtera Pak Bambang,
    saya mau tny, saya ingin membantu ibu saya yg akan menjual rumah. status ibu di ktp (ktp seumur hidup ) menikah, di kk cerai mati dan ibu bertindak sbg kepala keluarga , rumah an ibu sy, ayah sudah meninggal..dokumen2 apa saja yg diperlukan utk keperluan jual rumah & balik nama ke pembeli?

  279. 279
    admin Says:

    Terimakasih YANTI.
    yang berhak untuk megambil sertipikat ruko pada bank adalah ahli waris dari pak de dan bude< misalkan masih ada orang tuannya maka orang tuannya yang berhak ngambil, dan jika kedua orang tuannya pakde dan bude meninggal juga maka kakak atau adik dari pakde dan bude. dan seterusnya sampai garis kebawah.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  280. 280
    admin Says:

    Terimakasih VAKRI.
    1.Betul. Jadi jika sudah diperjanjiakan demikian maka dalam waktu dua bulan tidak dilakukan jual bel;i pelunasan maka anda berhak menjual kepada pihak lain. Perjanian anda dan calon pembeli yang memberikan uang ikatan dalam batas waktu harus dilunasi menjadi undang-undang kedua belah pihak dan konsekwensi dari perjanjian itu harus dilaksanakan.
    2. Jika perjanjian dibuat tambahan jangka waktu dan anda menyetujuinya maka calon pembeli berhak meneruskannya jual beli karena ada perpanjangan angka waktu, jika anda tidak menyetujui pepanjangan jangka waktu maka perjanjian awal yg 2 bulan itu yang dipakai.
    3. kalo saja dalam perjanian tanda jadi atau dp tersebut diperjanjikan hangus maka tidak bisa vcalon pembeli menuntut balik uang dp tersebut.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  281. 281
    admin Says:

    Terimakasih DEFI.
    Jika perkawinan istri kedua sah secara hukum maksudnya ada surat nikah resminya maka istri kedua berhak atas rumah tersebut akan tetapi untuk sebagian. artinya istri kedua tetap menjadi ahli waris juga. jadi harta waris dibagi menjadi 4 anak dan satu istri.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  282. 282
    admin Says:

    Terimakasih ARIANI.
    mungkin anda bisa langsung hubungi pejabat pembuat akta tanah di lokasi tanah berada. akan tetapi saya akan membantu memberikan data untuk menjual yang diperlukan adalah keterangan surat waris, surat kematian bapak saudara, ktp seluruh ahli waris yaitu ibu dan anak-anaknya semua, sertipikat tanah tersebut. sttp/pajak bumi bangunan untuk menghitung besaran pajak yang dibayarpenjual dan pembeli. itu yang anda harus siapkan.
    saya kira demikian dan terimakasih.

  283. 283
    vee dee Says:

    pak Bambang,, mohon bantuan setahun yang lalu akta rumah atas nama saya digadaikan suami ke rentenir sebesar Rp 50 jt dengan bunga 10%/bulan, perjanjian diatas segel hanya antara suami dan rentenir, tetapi saya tidak menanda tanganni perjanjian itu, apakah sah ?
    suami telah membayar bunga 30 jt, karena berat sekarang suami mau bayar 60 jt. tetapi si rentenir tidak mau dia minta sesuai perjanjian. pertama memang saya tidak tahu suami pinjam uang sebesar itu.
    mohon bantuannya pak.

  284. 284
    YANTI Says:

    yth.pak bambang
    saya memiliki seorang abang ipar yang telah menikah lagi dengan perempuan lain sementara kakak kandung saya telah meninggal dunia 3 tahun lalu. pertanyaan saya apakah istri ke 2 kakak ipar saya berhak atas harta yang di wariskan kepada kakak kandung saya?

  285. 285
    asri Says:

    YTH Pak Bambang,
    Saya mempunyai permasalahan seperti ini,

    ada sebuah keluarga, suami nya sakit dan butuh uang dengan segera untuk biaya rumah sakit suaminya, kemudian istrinya menjual mobil tanpa sepengetahuan si suami kepada saya dengan harga yang sudah disepakati antara saya dan istrinya, saya melakukan akad jual beli dengan istrinya di atas materai dan ada saksi.
    masalah muncul ketika si suami membaik dan dia gak terima mobil nya dijual dengan harga segitu. Si suami menuduh saya memanfaatkan kondisi dia yang sedang sakit untuk membeli mobil dengan harga dibawah pasar. kemudian si suami mengganggap jual beli yang telah saya lakukan tidak sah dan cacat hukum karna mobil itu atas nama dia bukan istrinya. menurut dia yang berhak jual mobil cuma dia bukan istrinya.
    sekarang dia nuntut saya untuk mengembalikan mobil itu.
    yang saya tanyakan?
    1. apa akad jual beli yang saya lakukan sah atau tidak dimata hukum?
    2. apa saya harus mengembalikan mobilnya atau saya sudah menjadi pemilik yang sah?

    terimakasih..

  286. 286
    admin Says:

    Terimakasih VEE DEE
    kalau meminjam uang dengan jaminan sertipikat hak atas tanah dan milik suami istri sebagai harta bersama maka kedua nya yaitu suami dan istri harus menandatangani persetujuan pinjam meminjam uang tersebut, jika istri tidak menyetujui maka jaminan atas sertipikat tersevut tidak sah, akan tetapi hutang-piutang tetap harus dibayar.
    Tentang bunga maka jika telah diperjanjikan jumlah bunganya maka halitu menjadi undang undang lkedua belah pihak dan harus dilaksanakan, akan tetapi pula jika pemberian bunga oleh yang meminjamkan jika mengarah kepada perbuatan untuk merugikan pihak peminjam dengan tujuan untuk menguasai rumah tersebut dengan cara yang bertentangan dengan undang undang maka dapat juka dibatalkan perjanjiannya.
    Saya kira pendapat saya demikian dan terimakasih.

  287. 287
    admin Says:

    Terimakasih YANTI.
    Masih memiliki hak istri kedua kakak ipar saudara jika dilakukan perkwinan yang sah. dan istri kedua kakak ipar akan menjadi ahli waris nantiya jika kakak ipar saudara meninggal. Akan tetapi anak-anak hasil perkawinan dengan kakak kandung saudara adalah ahli waris yang utama.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  288. 288
    admin Says:

    Terimakasih ASRI.
    1. Karena mobil benda bergerak dan siapa yang meguasai dianggap dia yang memiliki, nama dalam BPKB mobil tidak menjadi patokan bahwa dia adalah pemiliknya, jika anda membeli mobilnya dengan keadaan surtat mobil yang lengkap dan sah dan telah anda bayar dan barang mobil juga diserahkan maka transaksi tersebut adalah sah secara hukum.
    2. Anda telah menjadi pemilik yang sah. masalah anda mau kembalikan atau tidak itu hak saudara , jka anda merasa tidak enak karena tetangga atau teman dekat maka mengembalkan mobil akan lebih baik dan jika anda tidak mengembalikan mobil secara hukum anda juga tidak bisa dipersalahkan.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  289. 289
    selvi Says:

    Pak bambang, saya mohon pencerahannya kembali.
    saya dua bersaudara. ayah saya sudah meninggal sejak saya berusia 3 tahun, dan adik saya masih bayi. ayah saya mempunyai dua rumah (1 untuk tempat tinggal dan 1 nya lagi dikontrakkan) dan sawah 4 ha yang diperoleh ayah sebelum menikah dengan ibu saya. ayah saya menikah dengan ibu diusia 45 tahun dan ibu masih muda. dahulunya ayah saya duda mati tanpa anak. setelah _+tiga tahun menikah dengan ibu, ayah saya meninggal, dan ibu menikah lagi serta mempunyai dua anak (berarti adik tiri saya). di tahun 1996 ibu mendapat tawaran orang untuk tukar guling sawah milik ayah tersebut dengan sawah lain serta mendapat ganti rugi berupa uang. dan ibu pun menyetujui. tetapi uang itu, semuanya masuk dalam rekening ibu. dan untuk sertivikat sawahnya semuanya juga diganti atas nama ibu (diatas namakan ibu). tidak tahu kenapa sampai sekarang ibu belum mau membagi harta peninggalan ayah tersebut. padahal sekarang saya dan adik saya telah berkeluarga. pernah dalam canda tawa kami bergurau, saya menanyakan gimana harta warisan dari ayah. tetapi ibu malah salah sangka, dan marah. ibu merasa tidak dipercayai oleh saya, dan menganggap kalau saya telah mencurigai ibu untuk menguasai semua harta peninggalan ayah. padahal saya hanya ingin tahu kapan ibu akan membagi harta benda yang ditinggalkan ayah buat kami. dan selama ini juga ibu saya memperoleh uang dari hasil panen sawah dan hasil mengontrakkan 1 rumah milik ayah tersebut tetapi ibu tidak pernah menunjukkan berapa besarnya, serta bilang semua hasil panen dan hasil kontrakkan tersebut telah habis, malah kurang untuk membiayai hidup saya dan adik saya.tetapi beberapa hari lalu saya memergoki ada beberapa akta jual beli tanah (di situ tertulis kalau ibu saya membeli tanah) yang nilainya tidak sedikit di tahun 1998-2000. saya menanyakan dari mana ibu mendapat uang untuk membeli tanah-tanah tersebut? dan akhirnya ibu pun mengaku kalau uang yang digunakan untuk membeli tanah-tanah tersebut didapat dari hasil tukar guling sawah milik ayah diwaktu dulu. namun, ibu bilang kalau tanah-tanah yang dibelinya itu diperuntukkan untuk kedua adik tiri saya. yang ingin saya tanyakan,
    1. siapa saja yang berhak atas harta warisan ayah dan berapa bagiankah yang nanti akan kami peroleh?
    *(ayah saya anak tunggal dan orang tuanya sudah meninggal)
    *menurut syariat islam, (dulu ketika saya masih sekolah di jelaskan seperti ini) kalau istri itu mendapat 1/8 (jika punya anak), saya dan adik saya masing-masing 2/3 bagian. Kemudian sisanya untuk ahli waris lain(tetapi ayah saya tidak mempunyai saudara lain) bagaimana pembagiannya? Mohon dijelaskan ya, pak.
    2. apakah tanah-tanah yang dibeli ibu setelah ayah saya meninggal termasuk harta warisan dari ayah saya atau bukan meskipun uang yang digunakan ibu untuk membeli tanah tersebut berasal dari hasil ganti rugi tukar guling tanah milik ayah tersebut?apakah saya dan adik kandung saya mempunyai hak atas tanah yang dibeli ibu tersebut meskipun ibu bilang kalau tanah yang dibelinya itu untuk kedua adik tiri saya?
    sebelum dan sesuadahnya saya ucapkan banyak terikasih.

  290. 290
    admin Says:

    Terimakasih SELVI.
    Anda dan adik anda pada prinsipnya adalah ahli waris yang sah dari ayah kandung saudara dan ibu kandung saudara. pembagiannya benar menurut anda yaitu anda bisa lihat detilnya di Kmpilasi Hukum Islam. karena anda tidak menyebutkan ahli waris laki atau perempuan maka saya sulit menentukan perhitungannya. Prinsaipnya kalau laki laki dapat 2 maka perempuan dapat 1 artinya setengah dari laki bagi perolehan harta waris si perempuan. Perolehan istri kedua ibu tiri anda adalah 1/8.
    tanah yang dibeli ibu setelah meninggal maka saya menyikapinya tidak dari apakah anda dapat harta warisnya atau tidak, tetapi apakah perolehan tanah ibu tiri dari uang hasil oenjualan tanah bapak saudara jika iya maka tanah tersebut harus dibagi waris. Perbuatan tukar guling tanah yang dilakukan ibu tiri saudara adalah melawan hukum jika tanpa persetujuan ahli waris yang lain yaitu anda dan adik anda. sehingga langkahnya batalkan saja melalui pengadilan proses tukar menukar tanah yang dilakukan ibu tiri saudara dengan pihak lain.
    Saran saya sebelum proses pengalihan harta waris berkelanjutan maka anda bisa meminta pengadilan agama setempat untuk melakukan pembagian waris dengan segera. saya kira itu jalan yang terbaik.
    Demikian pendapat saya dan jika tidak jelas silahkan hubungi melalui telp di kantor kami.
    Terimakasih.

  291. 291
    Wildan Says:

    Pak Yth, Saya saat ini dalam proses perceraian dan pada pengadilan tingkat pertama saya menang istri saya mengajukan banding di Pengadilan Tinggi dan masih berproses hingga saat ini.

    Pertanyaan saya, saat ini saya masih mencicil kewajiban KPR saya sewaktu dulu masih terikat perkawinan dengan cicilan 10 Juta / bulan dan rumah hingga saat ini ditempati oleh anak anak 5 orang dan eks istri saya
    HUbungan saya dengan anak anak sangat baik namun tidak demikian halnya dengan eks istri saya

    Karena saya sudah tidak bekerja sehingga saya tidak sanggup lagi bayar cicilan sebesar Rp. 10 juta /bulan tsb, apakah saya dapat mengajukan masalah ketidak sanggupan saya ini ke bank? dan apakah konsekwensi hukumnya.

    Saya bersedia mencarikan rumah pengganti untuk tempat tinggal anak anak

    Salam hormat,
    Wildan

  292. 292
    sri aryani Says:

    Ass pak,
    Pak saya punya kasus seperti ini :
    tuan jojo,pemilik sebuah toko tanaman yang terletak dijalan baciro no.123 jogja bermaksud menjual pupuk yang ada digudang kepada PT.Sinar agri sentosa yang memerlukan pupuk untuk per kebunan yang ada diwilayah jawa tengah dan DIY.tuan jojo dan tuan andi,direktur pt.agri sentosa telah sepakat tentang syarat perjanjiannya.
    pada saat perjanjian jual beli akan ditanda tangani,tuan jojo jatuh sakit dan harus di rawat di RS.supaya urusan jual beli tetap dapat berlangsung tuan jojo memberi kuasa khusus kepada tuan hendra, salah satu kerabatnya untuk mewakili dirinya.

    Pertanyaannya, bagaimana cara menyelesaikan kasus trsbt diatas pak?

    Terimakasih :)

  293. 293
    Atek Says:

    Yth,
    Bpk. Bambang Sugeng
    ditmpt.

    Pak Sugeng,, saya mohon pendapat hukum dan panduannya atas kasus yang sedang saya alami.

    Kasus yang saya hadapi kronologisnya bermula ketika pada tahun 1953 alm.ibu saya menyewakan sebidang tanah Verponding Indonesia atas nama Alm. Ibu saya seluas 170m2 kepada seseorang (Mr. A). Sewa menyewa tanah tersebut berlaku untuk masa 30 tahun dengan ketentuan Mr. A diperbolehkan untuk membangun bangunan/rumah diatas tanah tersebut.

    Pada tahun 2004 tanah tersebut telah kami urus peningkatan statusnya dari Verponding Indonesia menjadi sertifikat SHM atas nama saya dan adik-adik.
    Saat ini Mr. A telah meninggal dan yang menempati rumah diatas tanah saya tersebut adalah anaknya Mr. A selaku ahli waris dari Mr. A.

    Yang menjadi persoalan ialah karena kami merasa bahwa jangka waktu sewa menyewa telah lama habis, dan kami berniat untuk menjual/mempergunakan tanah tersebut, pada tahun 2010 kemarin saya meminta anaknya Mr. A secara baik-baik untuk mengosongkan atau setidak-tidak membongkar bangunan dan rumah diatas tanah kami tersebut karena kami ingin mempergunakan tanah kami tersebut. Namun terhadap permohonan yang saya utarakan tersebut, anak dari Mr. A tidak menyetujuinya dengan alasan bahwa tanah tersebut telah dijual oleh alm.Ibu saya kepada bapaknya (Mr.A) tapi ketika saya meminta buktinya dia tidak mau menunjukkannya.

    Pertanyaan saya adalah:

    1. Bagaimana ketentuan mengenai pembangunan rumah/bangunan diatas tanah milik orang lain yang didasarkan oleh alas hak sewa menyewa?
    2. Apakah saya dapat meminta P2B untuk membongkar rumah tersebut karena merupakan bangunan liar yang tidak mempunyai alas hukum yang sah? (dalam hal ini kan masa perjanjian sewa menyewa tanah sudah habis, IMB dan IPBnya harusnya sudah tidak berlaku lagi)
    3. Langkah hukum apa yang bisa saya tempuh untuk memperoleh hak kami sebagai pemilik tanah tersebut?

    sebelumnya saya mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas perhatian, jawaban dan pendapat hukumnya pak Bambang..

    Salam,,

    Atek

  294. 294
    Krisyanto Says:

    Bp. Bambang Sugeng yang saya hormati

    Selamat siang pak…
    saat ini keluarga istri saya (ibu mertua) sedang mengalami masalah gugatan harta gono gini dari pihak bapak mertua.
    untuk diketahui bahwa ibu mertua mengajukan gugatan cerai ke pengadilan dan sudah disetujui bulan desember 2010.
    alasan perceraian adalah karena pihak bapak mertua meniggalkan rumah dan tidak memberikan nafkah selama ~ 2 tahun.
    bapak mertua juga sudah nikah siri lagi dan meninggalkan hutang jaminan bank rp. 10 jt
    ibu mertua tidak memiliki pekerjaan (Ibu rumah tangga).
    bapak mertua selama proses persidangan cerai gugat tidak pernah hadir tanpa alasan yang jelas.
    sekarang istri & saya tinggal serumah dengan ibu mertua

    selanjutnya bapak mertua tiba2 pada bulan april 2011 mengajukan gugatan pembagian atas harta gono gini .
    adapun gugatan harta gono gini adalah sbb:
    1. sebidang tanah dan rumah yang saat ini kami tinggali bersama
    2. peralatan rumah tangga : TV, Tape, Meja, Kursi, Tempat Tidur, sepeda
    3. sebidang tanah yang dijual tanpa seijin bapak mertua seharga 9 jt pada tahun 2009
    penjualan tanah ini untuk memenuhi biaya kuliah istri dan ibu mertua karena sudah ditinggalkan bapak mertua selama ~ 2 tahun.
    penjualan ini dilakukan sebelum proses cerai gugat dan ibu mertua masih berstatus istri dari bapak mertua
    proses persidangan gugatan harta gono gini ini saat ini memasuki masa mediasi.
    untuk diketahui bahwa , kakek dari pihak ibu mertua memberikan modal usaha berupa 1 bh truk diesel dan rumah kayu yang saat ini kami tempati kepada ibu mertua tetapi tidak ada bukti hitam diatas putih.
    yang ada hanya saksi saja

    pertanyaan saya:
    1. bagaimana posisi ibu mertua saya sebagai pihak yang tergugat dalam kasus gugatan harta gono gini ini?
    2. Apakah ibu mertua bisa dipidanakan karena penjualan tanah untuk biaya hidup keluarga & kuliah istri ?
    jika iya kira-kira solusinya seperti apa ?
    3. Apakah ibu mertua bisa mengajukan tuntutan balik sbb:
    – biaya hidup selama 2 tahun ditinggalkan?
    – biaya kuliah anak selama ditinggalkan?
    – biaya pernikahan anak ?
    – pengembalian harta pemberian kakek ibu mertua yang telah dihabiskan bapak mertua (1 bh truk diesel dan rumah kayu yang saat ini kami tempati )
    – biaya hutang yang ditinggalkan bapak mertua sebesar ~ 9 jt. hutang ini telah kami bayar lunas dengan bantuan biaya dari keluarga saya.
    – pembagian harta gono gini berupa tanah agar dibagi 2
    4. berapa persen kemungkinan untuk menang dalam kasus seperti ini?

    dalam proses gugatan harta gono gini ini, bapak mertua tidak menunjukkan iktikad baik antara lain dalam bentuk mengancam ibu mertua dan saksi2
    saat ini kami telah berkonsultasi dengan pengacara kami, kami mengajukan tuntutan balik sebagaimanan tersebut diatas dengan total 119 jt. sedangkan taksiran gono gini hanya 50 juta setelah kami bagi berdua
    tetapi dikarenakan saya bekerja jauh dari rumah, maka saya tidak bisa terlalu detail untuk memantaunya.

    sekian. mohon bantuannya untuk solusi yang harus kami ambil
    mohon untuk bisa dibalas / reply ke alamat email ini juga ya pak

    Thank

    Krisyanto

  295. 295
    GP Soejoedono Says:

    Selamat Sore Pak Bambang,

    Saya ada masalah kredit macet di HSBC Personal Loan, waktu itu kredit yg saya ambil Rp.12jt. pd thn 2006 dgn tenor 36bln.

    Setelah selama setahun saya bayar lancar, kemudian pada thn 2007 saya di PHK, dan saya tidak sanggup bayar lagi. Pokok+Bunga saat ini Rp.9.7jt, saya yakin bila bunga dihilangkan pokok nya tidak akan lewat dari Rp.8jt.

    Saya ada niat untuk mengembalikan dgn dicicil namun krn penghasilan saya yg tidak pasti besarannya, saya hanya berani/sanggup per bulan maksimal Rp.350rb sampai lunas.

    Apakah Pak Bambang dapat membantu saya dalam menyelesaikan permasalahan saya ini.
    Mohon balasan dari Pak Bambang.

    Demikian permohonan ini saya sampaikan, terimakasih banyak untuk bantuan yg Bapak berikan.

  296. 296
    admin Says:

    Terimakasih WIDAN.
    Bisa saja anda menyampaikan ke Bank tentang ketidakmampuan saudara membayara cicilan, dan bank akan melakukan penjualan rumah saudara tersebut dan jika ada sisa dari hasil penjualan rumah tersebut maka akan dikembalikan kepada debitur yaitu saudara.
    Artinya hal itu memungkinkan untuk dilakukan negoisasi dengan pihak bank.
    saya kira demikian dan terimakasih.

  297. 297
    admin Says:

    Terimakasih SRI ARYANI.
    walaikum salam wr wb.saya kira tuan hendro kalo saja tidak punya kapasitas sebagai wakil dari tuan jojo. lebih baik diwakilkan saja kepada istrinya tuan jojo supaya alur hukumnya jelas dan sah. kalo saja jojo bisa memberikan kuasa kenapa dia tidak melakukan saja tanda tangan jual belinya saja lalu pelaksanaan nya bisa saja diserahkan kepada pak hendra. demikian pendapat saya semoga manfaat.

  298. 298
    admin Says:

    Terimakasih ATEK.
    Prinsip hukumnya.
    Tanah dibuktikan dengan bukti kepemilikan tanah, entah verponding jaman belanda, atau hak milik jaman sekarang maka siapa yang ada di dalam nama surat tanh tersebut adalah dia yang berhak. jika anda punya perjanian sewanya maka jelas A adalah sebagai penyewa dan bukan pemilik.
    Bahwa ketentuannya anda bisa mengajukan gugatan ke pengadilan untuk melakukan mengajukan gugatan pengosongan terhadap anak mr A tersebut dengan serta merta. anda tidak bisa melalui P2B.
    Pendapat hukum saya jelas bahwa jika anda punya bukti hak atas tanah sebagai ahli waris almarhum bapak dan ibu anda maka jelas dapat dilakukan gugatan pengosongan melalui pengadilan dimana tanah tersebut berada. Gugatan dapat diajukan dengan serta merta meskipun ada banding atau kasasi atasnya.

    Demikian pendapat saya dan semoga bermanfaat.

  299. 299
    admin Says:

    Terimakasih KRISYANTO.
    12. Guagatan harta gono gini adalah hanya terbatas kepada barang yang diperoleh selama perkawinan dan diluar itu tidak termasuk gharta gono gini. gugatannya pasti akan dibagi dua sehingga tdk menjadi masalah gugatan itu. silahkan saja dihadapi dan hakim akan memutuskan sesuai dengan porsi pembagian masing masing.
    2. Masalah dipidanakan tentunya tidak bisa karena harta nya sendiri yang dijual maka tidak dapat dikategorikan perbuatan pidana. Selama penjualan itu masih belum terjadi perceraian.
    3.Prinsipmnya semua yang anda tuntut tersebt dapat diperhitungkan sebagai hasil pemberesan harta gono gini. artinya bahwa harta gono gini dibagi setelah dipotong biaya biaya yang diperuntukkan untuk yg anda sebutkan diatas. Tinggal sisa harta gono gini tersebut berapa ya hanya itu yang dibagi. gono gini itu bukan saja adanya harta yang dibagi tetapi jika ada hutang maka kedua belah pihak suami istri juga harus menanggung pembayarannya juga.
    4.Masalah kemungkinan menang atau kalah ditentukan oleh hakim yang memutus perkara tersebut. akan tetapi dari sisi hukum bahwa garis besarnya harta gono gini adalah harta yang diperoleh selama masa perkawinan dan harta tersebut siapa yang mencari baik istri atau suami maka jika terjadi perceraian maka akan dibagi dua sama rata. itu yang seharusnya.

  300. 300
    admin Says:

    Terimakasih SOEJOEDONO.
    untukmasalah itu sebenarnya kebijakannya ada pada bank. artinya silahkan anda menghubungi pihak bank untuk negoisasi masalah tersebut. karena saya tidak ada data tentang akat kredit saudara dengan bank tersebut. sehingga saya tidak dapat menganalisa keseluruhan, akan tetapi saya berpendapat silahkan saja bernegoisasi dengan bank saya kira bank bersedia.
    demikian dan Terimakasih.

  301. 301
    hariansyah Says:

    yang terhormat pak bambang s

    saya bertanya, lebih kurang 3 bulan yang lalu, paman kami masuk rumah sakit, karena kurang biaya ada salah satu bibi kami mengajukan untuk menjual sebidang tanah, untuk biaya selama di rumah sakit, pas saat diskusi di sepakati bahwa setuju di jual tanah warisan dan ditunjuk bibi saya (sebut saja S) di rapat tersebut jg di sepakati harga yang akan di jual berpatokan pada harga pasaran tanah di desa tersebut. yakni (2,5 juta dengan lebar 5 panjang 10) maka bibi s mengajukan tawaran kepada tetangga (sebut saja h), tetapi setelah lebih kurang 3 bulan, pas mau pengukuran tanah, di surat tercantung tanah lebar 10 dan panjang 15 dengan harga 2 juta, maka salah satu bibi saya yang lain (I) tidak setuju, karena tidak sesuai dengan kesepakatan antar keluarga. keinginan bibi (I) hanya menambah uang lagi, namun si pembeli (H) tidak mau menambah bahkan mengatakan kalau tidak mau dia minta kembalikan uang dengan 2 kali lipat (menjadi 4 juta).

    yang ingin saya tanyakan
    1. keluarga tidak mau mengembalikan uang sebesar 4 juta tapi hanya mau mengembalikan 2 juta saja. bagaimana menurut bapak?
    2. di surat perjanjian yang di tanda tangai diatas mateai tersebut tidak ada saksi dari pihak penjual (ahli waris) bagaimana hukumnya?

    terimak kasih atas bantuannya.

    salam hariansyah palembang

  302. 302
    Tanty Says:

    Yth. Bp. Bambang,

    Saya hendak membeli sebuah rumah, namun sertifikat asli rumah tsb ada di bank dikarenakan pemilik rmh tsb menganggunkan rumahnya. Pertanyaan saya, saya ingin membeli rumah tsb dengan sistem KPR, namun apakah memungkinkan untuk bank dpt menebus terlebih dahulu sertifikat rmh tsb dan mengubahnya menjd sistem kpr? langkah2 pertama apakah yg harus sy lakukan untuk itu?
    Terima kasih banyak untuk perhatian bp.

  303. 303
    Hana Sri Widayani Says:

    Selamat siang Pak Bambang,

    Saya sekarang sedang mencicil rumah di BSD,dua kali cicilan lagi akan lunas. Perjanjian jual beli tanah dan bangunan atas nama saya sendiri. Saya sudah menikah dengan WNA tapi dia membelikan rumah ini untuk saya jadi hanya atas nama saya bukan nama berdua.Sebentar lagi saya akan melakukan penandatangan PPJB, dan saya lihat salah satu persyaratannya menyertakan KTP suami istri, padahal suami tidak punya KTP. Dan saya juga dapat informasi kalo menikah dengan WNA saya tidak bisa memiliki properti sebagai hak milik, hanya hak pakai. Apakah solusi yang terbaik menurut Bapak? Terima kasih atas jawabannya.

  304. 304
    Widdy Sanjaya Says:

    Dear Pak Bambang,

    Saya mau jual rumah, nah rumah tersebut awalnya merupakan warisan, tetapi akhirnya saya memutuskan untuk membeli bagian saudara yang lain sehingga rumah tersebut full milik saya. Cuma saat itu rumah tidak saya balik nama, masih nama orang tua. Nah sekarang saya mau jual, tetapi notaris bilang harus buat surat ahli waris dulu. Sudah 2 bulan yang lalu saya buat di notaris bersangkutan, tapi sampai sekarang belum selesai juga. yang saya mau tanyakan, berapa lama biasanya pembuatan ahli waris tersebut Pak?

    Terima Kasih.. Ditungga ya Pak Jawabannya..

  305. 305
    Ratna Says:

    Selamat siang Pak Bambang.saya mau tanya sedikit begini saya baru saja mengambil rumah ukuran 4×12 m2,dikawasan cengkareng palem.rumah tersebut masih indent dari developer yang saya ingin tanyakan adalah dari pihak developer mengatakan bahwa rumah tersebut adalah SHM,tapi setelah dp 30 persen yg saya lakukan baru diketahui itu adalah sertifikat hak milik HPL.apakah rumah tersebut nantinya jika kita mau mengoper KPR bank bermasalah apabila sertifikat milik HPL?.apakah HPL tidak dapat ditingkatkan menjadi sertifikat Hak Milik Murni?.dan satu lagi yang ingin saya tanyakan kepada Bapak,saya ingin mengajukan KPR kepada Bank,apabila Pihak Bank tidak menyetujui oleh pihak developer (marketing nya) yang mengatakan DP yang sudah dibayarkan akan hangus,sedangkan di awal kita melihat n memilih rumah tersebut tidak mengatakan apa2,tau2 DP sudah berjalan baru dikatakan demikian,bisakah kita menuntut pihak developer tersebut Pak,karena seperti itu bisa dikatakan developer hanya mau mengambil keuntungan dibalik kesusahan pembeli karena waktu uang tanda jadi kita tidak diperkenankan membaca pasal2 yg ada;oleh pihak marketingnya mengatakan nanti akan di kasih copy nya.demikian pertanyaan dari saya orang yang benar2 tidak mengerti hukum Pak.atas jawaban dan pencerahan dari Bapak ,saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya.

  306. 306
    Dvi Afriansyah Says:

    Yth Pak Bambang, saya punya kasus masalah waris, begini, Alm,bapak saya telah meninggal 7 bulan lalu, saya merupakan anak dari istri pertama yang mana ibu kandung saya telah meninggal, dan tahun 2003 Bapak saya menikah lagi dengan istrinya sekarang, janda punya anak 2 laki-laki, harta yang ditinggal kan bapak saya yang diperoleh bersama istri ke 2 nya adalah 2 buah rumah,2 buah mobil,dan tanah yang mana semuanya atas nama istrinya sekarang,saya sebagai anak kandung bapak saya berhak tidak peninggalan tersebut,kami ada 3 bersaudara, dan sampai sekarang masalah ini masih mengganjal, dan sebelum meninggal bapak saya dan istrinya memiliki hutang dengan paman saya, terus siapa yang berhak membayarnya, dan langkah apa yang harus saya tempuh sekarang, karena istri bapak saya yg sekarang sampai sekarang tidak ada membicarakan masalah peninggalan bapak saya, dia merasa semuanya sudah nama atas nama dia, tolong pak penjelasannya, sebelum dan sesudah saya ucapkan terima kasih

  307. 307
    Nelvirida Says:

    pak ortu saya punya tanah dan pada tahun 1990 masuk kepengadilan dan kasusnya dimenangkan oleh kelompok ortu saya dan mendapat bagian masing-masing 4 hektar, berarti dua surat, surat yang pertama bentuk sertifikat dan bentuk surat kedua surat keterangan tanah, surat yang kedua diambil oleh salah satu dari kelompok ortu saya, kabarnya sudah diterbitkan sertifikat atas nama orang lain padahal ortu saya tidak pernah menjual tanah tersebut, seminggu yang lalu saya datang kekantor camat yang berwenang, saya lihat di buku register masih ada nama ortu saya, bagaimana langkah saya selanjutnya agar tanah tersebut bisa menjadi hak ortu saya. thank

  308. 308
    desy Says:

    salam sejahtera Bpk.Bambang Sugeng,

    saya mau konsultasi masalah tugas kuliah,mohon pencerahannya.

    contoh kasus, gimana caranya eksekusi kalo pasutri bercerai sudah mempunyai anak satu
    dalam putusannya seharusnya si bpk membiayai anak sampai umur 18 tahun
    tapi pas umur 6 tahun si bapak sudah tidak mau membiayai si anak
    pasutri bercerai ketika umr anaknya 5 tahun……….
    jd gimana eksekusinya ?? karana dr bpkx tdk memberikan nafka kpd ankx
    terima kasih

  309. 309
    Rini Says:

    Yth. Bapak Bambang,
    Saya ingin menanyakan apa yang harus dilakukan ketika sertifikat rumah yang menjadi bagian warisan saya masih atas nama alm. Bapak saya?prlu diketahui almh.Ibu sudah wafat dan dua adik laki2 saya sudah dpt rumah warisan sendiri dan setuju jika saya ingin menjual rumah warisan bagian sya. oya, apa yg harus dilengkapi jika pada srtifikat rumah hanya ada luas tanah, tanpa luas bangunan (pdahal rumah ada dan PBB dibayar rutin/thn. Terima kasih Bapak atas jawabannya. Rini

  310. 310
    alexa Says:

    Assalammuallaikum Wr wb.Pak saya mau tanya,saya telah bercerai resmi pada bulan januari 2011 dan mempunyai keputusan Hukum tetap.namun saya masih mempunyai kewajiban Hutang atas Rumah yg saya tempati dengan EX suami.Rumah tersebut sampai dengan sekarang statusnya belum lunas.didalam perjalanan waktu sayalah dari awal sampai dengan saat ini yg membayar cicilan Rumah tersebut.pertanyaannya :1.Apakah Rumah tersebut tetap menjadi bagian dari Harta gono gini?dan saya tetap harus membaginya walaupun rumah tersebut A/N Nama saya,rasanya percuma saya bayar samapai lunas bila tetap harus dibagi 2?
    :2.apakah saya dapat menjual rumah tersebut tanpa persetujuan EX suami.
    Mohon Advise terima kasih Wassallam.

  311. 311
    jesica Karundeng Says:

    Salam Sejahtera..
    Saya bersaudara ber 5 . setelah Ortu meninggal rumah (harta Peninggalan )sebagian disewakan ke pihak lain oleh salah satu kakak saya . tanpa ada persetujuan dari saya .
    Perntanyaan saya , apakah bs di laporkan ke POLISI ?
    menurut salah satu polisi tdk bs krn sama” memiliki Hak dan Pasal brp yg tepat untuk Kakak saya.
    Tolg saya di beri Pemasukan atau Advise ..
    Terima kasih.

  312. 312
    dona Says:

    salam,

    saya ingin menjual rumah warisan orangtua saya, namun surat aktajual belinya hilang.ahli waris orangtua saya adalah saya & seorang adik.kami berdua sudah sepakat untuk menjualnya.apa yg mesti saya lakukan dg hilangnya akta jualbeli yg masih nama ayah saya?

    Saya berterimakasih atas jawaban Bapak/ibu.

  313. 313
    Rudi Says:

    mohon informasi nya pak..
    saya rencana akan membeli sebuah ruko di balikpapan-kaltim melalui KPR di suatu bank dengan harga jual Rp.1,5M.
    kalau memang appraisal dr bank sesuai dengan harga jual nya yg Rp.1,5M berarti saya harus mengeluarkan DP sebesar 20% dari harga jual yaitu Rp.300.000.000. untuk informasi bahwa si penjual terima bersih. padahal IMB nya belum diurus, sertifikat msh HGB, dan masih berupa warisan dari orang tuanya yg dibagi ke pada ke 3 anaknya masing 1/3 bagian. luas bangunan ruko tsb adalah 210 M3 dan luas tanah 105M3, yg ingin saya tanyakan:

    1. berapa biaya untuk mengurus IMB, apa saja persyaratan/berkas yg harus di lengkapi, kemana diurusnya, dan brp lama prosesnya?

    2. apa memang dengan keadaan IMB belum diurus maka pembeli lah yg harus mengurus dan mengeluarkan biaya? krn si penjual membuka harga Rp.1,5M terima bersih.

    3. biaya apa saja yg timbul untuk urusan di notaris, rincian biaya dan perhitungan nya, dan siapa yg menanggung? penjual/pembeli?

    4. apakah HGB bisa ditingkatkan ke SHM? brp biayanya?, dan brp lama proses dan cara pengurusannya?
    5. apa saja yg menjadi biaya wajib yg harus saya keluarkan dan biaya bagi penjual dlm hal jual beli tsb?
    6. apa saran untuk saya agar pihak bank menyetujui KPR yg saya ajukan( tips&tricks)

    sekian dan terima kasih sebelumnya.

    Rudi
    balikpapan

  314. 314
    ZAINUL HASAN Says:

    Assalamualaikum Pak Sugeng,
    Saya ingin tanya tentang balik nama akta tanah waris, tapi belum sertifikat. Akta tanah waris atas nama orang tua saya, tapi orang tua nyuruh untuk dibalik nama akta tanahnya, yang saya tanyakan dan mohon solusinya?
    apakah bisa balik nama akta sesama akta tanpa harus kesertifikat? apakah akta tanah yg dikeluarkan notaris bisa dibalik nama sebelum sertifikat? yang saya dengar ada kasus akta ganda? yang bagaimana yg disebut akta ganda?
    mohon bantuannya. Terimakasih banyak.

  315. 315
    admin Says:

    Terimakasih HARIANSYAH :
    Kalo saja kesepakatan harga 2.5 juta maka itu yang disepakati bersama oleh penjual, dan pembeli harusnya membeli dan membayar dengan harga itu. jika selanjutnya pembeli hanya membayar 2 juta maka itu tidak memenuhi prestasi sehingga bisa saja penjual tanah mebatalkan penjualannya dan mengembalikan uang yg telah diterima sebesar 2 juta dikembalikan kepada pembeli. tentang tanah maka Sepanjang belum terjadi transaksi penandatanganan akta jual beli maka hak atas tanh belum beralih. menurut saya gak masalah dikembalikan 2 juta saja, selain itu juga bahwa tidak ada kesepakatan bahwa jika dibatalkan oleh penjual tanah maka uang akan berubah menjadi 4 juta. tidak ada dasar bagi pembeli tanah meminta uang pentembalian 4 juta rupiah.
    surat perjanjian yang dibuat seperti apa saya tidak mengetahuinya sehingga susah bagi saya untuk menganalisa surat perjanjian yang anda maksudkan .
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  316. 316
    admin Says:

    Terimakasih TANTY.
    Tentu saja bisa mbak, hal itu namanya take over kredit perumahan, boleh saja dan wajar itu terjadi di transaksi perbankan.
    persiapnnya bahwa silahkan saja anda menghubungi bank yang akan memberikan kredit kepada sauadara sebagai pembeli dan selanjutnya bank tersebut akan berhubungan dengan bank dari pemilik tanah atau bank yang memberikan kredit kepada pemilik tanah yang akan anda beli.
    Saya kira itu mudah dan anda bisa hibungi bank yang akan memberikan kredit kepada saudara maka anda akan diberikan syarat-syaratnya untuk itu.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  317. 317
    admin Says:

    Terimakasih HANA SW.
    kalo saja pern9kahan saudara tidak dicatatkan menurut ukum di indonesia maka pernijkahan saudara dianggap tidak ada dan tidak terjadi sehingga untuk pembelian tanah atau membuat ppjb anda bisa lakukan langsung tanpa ktp suami karena dasarnya anda dianggap belum menikah.
    Kalo saja anda menikah sah menurut hukum di indonesia maka anda memang tidak dapat memiliki hak milik atas tanah karena kewarganegaraan anda akan berubah mengikuti suami.
    solusinnya saya kira tidak bisa saya bicarakan di forum konsultasi ini secara mendetail.
    demikian mbak mohon maaf dan terimakasih.

  318. 318
    admin Says:

    Terimakasih WIDDY S.
    Kalo membuat surat keterangan waris tentunya cepat akan tetapi notaris satu dan yang lainnya memiliki kesibukan yang berbeda, saya tidak berani mengomentari tentang lama waktunya karena akan mnyinggung jabatan notaris. yang jelas membuat SKW surat keterangan waris waktunya cepat.
    demikian dan terimakasih.

  319. 319
    admin Says:

    Terimakasih RATNA.
    1. Bahwa hak milik diatas tanah HPL maka ada batas waktunya biasanya 30 tahun.
    2. untuk urusan perbankkan tentunya tidak masalah, biasanya bank akan tetap bisa memberikan kredit.
    3. bahwa jika cara menjual tanah tersebut tidak dibuka bahwa sebenarnya tanah tersebut adalah hpl maka tentunya penjual tidak menceritakan kondisi barang yang sebenarnya maka anda bisa meminta kembalian uang tersebut dengan tentunya dipotong biaya oleh developer. entah berapa besarannya.
    4. HPL pada umumnya tidak dapat ditingkatkan menjadi hak milik murni karena sebenarnya ada hak pihak lain yang melekat atas tanah tersebut.
    5. saran saya selesaikan solusi damai dengan developer.
    demikian pendapat singkat saya dan terimakasih.

  320. 320
    admin Says:

    Terimakasih DVI. A.
    1.Yang berhak membayar hutang kepada paman adalah ahli waris.
    2. Bahwa saudara sebagai anak dan seluruh anak yang lain otomatis selaku ahli waris berhak atas bagian harta waris. termasuk ibu tiri saudara juga berhak atas harta waris tentunya jika perkawinan kedua bapak sadara adalah sah didaftarkan menurut undang-undang perkawinan di indonesia/kawin sah.
    3. anda bisa melakukan tuntutan pembagian hartabwaruis melalui pengadilan setelah anda negooisasikan tidak tercapai.
    Saya kira singkatnya demikian dan terimakasih.

  321. 321
    admin Says:

    Terimakasih NELVIRIDA.
    Ya kita liat putusan pengadilannya seperti apa dulu.
    Kalo tiba tiba terbit sertipikat maka apa dasarnya< kalo penerbitannya oleh BPN tidak berdasar yang jelas dan benar maka anda bisa meminta pemblokiran sertipikat tersebut dan melakukan pembatalan seertipikat tersebut karena sertipikat itu milik ortu saudara.
    Demikian pendapat singkat saya dan terimakasih.

  322. 322
    admin Says:

    Terimakasih DESY.
    Kita lihat apakah bapaknya punya penghasilan tetap artinya apakah bapak bekerja di perusahaan atau kantor tertentu yang kelas mendapatkan gaji tiap bulan. jika yaa>> maka silahkan lakukan pemotongan gaji tersebut caranya beritahukan kepada perusahaan atau kantor si bapak.
    kalo bapaknya pengangguran ya bagaimana mau berikan nfkah kan tidak mungkin.
    demiian pendapat saya dan semoga manfaat.

  323. 323
    admin Says:

    Terimakasih RINI.
    Caranya menjual tanah waris adalah silahkan membuat SKW dulu surat keterangan waris, lalu setelah itu seluruh ahli waris menjualnya dan jika 2 anak yg lainnya tidak perklu hadir juga bisa dengan membuat akta keterangan di notaris dengan menolak waris/harta waris.
    demikian cara singkatnya dan semoga manfaat.

  324. 324
    admin Says:

    Waalaikum salam wr wb. ALEXa.
    Betul rumah tersebu adalah harta gono gini karena waktu pembeliannya adalah selama masa waktu perkawinan. Meskipun anda yang mencicilnya. Caranya supaya rumah tersebut menjadi milik saudara setelah perceraian ini maka anda meminta kepada mantan suami untuk membuat persetujuan keterangan bahwa dia menyerahkan rumah tersebut kepada saudara keseluruhan artinya menyerahkan harta gono gini tersebut kepada saudara. Atau bisa juga membuat surat kuasa pengurusan dan kuasa jual atas rumah tersebut supaya nantinya anda bisa menjual sendir.
    Anda tidak dapat menjual rumah tanah tersebut sendiri> anda harus meminta surat kuasa jual dari suami anda.
    Demikian dan terimakasih.

  325. 325
    admin Says:

    Terimakasih JESICA K.
    Mestinya tidak bisa dilaporkanpolisi karena hanya menyewakan saja harta waris. tidak ada pidanannya. kecuali kalo dilakukan penjualan atas rumah tersebut baru ada pidanannya.
    anda hanya bisa gugat perdata atas pembagian hasil sewaan tersebut kepada seluruh ahli waris.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  326. 326
    admin Says:

    Terimakasih DONA.
    kalo saja hilang akta jual belinya tidak menjadi masalah yang penting surat tanahnya ada. sertipikat atau petok lah karena syarat jual beli salah satunya harus ada surat tanahnya.
    Jadi bisa saja anda jual kalo saja ada surat tanahnya.
    demikian terimakasih.

  327. 327
    admin Says:

    Terimakasih RUDI.
    1.Ngurus imb di pemerintah kota setempat tentang biaya resmi saya kurang mengerti karena tiap kota berbeda biayanya. harusnya ruko itu ada omb baru bangun kok ini terbalik dah ada bangunan baru urus imb.
    2. yang harus urus imb adalah penjual bukan pembeli harusnya ketika beli imb udah ada.
    3. biaya notaris adalah biaya akta jual beli dan pengurusan balik nama sertipikat saja.
    4. HGB untuk ruko atau pertokoan biasanya tidak bisa ditingkatkan sebagai hak milik.
    5. Biaya pajak jual beli ditanggung masing masing, biaya notaris ppat dibagi sama rata biaya balik nama sertipikat anda bayar sendiri.
    6. Kalo KPR tentunya bank sudah ada standart yang mereka tentukan, jika anda layak dan ada penghasilan tetap bulannan yang diperiirakan bank layak diberikan kredit maka tentunya itu yang utama faktor yang lainnya masih banyak lagi. menyertai.
    demikian dan terimakasih.

  328. 328
    admin Says:

    Terimakasih ZAINUL H.
    Walaikum salam WR Wb.
    yang dinamakan harta waris adalah jika si pewaris meninggal dunia, dalam hal ini bapak saudara masih hidup jadi bukan waris tetapi hibah. hibah ini harus sepersetujuan ahli waris yang lain. masalah balik nama saja surat miosalnya petok tidak menjadi masalah dasarnya hibah tadi. baru selanjutnya anda bisa sertipikatkan. Notaris tidak mengeluarkan surat tanah. bukan akta ganda tetapi surat tanah ganda memang ada terdapat di masyarakat.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  329. 329
    ALWAHID Says:

    Salam,Yth Bpk Bambang
    Orang Tua Saya memiliki Sebidang tanah yang diperuntukan sebagai Rumah Tinggal Keluarga Kami,Tanah tersebut dibeli dari Kerabat dekat ayah saya sejak Tahun 70 an. Pada Tahun 1994 Ayah saya memperoleh SHM dari BPN setempat, namun beberapa tahun terkahir ini patok batas tanah tersebut sudah diserobot oleh tetangga, sehingga batas tanah yang tertera disertifikat sudah tidak sesuai dengan ukuran sebenarnya. yang akhirnya pada awal tahun 2011 yang lalu ayah saya bermohon pada Kantor BPN Kabupaten Muna untuk dilakukan pengembalian batas patok tanah, tetapi pada saat dilakukan pengukuran, patok batas tanah yang ditunjukan ayah saya kepada petugas ukur mengalami masalah silang batas, dengan Tetangga.sementara pihak tetangga kami tersebut belum memilki Sertifikat Hak Milik, hanyalah Kwitansi Pembelian dari Pemilik tanah sebelumnya. dan dari kasus ini menimbulkan intimidasi dan penganiyaan terhadap keluarga kami (ayah & Ibu saya). Bagaimana caranya agar kami atas nama keluarga dapat melakukan gugatan untuk memperoleh kembali hak hak keluarga kami (ayah saya), sebab Pihak BPN tidak mampu menyelesaiakan maslah ini. dimana Kami akan Melayangkan Gugatan apakah di PTUN ata di PN.. sekian atas Responnya kami haturkan terima kasih,__ Salam
    Hormat Saya
    Alwahid Azain

  330. 330
    Alit Utama Says:

    Yth Bpk Bambang

    Saya punya teman asing berasal dari negara Ceko, pada tahun 2009 dia ada beli sebidang tanah yang belum bersertipikat.
    Dia membuat Perikatan Jual Beli di notaris, dengan menyerahkan uang muka dan sisanya akan dibayar setelah sertipikat selesai dikeluarkan oleh BPN.
    sesuai dalam akta ternyata sertipikat tidak bisa dikabulkan oleh BPN dengan alasan tanah tersebut sudah bersetipikat.
    Didalam akta tertuang bila hal tersebut terjadi maka pihak perjual harus mengembalikan uang muka yang sudah diterima tersebut.
    yang menjadi pertanyaan saya:
    1. Apakah boleh orang asing membeli tanah yang belum bersertipikat.
    2. Secara hukum Apakah boleh orang asing menanda tangani akta otentik (notariel akta) sebagai pembeli dalam hal ini.
    3. Apabila penjual tidak bisa mengembalikan uang muka dimaksud, apa bisa orang asing tersebut melakukan tuntutan/gugatan pada penjual.
    Demikian atas petunjuknya saya haturkan limpah terimakasih
    Hormat saya
    Alit Utama

  331. 331
    admin Says:

    Terimakasih ALWAHID.
    1. Untuk masalah intimidasi dan penganiayaan kepada bapak ibu saudara itu merupakan perbuatan pidana dan saudara bisa melaporkan kepolisian setempat dengan dasar adanya penganiayaan yang menimbulkan luka.
    2. Saudara bisa lakukan gugatan kepada tetangga yang menyerobot dan kepada BPN untuk melakukan pengukuran ulang dan melakukan pembenaran tentang letak batas yang sebenarnya. Kalo saja tanah sadara sudah bersertipikat maka tentunya sebelum sertupikat sudah dilakukan pengukuran dan ukurantanah yang di sertipikat itulah yang menjadi hak milik tanah saudara. Jika tetangga merasa letak batasnya tanah tidak sesuai maka lakukan uji letak batas melalui gugatan seperti yang saya bilang diatas.
    Gugatan bukan di PTUN karena tidak termasuk sengketa tentang surat keputusan pejabat negara.
    demikian dan terimakasih.

  332. 332
    admin Says:

    Terimakasih ALIT UTAMA.
    1. Bahwa prinsip hukum pertanahan bahwa orang asing belum boleh memiliki tanah hak milik di indonesia yang diperbolehkan hanya hak pakai atas tanah saja.
    2. Kalo saja menandatangani akta tentunya tidak boleh juga karena akta itu kan untuk transaksi jual beli tanah hak milik, akan tetapi jika transaksi tanah tersebut selanjutnya dari hak milik dilepaskan kepada negara dan dubah menjadi hak pakai ya boleh boleh saja.
    3. bisa saja orang asing menuntut pengembalian uang yang telah diterima penjual tanah.
    demikian dan terimakasih.

  333. 333
    Hadi PL Says:

    Ayah memberikan warisan rumah dan tanah yang belum memiliki sertifikat tetapi hanya surat girik/ letter C, warisan rumah oleh anak anaknya ( ahli waris 12 orang, yang 6 sudah meninggal ) tidak dibagi bagi karena akan dijadikan sarana rumah berkumpul / pertemuan ( rumah pusaka ) untuk seterusnya sampai anak cucu . hanya tanah yang terpisah dari rumah induk saja yang akan dibagi rata.
    Permasalahannya adalah bagaimana membuat sertifikat rumah nya sehingga sampai waktu waktu yang akan datang 20 – 30 tahun lagi masih tetap atas nama ahli waris , tidak bermasalah kepemilikannya dan tidak bisa diubah ke cucu atau lainnya bila salah satu anak dari ahli waris berikutnya menghendaki dibagi.

  334. 334
    MICHAEL Says:

    Selamat Pagi Pak, saya ingin bertanya kasus yang saya alami yaitu saya menjual apatemen seharga 100 juta dengan transaksi pertama saya terima uang 30juta saya buatkan kwitansi uang muka/deposit kpd pembeli dan saat pelunasan 70juta pembeli meminta kwitansi penuh sebesar 100juta tapi kwitansi uang muka yang 30 juta tidak mau dikembalikan apakah dikemudian hari kwitansi tersebut akan menjadi masalah bagi saya karena seakan-akan saya terima uang 130 juta tapi nyatanya hanya 100juta? terima kasih atas bantuannya.

  335. 335
    JULI DWIJANTI Says:

    Salam kenal…
    maaf saya mau bertanya: apakah Surat Kuasa Khusus yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak bisa direvisi lagi dan atau dibuatkan Surat Kuasa Yang Baru?

    Trimakasih

  336. 336
    Leni Marlina Says:

    Assalamu’alaykum,
    Pak Bambang yang terhormat,
    Saya ingin bertanya tentang keabsahan sertifikat tanah yang berasal dari kalimat hibah bapak alm kepada 2 orang anak (anak pertama dan kedua) dari isteri mudanya. sementara letak tanah yang dihibahkan itu di atas tanah yang masih terkait dg pembagian waris ibu almarhumah yang belum tuntas pembagiannya. juga keabsahan surat wasiat yg sudah dinotarialkan bapak alm kepada 1 orang anak (anak ketiga) dari isteri mudanya, yg letaknya pun masih di atas tanah yang masih terkait dengan tanah waris dari ibu almarhumah. Hibah dan wasiat itu dibuat tanpa sepengetahuan kami 8 bersaudara dari pernikahan bapak dengan isteri pertamanya yg sudah meninggal pd th 1993. Dan setelah ibu kami meninggal bapak menikahi seorang janda dan dari hasil pernikahannya itu dikaruniai 3 orang anak. Kemudian bapak meninggal pada 17 Nopember 2010. Pasca meninggalnya bapak, kami melakukan rapat keluarga yang dihadiri oleh ahli waris dari isteri pertama dan isteri bapak kedua serta saksi2 dari pihak keluarga isteri kedua. Dalam rapat tersebut kami semua yang hadir telah bersepakat dan menandatangani hasil rapat tsb di atas materai yg disaksikan oleh 2 orang ustadz yang kompeten dalam pembagian waris juga pihak keluarga isteri kedua bapak. Jadi dari rapat tersebut disepakati bahwa hibah tersebut batal karena tidak semua anak bapak alm mendapatkannya, jadi 2 orang anak yg tertera dlm sertifikat tsb dibagi secara waris dan kelebihannya direlakan oleh pihak ahli waris yang lainnya untuk dibagi tiga kepada 3 orang anak bapak dari isteri kedua. Sementara wasiat jelas-jelas dibatalkan karena tidak sesuai dengan hukum islam yang kami yakini sebab wasiat dalam islam tidak boleh kepada ahli waris tapi harus di luar ahli waris, jadi anak ketiga akan dibagi sesuai hak warisnya. Tetapi sekarang, mantan isteri kedua bpk alm menuntut hibah dan wasiat tsb dg mengancam hukuman kepada pihak ahli waris bapak dari ibu kami alm. Dia menggunakan jasa seseorang yang mengaku mengerti hukum tapi bukan seorang pengacara. Jujur Pak, kami dari pihak 8 bersaudara dibuat bingung dengan hal ini, kami tidak ingin kasus ini sampai dihantarkan kepada persidangan tetapi mantan isteri bapak tersebut merasa punya kekuatan hukum dengan adanya sertifikat tanah atas nama 2 orang anaknya dan wasiat yang dinotarialkan atas nama 1 orang anaknya tersebut dan ada indikasi bahwa setelah menuntut hibah dan wasiat itu dia masih akan menuntut pembagian waris untuk ketiga anaknya tersebut. Mohon penjelasan dari bapak selaku profesional di bidang ini. Apakah kami salah jika membatalkan kelebihan hibah yang sudah kami relakan disebabkan pelanggaran mantan isteri bapak tersebut pada hasil rapat keluarga yang sudah disepakati tsb? Kami mengharapkan ada langkah tepat yang dapat menyelamatkan semua pihak, walau pun bagaimana mantan isteri bapak tetaplah harus kami hormati selaku orang tua. Terimakasih atas jawaban yang bapak berikan. Jika bapak di bandung sebenarnya kami membutuhkan kehadiran bapak untuk menjelaskan hal ini kepada semua keluarga nanti.

  337. 337
    rizal Says:

    Assalamualaikum,
    Salam sejahtera untuk kita semua,

    saya mempunyai permasalahan mengenai jual beli tanah, berikut rincian ceritanya:

    1. Perangkat desa dan seorang warga desa menjualkan tanah seluas 50 ha dan sudah ada surat dari kepala desanya dan atas nama 18 orang yang telah membuka lahan tersebut sejak tahun 2008.
    2. karena sudah ada surat desanya kami bersedia membeli dengan syarat surat akte camat/PPAT serta sertifikat BPN kelak nanti akan bisa di buat dan kami telah memberikan uang DP Rp. 25 juta dan apabila tidak bisa dibuat kelak maka mereka bersedia mengembalikan dana yang telah kami keluarkan. (perjanjian tertulis dan ditanda tangani di atas materai 6000)
    3. Mereka berjanji akan membersihkan lahan tersebut dan dibakar baru dilakukan pelunasan pembayaran, namun setalh 3 minggu berjalan kami menemukan keraguan dari kepala desa akan status tanah tersebut sehingga kami menanyakan dan konsultasi ke pihak dinas kehutanan dan pihak kehutanan menyatakan bahwa lahan tersebut tidak akan bisa dibuatkan srtifikat karena termasuk dalam kawasan hutan. (Aceh mencanangkan moratorium tebang hutan sejak tahun 2007)
    4. setelah kami sampaikan hal ini kepada warganya dan kepala desa terjadi penolakan dari warganya untuk mengembalikan dana DP kami tersebut.
    5. yang ingin kami tanyakan, apakah kami bisa tuntut mereka secara hukum dan apakah dana kami tersebut dapat dikembalikan apabila nanti telah diproses oleh polisi dan pengadilan? karena yang kami inginkan hanya uang DP kembali dan kami khawatir bila disidangkan malah dana kami tidak bisa dikembalikan seandainya mereka masuk tahanan.

    Mohon pencerahannya, kami sangat bingung dengan kasus ini karena dana tersebut milik keluarga bersama.

    Atas perhatiannya kami ucakan terimakasih.

    Wassalam,
    rizal

  338. 338
    jati Says:

    pak, kakek angkat saya punya tanah yang sekarang ditempati oleh anak angkatnya. tapi anak tersebut tidak pernah memberi nafkah kakek saya bahkan tidak mengakui orang tua angkatnya. apa mungkin tanah tersebut ditarik kembali oleh kakek saya….karena kakek sudah sangat sakit hati sekali…..tetapi surat tanah sudah balik nama anak angkat tersebut….. mohon penjelsasannya

  339. 339
    irish Says:

    Yth. Pak Bambang,

    Mohon pencerahan atas kasus yang saya hadapi.
    Sebelum menikah 6 bulan lagi (january th depan), saya dan calon suami membeli rumah di perumahan sec kpr (30% DP selama 6 bulan dan 70% KPR). Rumah itu akan dibangun oleh pihak developer setelah angsuran uang muka 1 dan akan selesai dalam waktu 4 bulan.

    Pada saat pertama kali membuat SPPR (atas nama calon suami saya), saya mengutarakan kepada pihak developer perumahan bahwasanya transaksi akad notaris dilaksanakan setelah menikah (Feb). Pada waktu itu, developer menyetujui asal DP 30% sudah lunas dan KPR bank sudah di acc.

    Karena keterbatasan pengertian ttg harta bersama, calon suami saya tidak setuju jika akad notaris setelah menikah juga karena kebutuhan tempat tinggal setelah menikah.

    Sebagai info, DP 30% tunai adalah saya yang membayar (saya transferkan kepada pihak developer).

    Apakah saya salah jika saya menginginkan akad notaris setelah menikah??

    Bagaimana solusinya, jika transaksi notaris ttp dilaksanakan sebelum saya menikah tanpa merugikan saya?? karena sekarang gantian pihak developer yg menekan agar transaksi diselesaikan setelah rumah selesai dibangun, dengan alasan january s/d maret, bank tidak bakal mencairkan dana karena ada perubahan njop baru dari pemerintah.

    Saya pernah membaca ttg shm bisa dibuat atas nama berdua. Apakah cara tersebut bisa saya pakai untuk kasus ini?? Bgm caranya?? apakah saya harus berbicara kepada pihak bank ttg ini atau langsung ke notaris yg ditunjuk oleh pihak bank??

    saya cuma punya bukti slip transfer dp dari bank,karena pihak developer membuat kuitansi tandaterima pembayaran atas nama calon suami saya (berdasar nama yg tercantum di SPPR).

    Mohon pencerahan ya Pak, karena saya jg ga begitu mengerti ttg hukum, bagaimana cara menjelaskan kepada calon suami ttg hk harta bersama,karena dia beranggapan kenapa harta harus dibagi2, kayak mo cerai aja gitu. yg kedua, bagaimana solusi ttg masalah saya ini.

    Makasih banyak,

    Irish

  340. 340
    admin Says:

    Terimakasih HADI PL.
    Bisa saja dilakukan dengan pensertipikatan atas nama seluruh ahli waris. dan selain rumah induk akan dibagi maka itupun juga bisa saja, caranya setelah terbit sertipikat utama/induk maka lakukan pemecahan sertipikat dan dilaukan penjualan tanah yang selain rumah induk.
    Untuk dijadikan rumah pusaka tempat pertemuan saya kira silahkan saja caranya buat saja perjanjian dengan seluruh ahli waris atas peruntukan rumah tersebut.
    demikian dan terimakasih.

  341. 341
    admin Says:

    Terimakasih MICHAEL.
    Tidak menjadi masalah jika di kwitansi yang seratus juta tersebut tertulis sebagai pembelian apartemen seharga 100 juta dan menyatakan uang 30 juta sebagai uang muka sudah ada di dalam seratus juta tersebut. atau menyatakan di kwitansi yang 100 jt tersebut bahwa kwitansi dp 30 jt sudah tidak berlaku lagi karena dibuatkan menjadi 1 kwitansi yaitu senilai 100 jt.
    demikian dan terimakasih.

  342. 342
    admin Says:

    Terimakasih JULI DWIJANTI.
    Surat Kuasa bisa dilakukan revisi dan bahkan bisa dilakukan pencabutan surat kuasa jika penerima kuasa tidak mengerjakan atau mengerjakan perintah pemberi kuasa melebihi apa yang dikuasakan.
    Demikian terimakasih.

  343. 343
    admin Says:

    Terimakasih LENI MARLINA.
    Waallaikum salam wr wb.
    Prinsip hukum hibah adalah bahwa pemberian hibah oleh seseorang jika menghalang halangi ahli waris yang lain menerima waris maka hibah tersebut batal demi hukum atau dapat dibatalkan oleh Pengadilan Negeri setempat. Artinya bahwa jika seorang anak saja yang diberi hibah oleh bapaknya dan ibunya sedangkan anak yang lain tidak diberi hibah maka jika bapak dan ibu meninggal maka ahli waris yang lain akan terhalang menerima harta waris. Sehingga hal itu tidak diperkenankan oleh hukum. Akan tetapi hibah dapat dilakukan hanya kepada satu anak saja akan tetapi penghibahan tersebut harus disetujui oleh ahli waris yang lain/calon ahli waris yang lain. maka hibah itu sah.
    saran saya adalah silahkan dilakukan musyawarah/perdamaian saja untuk melakukan pembagian harta waris dariu orang tua saudara karena jika diselesaikan melalui jalur hukum akan makan waktu lama dan biaya besar.
    demikian pendapat saya dan terimakasih semoga manfaat.

  344. 344
    admin Says:

    Terimakasih RIZAL.
    Waallaikum salam wr wb.
    Perbuatan itu adalah perbuatan pidana dan jika saudara akan melakukan langkah hukum melapor ke polisi itu boleh saja. meskipun sudah dilakukan proses pidana dan seandainya dihukum sekian waktu lamanya kepada si A maka tentunya tidak menghapuskan kewajiban perdatanya. Bahwa si A harus tetap mengembalikan uang dp tersebut kepada pemberi DP. jika tidak dikembalikan maka bisa dilakukan gugatan perdata kepada si A melalui pengadilan negeri setempat dengan tujuan mengembalikan uang DP yang sudah diterimaanya kepada pemberi DP termasuk salah satunya saudara.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  345. 345
    admin Says:

    Terimakasih JATI.
    Bisa saja dilakukan penarikan kembali atas tanah tersebut. karena anak angkat melakukan perbuatan tidak baik kepada ayah angkat. akan tetapi apakah pengangkatan anak adopsi tersebut sah secara hukum. Karena pengangkatan anak harus melalui pengadilan. Jika tidak ada maka bukan anak angkat namanya. dan karena sertipikat udah dibalik nama atas nama anak angkat tersebut maka bisa saja dilakukan pembatalan sertipikat.
    Demikian dan terimakasih.

  346. 346
    admin Says:

    Terimakasih IRISH.
    kalau saja anda melakukan ajb setelah menikah maka rumah itu menjadi harta bersama, dan jika ajb dilakukan sebelum menikah maka disebut harta bawaan.
    Solusi dengan dua nama dalam sertipikat adalah bisa saja dilakukan baik itu sebelum menikah atau setelah menikah. selanjutnya nanti kalo untuk menjual harus dua orang tersebut melakukan ajb.
    silahkan saja dilakukan ajb sekarang akan tetapi minta dua orang nama tercantum dalam sertipikat.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  347. 347
    DJOKO POERNOMO Says:

    saya ingin bertanya

  348. 348
    jhon Says:

    salam,
    singkat saja ya pak;
    sertipikat atas nama istri (suami telah meninggal) kalau istri menjual nya itu bagaimana prosedurnya di BPN/PPAT?

  349. 349
    JOHNY Says:

    Halo pak,
    Mau tanya solusi untuk permasalahan nih.

    saya tertarik untuk membeli sebuah rumah yang sedang dikontrakkan oleh pemiliknya.
    tapi yang sedang mengkontrak hanya habis masa kontraknya setelah bulan desember.terjadi kesepakatan antara saya dan penjualnya bahwa hanya setelah yang menyewa meninggalkan rumah tersebut,maka saya akan membayar penuh harga rumah tersebut. permasalahannya, bagaimana prosedurnya/cara/teknik agar saya dapat malakukan transaksi tanpa khawatir seandainya sampai bulan desember nanti si penjual menjual ke orang lain karena harga yang ditawarkan orang lain tersebut lebih tinggi. Teknik yang saya pikirkan selama beberapa hari ini yaitu membayar uang Tanda Jadi dan membuat perjanjian diatas kertas ber-materai yang menyatakan bahwa seandainya penjual sampai dengan bulan desember nanti tidak jadi menjual rumah yang dimaksud,maka penjual bersedia membayar uang tanda jadi yang saya berikan sebesar 2 kali lipatnya. apakah dalam kasus ini, surat ber-materai saya akan cukup kuat di pengadilan seandainya penjualnya benar-benar tidak jadi menjual dan memaksa hanya mengembalikan tanda jadi saya. hal ini dikarenakan saya mempunyai rencana membeli rumah lain tetapi uang saya tidak cukup untuk membeli 2 sekaligus, tetapi properti yang pertama saya maksud lebih bagus dibandingkan properti yang kedua. dan kalau saya menunggu sampai bulan desember, kemungkinan besar properti yang keuda juga telah dijual. Terima kasih, pak Bambang.
    Salam.

  350. 350
    Johny Says:

    Maaf pak Bambang.
    ada kesalahan pengetikan.

    Baris terakhir saya bermaksud untuk mengatakan “kemungkinan besar properti yang kedua juga telah terjual”.

    Dan satu lagi, apakad ada cara lain yang lebih efektif tanpa merugikan saya maupun penjual rumah tersebut.
    Terima Kasih.
    Salam.

  351. 351
    Maryam Says:

    siang Pak..
    maaf sblmnya jika menggangu aktvts Bpak.. sya mhsswi ilm hukum yg sdng mnysun dan mmbutuhkan informasi mengenai akta jual beli yang tidak didaftrkan ke BPN.. yg sya ingin tnyakan adalah..

    1. bagaimana proses plaksanaan pembuatan akta jual beli tanah yang tidak didaftarkan k BPN?

    2. ada berapa bnyak AJB yg hanya sampai kpd NOtaris/PPAT?

    3. kendala apa saja yang menyebabkan ppat tlat mendaftrkan akta tersebut?

    4. upaya apa yang akan dilakukan oleh PPAT terhadap kendala tersebut?

    mohon dg sngat bntuan dr Bpak untuk mnjawab bbrpa pertnyaan yg ajukan diatas.

    sebelumnya sya ucapkan terima kasih..

  352. 352
    Tuti Says:

    Assalamu ‘alaikum wr. wb.
    YTH. Pak Bambang

    Mohon pencerahan dengan kasus yang kami hadapi.

    Bapak (alm) diberi kewenangan oleh bapak angkatnya (alm) untuk menempati dan menyicil rumah Negara atas nama bapak angkatnya (ada surat). Rumah Negara itu telah lunas dan bukti-bukti pelunasan telah kita pegang.

    Sebelum ibu angkatnya meninggal, ibu saya sempat menanyakan status rumah tersebut dan beberapa anaknya juga tahu akan hal itu karena almarhum bapak juga pernah tinggal bersama mereka.

    Ketika ibu angkatnya meninggal, ibu saya menanyakan kepada salah satu anaknya tentang kelanjutannya dan hanya diberi nomor telepon kakaknya yang tertua. Kami hanya bisa menghubungi kakaknya yang tertua lewat telepon (sulit dihubungi) karena kami tidak tahu keberadaan dan nomor telepon ahli waris yang lainnya (ada 5 orang).

    Sejauh ini seluruh ahli warisnya tidak pernah menanyakan bahkan mengusik-usik rumah tersebut. Sekarang surat tersebut atas nama almarhumah ibu mereka dan ada pada kami.

    Yang ingin saya tanyakan adalah apakah rumah tersebut bisa menjadi milik kami atau menjadi milik Negara karena kami sulit menghubungi ahli warisnya

    Terima Kasih

  353. 353
    admin Says:

    Terimakasih JHON.
    Ya anggak ada masalah istri untuk menjual, jika tanpa anak jual saja sendiri oleh istri jka ada anak yang sudah dewasa maka sesepersetujuan anak tersebut. Di PPAT biasa aja kelengkapan dokumen untuk jual beli seperti ktp, kk, surat kemattian, surat kawin, akta lahir anak2.
    Demikian terimakasih.

  354. 354
    admin Says:

    Terimakasih JHONI.
    cara yang anda lakukan boleh saja akan tetapi jika mau lebih baik dan kuat secara hukum yaitu membuat Perjanjian Pengikatan Jual beli yang dilakukan di hadapat Pejabat Pembuat akta tanah sekaligus surat kuasa menjualnya. untuk lebih jelasnya anda bisa minta syarat apa saja yang diperlukan untuk PPJB di PPAT tempat tanah beada.
    Demikian dan terimakasih.

  355. 355
    admin Says:

    Terimakasih MARYAM.
    1.Proses pembuatan AJB ya sama saja sudah ada standart baku yang biasanya formulisr itu bisa dibeli di bpn atau kantor pos (dahulu). dan jika tidak didaftarkan diBPN maka tidak terjadi proses balik namasertipikat.
    2. Saya tidak tau persis jumalah ajb berapa.
    3.sebenarnya tidak ada kendala apapun oleh notaris ppat untuk mendaftar, semuanya proses dan dengan antrian . tdk ada kendala.
    4.tidak ada kendala yang berarti. semua lancar.
    demikian mbak mariyam terimakasih.

  356. 356
    admin Says:

    Terimakasih TUTI.
    saya tidak mengerti maksut anak angkat disini apa sah secara hukum. jika sah secara hukum ada akta pengangkatananaknya maka anak angkat sah memperoleh warisan sama dengan anak kandung yang lain. Jika anak angkat sah maka anda bisa berhak untuk memiliki harta waris rumah tersebut dan negara tidak berhak atas tanah itu karena ada yang memilikinya.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  357. 357
    Mariam Says:

    Siang Pak Bambang,

    langsung saja yah.
    Saya mau membuat PPJB sebelum AJB untuk pembelian rumah yang dimana rumah tersebut adalah milik seorang ibu yang suaminya telah meninggal (Janda) dan keluarga mereka memiliki 4 orang anak. tetapi di SHM, tertulis pemilik sah adalah suami ibu tersebut.

    Yang saya mau tanyakan :

    1. Apakah ketika membuat PPJB, anak2 dari ibu tersebut diWAJIBkan untuk menandatangani juga? ataukan hanya ketika AJB saya diwajibkan untuk menandatangani?

    2. Untuk pembuatan PPJB tersebut,syarat2 apa saja yg diperlukan? apakah salah satunya adalah SURAT WARIS almarhum?

    3. Seandainya kalo tidak ada surat waris dari almarhum karena sudah keburu meninggal karena sakit keras, bagaimana prosedur penjualan rumah tersebut?

    Terima Kasih

  358. 358
    Bayu Says:

    Pak Bambang,

    saat ini saya punya rumah yang statusnya masih kredit. Rumah itu adalah fasilitas dari kantor saya yang diberikan kepada karyawannya..jadi sekarang statusnya adalah saya mencicil ke perusahaan tiap bulan melalui potong gaji.

    Di sertifikat rumah itu, memang atas nama saya, tapi Perusahaan saya mempunya hak untuk mensita rumah dan menjual rumah saya jika saya tidak mencicilnya atau saya keluar dari perusahaan tersebut.

    Saat ini saya telah keluar dari perusahaan saya dengan meninggalkan hutang rumah di perusahaan tersebut. selain itu, saya juga mengalami kasus perceraian dengan istri saya.. dan saya akan mengucapkan ikrar pada tanggal 12 agustus nanti.

    pertanyaan saya, jika perusahaan saya mensita rumah itu, apakah rumah itu termasuk harta gono gini? pembelian rumah msh dalam masa perkawinan kita..

    Jika saya melunasi rumah itu setelah ikrar? apakah rumah itu termasuk gono gini?

  359. 359
    Yuki Says:

    Assalamualaikum Wr. Wb. Pak Bambang
    Saya anak bungsu dari tiga bersaudara, orang tua saya telah resmi bercerai… Ayah saya pindah ke kosan. Nah, harta gono-gini berupa rumah yang asalnya atas nama ayah saya, rencananya akan diberikan (dibalik nama) menjadi milik ibu saya, saya, dan kakak2 saya… Setelah berkonsultasi dengan notaris, ia memberi dua pilihan
    1. ayah saya seolah2 menjual rumah ke org lain kemudian ibu saya seolah2 membelinya… katanya biayanya sekitar 10-15 jt… rumah tersebut akan beratasnamakan kami ibu saya, saya, dan kakak2
    2. ayah saya menghibahkan rumah tersebut ke anak2, kemudian anak2 menghibahkan ke ibu… tapi rumah akan menjadi atas nama ibu… biaya sekitar 10 jt

    Oia, ada masih ada tunggakan bangunan beberapa tahun yang akan dilunasi sekalian dengan balik nama

    Nah, ayah saya tidak setuju dengan pilihan 2 karena yang ia inginkan atas nama ibu dan anak2, namun ayah saya juga tidak setuju dengan opsi pertama yang merepotkan… Oleh karena itu saya ingin mencari opsi lain… Semoga pak bambang memiliki opsi dari masalah tersebut
    terima kasih

  360. 360
    Io Says:

    Selamat pagi Pak Bambang.

    Pak, saya mau konsultasi mengenai tanah.

    Begini, Pak, saya sedang mencari lahan untuk dijadikan perumahan. Ketika itu saya bertemu seorang broker yang mengatakan bahwa ada lahan yang mau dikerjasamakan. Karena tertarik, kami survey dan ternyata lokasi bagus. Setelah itu kami minta dipertemukan dengan pemilik untuk bisa negosiasi masalah harga dan bentuk kerja samanya. Namun kami hanya bertemu dengan orang yang disebut “wakil koordinator” untuk tanah yang luas tersebut. Dia berkata, pemilik lahan berjumlah sekitar 200an orang dan tinggal tidak di daerah tersebut. Jadi tanah juga kurang lebih 200an sertifikat.

    Yang ingin saya tanyakan:
    1. Bagaimana kami bisa tahu dan yakin bahwa orang ini memang benar koordinator yang ditunjuk oleh para pemilik lahan?
    2. Bagaimana cara tahu bahwa memang benar para pemilik lahan ini memang benar setuju untuk menjual lahan mereka?
    3. koordinator meminta pembayaran di muka 30%, apakah ini aman, Pak dengan situasi yang saya jelaskan seperti di atas? Kalau tidak aman, bagaimana caranya agar secara legalitas kami bisa aman, Pak?

    Sekian pertanyaan dari saya, Pak.
    Terima kasih.

  361. 361
    Riri Says:

    Yth. Pak Bambang,

    Saya mempunyai seorang anak perempuan dan menikah dg seorang duda memiliki 3 anak laki2. Saya pernah menjual rumah warisan ortu utk modal dagang & alhamdulillah berkembang.
    Saat ini suami memiliki proyek diluar dagang tsb, dari hasil proyek tersebut saya diberi 50%. 50% yg lainnya dibagi2 untuk keluarga & anak2nya.Dari uang yg diberikan suami kesaya ingin saya belikan rumah.
    Pertanyaan saya:
    1. Bisakah rumah tersebut atas nama anak saya yg perempuan & masih dibawah umur? Inipun atas keinginan suami. Karena saya sudah menjual warisan ortu disaat dia sedang kolaps dulu (hitung2 pengganti)
    2. Suatu saat kelak jika suami tidak ada umur, bisakah ke 3 anak lelakinya menuntut pembagian atas rumah tersebut?
    Demikian pertanyaan saya, mohon dijawab via email saja. Terimakasih.

  362. 362
    yudi Says:

    bapak/ibu yth.

    ibu saya ada masalah ceritanya tahun2001 ibu saya diwarisi tanah seluas 350 mtr oleh orang tua nya secara dikumpulkan . saudara ibu saya semuanya 8 0rang .ibu saya anak ke 4.dan di bagikan tanah itu sama rata untuk laki laki 400 mtr sebanyak 4 orang dan perempuan 350 sama 4 orang juga . tahun 2003 sertifikat global d pecah untuk 8 orang masih atas nama orang tua dan tidak lama kemudian orang tua ibu saya meninggal . tahun 2004 ibu saya membuat surat kuasa waris dan di tanda tangani di atas segel dari desa dan kecamatan untuk balik nama . karena ibu saya tidak punya dana baru tahun 2006 mau di balik nama, tetapi saudara ibu saya malah menggugat ke pengadilan agama dengan alasan ibu saya non muslim tidak berhak mendapat warisan . sedangkan waktu kawin orang tua nya menyetujui dan di tanda tangani dan juga waktu bagi waris tidak ada yg menolak . tetapi baru 2006 di gugat setelah orang tua meninggal sedangkan PBB sudah atas nama ibu saya. di pengadilan agama ibu saya di beri 100 mtr dan 250 mtr di kembalikan ke 7 orang .yg jadi masalah sertifikat di kembalikan ke ibu saya oleh hakim sendiri dan surat kuasa waris pun tidak d coret . dan apakah ibu saya bisa balik nama bila dalam keadaan begini ? dan apa perlu ibu saya mengugat balik ke pengadilan negeri karena status kepemilikan mengambang (tidak jelas) karena sampai 2011 pun PBB tetap ibu saya yg bayar . karena untuk di ajak damai pun mereka menolak karena ibu saya sdh lain agama dgn mereka dan ibu saya pun merasa tanah itu miliknya karena di bagikannya sebelum orang tua meninggal tampa ada penolakan .

  363. 363
    erwin Says:

    Halo Pak, saya mau bertanya, apakah riskan bila membeli rumah dengan status sertifikat masih HPL atau HGB diatas HPL? apa resiko yang akan saya alami di masa mendatang

    Dan apa yang dimaksud dengan surat girik dan PPJB?

    Thanks

  364. 364
    Bagio Says:

    selamat siang pak

    kronologisnya sbb:
    sy memilikii shm pada thn 1997 atas kesepakatan sy pinjam sewa ke pengusaha dgn sejumlah harga sewa sekian juta utk masa 2 thn. kemudian oleh si pengusaha sertifikat tsb di jaminkan ke bank utk masa kredit 10 thn. di perjalanan si pengusaha tdk bisa membayar utang di bank. entah ada kesepakatan apa antara si pengusaha dan pihak ke tiga yg menurut pengakuan pihak ke 3 dialah semua yg melunasi pinjaman tsb.

    lalu datanglah pihak ke 3 ke rumah orang tua saya dan jg menemui saya seraya mengatakan bahwa dialah sudah yang memiliki hak penuh atas tanah itu. sambil mengatakan ” masyarakat umum bisa membeli tanah yg bermasalah di bank tanpa konfirmasi ke pemiliknya dan tanah itu menjadi miliknya secara sah”.

    atas dasar itu pihak ke tiga karena alasan kasian kepada orang tua saya dia menawarkan solusi yaitu luas tanah di bagi 2 dan orang tua sy menerima krn tidak mau ribut dan mengiklaskan saja karena diibaratkan sudah tertipu oleh sang pengusaha.

    tolong kasih saran pak apa yg seharusnya sy lakukan. krn dlm minggu2 ini tanah tsb akan dibebaskan oleh pdam. apakah dr kasus tsb sy msh ada peluang memiliki hak atas tanah tsb utuh dan bgmana dgn surat kesepakatan antara ibu sy dgn pihak ke 3 mengenai pembagian 50 : 50 tanah tsb?
    terima kasih .

  365. 365
    ahmad alquthfby Says:

    Assalamualaikum

    Yg sy muliakan Bpk. Bambang Sugeng

    saya mau bertanya: sy kredit di Adira Finance, sebuah kendaraan bermotor Yamaha Vixio th.2009. meski sy menandatangani perjanjian secara fidusia, namun fidusia bodong alias tidak dilakukan dinotaris dan tdk didaftarkan di Kantor Pendaftaran Fidusia. lantas, sy menjual yamaha vixion tsb? apakah sy bs dikenakan pasal penggelapan/penipuan, karena sy menjual yamaha vixion tsb tanpa BPKB?. BPKB atas nama sy sendiri, dan perjanjian di adira finance tidak berfidusia, hanya fidusia dibawah tangan alias pura-pura berfidusia (finance melanggar pasal 35 UU 42/99). dan didaerah saya, kendaraan bermotor roda dua banyak diperjual belikan dengan harga 3-5 juta. bagaimana hukum menjual kendaraan sedang BPKB-nya masih diada di bank/finance. mohon penjelasannya.. terimakasih bapak..

  366. 366
    Sutarno Says:

    Assalamualikum wr. Wb.
    Yth. Bapak Sugeng, Saya mohon pencerahan permasalahan sebagai berikut :
    Orang tua Saya membeli sebidang tanah pada tahun 1981, tahun 1997 saya menikah, tahun 2006 Bapak meninggal, tahun 2008 Ibu meninggal, dan Tahun 2009 Saya mendapat ganti rugi tanah akibat tanah yang dibeli orang tua Saya tahun 1981 tersebut terkena pembangunan jalan Tol.
    Saya adalah anak tunggal, jika dirunut asal muasal harta adalah merupakan harta bawaan, sedangkan uang perolehan ganti rugi tanah bukan dari kesengajaan saya untuk menjual, tetapi sudah merupakan hal yang wajar dan harus diterima masyarakat memperoleh ganti rugi tanah akibat adanya pembangunan jalan tol.

    Pertanyaannya :
    Karena uang perolehan ganti rugi pembangunan jalan tol didapat setelah nikah, Apakah uang tersebut menjadi harta bersama ?
    Denikian pertanyaan Saya dan sebelumnya Saya ucapkan terima kasih, Waalaikum salam wr wb.

  367. 367
    admin Says:

    Terimakasih BAYU.
    Ya betul pak bayu, rumah tersebut adalah rumah gono gini karena beli pada saat selama perkawinan. masalah perusahaan akan mengambil rumah itu sebagai pelunasan hutang saudara adalah hanya jadi jaminan saja rumah tersebut, sekalipun nama saudara dalam sertipikat. saya yakin sudah dicover secara hukum oleh perusahaan.
    pelunasan setelah ikrar talak tetap saja sebagai harta gono gini.
    Demikian pendapat kami dan terimakasih.

  368. 368
    admin Says:

    Terimakasih YUKI.
    Waalaikum salam wr wb.
    opsi lain nya mungkin dengan cara penyerahan saja harta rumah tersebut kepada ibu sadara dan anak-anak, gampangnya adalag penbolakan harta gono gini oleh suami, atau penyerahan harta gono gini oleh suami kepada istri dan anak anaknya. Penolakan harta gono ghini oleh suami, saya kira cara cara itu semua sudah bisa dilakukan guna balik nama menjadi nama ibu dan anak anak.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  369. 369
    admin Says:

    Terimakasih IO.
    1. Untuk tau atau tidak tanyakan aja surat kuasa dari 200 pemilik sertipikat.
    2. surat kuasa nya harus berkaitan untuk menawarkan penjualan tanah.
    3.Saya sarankan tidak perlu DP dulu sebelum semuanya jelas.
    Untuk amannya buat team pembebasan tanah bentuk beberapa orang yang tau mengani masalah jual beli peralihan hak atas tanah untuk mengurusu hal itu, karena ini melinatkan 200 sertipikat jadi tidak bisa dikerjakan dengan sendiri.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  370. 370
    admin Says:

    Terimakasih RIRI.
    1. Tidak bisa anak dibawah umur diatasnamakan dalam sertipikat tanah.
    2. Tentu saja bisa, karena ketiga anaknya termasuk juga ahli waris dari bapaknya kandung.
    Terimakasih.

  371. 371
    admin Says:

    Terimakasih YUDI.
    kalo saja dibagikan tanah pada waktu orang tua masih hidup namanya hibah, hibah kepada 8 anak sah karena seluruh anak dapat bagian entah agama apapun dia. sekarang alasan membatalkan hibah karena agama lain endapat saya tidak berdasar hukum karena pelaksanaan hibah sudah dilakukan dahulu sebelum orang tua meninggal.
    olehnya hak ibu saudara tetap jika perolehan tanah tersebut dari hibah.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  372. 372
    admin Says:

    Terimakasih ERWIN.
    Beli rumah bangunan diatas tanag HGB HPL nggak masalah. cuman ada jangka waktunya. biasanya 30 tahun setelah itu tanah diserahkan kembali kepada pemegang HPL.
    PPJB adalah pengikatan jual beli.
    demikian dan terimakasih.

  373. 373
    admin Says:

    Terimakasih BAGIO.
    Anda harus tanyakan pada pengusaha itu. Karena kuncinya ada sama pengusaha itu.
    peminjaman uang di bank kalo tanpa persetujuan orang tua saudara pasti batal.
    bukti apa yang dimiliki pembeli tanahyang minta 50 bagian tersebut , coba diliahat perolehan dia apa dari bank. baru saya bisa tau lebih jelasnya.
    saran saya jangan mau membagi setengah tanah itu kao tidak jelas perolehan si pihak ketiga.
    demikian pendapat saya terimakasih.+

  374. 374
    admin Says:

    Terimakasih SUTARNO.
    waalaikum salam wr wb.
    harta itu bukan harta gono gini, harta itu namanya harta warisan meningat ortu anda sudah wafat semua dan meninggalkan harta warisan berupa tanah.
    kalo yang dimaksuid harta gono gini adalah harta yang diperoleh saudara dan istri saudara selama masa perkawinan.
    Demikian terimakasih.

  375. 375
    admin Says:

    Terimakasih Ahmad.
    Prinsip leasing, adalah sewa beli, barang menjadi milik jika angsuran terakhir dilunasi/dibayar. Selama proses leasing maka barang masih menjadi milik pemberi leasing/adira. ketika lunas baru milik beralih kepada debitor/saudara.
    menjual barang dalam proses leasing tanpa persetujuan adira adalah melanggar hukum.
    demikian pendapat saya. terimakasih.

  376. 376
    Sutarno Says:

    Assalamualikum wr. Wb.
    Bapak Sugeng, Saya sangat berterima kasih atas jawabannya kemarin.
    Akan tetapi pada saat Saya membaca Forum konsultasi Bapak yang lainnya, Bapak banyak menyebutkan bahwa hutang yang terjadi dalam masa perkawinan adalah tanggung jawab bersama suami istri. Sedangkan Pasal 93 angka 1 KHI menyebutkan bahwa petanggung jawaban terhadap hutang suami atau istri dibebankan pada hartanya masing-masing.
    Mohon pencerahanya, jika hutang dilakukan oleh istri (untuk kepentingan/kebutuhan pribadi istri) dengan tidak seizin suami ?
    Demikian sebelumnya Saya ucapkan terima kasih, Barokah dan sukses selalu untuk Bapak.
    Waalaikum salam wr wb.

  377. 377
    lucky Says:

    terimakasih sebelumnya pak sugeng.
    mohon bantuan anda…
    ibu saya mempunyai tanah yg bersertifikat asli dan ditanah itu ibu saya mendirikan rumah yg kini kami tempati.kemarin tanah itu digugat oleh seseorang,yg menurut info dia memiliki letter c,entah apa itu letter c & bgaimna dia mndapatkanya saya juga kurang paham.yg jelas tanah kami digugat & kini kami disuruh mengosongkan tanah itu.
    pertanyaan saya…:
    1.apa bisa tanah kami digugat padahal kami punya bukti sertifikat asli?
    2.apa itu leter c?apkah kuat hanya dg leter c dia menggugat tanah kami?
    3.langkah apa yang harus kami ambil???saya mohon solusi bapak….
    mohon jawaban Bapak juga dikirim ke email saya (luckydongwa@yahoo.com)
    sekali lagi terimakasih atas waktu Bapak.

  378. 378
    safroni Says:

    saya mau tanya mengenai jual beli dan kekuatan hukumnya… 5 tahun yg lalu ada seorang ibu yang menjual tanah dan rumah kepada seorang anak kandungnya. pada saat jual beli disaksikan oleh RW dan RT… setelah beberapa tahun kemudian org tua yg menjual meninggal dan tidak lama kemudian ada salah satu anak mau menggugat tanah yg telah dibeli oleh saudaranya itu… yg mau saya tanyakan apakah bisa tanah yang sudah dibeli di gugat sama saudaranya padahal jual beli disaksikan oleh RW dan RT?

  379. 379
    DIDIK INDARTO Says:

    Yth. Bapak BAMBANG SUGENG

    Saya mohon Bapak berkenan menjelaskan tentang hal-hal sbb :

    1. Apakah sebuah surat yang ditandatangani oleh orang yang sudah meninggal itu termasuk pidana surat palsu atau pemalsuan tanda tangan ?

    2. Apakah mungkin putusan perdata yang sudah pasti ternyata bisa dibatalkan dengan adanya putusan pidana tentang surat palsu tersebut ? Adakah Yurisprudensinya ?

    Terimakasih Bapak atas penjelasannya.

  380. 380
    christi Says:

    Selamat pagi Pak Bambang,
    Saya hendak konsultasi tentang tanah hibah dari developer, jadi begini ceritanya:

    saya dan suami berencana membeli sebuah rumah cluster (di cluster itu hanya ada 39 unit rumah) di daerah ciputat, tangerang. Mereka menawarkan rumah yang ready stock dengan luas tanah 83m persegi, lalu mereka mengatakan bahwa ada kelebihan tanah sebesar 21 m persegi di bagian belakang rumah itu berupa halaman terbuka, dan itu akan dihibahkan oleh developer kepada pembeli, tetapi tidak bisa dimasukkan kedalam sertifikat.

    Pihak developer mengatakan bahwa itu kesalahan mereka saat membuat sertifikat, tetapi mereka meyakinkan bahwa itu tanah milik developer, dan mereka akan menghibahkan itu kepada pembeli.

    Saya agak meragukan pernyataan mereka. Dan bagaimana kekuatan hukum dari tanah 21m persegi itu? karena pada kenyataannya walaupun tanah itu masuk dalam kavling rumah tetapi tidak masuk dalam sertifikat. Kami kuatir jika ada pelebaran jalan atau apapun, tanah itu akan terkena suatu saat nanti. Apakah tanah itu bisa dibuat sertifikatnya? Atau pernyataan hitam diatas putih dari developer cukup kuat untuk menyatakan bahwa tanah itu nantinya akan milik kami?

    Mohon nasihatnya yah Pak Bambang, terima kasih sebelumnya ….

  381. 381
    Retno Says:

    Salam hormat Pak Bambang,

    Saya mau berkonsultasi masalah pembagian warisan dan konsinyasi . Ibu saya sudah meninggal dan tanah warisan atas namanya mau dibagi 9 orang anaknya. Atas kesepakatan 8 orang anak, maka tanah warisan supaya tidak jatuh ke orang lain disusuki,di tukar dengan tanah/ rumah milik anak sulung .Yang menjadi masalah adalah 1 orang anak menolak karena tidak cocok harganya dan SETIAP diajak musyawarah keluarga selalu tidak hadir hanya titip pesan saja. Celakanya lagi dia sudah membangun rumah ditanah tsb semasa Ibu masih hidup walau saat itu ditentang keras oleh ibu, hanya disuruh menyekat bagian rumah saja untuk tinggal.
    Pertanyaan :
    1. Apakah bisa 8 orang anak melakukan konsinyasi ke pengadilan tentang pembayaran kepada 1 orang yang menolak, dan bagaimana konsinyasi jika dalam bentuk tukar tanah/ rumah untuk sebagian pembayaran, apakah dijual dulu atau sertifikatnya di konsinyasikan.
    2. kalau bisa, bagaimana langkahnya jika mengurus sendiri ke pengadilan. Seksi apa saja yang harus kami temui.

  382. 382
    amin Says:

    saya mau menanyakan tentang “hibah tanah dan rumah dari orang tua yang masih hidup”

    ayah dari istri saya yg masih hidup akan memberikan/menghibahkan tanah dan rumah kepada istri saya. saudara saudara dari istri saya (3 org laki2) menyetujui rencana hibah tersebut. bagaimana syarat hibah tersebut? dan bagaimana kalau tanah dan rumah tersebut di balik nama dari ayah ke istri saya?
    terima kasih penjelasannya

  383. 383
    Julian Says:

    Assalamualaikum Wr. Wb. Pak Bambang,

    Pada tahun 2009 saya membeli sebuah rumah melalui developer langsung (bukan KPR Bank) seharga Rp 99.800.000,-, dengan cara tunai bertahap sebanyak lima kali (5X) angsuran.
    Setelah melunasi DP (uang muka) dan beberapa kali angsuran, maka sisa pembayaran yang harus saya lunasi tinggal Rp 10.300.000,-.
    Pada saat akan saya lunasi seluruh sisa pembayaran tersebut sekaligus membuat AJB dan balik nama, developernya tidak mau menerima dengan alasan SHM rumah saya masih dijaminkan ke bank.
    Sampai sekarang sertifikat rumah saya belum diserahkan oleh developer.
    Pertanyaan saya upaya hukum apa yang bisa saya tempuh agar SHM tanah tersebut bisa saya dapatkan?
    Terima kasih atas jawaban Bapak.

  384. 384
    Maria Says:

    Salam hormat Pak bambang

    Saya mohon bantuannya, begini saya hendak membeli sebuah rumah, SHM rumah tersebut atas nama Ibu A, Ibu A adalah janda, suaminya Bpk B meninggal, sebelum menikah dengan Bpk B, Ibu A pernah menikah dengan Bpk C dan punya 2 anak perempuan yg skrg sdh dewasa, Bpk C sudah meninggal, meninggalkan warisan rumah, kemudian dijual oleh Ibu A, hasilnya dibelikan rumah tp sisanya masih mengangsur, kemudian Ibu A menikah dengan Bpk B duda cerai mati dg 2 anak laki2 yang sdh dewasa, Bpk B meninggal th 2008, sedangkan SHM rumah tsb diterbitkan th 2006 (rumah sudah lunas) saat mengangsur Ibu A sudah menikah dengan Bpk B, dalam perkawinan Ibu A dan Bpk B tdk dikaruniai anak, Ibu A beragama Islam, Pertanyaan saya ;

    1. Apakah dalam menjual rumah tersebut Ibu A memerlukan persetujuan dari anak2 Bpk B (tidak ada surat waris)

    2. Salah satu anak Bpk B, tidak diketahui berada dimana, bagaimana caranya supaya jual beli dan balik nama sertifikat bisa dilakukan ?

    Saya mohon bantuannya pak, karena saya sudah memberikan DP sebesar Rp. 15 juta untuk rumah tersebut, saya khawatir, akan terjadi masalah dikemudian hari. atas bantuannya saya ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya

  385. 385
    norman haryanto Says:

    selamat malam pak bambang.. sy mohon petunjuk.
    sy diajak seorang teman kekaraoke,setibanya dilobby karoke sy dipanggil oleh pemilik[bos] untuk diajak bicara,,karena setahun yg lalu sy pernah marah2 kepada pemilik/bos karoke tsb. namun belum sepatah katapun tiba2 secara bersamaan sy dipukuli oleh pemilik tsb beserta 2orang karyawannya hingga mata sy lebam dan mengeluarkan bnyk darah dr hidung. sy ingin penganiyaan ini lanjut ke pengadilan.
    visum dan laporan polisi sudah sy lakukan,2minggu kmudian datang surat dr kepolisian yg menyatakan akan melakukan penyelidikan selama 90hari. mengapa penyidikan sampai selama itu? langkah2 apa yg harus sy lakukan spy hukum berjalan adil. krn spengetahuan sy pemilik karoke tsb berulangkali melakukan penganiyaan ttpi tidak pernah kena hukuman seolah kebal hukum. mohon petunjuknya dan terimakasih

  386. 386
    rina Says:

    pak, suami sy punya koperasi yg statusnya fiktif, karena keanggotaan ddlmnya hanyalah nama semata, tidak ada kegiatan RAT,dan laporan bulanan/taunannya pun tidak lancar, dimana kedudukan suami d dlm koperasi tsb adalah sbg penanggungjawab&pemilik saham tunggal dg modal -+ 1 M. ketua koperasinya adl teman suami, sedang bendaharanya adalah adik kandung suami yg sejak awal koperasi dibentuk, si bendahara ini sama skali tdk pernah melakukan aktifitas selayaknya seorang bendahara, dia hanya menerima gaji rutin yg diberikan dr koperasi. sejak 3 taun lalu hingga 3 bln kemaren suami msh mendapatkan gaji dari koperasinya, namun sejak 3 bln kemaren koperasinya sama sekali tdk membayarkan gaji suami dg alasan dananya tdk ada krn masih dipinjam orang.
    tempat utk ruang koperasi itu dibeli ketika suami masih menikah dg mantan istrinya. dikarenakan rumah & koperasi tsb mjd hak gono gini suami, dan mantan istrinya sdh memberikan kuasa jual atas rumah koperasi tsb, dan suami ingin menutup koperasinya dan ingin menjual rumah yg sdh mjd hak gono gini suami yg digunakan utk operasional koperasi.
    bagaimana cara teraman secara hukum yg dpt dilakukan oleh suami untuk menjual rumah yg digunakan utk operasional kooperasi tsb dan menutup koperasinya agar dikemudian hari tdk ada pihak2 yg menuntut ganti rugi, mengingat koperasi tsb fiktif, dan suami sdh tdk diberikan gajinya selama 3 bln bturut2. apakah perlu menggunakan akuntan publik utk membantu audit keuangan koperasi suami saya? apakah perlu dilakukan RAT sebelum koperasinya ditutup? apakah si bendahara yg mana adek suami dapat dipecat langsung oleh suami tanpa RAT?
    sekian..semoga saran+ilmu bp dpt membantu saya memberikan saran tbaik utk suami saya segera.
    terimakasih. rina

  387. 387
    admin Says:

    Walaikum salam Pak SUTARNO.
    jelas masalah hutang masa perkawinan adalah hutang bersama suami istri karena apa ang dilakukan suami dan apa yang dilakukan istri kan harus diketahui kedua belah pihak. pasal 36 ayat 1 UU No 1 Tahun 1974, mengenai harta bersama suami istri dapat bertindak atas PERSETUJUAN kedua belah pihak. Hal ini menyangkut harta bersama tentunya logika hukumnya terhadap hutang yang dilakukan oleh baik suami saja atau istri saja sepanjang dalam masa perkawinan kan menjadi hutang bersama. Jadi pendapat saya tetap bahwa jika istri berhutang maka tanggungjawabnya suami juga untuk membayarnya< coba dibaca di kompilsai menururt bapak itu ayat2 selanjutnya. maksudnya dalam kompilasi itu juga bahwa jika terjadi perceraian maka istri punya hutang ya dibayardengan hasil bagi gono gini bagiann istri dan jika tidak cukup diambilkan harta bawaannya dan jika masih tidak cukup maka diambilkan harta suaminya > konteksnya setelah adanya perceraian.
    Kalo saja istri berhutang tanpa sepengetahuan suami dan suami lepas tanggung jawab dan menyalahkan istri maka semua kejahatan hutang akan menggunakan cara alasan bahwa hutangnya ditanggung istri pribadi. Saya kira tidak bisa demikian secara hukum pak.
    Demikian terimakasih.

  388. 388
    admin Says:

    Terimakasih Pak LUCKY.
    1. Pemilik sertipikat adalah sah sebagai bukti kepemilikan hak atas tanah. Leter c bukan surat tanda bukti hak atas tanah, sehingga kedudukan sertipikat dan leter c jelas lebih benar sertipikat.
    2. leter c bukti bayar pajak saja atas tanah tersebut tapibukan bukti kepemilikan atas tanah. orang menggugat seseorang boleh2 saja akan tetapi jika tidak dapat membuktikan gugatannya maka orang tersebut yang menggugatakan digugat balik.
    3. langkahnya ladeni layani saja gugatan pemilik leter c kalo memang ada gugatan. tentunya kalo anda dipanggil pengadilan untuk bersidang perkara tanah tersebut silahkan layani saja kalo saja anda benar pemilik sertipikat dan lawan anda hanya memiliki leter c maka kemungkinan besar anda dimenangkan di pengadilan.
    Prinssip surat tanda bukti kepemilikan atas tanah adalah sertipikat bukan lketer c.
    Demikian dan terimakasih.

  389. 389
    admin Says:

    Terimakasih Pak SAFRONI
    Bisa saja jual beli tersebut digugat oleh ahli waris yang lain. mungkin dianggap harta waris maka anak ytang lain menggugat. Jual beli tanah dilakukan oleh Pejabat pembuat akta tanah setempat atau camat setempat bukan RT atau RW.
    Demikian pak penapat saya terimakasih.

  390. 390
    admin Says:

    Terimakasih pak DIDI INDARTO
    1. membuat surat palsu pak, dan kalo surat itu digunakan ke instransi pemerintah atau digunakan untuk perbuatan hukum maka memasukkan surat palsu.
    2. Bisa saja putusan perdata yang sudah pasti diajukan gugatan baru lagi atau dilakukan peninjauan kembali jika memang ditemukan bukti baru misalkan ada putusan pidana yang berkaitan. Yurisprudensi ada akan tetapi ini megarah kepada hukum acara pembuktian pak dan bukti baru.

  391. 391
    admin Says:

    Terimakasih BU CRISTi.
    Kasus tersebut sebenarnya mudah saja, minta dilakukan pengukuran ulang terhadap obyek sertipikat tersebut dan dilakukan perbaikan terhadap luasnya yang tercantum di sertipikat yang ibu akan beli. Kan tetapi ini makan waktu lama. tapi aman dan jelas.
    kedua ibu bisa melakukan jual beli terhadap tanah 21 m tersebut dengan developer, tentunya jual beli harus ada surat sertipikatnya yang 21 meter tersebut kalo tidak ada hanya surat saja maka secara hukum tidak kuat karena tanah butuh sertipikat sebagai tanda bukti hak kepemilikan.
    saran saya harus tetap disertipikatkan tanah 21 m tersebut jika ibu akan beli.
    demikian dan terimakasih.

  392. 392
    admin Says:

    Terimakasih BU RETNO.
    Bisa saja dilaukan permohonan penetapan melalui pengadilan setempat. tujuannya jelas akan menjual obyek harta waris, dan ada gangguang 1 orang saja maka mayoritas setuju maka minta dilakukan penjualan dengan tanpa 1 anak. setelah penetapan jadi maka dilakukan penjualan dan hasil penjualan tersebut dibagi sesuai porsinya dan bagian anak yang tidak setuju dijual bisa dititipkan uangnya di poengadilan nanti pengadilan yang memberi tahukan.
    langkahnya ajukan penetapan, masukkan di bagian keperdataan pengadilan.
    demikian dan terimakasih.

  393. 393
    admin Says:

    Terimakasih Pak AMIN.
    Hibah dilakukan di hadapan Notaris dan Pejabat pembuat akta tanah karena obyek ini menyangkut tanah. selanjutnya serahkan saja pada PPAT untuk mengurus balik nama sertipikat tersebut atau anda urus balik namanya ke Badan Pertanahan Nasional setempat.
    demikian dan terimakasih.

  394. 394
    admin Says:

    Terimakasih Pak JULIAN.
    Waalaikum salam wr wb.
    Baik langkahnya cek saja di bank mana dijaminkan sertipikat kavling rumah saudara. bertahukan keluhan saudara dan mintalah penbjelasan posisi kredit developer tersebut. dan lebih jelas apakah sertipikat rumah saudara juga sudah ada di bank tersebut. Atau sertipikat masih induk dan belum dipecah. mintalah ke bank untuk dapat melunasi sisa angsuran saudara kepada bank tersebut.
    Kalo saja cara negoisasi tersebut tidak berhasil maka upaya hukumnya ajukan gugatan developer ke pengadilan negeri setempat. atau bisa saja laporkan ke polisi jika sertipikat anda dijaminkan di bank padahal tidak pernah anda membuat surat kuasa menjaminkan. tapi saran saya lebih baik dimusyawarahkan daripada berperkara makan waktu dan biaya.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  395. 395
    admin Says:

    Terimakasih IBU MARIA.
    1.Tidak perlu ijin persetujuan anak anak bawaan bapak B. karena rumah adalah harta bawaan ibu A kan?.
    2. langsung saja lakukan AJB di PPAT dan ppat akan mengurus kelengkapan dokumennya yang diperlukan.
    atau saya kalo salah menangkap cerita ibu mohon maaf karena kurang jelas ceritanya. kedudukan (B).
    demikian dan terimakasih.

  396. 396
    admin Says:

    Terimakasih PAK NORMAN H.
    Kalo saja anda sudah lakukan laporan ke polisi pasti polisi akan melakukan pemeriksaan BAP kepada saudara sebagai korban dan selanjutnya polisi akan memeriksa saksi saksi yang mengerti kejadian tersebut dan setelah dirasa cukup bukti maka polisi akan memanggil bos karoke/tersangka untuk diperiksa BAP. jika memenuhi unsur pidana maka akan dilakukan pengiriman berkas ke kejaksaan dan kejaksaan akan melimpahkan ke pengadilan,
    Tanyakan saja kepada pihak kepolisian dimana saudara lapor tersebut. saya yakin Polisi akan memeriksa perkara tersebut jika terpenuhi unsur pidanannya.
    Demikian dan terimakasih.

  397. 397
    admin Says:

    Terimakasih IBU RINA.
    lakukan saja pembubaran koperasi dengan alasan seperti keterangan saudara sudah tidak dapat maju berkembang lagi dan sudah tidak dapat memberikan keuntungan bagi anggota koperasi. pembubaran bisa dilakukan perhitungan oleh akuntan publik jika dananya besar dan tersebar, jika sederhana kan tidak perlu alias dihitung sendiri saja. catatan : Kalo saja ini ada akta pendirian koperasinya. tapi maksud anda koperasi itu fiktif gimana saya tidak mengerti? atau koperasi nama saja dan tidak ada akta pendiriannya, jika demikian maka koperasi tidak bisa dibubarkan karena organisasinya tidak ada scara hukum.
    Saran saya tetap musyawarah saja selesaikan kekeluargaan, kalo saya rasa ini sama sama tidak ada kejelasan.
    demikian dan terimakasih. kalo tidak jelas silahkan telp ke kantor kami.

  398. 398
    Suci Says:

    Dengan Hormat,

    Pak, ayah saya membeli tanah dan bangunan thn 1999 seluas 51m. Kami sudah hampir melunasi cicilan tersebut. Namun penjual bilang untuk mengurus sampai akta jual beli atau sertifikat (saya lupa) membutuhkan dana 25juta. Penjual bilang surat girik sudah hilang dan kami mendapat fotocopy surat keterangan kehilangan girik dari kepolisian setempat. Menurut bapak, apa yang harus kami lakukan untuk mengurus sertifikat tersebut baik mengurus sendiri atau dengan notaris / PPAT ?
    Untuk dipertimbangkan rumah dan tanah kami sekarang terancam dibebaskan untuk proyek jalan non tol depok – antasari.
    Terima kasih atas bantuan bapak.

  399. 399
    betty Says:

    selamat sore pak Bambang..
    1.Apakah sah apabila surat perjanjian jual beli tanah di tandatangani oleh Pihak 1 dan 1orang saksi saja? dan saksi tersebut adalah anak yang paling besar..
    2.apakah saya sudah berhak atas kepemilikan tanah tersebut?

  400. 400
    Mikael Says:

    Malam Pak Bambang,

    Saya mau bertanya nih…

    Saya sudah membayar DP sebesar 10 juta untuk sebuah rumah yg dijual di daerah tangerang.
    Namun kesalahan saya, saya lupa melihat SHM rumah tersebut untuk mengetahui pemilik yg sah. Rumah tersebut adalah hasil tawaran sebuah agen properti. setelah membayar DP ke pemilik , saya baru mengetahui ternyata agen properti menutup2i kepemilikan rumah yg asli. pemilik yg saya sudah berikan uang DP itu adalah ternyata orang yg diberikan kuasa melalui surat kuasa oleh pemilik asli. Sampai sekarang, saya juga belum lagi melihat surat kuasa tersebut. Yang ingin saya tanyakan ialah:

    1. Seandainya saya diberikan kesempatan untuk melihat surat kuasa penjualan tersebut, apakah hal penting/poin2 yang penting untuk dilihat dalam surat kuasa tersebut? (tanda tangan pemilik asli dan istrinya seharusnya ada didalam surat kuasa tersebut kan?)

    2. notaris yg diberikan kuasa adalah notaris dari agen properti. Dan notaris tersebut mengatakan bahwa kehadiran dari pemilik asli ketika menandatangani AJB tidak diperlukan, cukup hanya org yg diberikan kuasa tersebut. Apakah ini benar pak bambang, saya takut notaris tersebut adalah sindikat yg telibat didalamnya agen properti dan juga org yg diberikan kuasa. Apakah saya perlu untuk menghubungi pemilik asli untuk mengecek keabsahan surat kuasa tersebut. Bagaimana seandainya kalau pemiliknya adalah org diluar negeri?

    3. Seandainya saya dapat meminta fotokopi SHM yg didalamnya ada tertera nama pemilik asli. apakah fotokopi ini dapat digunakan untukl mengecek keaslian kepemilikan sertifikat tersebut(saya berencana mengecek di notaris lain). karena notaris yg bersangkutan menyatakan bahwa AJB sudah dapat diproses.

    4. Seandainya saya meminta bantuan dari kantor notaris pak Bambang atau rekan pak Bambang untuk menemani saya dalam mengecek prosedur2 dan keabsahan dokumen2 agar tidak tertipu dalam proses jual beli ini, apakah pak Bambang atau rekan bersedia memberikan bantuan? dan berapa biayanya sampai proses AJB terlaksana dengan baik?

    Trims pak Bambang, saya sangat mohon bantuan dari Pak Bambang.

  401. 401
    Agus Purwono Says:

    Malam Pak Bambang,

    Saya mau minta informasi nih,

    Kakek & nenek saya sudah meninggal, 15 tahun yang lalu. Mereka memberikan warisan ke Ibu saya & 3 Saudara ibu sebidang tanah dan telah di atur pembagian masing-masing bidang tersebut & telah di ukur oleh pihak desa (3 Saudara yang lain telah mendapatkan bagian tanah yang lain).
    1. Permasalahannya, sertifikat tersebut telah di pinjam oleh suami dari Saudara ibu yang lain, yang tidak mempunyai hak atas waris tanah tersebut sekitar tahun 2008 (dengan alasan perngurusan Pajak PBB) dan 2 bulan yang lalu ketika akan minta oleh ibu untuk dibuat sertifikat atas tanah milik ibu (memecah dari sertifikat induk). Suami dari Saudara ibu tersebut memberitahu kalau sertifikatnya hilang.
    2. Ibu & Saudara yang lain curiga bahwa sertifikat yang dipinjam oleh Suami dari Saudara ibu tersebut telah digadaikan ke bank (dengan memalsukan data persyaratan pengajuan kredit), tetapi kami belum mempunyai bukti yang cukup untuk itu. (Karena yang bersangkutan track recordnya jelek di keluarga)
    3. Saat ini ibu bermaksud mengajukan sertifikat pengganti kepada badan pertanahan untuk menggantikan sertifikat yang hilang tersebut.

    Pertanyaan :
    1. Dapatkah/mungkinkah sertifikat tersebut dapat digadaikan ke bank?
    2. Apabila telah terbit sertifikat pengganti atas sertifikat yang hilang pada tanah tersebut. Dan ternyata Saudara ibu terbukti menggadaikan ke bank dan bank memutuskan untuk menyita/melelang sertifikat & tanah yang menjadi jaminan karena kredit macet. Dapatkah kita melakukan usaha hukum & menang dalam perkara tersebut? (bank tidak dapat melelang/menyita jaminan sertifikat & tanah tersebut)
    3. Mana yang lebih kuat kedudukanya? Antara sertifikat yang hilang dengan sertifikat pengganti yang telah dikeluarkan oleh badan pertanahan.
    4. Langkah hukum apa yang seharusnya kami tempuh saat ini?

    Terima kasih pak Bambang, saya mohon bantuan dan nasehat Bapak.

    Hormat saya – Agus
    purwonoagustus@yahoo.com

  402. 402
    tono Says:

    ass.
    pak, saya mau menanyakan permasalahan yg sedang saya hadapi. nenek saya meninggal 6 tahun lalu, ia meninggalkan seorang suami, 4 orang anak perempuan n 4 orang anak laki2. nenek saya mempunyai wasiat, isi wasiat y yaitu: “pembagian warisan kepada anak perempuan yg di utamakan atau pembagian rata”. dan saya mau tahu, bagaimana hukum di lihat dri hukum agama islam dan hukum pengadilan.terimakasih.

  403. 403
    Lisa Says:

    Yth,

    Saya ada pertanyaan mengenai hukum properti di Indonesia.

    Saya, kakak dan ibu saya diwariskan sebuah rumah dari ayah (meninggal). Saat ini sertifikat rumah atas nama kami bertiga. Saya sekarang dalam process untuk menjadi warga negara Singapura. Kakak dan ibu saya tetap WNI. Saya dengar WNA tidak boleh mempunyai Hak Milik rumah di Indonesia.

    Yang saya ingin tanyakan:
    1. Jalan terbaik apakah yang mesti saya lakukan sebelum saya berubah jadi WNA (tanpa harus menjual rumah itu)?

    2. Apakah saya harus merubah status hak saya menjadi Hak Guna ?

    3. Apa mungkin status rumah – separuh Hak milik dan separuh Hak Guna?

    4. Apa prosedurnya untuk merubah/mengalihkan/melepaskan hak milik saya ke ibu saya?

    Terima kasih

  404. 404
    Daniel Panjaitan Says:

    Pak, mohon bantuannya. Kami membeli tanah dari saudara L dan tanah SKT nya atas nama L dan surat tanah tsb hanya surat jual beli bukan sertifikat. namun surat jual beli tesebut sah karena ditandatangani kepala Desa serta para saksi. Surat yang saya maksud adalah surat jual beli antara saudar L dengan pihak yang menjual tanah tsb kepada saudara L dan surat tsb telah diserahkan kepada kami setelah kami melakukan pembayaran atas tanah tsb. Namun belakangan ini anak dari saudara L komplain dengan mengatakan tanah itu miliknya dengan menunjukkan sertifikat yang menurut saya itu palsu sebab tidak sesuai dengan batas tanah tersebut dan pertanyaan saya bolehkah sertifikat diterbitkan tanpa sepengetahuan Lurah atau kepala desa? dan tanpa pengukuran oleh pihak BPN?

  405. 405
    admin Says:

    Terimakasih SUCI.
    untuk mengurus sertipikat dengan luas tanah sebesar 51 m tentunya tidak mahal, silahkan saja anda mengurus sendiri di Badan Pertanahan Nasional setempat. tentunya harus ada akta jual beli an surat tanda bukti kpe,ilikan tanah. misalnya girik hilang maka dengan bukti laporan polisi anda bisa minta keterangan riwayat tanah kepada desa dan kecamatan setempat untuk pengurusan ke BPN.
    Demikian dan terimakasih.

  406. 406
    admin Says:

    Terimakasih BETTY.
    1. Jual beli tanah harus dibuat oleh dan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah atau pak camat setempat. dilakukan oleh penjual dan pembeli serta dua orang saksi dari pihak selain penjual dan pembeli.
    2. Belum berhak jika belum dilakukan penandatangan akta jual beli, peralihan hak atas tanah beralih jika penjual dan pembeli menandatanganai akta jual beli.
    demikian dan terimakasih.

  407. 407
    admin Says:

    Terimakasih MIKAEL.
    1. Betul surat kuasa menjual diperbolehkan akan tetapi ketika anda melakukan jual beli pemilik asli sebaiknya tandatangan di akta jual neli bukan kuasanya.
    2. sebaiknya ditandatangani oleh pemilik asli ketika jual beli. Jika berdasar surat kuaa saja maka tentunya surat kuasa tersebut harus notariil. jika penjual di luar negeri maka surat kuasa yang dibuat notariil harus dilakukan pendaftaran di KBRI negara setempat.
    3. jika copy saja maka BPN tidak akan mau untuk melaukan pengecekan sertipikat.
    4. kantor saya adalah kantor hukum/law firm/advoka/konsultan hak kekayaan intelektual/kurator kepailitan. bukan kantor notaris. Mohon maaf.
    demikian dan terimakasih.

  408. 408
    admin Says:

    Terimakasih AGUS PURWONO.
    1. Untuk menjaminkan sertipikat sebagai jaminan hutang di bank tentunya harus seijin seluruh ahli waris jika tidak ada ijin ahli waris maka hutang dan jaminan hutang tersebut batal demi hukum atau dapat dibatalkan.
    2. Bisa saja , karena prinsip dasarnya adalah sertipikat sebagai jaminan hutang maka yang berhutang atau penjaminnya adalah ahli waris dari seluruh kakek nenek saudara yaitu 4 anak tersebut. Jika perkara maka kemingkinan besar bisa menang kalo melihat kasus seperti yang saudara ceritakan. Bank tidak akan dapat melakukan lelang eksekusi jika jaminan kredit dan penjaminannya bermasalah secara hukum dan tidak memenuhi prosedur hukum.
    3. kalo kedudukan sertipikat sama saja pengganti ataupun asli, cuma penerbitan sertipikat pengganti tidak mudah. kalo saja memang hilang maka suruh saudara yang menghilanhkan lapor polisi supaya nantinya kalo ada permasalahan hukum saudara tidak tersangkut.
    4. saya kira sudah jelas diatas langkahnya.
    Sama sama terimakasih.

  409. 409
    admin Says:

    Waalaikum salam.
    Jika pembagian harta waris itu maka menurut hukum islam anak laki laki lebih banyak bagiannya daripada anak perempuan. Kalo anak laki laki satu maka anak perempuan setengah. Jika ada wasiat maka tergantung saudara akan menjalankan wasiat atau tidak, jika dijalankan tidak masalah dan jika tidak dijalankan juga tidak masalah itu secara hukum. wasiat sifatnya pesan saja. saran saya jalankan saja wasiat karena pesan orang tua.
    demikian dan terimakasih.

  410. 410
    admin Says:

    1. buatlah pelepasan hak atas tanah kepada ibu dan kakak secara notariil. tetapi anda tidak berhak lagi atas tanah tersebut secara hukum
    2. kalo sudah dilepas maka tidak perlu perubahan hak atas tanah.
    3. Mungkin saja dilakukan pemecahan tapi kan sayang dari SHM menjadi SHGB.
    4. Pelepasan ke Notariil atas rumah tanah tersebut. Notaris akan mengerti dan membuatnya.
    Demikian dan terimakasih.

  411. 411
    admin Says:

    Terimakasih DANIEL PANJAITAN.
    Penerbitan sertipikat hanya dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional sebagai surat tanda bukti hak atas tanah. Prosedur penerbitannya pun sangant banyak dan ditentukan oleh BPN. Penerbitan sertipikat tidak wajib diketahui lurah. Penerbitan sertipikat jharus dilakukan pengukuran untuk mengetahui letak batas batas tanah.
    kalo ada pemalsuan sertipikat maka laporkan saja ke Polisi jika memang anda bunya buktinya.
    Demikian dan terimakasih.

  412. 412
    Andre Says:

    Pak Sugeng Yth,

    Saya bercerai dengan istri saya oktober 2010.
    Mantan Istri saya yg menuntut perceraian tersebut.
    Pengadilan telah memutuskan perceraian tersebut.
    saya telah menerima salinan keputusan cerainya.

    Saya dan mantan istri saya memiliki harta bersama yang kami peroleh semasa pernikahan. Yaitu sebuah rumah KPR dan sebuah mobil yang kami beli secara kredit. Baik rumah maupun mobil masih dalam masa cicilan.

    Rumah atas nama istri. Ceritanya saat itu saya wiraswasta, sehingga tidak memiliki slip gaji. Sedangkan istri saya bekerja di perusahaan.

    Mobil atas nama saya.

    Semuanya dikuasai oleh istri. Dan hubungan kami sangat buruk. Dan sejak perceraian, semua cicilan dilakukan (dibayar) oleh istri saya. Karena saya sama sekali tidak diberi akses, bahkan untuk bertemu dengan anak saya.

    Mantan istri saya rupanya hendak menjual rumah tersebut, karena setahu saya, hutangnya banyak.
    Termasuk untuk biaya pengacara saat tuntutan perceraian.

    Dalam putusan pengadilan menyebutkan:
    1. Keputusan cerai.
    2. Memerintahkan saya untuk tidak tinggal di rumah tersebut.

    Tidak ada pembahasan masalah gono gini atau hak asuh anak. namun saya mengetahui bahwa secara hukum, hak asuh balita ada di tangan ibunya.

    Kebetulan ayah saya juga punya rumah pas disebelah rumah kami. dan ada yang berminat untuk membeli rumah ayah plus rumah kami.

    Saya mencoba menghubungi mantan istri saya untuk masalah ini melalui SMS.
    Saya juga menambahkan bahwa saya tidak akan minta apapun dari hasil penjualan rumah tesebut.

    Namun dalam salah satu balasan sms-nya dia mengatakan dia mengatakan bahwa dia tidak butuh bantuan saya dan bahwa dia bisa menjual rumah tersebut TANPA MEMERLUKAN TANDATANGAN SAYA. bahkan dia mengancam akan melaporkan ke polisi apabila saya menghubingi dia lagi.

    Saya sangat ingin menjaga agar rumah dan mobil tersebut tetap dapat digunakan untuk kepentingan anak saya. Karena saya cukup yakin bahwa maksud dia menjual rumah tersebut adalah untuk melunasi hutang hutangnya.

    Apa betul bahwa penjualan rumah atau mobil yang merupakan harta bersama dapat dilakukan tanpa otorisasi atau tanda tangan atau kehadiran saya?

    Terima kasih atas solusinya..

  413. 413
    zainul arifin Says:

    selamat siang, mohon pencerahan pak. Saya memiliki rumah di driyorejo dengan kondisi sbb : 1. Waktu ambil KPR menggunakan nama kakak. 2. KPR-nya telah lunas Pertanyaannya : 1. Bagaimana prosedur agar bisa balik nama ? 2. Biaya apa saja yang harus saya bayar ? 3. apakah saya hrs pakai jasa notaris gresik? Terima kasih

  414. 414
    MARIUS Says:

    selamat malam
    pohon bantuannya atas permasalahan yg dialami keluarga saya, cerita singkatnya begini

    bapak saya memiliki tanah warisan dari kakek dan didalamnya sdh ditanami pohon kopi, cengkeh, dll, oleh karena bapak saya tinggal dikota maka lahan tersebut dikelolah / digarap oleh kakek. pada suatu saat salah satu keluarga datang ke pada kakek untuk meminta ijin menempati sebagian dari lahan tersebut, kakek mengijinkan. Namun setelah beberap tahun kemuadian keluarga tadi malah menguasai seluruh lahan tersebut dan katanya sudah membeli kepada kakek saya. nah permasalahan muncul kemudian karena kakek sy sudah meninggal namun semasa hidup beliau, tidak pernah mengatakan kepada bapak saya bhw lahan tersebut sdh dijual.
    kemudian beberapa bulan yang lalu bapak saya datan ke kampung tempat lokasi tersebut dan kaget karena semua lahan sdh ditempati / digarap oleh keluarga tadi dan tetap bersikukuh bahwa lahan tersebut sdh dia beli, padahal tidak saksi atau bukti tertulis apapun dari transaksi tersebut. bapak saya terang saja tidak menerima karena bapak saya adalah pemilik sah dari lahan tersebut.
    atas inisiatif bapak saya maka diadakanlah musyawarah untuk menyelesaikan sengketa tersebut, tp keluarga yang menempati lahan tersebut tidak bersedia, dan akhirnya tidak ada kesepakatan. bapak saya lalu memberika ultimatum bahwa mohon lahan tersebut segera dikosongkan dengan suka rela atau bapak saya akan membawa kasus ke ranah hukum, tp hal inipun tidak di indahkan.
    nah sebelum bapak saya melimpahkan kasus ini ke pihak berwajib, saya mohon bantuan / advise dari bapak admin mengenai permasalahan ini.
    terima kasih

    marius

  415. 415
    Nana Says:

    Pak Bambang, saya mau konsultasi tentang permasalahan keluarga saya.
    Begini pak.Ibu saya meninggal dengan meninggalkan harta bersama selama perkawinan dengan Bpk saya berupa 1 rumah yang didalam rumah itu terdapat harta bawaan Ibu yaitu uang warisan yang didapat dari penjualan rumah orang tua Ibu. Dimana uang hasil penjualan warisan tersebut juga masuk ke dalam pembelian rumah baru (harta bersama) dengan Bpk saya yang sertifikatnya diatasnamakan Bapak saya.
    Ahli waris Ibu adalah Bpk saya dan 2 anak kandung, saya dan adik (kami semua perempuan).
    Sekarang bapak menikah lagi dengan janda beranak 1 (dari suami terdahulu). Tetapi selama 8 bulan nikah siri dahulu (istri baru bpk saya masih dalam masa iddah, jadi tidak bisa menikah resmi). Sekarang mereka berdua sudah nikah resmi. Selama nikah siri 8 bulan tersebut bapak membelikan sebuah mobil atas nama bpk dan rumah untuk istri barunya (atas nama istri baru) yang ditempati sampai sekarang. Yang saya tanyakan, apabila bapak saya meninggal dunia:
    1.Bagaimana pembagian harta warisan yang benar dan adil menurut hukum yang berlaku?
    2.Apakah ibu tiri saya berhak mendapatkan hak waris atas rumah pertama yang merupakan harta bersama bpk dan ibu kandung saya apalagi di dalam rumah pertama tersebut ada harta bawaan ibu yaitu uang warisan dari penjualan rumah orang tua ibu? kalo iya, berapa bagian untuk ibu tiri saya atas penjualan rumah pertama tersebut?
    3. Apakah saya dan adik saya juga berhak mendapatkan harta bersama bapak dan ibu tiri saya selama pernikahan mereka sampai meninggalnya bapak saya yaitu berupa mobil dan rumah kedua (meskipun rumah kedua tersebut diatasnamakan ibu tiri saya)? kalo iya, berapa bagian saya dan adik saya atas mobil dan rumah kedua tersebut?
    4.Jika ibu tiri saya ternyata sudah menjual mobil dan rumah kedua tanpa persetujuan saya dan adik saya sebagai ahli waris bapak saya, apakah saya bisa menuntut pembatalan penjualan itu ke pengadilan?
    5.Apabila ibu tiri saya ternyata sudah membaliknamakan rumah kedua (yang atas nama ini tiri) kepada anak kandungnya (dari pernikahan terdahulu), apakah saya masih bisa menuntut hak waris saya dan adik saya, mengingat rumah itu dibeli dengan uang bapak saya?

    Mohon pencerahannya pak, karena penjelasan dari Bapak sangat penting buat kami agar kami bisa bertindak adil sesuai dengan hukum yang berlaku.
    Terimakasih.

  416. 416
    Nana Says:

    Untuk bapak ketahui bahwa almarhumah Ibu kandung kami juga bekerja semasa hidupnya (Bpk dan Ibu kandung kami sama-sama PNS), jadi rumah pertama dibangun bukan dengan gaji bapak kami saja tapi ditambah dengan gaji almarhumah ibu dan uang warisan dari orangtua Ibu.

    Mohon dibantu ya pak.
    Terimakasih.

  417. 417
    admin Says:

    Terimakasih ANDRE.
    Harta yang diperoleh selama masa perkawinan adalah harta bersama dan jika sudah bercerai maka disebut harta gono gini> Setelah perceraian selesai maka dibagilah harta gono gini, karena kalau belum bercerai harta gono gini tidak dapat dibagi. Putusan pengadilan selalu cerai dulu dan selanjutnya jika para pihak tidak dapat membagi harta gono gini secara sendiri maka para pihak dapat meminta pengadilan untuk membaginya. artinya dalam kasus saudara seharusnya sekarang saudara melakukan gugatan pembagian harta gono gini dan lakukan pemblokiran sertipikat di BPN setempat dan lakukan pemblokiran mobil di samsat setempat sesuai kendaraan didaftarkan.
    Jika harta gono gini maka penjualan harus dilakukan kedua belah pihak tanpa ada tandatangan persetujuan salah satu pihak maka batal jual beli tanah tersebut. Jika tidak dapat dilakukan penjualan dan pembagian gono gini secara sendiri oleh para pihak maka lakukan gugatan pembagian harta gono gini.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  418. 418
    admin Says:

    Terimakasih ZAINUL ARIFIN.
    1. kalo KPR lunas maka dalam sertipikat pasti sudah atas nama orang yang KPR. kesuali kao balik nama ke saudara maka dilakukan jual beli dilakukan oleh Pejabat pembuat Akta Tanah setempat.
    2. Biaya silahkan tanya PPAT setempat.
    3. Jasa PPAT bukan Notaris.
    Demikian dan terimakasih.

  419. 419
    admin Says:

    Terimakasih MARIUS.
    Kalau saja faktanya demikian maka silahkan saja ajukan Gugatan Pengosongan di Pengadilan Negeri Setempat dan juga lakukan laporan ke pihak POLISI setempat.
    Bahwa kalau saja benar bapak saudara membeli tanah itu maka tentunya ada surat kepemilikan hak atas tanahnya atau setipikat atau bukti tanah seperti petok. Kalo saja pihak yang menempati menguasai tanah tersebut secara melawan hukum tentunya dia tidak punya surat tanda kepemilikan hak atas tanah sertipikat.
    Olehnya saran saya penempatan tanah tanpa hak dan melawan hukum dapat diajukan gugatan pengosongan atau dilaporkan ke polisi.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  420. 420
    admin Says:

    Terimakasih NANA.
    Harta yang diperoleh selama perkawinan bapak dan ibu saudara (bawa harta bawaan) adalah menjadi harta bersama dan jika bercerai harus dibagi bapak dan ibu atau jika salah satu mati maka menjadi harta waris , ahli warisnya adalah anak dan suami atau istri yang hidup. Pembagiannya jika mati maka 50 persen milik bapak dan 50 persen dibagi bapak dan dua anak. Jika dibawa harta ke perkawinan yang baru maka tetap jika bapak mati maka ahli warisnya menjadi ibu baru/istri baru anaknya jika ada dan 2 anak gawan. Pembagiannya sama 50 persen untuk ibu tiri dan 50 persen untuk anak anak baik hasil dari ibu tiri maupun anak dari bawaan bapak.
    Harta waris tidak dapat dilakukan penjualan kalau tidak sepersetujuan ahli waris yang lain. Jika hal itu tanah atau rumah. Jika benda bergerak mobil maka bisa dilakukan penjualan oleh misal ibu tiri akan tetapi hal itu tetap melanggar hukum karena hasil penjualan mobil tetap harus dibagi sesuai porsi ahli waris seperti tersebut diatas.
    Masih bisa menuntut pembagian sesuai porsi ahli waris.
    demikian dan terimakasih semoga manfaat.

  421. 421
    admin Says:

    Terimakasih NANA.
    siapa yang bayar selama tidak ada pisah harta tetap menjadi harta bersama.
    terimakasih.

  422. 422
    paruhum Says:

    salam kenal pak, saya mau tanya mengenai status rumah yang telah di agunkan/di jaminkan oleh abang atas persetujuan ibu saya, dan abang saya tsb telah melarikan diri meninggalkan hutang sementara rumah tersebut warisan dari bapak saya.kami semua 9 bersaudara 7laki dan 2perempuan,satupun kami tidak ada yang mengetahui.bagaimana status rumah kami pak.mohon bantuan bapak

  423. 423
    Tia Says:

    Pak, mohon pencerahan,

    saya (pembeli) melaksanakan ajb rumah dengan bukti verponding 60-64,..apakah ajb ini harus dilaporkan ke BPN dalam waktu 7 hari kerja ?,. krn notarisnya mengatakan bahwa untuk tanah blm sertifikat, tidak perlu dilaporkan ke BPN,..pas pengurusan sertifikat baru AJB tersebut dibawa ke BPN…apakah benar begitu pak ?…berapa lama pengurusan validasi pajak ya pak ? sudah 2 minggu lebih, validasi belum selesai…

    terimakasih sebelumnya…

  424. 424
    Andre Says:

    Terima kasih atas petunjuknya yang sangat bermanfaat Pak..

    GBU
    Andre

  425. 425
    marius Says:

    trima kasih atas tanggapan bpk,

    saya ingin bertanya kepada bapak kembali bahwa apabila saya laporkan ke polisi atau pengadilan setempat mengenai pengosongan lahan, lalu bagaimana dengan saksi saksi karena semua bukti tertulis tidak ada pada kedua belah pihak, sementara saksi-saksi yang ada adalah saudara, nah apakah nanti dipolisi atau pengadilan saudara boleh menjadi saksi?
    trima kasih

  426. 426
    surya parnatha Says:

    malam pak, saya mohon penjelasannya !!

    Saya seorang suami dan memiliki istri sudah menikah 3 tahun serta memiliki seorang anak yang baru berumur 3bulan…… selama ini kami berdua tidak ada permasalahan apa apa namun belakangan keluarga istri atau mertua saya selalu menggangu rumah tangga kami…. saya tidak memukul istri saya tapi belum seminggu ini dengan bantuan ipar saya, istri saya melarikan naka kami yang baru 3 bulan dan dipindahkan kerumah mertua, memang sebelumnya mertua dapat menelepon saya katanya kangen sama cucu serta akan mengajak istri saya jalan jalan tapi malah anak saya ditahan dirumahnya, saya sudah datang kerumah mertua dan bicara baik baik tapi dengan alasan yang dibuat buat selalu melarang saya untuk bertemu anak saya … yang saya ingin tanyakan apakah ini tindakan yang melanggar hukum, apakah ada sanksi bagi pelaku padahal saya masih suami yang sah serta ayah yang sah dari anak saya ….mohon penjelasannya pak dan sebelumnya saya ucapkan terimakasih

  427. 427
    adit Says:

    pa maaf mau bertanya
    jadi teman saya menerima gadai laptop dari seseorang ci A misal. kondisinya lengkap dus+charger+buku pedoman(kumplit) cuman tidak ada struk pembelian. ternyata laptop tersebut adalah laptop cicilan atas nama ci B. ci A dan ci B teman akrab. ci B tersebut memberikan dengan suka rela kepada ci A untuk di gadai. karena ci a yang menyicil laptop tetapi atas nama ci B. ci A mengadaikan laptop dengan harga pasaran laptop kepada teman saya, sesudah batas yang di tentukan ci A tidak menebus laptop tersebut. maka laptop tersebut di anggap lapur dan sekarang ci B malah mau mengambil laptopnya kembali, karena ci A menghilang dan tidak mencicil lagi laptopnya. ci B mencari laptop tersebut dan teman saya dibilang sebagai penadah dan mau melapor dan mengambil laptop tersebut. bagaimana pa kiranya :
    apa teman saya bersalah dan bisa di sebut penadah.

  428. 428
    fanny k Says:

    Salam Sejahtra pak Sugeng

    Saya mau konsultasi maslah orang tua saya

    Pada bulan nov 2009 bapak saya menjual mobil ferosa yang setau saya mobil tersebut di beli dari warisan ibu tiri saya yang diterima di saat mereka berdua sudah menikah, mobil itu dijual atas kesepakatan antara mereka berdua karna terbelit masalah ekonomi, dan hasil penjualan tersebut dipakai berdua oleh mereka, pertayaan saya

    1. apakah penjualan atas kesepakatan bersama mereka itu di namakan pengelapan ?

    2. apakah bapak saya bisa di tahan olah jaksa ?

    Trima kasih pak…. salam.

  429. 429
    abdul Says:

    saya pns cerai thn 2010 pembagian gaji disepakati setengah dari gaji, disebutkan pembagian gaji akan berakhir setelah mantan istri nikah lagi, terus saya nikah lagi thn 2011 telah dikaruniani anaik, 3 bulan yang lalu mantan istri nikah siri, dengan kejadian itu apakah saya bisa menghentikan pambagian gaji saya pada mantan istri?..
    terimakasih, mohon jawaban dikirim ke E-mail saya…

  430. 430
    Andi Says:

    Selamat sore Pak Bambang.

    Mohon maaf, menggangu waktunya, Pak Bambang. Saya mempunyai permasalahan mengenai “Tanah Hibah”.

    Dulu Nenek saya dibrikan Hibah oleh saudara kandungnya, dan nenek saya memiliki surat tanah tersebut, tapi “surat tanah tsb hilang.”

    Entah surat tanah tsb sudah dibalik nama atau belum, sya tidak mengetahuinya, dikarenakan sudah hilang.

    Tapi saya mempunyai surat pernyataan Hibah (Fotocopy) dari “saudara” nenek saya ke nenek saya. Saya juga mempunyai “Surat Girik”(Fotocopy) atas nama “saudara” nenek saya.

    Saya juga memiliki denah gambar aslinya dan nenek saya memiliki pernyataan tertulis (Fotocopy) sebagai pemilik tanah tersebut, dan sampai sekarang lokasi tanah tsb masih ada.

    Kira-kira solusi apa yang harus saya lakukan ?

    sebelum dan sesudahnya, saya banyak mengucapkan Terima Kasih.

  431. 431
    John Says:

    Slm. . .
    Pak bambang. . .

    Sy ingn b’tnya tntag msalah yg sy hdapi skrg ini.
    Bbrp wkt yg lalu,sy prnah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

    Crta ny bgni:
    Si A mnggadaikn mtor ny Rp2.5jt dg alasan
    ”Bhwa teman ny yg b’nama B (yg tdk sy knal),mmerlukn uang utk p’siapn melhirkn anak ny”.
    Dan b’janji akn mmbyar uang sy sbnyak Rp2.6jt(tnpa kwitansi dan selembar kertas).

    1 bln kmdian mtor tsb sy gadaikn kpd tman krja sy shrga Rp550rb.
    Disaat sy britahu klu mtor tsb b’msalh,dia lagsung mngembalikn mtor tsb dalam keadaan yg tdk utuh(krn krag uang,sy hnya mngmbalikn uang ny sbnyak Rp400rb).

    Yg ingn sy tnyakn:
    1). Apkah berarti sy bs bebas dr tuntutan hukum hnya krn sy tdk dtahan lebih dr 24 jam,,,dan knp???
    2). Hrus kah sy mngganti kekurangan onderdil mtor tsb yg diambil oleh teman krja sy,,krn sy tdk tau alamat rmah dan tdk prnah lagi b’jumpa dgn ny(tdk ad saksi,dan tdk ad yg mngenalny)???

    Krn sy bngung,smpai saat ini sy belum tau status dan ancaman hukum yg sy terima.

    Trim’s. . .

  432. 432
    admin Says:

    Terimakasih MARINUS.
    Boleh saja saudara menjadi saksi kalau saja memang yang mengetahui kejadian tersebut adalah saudara.
    Saya kira tidak menjadi masalah.
    Demikian Marius.

  433. 433
    admin Says:

    Terimakasih FANNY K.
    1. Kalau saja harta itu harta bersama bapak dan ibu saudara/ibu tiri serta antara mereka tidak ada pisah harta namanya harta bersama, dan jika mobil tersebut sebagai harta bersama lalu dijual dan uang hasil penjualan digunakan merteka juga maka bukan penggelapan.
    2. Kalau kasusnya demikian tentunya penegak hukum tidak dapat menjeratnya secara hukum apalagi menahannya.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  434. 434
    admin Says:

    Terimakasih ABDUL.
    Dalam perceraian maka pembagian gaji untuk mantan istri sebenarnya tidak ada, yantg ada mungkin pemberian uang untukbiaya hidup dan biaya pendidikan anak-anak sampai anak-anak dewasa dan dapat berdiri sendiri. Suami istri jika sudah bercerai maka suami tidak berkewajiban lagi membiayai hidup si istri.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  435. 435
    admin Says:

    Selamat sore/Terimakasih ANDI.
    Kalau saja benar hibah dan hibahnya sesuai prosedur hukum tentunya tidak menjadi masalah dan sah sah saja. Akan tetapi selluruh dokumen yang anda punya adalah fotocopy maka untuk pengurusan tanah tersebut agak susah atau hampir dikatakan tidak bisa. Olehnya solusinya cari dulu dokumen yang aslinya, jika sudah ada dokumen asli maka silahkan saja melakukan pengurusan atas tanah tersebut mulai dari kecamatan sampai pada tingkat kantor pertanahan setempat untuk proses penerimaaan hibah dan balik nama hak atas tanah karena hibah.
    Demikian saran saya terimakasih.

  436. 436
    admin Says:

    Terimakasih JHON.
    Perbuatan anda menerima motor untuk jaminan hutang boleh saja secara hukum. Perbuatan anda berhutang dengan jaminan motor teman anda dan tanpa kuasa daripadanya adalah melanggar hukum. pengembalian motor yang tidak utuh seperti semula dari teman anda adalah melanggar hukum juga.
    1. tidak ditahannya saudara bukan berarti bebas dari permasalaha hukum, mungkin saja berkas berlanjut diperiksa dan anda tidak dilakukan penahanan. saya tidak tahu persis pasal apa yang disangkakan dan diperiksa oleh siapa anda ini. kalo diperiksa polisi misalkan dan anda tidak ditahan maka bukan berarti anda lepas dari permasalahan hukum tersebut, bisa jadi karena saksi dan bukti belum lerngkap atau pasal yang disangkakan tidak bisa untuk menahan saudara. (mungkin).
    2. Ya harus. Karena jaminannya kan motor dalam keadaan lengkap dan ketika dibayar hutang maka tentunya jaminan juga kembali lengkap seperti sedia kala.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  437. 437
    John Says:

    Slam. . .
    Pak Bambang. . .

    Sy ingn kmbli mnjelaskn bhwa hutang sy tdk prnah dbyar,sdagkn mtor tsb sy sndiri yg mnyrahkny ke Polsek.
    Tp saat ini,proses hkum sy b’lanjut ke Polres krn pelaku curanmor tsb tlah dthan di Polres.

    Dan sbnarny saudara A lah yg mmbawa anggota Polisi ke rmah sy,krn pelaku curanmor tsb mngtakn klu mtor tsb tlah djual kpd saudara A.
    Dan saudara A skrg ini jg sdag dlm proses hukum.

    Dan saat ini sy dkenakn pasal 480 KUHPidana.

    Bs kah sy lepas dr tuntutan penadahan tsb,krn sy tlah dtipu oleh saudara A???

    Dan apakh sudah khrusn sy mngganti onderdil mtor tsb?
    Krn kslahn melepas/mnyimpan onderdil tsb bkan lh kslahn sy.

    Dan jg sblm sy mnggdaikn mtor tsb,saudara A prnh mngatkn pnya mslh dan mnyuruh sy mnyimpan mtor tsb jauh2.
    Bs kah kata2 saudara A sy pkai sbg kekuatan hukum/ijin,bhwa sy tdk mau dsalahkn krn tlah mggdaikn mtor tsb???

    Sblm dan sesudahnya…
    Sy ucpkn trmaksih. . .

  438. 438
    hasan Says:

    selamat malem pak bambang.
    keluarga saya memiliki tanah verponding(tanah yang di beli kakek saya tahun diata 1945 jadi sesudah merdeka) di jakarta, sekitar 40H,,tapi saya bingung saya harus melakukan apa…masalahnya kami tidak tau langkah2 apa yang harus saya dan keluarga saya lakukan..pertanyaan saya
    1.masi bisa diurus tidak tanah sya itu
    2.ada tidak jasa yang mau mengurusi tanah tersebut jika berhasil yang mengurus tanah itu dapat bagian
    3.apakah pak bambang pnya rekan yang mau membeli tanah tersebut apa adanya krn terus terang kami tidak memiliki dana untuk mengurus tanah tersebut
    terimakasi atas wktunya…

  439. 439
    admin Says:

    Terimakasih Pak HASAN.
    1. pembelian tanah tentunya ada suratnya, entah tahun berapa saa asalkan ada bukti kepemilikan tanahnya dan ada transaksi jual belinya saya kira tetap bisa diurus.(asalkan memiliki data atas tanah dimaksut).
    2. Kalau jasa yang mengurus untuk itu tentunya ada pak. tapi saya tidak ada referensi.
    Mungkin saya hanya bisa bantu pengecekan surat suratnya saja, silahkan kirim copy suratnya ke kantor saya di surabaya , team saya akan mencoba membantu untuk mengkajinya.
    demikian dan sama sama terimakasih.

  440. 440
    Andi Says:

    Selamat sore Pak Bambang.
    Maaf menggangu waktu anda, Ini dengan saya yang kemarin, Pak Bambang.

    Begini Pak Bambang, tetapi setelah dihibah, nenek saya membuat pernyataan
    sebagai pemilik “Tanah” tsb, diatas kertas yang ada burung garudanya (asli), dan ada stempel kepala Desa diatas denah gambar (asli), dengan luas tanahnya.

    Solusinya gimana yah, Pak Bambang ?

    Terima kasih Pak Bambang atas waktunya.

  441. 441
    sutito Says:

    pak, sy mau tanya: ada orang namanya Deni, ayah deni telah meninggal tahun 1963, dan ibunya meninggal tahun 1976, Deni punya dua saudara yaitu siti dan parto, pada tahun 1970 Siti usia 24 th dan parto 14 tahun pada tahun 1970 telah menjual tanah warisan berupa sepetak tanah kepada bejo. deni sekarang menggugat bejo untuk menyerahkan tanah tersebut karena merasa bahwa tanah tersebut belum dibagi waris sampai sekarang. bejo menyatakan bahwa telah membeli tanaha dari siti dan parto. pertanyaannya bagaimana keabsahan proses jual beli tahun 1970 tersebut, deni menggugat bejo dan menarik siti dan parto sebagai turut tergugat, siapa yang benar dan akan menang deni atau bejo?

  442. 442
    angelo Says:

    Selamat Sore, Pak Bambang.

    1. Saya mau menanyakan sesuatu dulu orangtua saya membeli rumah dari pihak pertama, ada akta notarisnya dari PH. 1 ke Orang tua saya.
    Tapi orang tua saya sudah meninggal, saya sebagai anaknya ingin mengambil sertifikat di bank. saya memiliki bukti pelunasan KPR dari bank.

    apa yang harus saya lakukan ??

  443. 443
    angelo Says:

    Sebelum dan sesudahnya, saya mengucapkan banyak terima kasih atas waktunya dari Pak Bambang.

  444. 444
    rahim Says:

    Selamat malam,
    Begini pak,kami telah bercerai 2 tahun yang lalu.kami punya dua rumah yang satu ditinggali mantan istri saya dengan suaminya dan anak laki2 saya yang duduk di kelas 6 sd.rumah yang satu disewakan,saya tidak pernah mendapatkan hasil sewa rumah itu,karena saya dongkol maka saya suruh adiksaya untuk tinggal dirumah sewa itu.tapi orang yang menyewa dirumah itu tidak mau keluar karena dilarang sama mantan istri saya.pertanyaan saya.apakah saya :
    1.Apakah saya dapat menuntut hasil sewa rumah itu.
    2.Apakah saya masih punya hak atas harta gono gini itu.
    3.Bagaimana caranya saya menuntut semuanya.
    Perlu bapak ketahui.
    1.Saya juga telah menikah.
    2.Istri saya ceraikan karena dia selingkuh dan terbukti dia melahirkan anak dari hasil hubungan gelapnya dengan suaminya sekarang sekitar 5 bulan setelah kami bercerai.
    3.Semua surat tanah ada sama saya.
    4. Diperceraian kami belum ada mengatur tentang pembagian harta gono gini.
    Demikian pak,atas petunjuknya saya ucapkan trima kasih.

  445. 445
    Frans Says:

    Salam Pak Bambang,

    Beberapa bulan yg lalu bapak kami meninggal sehingga kami 5 bersaudara menjadi yatim piatu. Pada saat almarhum sakit, kami meminjam uang kepada saudara dengan persetujuan kami berlima. Pada saat itu kami berlima sepakat untuk menjual rumah warisan orangtua untuk mengembalikan biaya pengobatan almarhum. Tetapi saat akan dijual, kedua adik perempuan saya tidak mau tandatangan akta jual beli dgn alasan tidak dibicarakan dulu untuk penjualan rumah. Setelah kami semua berbicara, ternyata kedua adik perempuan saya menuntut sebelum hasil penjualan dibagi, selain untuk membayar hutang biaya berobat almarhum bapak kami, juga harus dibayarkan dulu hutang-hutang mereka berdua. Hal ini tentu saja tidak disetujui oleh ketiga anak laki-laki krn hutang mereka adalah akibat gaya konsumtif mereka. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah bisa / sah secara hukum apabila akta jual beli tidak ditandatangani oleh kedua adik perempuan saya karena tuntutan mereka yang tidak logis.
    Mohon pencerahannya, karena kami harus mengembalikan pinjaman pengobatan almarhum>
    Atas bantuan serta perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

  446. 446
    rudy kurniawan Says:

    ass…pak bambang yg terhormat sy ingin menanyakan mengenai maslah yg sy hdpi saat ini ceritanya begini pak sy adlh anak bungsu dr 6 bersaudara tp dari lain ayah jd saat adalah anak tunggal pd saat sy msh sma ibu menghibahkan tanah beserta bangunannya kpd kakak tiri sy yg merupakan hsil dr pernikahan dg ayah sy dg tujuan untuk di agunankan di bank untuk memperoleh modal usaha sampai saat ini sertifikt tsb msh ats nama kakak tiri sy yg saat ini msh bekerja di luar negri yg sy ingin tanyakan apa yg hrs sy lakukan untuk membatalkan sertifikat tsb agar bs menjadi milik sy mengingat sy anak tunggal dan mencegah terjdix hal yg tdk diinginkan dikemudian hr mohon jwbn dan pencerahannya pak

  447. 447
    John Says:

    Pak Bambang. . .

    Sy ingn kmbali mnanyakn,,,
    Apkah B.A.P yg tlah dbuat pihak kpolisian bs brlaku/sah scra hukum jika s0rag trsangka/saksi dpanggil hnya melalui tlpn/sms dan tnpa surat pnggilan yg sah???

    Trim’s. . .

  448. 448
    ronald Says:

    Salam pak Bambang,
    Saya mau bertanya, kedua org tua kami sdh meninggal dan meninggalkan 2 buah rumah (SHM),satu a/n kami bertiga, yg kedua a/n kakak saya, yg ingin saya tanyakan hak thd rmh kedua (a/n kakak) apakah saya dan adik saya mempunyai hak waris atas rmh tsb, krn SHM rmh tsb a/n kakak dan kakak merasa itu miliknya krn SHM a/n dia, mksh atas perhatian bpk, saya sgt mengharapkan dan menantikan penjelasan dr bpk,mksh

  449. 449
    Subagyo E S Says:

    Salam Pak Bambang,
    Mohon pencerahannya,
    Kami membeli tanah SHM lokasi di Ponorogo Jatim, penjual sedang sakit dan tinggal di jakarta. Pertanyaan kami, apakah akta jual beli bisa dibuat di notaris PPAT jakarta (tepat tinggal penjual), sementara lokasi tanahnya ada di Ponorogo Jatim.
    Kami tunggu jawabanya dan terima kasih.

  450. 450
    Shirin Says:

    sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas adanya website ini , yang saya ingin tanyakan adalah :

    saya ingin membeli rumah dari seorang ibu yang mana rumah tersebut bukan rumah waris tapi rumah yang dibeli oleh ibu tersebut dengan uang pribadinya dari penjualan harta waris orang tuanya. suami ibu tersebut sudah lama meninggal , bahkan meninggal sebelum ibu tersebut membeli rumah baru yang ingin dijualnya.

    pertanyaan saja begini bapak:
    1. apakah diperlukan tanda tangan anak2nya atas penjualan tsb?
    2. apakah dikemudian hari akan ada masalah kalau seandainya saya membelinya , karena anak2nya tidak ikut tanda tangan?

    terima kasih atas perhatiannya.

  451. 451
    Dian N Says:

    Apakah yg harus kami lakukan.
    Pada saat gugatan cerai ke pengadilan 17thn yg lalu (1994), kami sbg istri tidak menuntut harta gono-gini suami, untuk kami yg penting adalah memperoleh ke2 bayi kami yg saat itu baru berusia 17 dan 5 bulan..

    Surat cerai kami baru didapat dr pengadilan 2 thn yg lalu dengan keputusan bhw anak-anak ikut ibu dan sang ayah wajib memberikan 500rb/bln/anak.

    Selama menungggu keputusan cerai dr pengadilan, pihak mantan suami tidak pernah mengunjungi anak-anak dan pindah ke alamat yg tidak dapat kami lacak. Anak-anak kami skrg 19 dan 18thn.

    Masalah yg kami hadapi skrg adalah sbb:
    1. Sang ayah tidak pernah memberikan dana yg diputuskan pengadilan.
    Apa yg bisa dilakukan anak-anak untuk mendapatkan hak nya?

    2. Masalah utama lain yg kami hadapi adalah, sebelum perceraian kami memiliki sebidang tanah kecil (di sertipikat kepemilikan tertera dengan title NYONYA). Tanah tsb dibeli murni dgn uang tabungan pribadi kami sebelum menikah. Saat ini tanah tsb sangat perlu kami jual untuk biaya kuliah dan ongkos hidup anak-anak.

    Alangkah terkejutnya kami krn mnrt notaris, kami tidak bisa menjual tanah tsb karena di keputusan pengadilan tidak ada pengaturan harta gono-gini.

    Mohon petunjuk dari Bapak apa yg bisa kami lakukan untuk keluar dari masalah ini.

    Terima kasih sebelumnya

  452. 452
    Fajri Says:

    Ass. Mohon bantuannya pak, saya ada pertanyaan bila seorang gadis (A) menikah dengan seorang duda (B) beranak 7 (2 perkawianan terdahulu gagal, A istri ketiga), lalu setelah pernikahan berjalan 8 tahun terjadi perceraian. Apakah harta (a-istri) yang di bawa saat ia menikah menjadi harta gono gini ? Apakah saja harta yang menjadi bagian istri? Selama 8 tahun pernikahan itu , sang istri ikut membantu membesarkan toko yang memang sudah di kelola sang suami sebelum ia menikah dengan si A ini. Dari tabungan pribadinya A pun memberikan modal pinjaman yang di kelola B, keuntungan di pakai untuk urusan rumah tangga. Selain toko suaminya, A pun mengelola toko sendiri , bangunannya punya B, tapi pengelolaannya sepenuhnya tanggung jawab A/istri, tapi hasilnya di setor ke suami (B) , B hanya di beri uang belanja sekedarnya yang di gunakan untuk keperluan 7 anak tirinya , yang bahkan kadang memakai uang tabungan pribadinya . Ketika menikah suami (B) punya rumah , yang kemudian di tinggali bersama AB & anak2 tirinya. B di dalam perkawinannya dengan A pernah membeli tanah, apakah A punya hak atas tanah itu. Sertifikat dikuasai B, dan A tak memegang bukti apapun. Dari gelagatnya pihak B tidak mau memberikan apa-apa kepada A, selain yang di bawa B ketika gadis di awal pernikahan dulu. Mohon penjelasannya pak, semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak untuk bapak/ ibu . Wasalam -ajri

  453. 453
    nana Says:

    Pak, bisakah shm dibalik nama dr nama suami ke istri atau sbaliknya sementara status keduanya menikah?

  454. 454
    Asikin Says:

    Selamat pagi pak Bambang..

    Sebelumnya saya minta maaf kalao menggangu aktivitas pak Bambang.

    Saya sebagai pembeli rumah, karena sertifikat belum displit dari induknya oleh Developer, sehingga sebelum AJB harus dilakukan PPJB.

    Pertanyaannya : Siapakah yg memegang sertifikat/ dokumen PPJB Asli?

    Terimakasih atas waktu dan pencerahannya.

    Asikin

  455. 455
    admin Says:

    Terimakasih ANDI.
    surta pernyataan bukan bukti hak atas tanah, silahkan saja data yang ada sementara diurus mulai dari tingkat desa samoai kecamatan. selanjutnya jika sudah lengkap coba saja ajukan ke kantor pertanahan setempat. saya kira demikian pak andi terimakasih.

  456. 456
    agus Says:

    ASS… Pak Bambang

    Pak bambang mohon bantuannya ya…

    Bapak saya (A) adalah ahli waris dari tanah tsbt. tetapi selama 30 tahun tanah tsbt tdk diurus oleh bapak saya mengenai sertifikat ataupun PBB nya. dan ada anak angkat dari orang tuanya bapak saya (B) yang diamanatkan untuk menjaganya dan memberikannya kpd bapak saya Jika sudah besar nanti. dan si (B) tersebut sudah meninggal. yang sekarang mengurus tanah tsbt adalah anaknya (C). dan sekarang bapak saya mo urus surat menuyurat tanah tersebut agar menjadi hak milik bapak saya yang sah. tetapi si (C) tdk memberikan hak tanah tersebut kpd bapak saya karena dia tdk tahu klo itu adalah warisan untuk bapak saya. dan (C) tersebut juga menganggap dan menguasai akan tanah tersebut sebagai warisan orang tuanya.

    yang saya mo tanyakan :
    1. bagaimana cara menggugat agar tanah tsbt dapat kami ambil sebagaiman ahli waris yang sesungguhnnya??
    2. data-data apa saja yang harus saya kumpulkan dalam penggugatan tsb?
    3. Jika sebagian tanah tsbt sudah dijual oleh si (C) apakah akan ada penggantian dari si (C) tsbt jika memang tanah tsb adalah hak bapak saya (A)?

    Ditunggu jawabannya pak bambang.
    Terimakasih

    Wassalam…
    Agus

  457. 457
    admin Says:

    Terimakasih Pak SUTITO.
    Mohon maaf kalau masuk keranah pengadilanan maka saya tidak bisa menentukan siapa menang siapa kalah.

  458. 458
    admin Says:

    Terimakasih Pak SUTITO.
    Mohon maaf untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang bakalan kalah di pengadilan maka saya tidak bisa berkomentar, karena hak memutus pekara ada pada hakim pemeriksa.
    Demikian terimakasih.

  459. 459
    admin Says:

    Terimakasih Pak SUTITO.
    Mohon maaf kalau masuk keranah pengadilanan maka saya tidak bisa menentukan siapa menang siapa kalah.
    demikian terimakasih.

  460. 460
    Albert Says:

    Saya sudah bercerai dgn mantan isteri, namun sebelum kami bercerai kami sepakat membuat pembagian atas harta bersama dalam bentuk Akta depan Notaris yaitu sebidang tanah yang diatasnya berdiri rumah permanen yg sepakat akan kami jual dan hasil jualnya saya dan isteri mendapatkan pembagian kami masing2, memang tdk dibagi dua krn mengingat 100% adalah dari hasil keringat saya, saya memperoleh 80% dan mantan isteri 20%, dan pada saat pembuatan akta tersebut isteripun berterima kasih dan senang krn ia sadar bahwa kesemuanya sebenarnya adalah milik saya lepas dr pasal2 hukum yg ada, dan memang mantan isteri adalah seorang yg tdk memiliki income apa2/waris atau apapun. Tanah tersebut saya beli setelah perkawinan dan saya bangun rumahpun setelah perkawinan, namun karena saya orang asing jadi kesemuanya saya atasnamakan mantan isteri. Setelah bercerai saya masih menempati rumah tersebut dan mantan isteri yg kabur meninggalkan rumah, namun sekarang saya menemukan kendala, di dalam penjualan rumah tersebut karena tidak adanya kuasa jual dari mantan isteri mengingat rumah tersebut atas namanya, setelah berceraipun mantan isteri tdk mau lagi dgn pembagian yg telah kami sepakati dpn notaris, ia mau 80% dan saya yg 20% sehingga pd saat saya meminta kuasa jual secara baik2 mantan isteri tdk ingin menandatanganinya, bahkan ia ingin menentukan pembelinya dan harga laku rumah tersebut, saya merasa seperti terjebak krn seharusnya dulu pada saat saya membuat akta kesepakatan harusnya juga sekalian membuat kuasa jual (dulu tdk ada advice apa2 dr notaris mengingat saya adlh org asing yg buta hukum indonesia) sekarang jawabannya hanya “knp dulu tdk minta”, namun di dalam akta perjanjian berbunyi “saya memiliki kuasa sepenuhnya atas rumah tersebut”. yang ingin saya tanyakan:
    1. melihat perkara saya, apa yg dapat saya tempuh melalui jalur hukum untuk mempercepat penjualan dan pembagian melaksanakan akta, mengingat isteri saya sdh maruk harta, tdk mau bagiannya yg tertera dlm akta ia ingin lebih, dan tdk mau bicara scr mufakat lg, bahkan tdk mau memberikan kuasa jual?
    2. Apa saya dpt menyewakan rumah saya ini tanpa campur tangan mantan isteri (krn di dalam Akta kesepakatan berbunyi “saya menguasai sepenuhnya” isteri saya hanya mendapatkan bagian setelah rumah laku, jd kalau tdk laku2 yah mau bgmn.
    3. Sampai kapan akta kesepakatan kami laku? bagaimana jika kami berdua telah meninggal nantinya, apakah kasus ini akan terus ke waris saya dan waris mantan isteri? (kasihan anak2 meneruskan perkara org tua masing2).
    Terima kasih banyak, saya harapkan bantuannya…

    Pak Albert

  461. 461
    admin Says:

    Terimakasih SUTITO.
    Mohon maaf saya tidak bisa mengomentari siapa yang menang dan siapa yang kalah jika berperkara di pengadilan.
    Demikian terimakasih.

  462. 462
    admin Says:

    Terimakasih ANGELO.
    Caranya saudara membuat SKW Surat keterangan waris dulu untuk membuktikan bahwa saudara sebagai ahli waris. selanjutnya bukti pelunasan saudara bawa ke Bnk dan mintalah syarat lain yang menyertainya. Saya kira itu tidak sulit jika anda sudah ada surat keterangan warisnya.
    demikian Terimakasih.

  463. 463
    admin Says:

    Terimakasih RAHIM.
    1. Anda masih punya hak atas uang yang didapat dari sewa itu, dan atas rumah itu jika sebagai harta gono gini.
    2. Anda Selama masa perkawinan harta yang saudara peroleh dengan istri saudara disebut sebagai harta bersama, dan jika anda sudah bercerai maka harta itu disebut sebagai harta gono gini dan harus dibagi.
    3. caranya mintalah dibagi secara musyawarah dengan istri saudara atas harta gono gini saudara tersebut, dan jika tidak bersedia maka ajukan gugatan pembagian harta gono gini di pengadilan agama setempat jika islam dan di pengadilan negeri jika selain islam.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  464. 464
    admin Says:

    Terimakasih FRANS.
    bahwa adik saudara sebenarnya berbuat tidak berdasarkan hukum, bahwa harta waris peninggalan almarhum bapak saudara dapat dibagi waris setelah tanggungan si mayit terselesaikan lebih dulu yaitu misalnya hutang-hutangnya.
    Jika adik saudar tidak setuju menjual rumah tersebut maka anda dan keluarga yang setuju menjual lakukan permohonan penetapan di pengadilan agama setempat untuk melakukan penjualan atas tanah warisan tersebut tanpa adik saudara guna kepentingan membayar hutang si mayit./berobat. Jika ada sisa uang atas hasil penjualan tersebut maka lakukan konsyinyasi/penitipan bagian waris dari adik saudara yang tidak mau di pengadilan.
    demikian pendapat singkat saya dan terimakasih.

  465. 465
    admin Says:

    Terimakasih RUDY KURNIAWAN.
    Bahwa jika hibah menghalangi pemberi hibah yang lain dan hibah tanpa sepersetujuan penerima hibah yang lain secara hukum adalah batal, dan jika sudah terjadi maka dapat dibatalkan.
    Boleh saja lakukan pembatalan hibahnya melalui pengadilan setempat.
    Deikian dan terimakasih.

  466. 466
    admin Says:

    Terimaksih JOHN.
    yang sah sesuai prosedur panggilan dari polisi atau jaksa selalu lewat surat panggilan resmi.
    Demikian terimakasih.

  467. 467
    admin Says:

    Terimakasih RONALD.
    Seluruh anak mendapatkan harta waris dari pewaris jika pewaris meninggalkan hartanya, bagiannya sesuai porsi yang sudah ditentukan, jika islam sesuai kompilasi hukum islam jika diluar islam bisa menggunakan hukum adat dan atau perdata.
    dalam kasus saudara Ketiga anak ahli waris lainnya tetap mendapatkan bagian sesuai porsinya. dan kakak saudara juga mendapatkan bagian sesuai porsinya.
    silahkan dibagi secara musyawarah saja supaya lebih cepat.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  468. 468
    admin Says:

    Terimakasih SUBAGYO ES.
    Tidak bisa akta jual beli dibuat oleh PPAT jakarta, yang harus membuat akta jual beli adalah PPAT dimana lokasi tanah berada.
    Jika pemilik ada di jakarta dan obyek tanah ada di ponorogo maka saran saya buat saja kuasa jual dari penjual kepada yang sehat.
    Demikian dan terimakasih.

  469. 469
    admin Says:

    Terimakasih SIRIN.
    1. Kalau memang bisa dibuktikan bahwa harta ibu itu harta bawaan maka tidak perlu persetujuan anak-anaknya. tapi jika tidak bisa membuktikan maka Ya jelas perlu tandatangan anak-anaknya karena sebagai ahli waris dari si bapak/mati. akan tetapi anda sebagai pembeli saran saya mintakan tandatangan persetujuan kepada kedua anaknya. supaya menghindari dikemudian hari timbul sengketa.
    2. mungkin saja bisa terjadi.
    demikian pendapat saya.

  470. 470
    admin Says:

    Terimakasih DIAN.N.
    1. Secara hukum putusan pengadilan harus ditaati dan ayah harus memberi sesuai isi putusan pengadilan. Jika tidak memberi bisa saja diajukan eksekusi putusan melalui pengadilan yang memutus perkara tersebut.
    2. Kalau saja memang tanah itu harta bawan dan diperoleh sbelum perkawinan maka ketika menjual tidak perlu dengan persetujuan suami/mantan suami. coba cari pejabat pembuat akta tanah yang lain. pembuktiannya ada pada kapan anda menikah dan kapan anda membeli tanah tersebut. jika menikah tahun 1990 dan anda beli tanah 1989 maka dapat disebut harta bawaan dan penjualanya tidak perlu dengan persetujuan suami.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  471. 471
    admin Says:

    Terimakasih FAJRI.
    Waalaikum salam wr wb,
    Harta istri yang dibawa disebut harta bawaan dan ketika bercerai bukan sebagai harta gono gini dan tidak wajib dibagi.
    Harta yang harus dibagi dan menjadi harta gono gini setelah bercerai adalah harta yang diperoleh selama perkawinan 8 tahun tersebut. harta itulah yang disebut harta gono gini dan harus dibagi.
    Bahwa jika anda bisa membuktikan bahwa harta bersama selama perkawinan dan setelah cerai menjadi harta gono gini maka anda bisa ajukan gugatan pembagian harta gono gini melalui pengadilan agama setempat karena anda islam.
    Demikian pendapat saya terimakasih. waalaikum salam.

  472. 472
    admin Says:

    Terimakasih NANA.
    Apa fungsi balik namanya, kalo jual beli dalam suami istri tidak diperbolehkan cecara hukum jika menikahnya tidak pisah harta.
    Jika balik nama saja maka tanpa dasar hukum tentunya tidak bisa.
    demikian terimakasih.

  473. 473
    admin Says:

    Terimakasih ASIKIN.
    Yang memegang sertipikat induk pasti developernya atau bank yang membiayai proyek perumahan tersebut.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  474. 474
    admin Says:

    Terimakasih AGUS.
    1. Gugatan dapat diajukan melalui pengadilan untuk memberikan harta waris yang dikuasai pihak lain atau yang tidak berhak, atau kalo dia berhak maka minta dibagi wais melalui pengadilan.
    2. Caranya bapak saudara harus membuat surat keterangan waris dan sebagai ahli waris lebih dulu.
    3. jika sudah dijual maka dapat dibatalkan jual belinya dan mengembalikan kedudukan seperti semula.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  475. 475
    admin Says:

    Terimakasih ALBERT.
    Secara hukum harta bersama yang diperoleh selama perkawinan jika terjadi perceraian maka dibagi sama rata, tidak pandang siapa yang mencari uang lebih banyak.
    anda tidak akan bisa melaukan jual beli tanpa sepersetujuan istri anda, jikalau anda menjual dengan penetapan pengadilan maka bagian harta gono gini juga harus anda titipkan/konsinyasi di pengadilan.
    untuk menyewakan rumah anda tetap masih berhak akan tetapi hasil uang sewa adalah harta bersama juga yang harus dibagi sama rata.
    akta kesepakatan berlaku tapi jika melanggarketentuan undang-undang maka kata tersebut sebenarnya tidak mempunyai kekuatan hukum atau batal demi hukum.
    olenya saran saya maaf, bagi saja sesuai porsinya masing masing dan perkara cepat selesai serta anaka anak tidak menerima warisan perkara.
    demiian pendapat saya mohon maaf dan terimakasih.

  476. 476
    kriss Says:

    Saya mempunyai teman yang akan menjual tanahnya kepda salah satu developer.
    Saya adalah seorang sipil hanya karyawan biasa. Yang saya tanyakan, apakah saya bisa menjadi juru bicara teman saya tersebut dan mewakili teman saya tersebut dlm menghadapi developer dan ikut menentukan harga? Langkah apa yang bisa saya ambil? Trims bantuannya.

  477. 477
    Edi purnami Says:

    selamat siang Pak,
    mau tanya pak, saudara sepupu saya B bersaudara 3 orang, ayahnya baru meninggal meninggalkan istri dan 3 orang anak tersebut, selain itu ayahnya juga meninggalkan harta warisan berupa 2 petak tanah. 3 anaknya tersebut adalah B usia 24 tahun, C usia 14 tahun dan D usia 9 tahun. tanah tersebut belum dibagi waris jadi masih satu kesatuan.
    1. pertanyaannya, boleh tidak pak jika B dan C ingin menjual tanah tersebut tanpa melibatkan Ibunya dan D yang masih di bawah umur?

    2. D masih di bawah umur, bagaimana dia akan melakukan perbuatan hukum?

    3. berapabatas usia minimal untuk bisa menjual tanah Pak, melakukan perbuatan hukum?

  478. 478
    admin Says:

    Terimakasih KRISS.
    Boleh saja. Tentunya dengan membuat surat kuasa dari temen saudara kepada saudara untuk kepentingan itu.
    Demikian terimakasih.

  479. 479
    admin Says:

    Terimakasih EDI PURNAMI.
    1. Tidak boleh dijual hanya berdua saja harus berempat yaitu 3 anak 1 ibu, selain itu karena harta waris harus dibagi dulu sesuai porsinya.
    2. Dibawah umur berarti belum cakap harus ada pengampunya, bertindak untuk dan atas nama si anak dibawah umur. pengampuan sesuai yang ditentukan Undang undang, misalnya harus cakap bertindak, tidak gila, tidak pemboros dll.
    3. Usianya kategori dewasa menurut BW adalah 18 th dan jika dewasa menurut hukum islam 16 tahun atau sudah menikah sebelum umur itu atau sudah mumayis, haid jika perempuan dan mimpi basah jika laki2.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  480. 480
    muhammad Says:

    Salam kenal Pak Bambang.Saya ingin bertanya tentang permasalahan yang saya hadapi.
    Sebuah rumah terdaftar atas nama Bapak saya. Kemudian Ibu saya meninggal dunia. Rumah tersebut adalah harta bersama Bapak dan Ibu saya. Maka ahli waris dari rumah tersebut adalah Bapak, Saya dan Adik saya. Saat ini rumah tersebut dalam proses penjualan. Tetapi sebelum rumah tersebut terjual, saat ini Bapak saya telah menikah lagi. Yang saya tanyakan :
    1. Apakah perlu dibuat surat keterangan waris dari Lurah/Camat ketika rumah tersebut akan dijual?
    2. Berapa besar bagian Bapak, Saya dan Adik saya atas penjualan rumah tersebut menurut hukum yang berlaku?
    3. Apabila sebelum rumah tersebut terjual Bapak saya meninggal dunia, apakah istri keduanya (ibu tiri) mendapat bagian atas penjualan rumah tersebut? Kalau iya, berapa besar bagian yang diterima oleh ibu tiri atas penjualan rumah tersebut? (sedangkan ibu tiri sendiri sudah dibelikan rumah yang lain oleh Bapak saya).
    Mohon pencerahannya. Terimakasih.

  481. 481
    tati Says:

    mohon bantuannya pak Bambang,

    saat ini kakak perempuan saya dalam proses cerai di pengadilan tapi belum putus cerai, sudah pisah rumah. dan mempunyai seorang anak yang masih berumur 16 tahun.
    Kakak saya mau beli tanah pakai uang sendiri, bila beli sekarang masih termasuk harta bersama ya pak? bilamamana berkehendak menjual harus dengan pesetujuan si suami yg sedang proses cerai itu? kalo tanah itu mau di atas namakan si anak oleh kakak saya bisa tidak pak (masih 16 tahun)? syarat nya apa pak? nanti yang tanda-tangan surat2 siapa ya pak? terimakasih..

  482. 482
    Agni Says:

    Selamat malam pak Bambang,
    Maaf sebelumnya karena menyita waktu bapak..
    Begini pak Bambang, sekitar bulan April 2010, untuk suatu proyek suami saya ada meminjam uang dengan jaminan surat tanah kami seluas 1041m2, juga diminta menanda-tangani perjanjian jual-beli tanah tsb bermaterai (bukan melalui notaris) kepada seseorang (B) sebesar 200juta (kwitansi I) dengan bunga 5% perbulan.. dibulan september kemudian suami saya blm dapat melunasi, si B menawarkan pinjaman lg 140jt, dan suami saya menanda-tangani kwitansi ke-2 (sudah berikut bunga berbunga dari pinjaman I) sebesar 200jt, pada bulan Desember 2010 si B kembali memberikan pinjaman -/+40jt, katanya untuk melengkapi jumlah 100juta, suami saya menanda-tangani kwitansi 3 (berikut bunga) sebesar seratus juta.. jadi total pinjaman pada Desember 2010 (termasuk bunga berbunga dr B) = 500juta..
    Dibulan Maret 2011 dengan total hutang+bunga= 575juta, suami saya mentransfer kepada B sebesar 300juta, jadi jumlah hutang suami saya ke B pd bulan Maret tsb = Rp.275juta..
    Bulan Oktober ini saya yang menemui si B, dengan membawa uang sebesar 282juta, dan meminta kebijaksanaan si B untuk meringankan bunganya, karena kami sudah tidak mampu lagi membayar lebih dari itu krn bunga dari B yang sangat tinggi, tetapi si B tidak mau memberi keringanan masalah bunga, malah mengancam saya akan tetap menjalankan jual beli tanah saya sebesar 3juta/m, sesuai perjanjian yg dibuat oleh suami saya, sedangkan harga tanah tersebut sudah mencapai 4.5 s/d 5jt per meter’nya..
    Si B mengatakan apapun yg terjadi jual beli akan tetap bisa berjalan karena dia sudah memiliki surat perjanjian tsb.. yg ingin saya tanyakan, apabila terjadi jual beli tanah kami tersebut, apakah bisa berjalan tanpa suami saya menanda tangani Akte jual beli? atau saya sebagai istri tidak mau menanda tangani persetujuan jual beli tanah tsb? Terima Kasih banyak sebelumnya, pak Bambang..

  483. 483
    fitri Says:

    Mohon Bantuan Pak Bambang,
    Begini Pak Ayah Saya sdh meninggal ..beliau menjual sebagian tanah warisan dr kakek saya tapi atas nama paman saya(paman juga sdh meninggal) thn 1993 pada waktu itu ada akta jual beli yang ditanda tangai oleh pihak penjual Yaitu bpk saya Pihak pembeli dan tanda tangan kakak saya ,tanda tangan RT dan RW setempat..di akta tersebut dicantum kan luas tanah 6×6 tanpa adanya site plan atau denah padahal objek tidak ada ukuran segitu yang saya tanyakan
    *kl dr sisi hukum akta dibawah tangan tersebut sah atau tidak
    *kl saya selaku anak mau mengambil lagi sebagian tanah yg dipakai tersebut bisa tidak dr sisi hukum
    *kl pun pihak pembeli tetep minta dr sisi hukum nya gimana padahal waktu itu kakak sy tanda tangan dgn terpaksa dan tidak melihat obyek
    *perlu diketahui Surat waris atau hak waris tidak ada
    * kl saya meminta lagi tanah tersebut dr sisi hukum bagaimana tapi dengan etikat baik saya mengembalikan uang tersebut ?
    * kl pihak pembeli tetap mau objek tersebut bagaimana dr sisi hukum di pihak pembeli mau menuntut saya ..apa yg hrs saya lakukan
    Demikian pertanyaan saya terima kasih sebelum nya

  484. 484
    vonny Says:

    siang pak bambang
    mohon pencerahan pak,
    maret 2008 teman saya mengajak joint bisnis pulsa, dengan modal 100jt dan bagi hasil 40:60 , 40% untuk saya dan 60% untuk dia sebagai pengelola, 3 tahun berjalan tepatnya agustus 2011, teman saya bermasalah dengan kantornya yaitu dia melakukan penggelapan uang perusahaan yang mencapai 823 jt, dan dalam bap di polisi dia di minta untuk mengaku kemana aliran dana tersebut, sehingga terpanggillah saya sebagai saksi, karena jelas ada uang transfer kesaya yaitu bagi hasil setiap bulannya yang nilainya berdasarkan laporan penjualan yang ia berikan, sewaktu diminta keterangan sebagai saksi oleh polisi saya justru di tuntut kuhp 480, yaitu penadah hasil penggelapan, dan dari polisi saya dapat tahu bahwa sejak awal 2009 usaha ini mulai gagal , tetapi saya tidak pernah di kasih tahu, bahkan dalam bulan berjalan saya masih diminta tambahan dana untuk bisnis ini, sewaktu diminta keterangan saya juga diminta untuk mengembalikan uang yang saya terima sejak 2009 sampai terakhir saya terima, tentu saya jawab keberatan karena jika dihitung dari modal yang saya setorkan jika di anggab sebagai hutang maka bagi hasil yang dikirim kesaya masih jauh di bawah modal yang saya setorkan,
    pertanyaan saya pak
    -apa benar saya harus mengembalikan uang tersebut,
    -apa tepat 480 di tuduhkan kesaya sedangkan saya tidak tahu menahu tentang penggelapan yang teman saya lakukan, saya menerima uang karena ada bisnis dan ada bukti setoran modal
    terima kasih sebelumnya pak bambang

  485. 485
    panji Says:

    aslm. wr.wb.
    1.saya membeli rumah didaerah semarang, sertifikat tanah a.n orang tua penjual yang keduanya telah meninggal. pemilik sertifikat mempunyai anak 4 termasuk penjual, adek penjual yang dua lagi tidak diketahui keberadaannya,?
    bagaimanakah proses baliknamanya ke saya?

    2.saya baru membayar setengah dari harga rumah, dan kami membuat surat perjanjian jual beli dibawah tangan kalau rumah sudah dibaliknamakan saya baru saya bayar lunas.. bagaimanakah kekuatan hukum surat perjanjian jual beli dibawah tangan tersebut(hanya bermaterai)
    3. kata pak rwnya sedang mau dibuatkan surat keterangan waris dan akan mengajukan penetapan waris ke pengadilan, bagaimanakah proses pengajuan penetapan waris pengadilan tersbut, berapa lama prosesnya? terimakasih.

  486. 486
    aan Says:

    Yang terhormat Bp Sugeng dan segenap rekan
    Saya mohon pencerahan pak
    Saya memiliki seorang saudari perempuan yang baru saja mengajukan gugatan cerai dan dikabulkan oleh PA Surabaya, tetapi untuk salinan putusan dan akta cerai belum selesai, baru akan diserahjkan PA pada tanggal 9 november 2011, dia memiliki 1 anak berumur sekitar 1 thun dan hak asuhnya jatuh pada saudari saya tersebut. Paska sidang putusan kemarin, si anak dibawa oleh mantan suami saudara saya dng alasan kangen dan menjanjikan untuk dikembalikan dlm 3 hari. Karena iktikad baik, saudari saya memperbolehkannya. Tapi ternyata sdah 2 minggu tidak dikembalikan dengan berbagai alasan yang intimidatif serta ada indikasi anak ini akan disembunyikan. Saudari saya trauma karena pernah kapan hari anak tersebut diambil paksa oleh kakak dari mantan suami saudari saya. Pertanyaanya adalah :
    1. Bisakah saudari saya mengambil paksa anaknya dengan landasan keputusan hak asuh anak dri PA surabaya?
    2. Bisakah ketidak tepatan janji mantan suami terkait pengembalian anak tersebut dipidanakan/ dipolisikan? Sementara saudari saya sementara ini masih belum menesima salinan keputusan dr PA
    3. Apakah kasus terkait pengambilan paksa (jika kemudian hari terjadi lagi) oleh mantan suami saudari saya ataupun keluarganya dianggap sebagai penculikan dan dipidanakan?

    Terimakasih untuk bantuan yang luar biasa berguna bagi kami, semoga bapak slalu diliputi rahmat dan kesuksesan.

  487. 487
    bpak wawann Says:

    selamat siang pak…
    sya mau tanya pak, saya membeli sebidang tanah dan bangunan yang mana merupakan warisan…orang tuanya sudah meninggal..setelah pembayaran selesai (lunas) kami bawa ke notaris untuk diproses..semua anak-anaknya setuju tapi tinggal satu yang gak mau tanda tangan dan bersikukuh untuk membeli kembali tanah dan bangunan..,tetapi kami tidak ingin menjualnya kembali..bagaimana pak solusinya?posisi kami seakan2 menggantung…?apakah kalau di pengadilan kami akan menang pak..sertifikat ada di notaris..bukti2 pembayaran lengkap semua….(lunas)..anak2nya pun setuju semua (mau tanda tangan) tinggal kurang satu orang itu..mohon sekali solusinya pak…?terima kasih.

  488. 488
    aripin supriadi Says:

    apakah istri almarhum mendapat bagian? jika rumah peninggalannya bukan hasil usaha bersama dengan istri ?

  489. 489
    Anton widyo Says:

    kpd yth : Bpk B.Sugeng

    As,.
    Saya ingin menanyakan beberapa hal mengenai polemik di keluarga orang tua saya :

    1. Bolehkah istri menuntut ganti rugi atas penelantaran keluarga(anak&istri) berupa materi kpd suami terhitung sudah 23 tahun tidak pernah memberi nafkah? ( dulu suami bekerja sebagai PNS – saat ini sudah pensiun)

    2. Bolehkah istri menuntut ganti rugi berupa materi kepada suami atas pencemaran nama baik, gangguan fisikis dan mental yang dilakukan suami?

    3. Bolehkah istri menuntut harta milik suami yang dibeli saat masa perkawinan

    4. Bagaimana proses yg dilalui dan berapa lama waktu yang diperlukan bila menuntutnya melalui unit PPA kepolisian sampai tuntutan ganti rugi istri dipenuhi suami?

    5. Bila suami meminta damai sebelum kasus dilimpahkan ke PN (saat ini sedang diproses di unit PPA Polisi) Apakah tuntutan ganti rugi istri harus diselesaikan terlebih dahulu?

    6. Hukuman apa yang diberikan bila suami yang bekerja sebagai PNS tidak memberikan nafkah dan menelantarkan keluarga selama puluhan tahun?

    sekian,mohon petunjuknya..
    terima kasih

  490. 490
    Albert Says:

    Terima kasih atas jawabannya diatas pak. Namun yang ingin saya tanyakan lagi, bagaimana kalau harta terebut adalah berasal dari income saya sebelum menikah namun baru saya gunakan setelah menikah (kalau itu saya punya bukti kiriman uang dari luar negeri sebelum menikah), karena kalau seperti bapak bilang dibagi sesuai porsi masing2 ya jelas mantan isteri sekarang tdk mau lagi, sekarang dia mau min 80% dari penjualan, bahkan setelah saya mencoba nego lagi dengan dia jawabannya malah mau semuanya katanya krn itu atas namanya kok. Saya juga ingin hal ini cepat selesai karena perceraian kami sdh berlangsung beberapa thn lalu namun kasus ini belum selesai sampai sekarang dan saat ini saya sdh memiliki isteri (WNI) dan anak lagi (WNI) yg ikut terbebani krn hal ini. Dengan keinginan mantan isteri diatas apa yg dapat saya perbuat pak?

    terima kasih
    Pak Albert

  491. 491
    Albert Says:

    Maaf pak ada yg kelupaan lanjut dgn surat saya diatas. Bagaimana kalau harta tersebut sebenarnya sdh kami bagi rata pada saat pembuatan akta dulu, namun di dlm akta bagian mantan isteri disebutkan NOMINAL dan saya SISANYA, kemudian saat ini harta tersebut nilainya sdh bertambah krn seiring dgn waktu pasca perceraian saya terus melanjutkan pembangunan rumah dan mengisi rumah tersebut dgn perabotan lengkap sehingga harga jualnyapun naik, jadi kalau sekarang dibagi sama rata kok rasanya tdk adil sekali, ditambah lagi perawatan/perbaikan dan segalanya saya yang tanggung dari awal sampai sekarang padahal harusnya mantan isteri juga melaksanakan kewajibannya bukan cuma menunggu hak saja. ditambah lagi sewaktu dlm ikatan pernikahan dulu kami sempat membuat hutang, namun dari pertama saya yg bayar angsuran sampai pasca cerai sayapun yg melunasinya, padahal hutang tersebut atas nama mantan isteri sampai pihak bank sempat hampir menyita krn pihak bank sdh mengirimkan peringatan ke alamat mantan isteri namun saya tdk diberitahu samasekali, jadi dengan segala cara sampai berhasil saat ini rumah tersebut masih tetap ada karena saya sendiri yg berhasil menyelamatkan, kalau rumah tersebut jadi disita bukannya mantan isteri malah tdk dapat apa2?
    maaf kalau terlalu banyak tanya pak, terima kasih..

    Pak Albert

  492. 492
    Radit Says:

    Malam Pak Bambang,

    Mohon bantuan Bapak untuk kasus ini Bapak. Ada seorang perempuan sudah menikah untuk pertama kali, kemudian suaminya meninggal. dari perkawinan pertama ini Ada anak yang masih di bawah umur. Kemudian dia menikah lagi. Sekarang Perempuan ini mau membeli tanah untuk anaknya yang masih di bawah umur tersebut, apakah di perlukan persetujuan dari suaminya yang sekarang? dapatkah dia bertindak sendiri selaku wali dari si anak yang masih di bawah umur ini? mohon bantuan Bapak, terimakasih

  493. 493
    berlin Says:

    Selamay malam Pak Bambang,
    Ayah saya sudah meninggal dunia dan kami memiliki sebidang tanah yang sudah di jual oleh ibu saya pada tahun 2005 dan yang setuju hanya abang saya yang paling besar sebagai saksi pertama yang skrng sudah meninggal Dunia,dan setelah kami selidiki pada bulan 9 kemaren surat tersebut ternyata blum di tandatangani oleh Kepala Dusun,camat dan kemudian kami melarang kepala dusun untuk menandatangani tanah tersebut karena saya dan adik saya tidak setuju kalau tanah tersebut di jual.
    Yang mau saya tanyakan adalah
    1. Apakah kami masih bisa menuntut tanah tersebut meskipun sudah di tandatangani ( Sidik Jari ) Oleh ibu dan abang saya?
    2. apa dasar hukumnya supaya kami bisa menuntut si pembeli tersebut( meminta ganti rugi) atas tanah tersebut?
    3. Apakah benar tindakan saya melarang kepala dusun,camat, untuk tidak menandatangani surat tersebut?

    Mohon Penjelasan dan solusi Dari Bapak,terimakasih

  494. 494
    admin Says:

    Terimakasih MUHAMMAD.
    1. betul , harus buat surat keterangan waris lebih dulu. SKW, bisa dibuat juga di Notaris sebelum menjual karena penjualan harus sepersetujuan ahli waris.
    2. Pembagiannya begini< misalkan harta waris 10 maka bapak memperoleh 5 dulu karena sebagai harta bersama lalu sisa lima dibagi lagi kepada bapak dan dua anak.
    3. Ya ibu tiri anda tetap mendapatkan bagian waris. yaitu karena hubungan perkawinan, dan memperoleh 1/8 bagian dari harta waris.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  495. 495
    admin Says:

    Terimakasih TATI.
    1. Ya kalo beli sekarang putusan pengadilan belum putus atau belum inkrah selesai tuntas maka akan menjadi harta bersama.
    2. Iya betul perlu persetujuan suami karena status hukumnya masih sah suami istri karena belum ada putusan pengadilan.
    3. Bisa saja asal disetujuai suami dan istri dengan cara Hibah.
    4. Anak dibawah umur yaitu anaknya tersebut tetap harus ditunjuk wali nya bisa saja wali ibu. Yang tanda tangan surat ya walinya.
    demikian terimakasih.

  496. 496
    admin Says:

    Terimakasih AGNI.
    Prinsip jual beli benda tetap yaitu tanah harus dilakukan dengan dan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah. Jika tidak maka tidak akan terjadi peralihan hak atas tanahnya. Jual beli tanah harus dibuat berdasarkan akta otentik oleh PPAT. jadi menurut saya tanah tersebut tidak akan terjadi jual beli dan tidak akan ada peralihan haknya.
    Demikian pendapat saya.

  497. 497
    admin Says:

    Terimakasih FITRI.
    1. Jual beli tanah harus akta otentik, jika dibawah tangan maka boleh akan tetapi harus finalnya dilakukan dengan akta otentik yang dibuat PPAT setempat.
    2. tentunya tidak bisa jika sudah dilakukan jual beli meskipun tyidak dengan prosedur yang benar akan tetapi secara hukum perjanjian maka transaksi itu dianggap benar jika penjualan secara lunas. tentunya anda sudah tidak berhak lagi jika bapak saudara sudah menjual secara lunas telah menerima pembayarannya.
    3. Harusnya saudara juga ikut tanda tangan jika saudar sebagai anaknya karena sebagai ahli waris juga. (pemahaman ini asumsi saya saat penjualan tanah tersebut ibu saudara sudah meninggal dunia).
    4. kalau anda mau membelinya kembali maka hal itu boleh saja.
    5. sebenarnya secara hukum kasus saudara ini sangat membingungkan karena babap saudara menjual tanah atas nama paman, tentunya kan tidak berhak menjual jika atas nama paman, jika paman punya anak dan istri. Lalu babapk saudara menjual tanah tersebut bersama kaka saudara, mestinya juga tidak berhak menjualnya. Jika memang ahli waris paman saudara hanya bapak kakak saudara dan saudara maka tentunya yang berhak menjual adalah bapak, kakak saudara dan saudara. bertiga. itu baru sah.
    6. pembeli sebenarnya juga sulit secara hukum karena jual beli tidak dilakukan di PPAT.
    saran saya lakukan saja perundingan mengingat perbuatan hukum penjual dan pembeli sebenarnya salah semua dan tidak prosedural dan tidak mempunyai kapasitas.
    Deikian pendapat saya terimakasih.

  498. 498
    admin Says:

    Terimakasih VONNY.
    1. Tidak perlu mengembalikan uang karena tidak ada hubungan hukumnya antara para pihak. hubungan hukum saudara dengan teman saudara join.
    2. Tidak tepat karena anda sebagai pemodal saja dan tidak sebagai pelaku penggelapan. Justru anda yang dirugikan akibat join tersebut. sehingga pasal penadahan tidak terpenuhi unsur pidanannya.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  499. 499
    admin Says:

    Walaikum salam PANJI.
    1. pemahaman saya adeknya yang dua tidak ikut tanda tangan jual beli, sehingga jual beli tanah tersebut belum sah secara hukum karena ahli waris semua harus menyetujui penjualan tanah tersebut dengan menandatangani jual beli. jika adeknya tidak diketahui maka diumumkan di koran dulu lalu dimintakan penetapan pengadilan jika adeknya penjual benar benar hilang tdk bisa ditemukan lagi akan tetapi bagian adek penjual dari hasil penjualan dilakukan konsinyasi dititipkan di pengadilan.
    2. Secara hukum perjanjiannya sah saja akan tetapi perjanjia tersebut bersyarat sehingga jika syarat dan ketentuannya jika tidak terpenuhi maka ada konsekwensi hukumnya. apakah batal ataukah bagaimana sesuai isi perjanjian anda.
    3. Penetapan waris benar dilakukan di pengadilan atau melalui notaris juga bisa. lama waktunya kira kira 1 bulan. saratnya yaitu surat atau apapun bisa saksi yang dapat membuktikan bahwa si A si B si C adalah ahli waris dari almarhum/pewaris.
    Demikian pendapat saya terimakasih. wasalamualaikum.

  500. 500
    admin Says:

    Terimakasih AAN.
    1. Bisa saja diambil paksa karena putusannya hak walinya ada sama istri.
    2. kalau dipidanakan tidak bisa atas tuduhan membawa lari anak karena anak tersebut tetap anaknya yang sah secara hukum, jika anak tersebut tidak diurus dengan baik dan terlantar maka baru bisa dilaporkan atas dasar melanggar uu perlindungan anak karena menelantarkan anak.
    3. Tidak ada pidanannya penculikan karena yang dibawa adalah anak kandungnya yang sah. Kalau yang membawa lari adalah paman atau pak denya maka itu baru bisa dilaporkan karena bukan anak kandungnya.
    Demiian pendapat saya terimakasih. Amien.

  501. 501
    admin Says:

    Terimakasih WAWANN.
    1. Solusinya dari 7 penjual tersebut minta kepengadilan untuk menetapkan menjual tanah tanpa satu ahli waris dan hasil penjualannya bagian 1 pihak yang tidak mau menandatangani dikonsinya atau dititipkan di pengadilan. dengan penetapan itu maka transaksi jual beli dapat terlaksana.
    Demikia pendapat saya terimakasih.

  502. 502
    admin Says:

    Terimakasih ARIPIN SUPRIADI.
    Ya tetap mendapat bagian karena hubungan perkawinan.
    demikian terimakasih.

  503. 503
    admin Says:

    Terimakasih ANTON WIDYO.
    Wasalam.
    1. Bisa saja secara hukum, akan tetapi harus disertai dengan gugatan cerai jika untuk si istri, dan jika anak boleh saja. Akan tetapi kan tidak wajar. masak orang tua nya digugat!. Anak kan harus berbakti pada orang tua bagaimanapun keadaannya.(saran saja).
    2. Boleh saja, gugat perdata boleh lapor polisi secara pidana juga boleh. Akan tetapi tetap harus dibarengi dengan gugatan cerai.
    3. Boleh saja karena bagai harta bersama. jika cerai menjadi harta gono gini.
    4. Kalau di Polisi scara pidana katrena perbuatannya menyiksa fisik dan spsikis. Kalo materi harus digugat di Pengadilan.
    5. Tidak demikian, pidana itu yang dihukum fisiknya bukan materinya, sehigga tdk ada kewajiban suami memberikan ganti rugi materi/uang.
    6. Kalo menelantarkan anak maka melalui UU perlindungan anak, jika istri maka melanggar syarat ketentuan UU perkawinan. Hukuman yang bisa menentukan adalah Hakim yang memeriksa perkaranya, saya tidak bisa memastikannya.
    Demikian pendapat saya terimakasih.
    2.

  504. 504
    admin Says:

    Terimakasih ALBERT.
    Tetap lakukan gugatan pembagian harta gono gini seingga hakim akan memberikan putusan sesuai porsinya lalu lakukan eksekusi putusan. Porsinya suami istri tetap setengah masing masing. Jika istri minta 80 % maka itu tidak berdasar hukum.
    Lakukan saja gugatan segera supaya cepat selesai jika jalan perdamaian tidak terselesaikan.
    Demikian terimakasih.

  505. 505
    admin Says:

    Terimakasih ALBERT.
    lanjutan.
    Prinsipnya setelah anda putus cerai maka saat itu harta menjadi sendiri sendiri, sehingga jika anda setelah cerai mengangsur hutang atau membayar lunas maka dipotongkan dengan hasil pembagian harta gono gini yang ada.
    Pembagian setengah masing masing adalah berdasar hukum yang berlaku sehingga adil tidaknya tidak bisa terpenuhi menururt anda maka hal itu tidak bisa dibantah, itu perintah undang undang.
    Akta yang anda buat dengan isri jika itu melanggar unang undang maka akta itu batal demi hukum.
    Untuk proses mempercepat selesai maka upayakan jalan musyawarah saja.
    Demikian pendapat saya.

  506. 506
    admin Says:

    Terimakasih RADIT.
    Untuk membeli maka kenapa tidak menggunakan wali ibu saja yang jelas ibu kandungnya meskipun bapaknya yang sekarang juga diperbolehkan menururt hukum.
    Bisa saja ibu sebagai wali ibu bertindak untuk si anak tanpa persetujuan suaminya.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  507. 507
    admin Says:

    Terimakasih BERLIN.
    1. Bisa saja menuntut batal jual beli tersebut karena anda sebagai ahli waris tidak dilibatkan pada waktu melakukan jual beli tanah tersebut.
    2. Dasar hukumnya adalah meminta pengadilan membatalkan jual beli tanah tersebut karena saudara sebagai ahli waris tidak pernah mendandatanganinya dan tidak pernah menyetujuinya.
    3.Sudah benar kalau perlu kirim surat ke Kantor Pertanahan untuk tidak menerbitkan sertipikiat atas obyek tanah tersebut.
    solusi saya selesaikan musyawarah dengan pembeli.
    Demikian dan terimakasih.

  508. 508
    edi purnami Says:

    pak saya mau tanya, mohon penjelasannya.
    saya membeli tanah, lalu saya kapling jadi 5, rencana saya jual kaplingan. tanah itu sekarang wujudnya masih tanah sawah. waktu saya membeli saya berpikir tidak akan terjadi permasalahan dengan jalan atau gang yang menuju kaplingan saya. gambaranya begini pak. ada sebuah jalan masuk lebar 3 meter , kanan kiri sudah rumah, ujung jalan yang satu adalah jalan besar (selatan) dan ujung jalan satunya lagi (utara) adalah mentok tanah kaplingan saya. jalan masuk itu ujungnya berhenti atau mentok di tanah kaplingan saya. rencana saya menggunakan jalan masuk itu untuk kaplingan saya. dan akhirnya memang kaplingan saya cepat terjual. lalu ternyata jalan masuk tadi di ujung utara, berbatasan dengan tanah kaplingan saya, dibuatlah tembok setinggi 3 meter oleh pak RT atas kesepakatan masyarakat Rt setempat. katanya Pak RT ke saya, jalan masuk itu adalah gang buntu, bukan jalan umum dan kalau mau usaha kaplingan saya harus punya jalan sendiri tidak boleh pakai jalan masuk tersebut. akibatnya pembeli membatalkan semua karena masalah jalan masuk yang ditutup tadi. saya sudah berusaha bermusyawarah namun masyarakat tersebut tidak mau pak. pak, saya ingin pencerahan,
    1. apakah jalan masuk tersebut jalan umum atau jalan buntu, boleh tidak kaplingan saya memakai jalan tersebut, mengingat jalan itulah satu satunya akses termudah ke jalan raya?
    2. apakah perbuatan Ketua RT yang membangun tembok pembatas itu merupakan perbuatan melawan hukum? kalau ya, kenapa, kalu tidak, kenapa?
    3. apa pengertian perbuatan melawan hukum?
    4. peraturan apa saja yang melingkupi tentang fungsi jalan?
    trima kasih banyak…

  509. 509
    kiki Says:

    selamat siang bapak Bambang sugeng,
    saya mau menanyakan apakah seorang anak mempunyai kewajiaban untuk membayar hutang orang tua yang sudah meninggal? sedangkan orang tua tidak mempunyai surat nikah, jadi anak ikut ibu.
    mohon penjelasan dan sarannya.
    salam.

  510. 510
    radit Says:

    terimakasih pak bambang,

    saat ini si ibu, sedang proses cerai di pengadilan dengan suami yang sekarang. apakah tindakan si ibu untuk membeli tanah atas nama anak di bawah umur dari almarhum suami terdahulu ini bisa digugat oleh suami yang sekarang?

    terimakasih untuk bantuan bapak,
    salam
    Radit

  511. 511
    Vina Says:

    Selamat siang pak

    Mohon pencerahan nya, saat ini ibu saya sedang melakukan transaksi jual tanah, ibu saya ini sudah bercerai, surat cerai nya ada, hanya saja tidak ada surat mengenai harta gono gini nya.

    Tanah ini atas nama ibu saya, dan memang di beli pada saat masih menikah. Tapi pada saat beli pun Ayah tidak mengeluarkan uang, karena sebenar nya kakek yang beli atas nama Ibu. Sekarang tanah ini sudah mau dijual, tetapi notarisnya meminta surat persetujuan dari Ayah. Sedangkan hubungan Ayah dengan Ibu sangat sangat buruk sekali, dan kita pun kehilangan kontak dengan Ayah, tidak tahu harus mencari kemana. Jadi sangat tidak memungkinkan untuk meminta tanda tangan nya.

    Apakah ada cara lain yang tidak memerlukan persetujuan, tanda tangan atau apa pun dari pihak Ayah sebagai pengganti surat persetujuan tersebut, supaya proses penjualan tanah ini bisa terlaksana. Saat ini proses nya jadi tertunda karena masalah ini. Mohon bantuan nya dan saya ucapkan terimakasih sebelumnya.

    Best Regards,
    Vina

  512. 512
    faishal Says:

    selamat malam pak,

    mohon bantuannya, baru-baru ini saya bermaksud membeli sebuah rumah melalui agen (broker) rumah. untuk pembayaran rumah itu melalui kpr, ternyata proses kpr-nya memerlukan waktu lebih dr 2 minggu. dalam kurun waktu tersebut, sy berubah pikiran dan bermaksud membatalkan pembelian rumah tsb. tp sy merasa bersalah apabila membatalkannya. apakah tindakan sy bisa diperbolehkan? mengingat sy belum meberikan DP kepada agen? apakah agen dan pemilik rumah bisa menuntut secara hukum karena pembatalan ini?
    terima kasih pak

    salam

  513. 513
    admin Says:

    Terimakasih EDI PURNAMI.
    1. Asumsi saya kavling saudara tusuk sate, seharusnya anda punya hak untuk jalan masuk menuju kapling saudara. Kalo ditutup dasarnya apa menututp jalan tersebut, kalau memang jalan itu adalah jalan perumahan pengembang yang lain maka hal penutupan itu wajar. Akan tetapi jika jalan itu sebelumnya sudah lama memang sudah ada maka penutupan adalah tidak benar. Paling tidak harus diberikan jalan sebesar 1,5meter untuk jika ada warga yang meninggal maka bisa dilewati pandoso/keranda mayat. saya kira demikian penjelasan sekilas saya, mungkin asumsi letak batas dan ceritanya saya tidak tau persis.
    2. Perbuatan melawan hukum bisa saja terjadi jika jalan itu memang jalan umum yang dilakukan penembokkan. Menutup jalan umum jelas perbuatan melawan hukum.
    3. Perbuaan melawan hukum adalah intinya mengganggu hak orang lain sehingga hak orang lain dilanggar dan melanggar perundangan yang berlaku.
    4. Peraturan Pemerintah No 34 tahun 2006 tentang jalan.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  514. 514
    admin Says:

    Terimakasih KIKI.
    Kewajiban anak jika mampu membayar hutang rang tuannya ya secara hukum islam, jika secara keperdataan maka hal itu tidak ada.
    Jika ortu tidak punya surat nikah maka secara islam garis keturunan darah tetap dan jika anak mampu maka membayar hutang orang tuanya adalah wajib, jika menururt hukum perta adalah tidak wajib, karena anak dan orang tua subyek hukum yang berbeda berdiri sendiri sendiri.
    Demikian terimakasih.

  515. 515
    admin Says:

    Terimakasih RADIT.
    Bisa saja digugat. Karena masih termasuk harta gono gini pembelian rumah tersebut karena belum bercerai dan belum dibagi harta gono gininya.
    Saran saya cerai dulu pembagian harta gono gini dan slanjutnya belilah rumah untuk anak yang dibawah umur dengan dasar pembeli sebagai wali dibu dari anak dibawah umur tersebut.
    Demikian Terimakasih.

  516. 516
    admin Says:

    Terimakasih VINA.
    Ajukan gugatan pembagian gono gini, dan jika sudah ada putusan pengadilan maka lakukan penjualan dan bagian gono gini dari si ayah lakukan konsinyasi/dititipkan di pengadilan. Saya kira dengan demikian notaris pasti bersedia melakukan akta jual belinya.
    Demikian dan terimakasih.

  517. 517
    admin Says:

    Terimakasih FAISAL.
    Boleh saja membatalkan jual beli kan sebenarnya belum ada transaksi apa apa, dan hanya setuju saja secara lisan, lalu menunggu proses kredit bank apakah disetujui atau tidak saya kira tidak menjadi masalah. Catatan tentunya lakukan segera pembatalannya tersebut jangan sampai proses kpr bank sudah terjadi , maka hal itu akan sangat mengecewakan penjual. Secara hukum boleh saja karena belum terjadi kesepakatan yang disertai pembayaran.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  518. 518
    syamsul Says:

    numpang nanyak. bagaiamana proses pemecahan sertifikat tanah? trims

  519. 519
    Vina Says:

    Terima kasih atas jawaban nya..

    Tapi masih ada yang ingin saya tanyakan? Apabila diajukan gugatan harta gono gini, Pihak Ayah harus tetap dapat bagian? Tidak bisa semuanya ke pihak Ibu? Lalu bagaimana dengan persentase pembagian nya?

    Mohon bantuan nya. Thanks

  520. 520
    admin Says:

    Terimakasih Samsul.
    Silahkan tanya ke Badan Pertanahan Setempat, semua syarat dan ketentuannya akan diberitahukan secara detail.
    Terimakasih.

  521. 521
    admin Says:

    Terimakasih VINA.
    Jelas ayah anda mendapat bagiannya karena cerai hidup, meskipun tidak ditemukan dimana ayah anda sekarang. Pembagiannya setengah sama rata. artinya harta yang diperoleh ayah dan ibu saudara selama masa perkawinan akan dibagi sama rata setelah adanya perceraian.
    Demikian terimakasih.

  522. 522
    Rahayu Says:

    Selamat Malam Pak Bambang dkk,

    Saya senang banget dengan berbagai pemecahan kasus yang di jawab oleh Pak Babang dkk.

    Rencananya saya akan membuat perusahaan developer untuk membangun perumahan di daerah. Tapi biaya yang di butuhkan sangat besar, dan Untuk menyiasati hal tersebut, saya merencanakan menjaminkan lahan tersebut sebagai jaminan. yang jadi pertanyaan saya adalah:
    1. Tanah tersebut milik orang lain, dan telah saya bayar setengahnya. dan pembayaran sisanya akan di lanjutkan tahun depan. Dengan cara bagaimana agar saya bisa mengajukan Lahan tersebut sebagai jaminan di bank untuk pinjaman proyek saya.
    2. Bisakah Surat Kuasa Menjual untuk di jadikan jaminan ke bank, dan bagaimana caranya?

    Terima kasih atas jawabannya.

  523. 523
    elsye Says:

    Pak saya mau tanya teman saya ada jual rumah seharga 850 jt di bali. Lalu pihak pembeli menuliskan sendiri di kwitansi kalau dia DP sebesar 2 jt untuk pembelian rumah seharga 850 jt. Setelah itu dari pihak penjual secara lisan mengatakan harus DP 30% & pembeli berjanji akan membayar DP tersebut setelah depositonya cair pd tgl 5 okt (kira2 1 bln stlh DP 2 jt tersebut), tapi ditunggu2 tgl 5 okt itu tdk terjadi DP, & stlh kira2 2 mgu dr tgl 5 okt teman saya menaikkan harga jual rumahnya kepada pembeli menjadi 950jt. PIhak pembeli tidak terima & ingin menempuh jalur hukum, dgn bukti kwitansi tsb dmn di kwitansi tsb ada tertulis DP 2 jt untuk pembelian 1 unit rumah seharga 850jt. Apakah kwitansi tsb bs dijadikan barang bukti? apakah tmn saya bersalah krn menaikkan harga?
    Terima kasih atas jawaban dr Bapak.

  524. 524
    rio Says:

    YTH Bapak Bambang dan Rekan yang saya hormati,
    saya mau konsultasi mengenai pemblokiran sertipikat pada kantor BPN.
    permasalahannya pemblokiran sertipikat pada kantor BPN selalu disertai dengan permasalahan sengketa, dalam arti ada gugatan/tuntutan hukum diatas sertipikat tersebut sehingga mengharuskan sertipikat tersebut diblokir untuk mencegah terjadinya pengalihan hak atas obyek sengketa, namun bagaimana jika pemblokiran tersebut tidak disertai dengan tindakan hukum seperti tuntutan. dalam kasus ini pemilik nama dalam sertipikat memblokir sertipikat tersebut tanpa adanya tuntutan hukum apapun sehingga membuat pihak yang dikuasakan penuh tidak dapat melakukan proses jual beli karena pertikaian intern keluarga. sehingga merugikan pihak lainnya.
    yang saya ingin pertanyakan :
    1. apa dasar hukum pemblokiran sertipikat di kantor BPN?
    2. jangka waktu pemblokiran tersebut berlaku untuk berapa lama? dapat diperpanjang sampai berapa kali meskipun tidak ada perkara lanjutan?
    3.sejauh mana BPN terus memberikan persetujuan pemblokiran tanpa ada action sengketa? apa dasar hukum nya?
    mohon pendapatnya.terimakasih
    Mohon pendapatnya. terimakasih

  525. 525
    admin Says:

    Terimakasih RAHAYU.
    1. Caranya yang melaukan pinjaman uang pada bank saudara dan yang menjamin adalah pemilik tanah dan barang jaminannya obyek tanah tersebut. Selanjutnya lakukan perjanjian tersendiri dengan pemilik tanah tersebut tentang pembayaran sebagia dan pelunasan selanutnya serta hal hal yang selebihnya diakomodir dalam peranjian tersebut.
    2. Surat kusa menjual saja tentunya tidak cukup untuk menjaminkan di bank karena kuasanya untuk menjual jika kuasanya untuk menjaminkan juga mungkin bank akan bersedia, tapi tentunya ada penialai /analisa kredit dari bank yang akan mnentukan.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  526. 526
    admin Says:

    Terimakasih ELSYE.
    Permasalahanya adalah pembeli telah wanprestasi lebih dulu untuk membayar DP sehingga seharusnya sudah dianggap batal akan diadakannya transaksi karena dp tidak pernah ada. Bawha selanjutnya jika penjual menaikkan harga setelah tanggal gagalnya dp dari pembeli maka itu hak dari penjual. kalo dipermasalahkan secara hukum boleh@ saja akan tetapi saya kira bukti kurang cukup.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  527. 527
    admin Says:

    Terimakasih RIO.
    1. Kalo melihat permasalahannya maka sbenarnya pemblokiran oleh pemilik karena ada masalah yaitu masalah internal, hal itu bisa disebut masalah hukum.
    Dasar hukumnya adalah untukmenghindari kerugian bagi yang berhak atas tanah itu jika tanah itu sampai dilakukan proses misalkan jual beli atau pengalihan hak. Boleh saja dilakukan pemblokiran asal alasannya jelas.
    2. Pemblokiran akan tetap melekat sepanjang belum ada pencabutan pemblokiran atau adanya putusan pengadilan yang menyatakan siapa yang berhak atas tanah yang diblokir tersebut. Tujuan untuk memberikan kepastian hukum.
    3. BPN akan selalu memblokir terus jika tidak ada hal seperti yang saya sampaikan no 2 diatas, alasannya karena BPN harus berhati-hati menerbitkan misalnya setipikat peralihan hak karena BPN adalah Pejabat tata Usaha Negara maka akan ada akibat hukumnya jika sembarangan, olehnya kehati hatian BPN memang demikian adanya sebagai prosedur hukum. dasar hukumnya lihat di UUPA UU NO 5 tahun 1960 dan Peraturan Pelaksana No 24 tahun 1997.
    Demikian Pendapat saya dan terimakasih.

  528. 528
    jeffry Says:

    Mohon maaf, saya minta penjelasannya. Begini permasalahannya :
    Ibu mertua saya mempunyai 7 anak.
    Pada awal thn 2005, suami dari kakak yg paling besar punya kenalan dgn pengusaha. Singkat cerita, pengusaha itu perlu modal utk usahanya, dan suami dari kakak menawarkan kerjasama dgn memberikan penggunaan sertifikat ibu mertua utk dijadikan jaminan ke bank.
    Setelah tdk berapa lama ibu mertua memberikannya utk memakai sertifikat tsb. Dikarenakan suami kakak yg paling besar akan bekerjasama dan diiming2i fee yg besar. Tanpa berpikir panjang ibu mertua, kakak kedua, dan Istri saya, dibawa ke notaris. Sesampainya disana mereka diharuskan menandatangani sepucuk surat, tanpa boleh membaca terlebih dahulu isi dari surat itu. (harus cepat ktnya!).
    Tdk berapa lama, pinjaman pun cair, yang akhirnya ibu mertua dijanjikan fee tsb, diberikan perbulan oleh si pengusaha (tanpa perjanjian tertulis). Sempat berjalan bbrp bulan. Akan tetapi belakangan, setelah selang beberapa bulan, si pengusaha tertipu dan terbelit hutang dgn pihak lain. Sehingga cicilan ke bank pun bbrp bulan tdk dibayarkan. Sampe ahirnya pihak bank mendatangi ibu mertua, memberitahukan bahwa rumah tsb akan disegel.
    Saya penasaran, ahirnya istri dan kakak kedua saya tanya, “waktu itu apa yg ditandatangan?”. Merekapun bingung, ahirnya sy mendatangi si notaris utk minta keterangan. Ternyata sepucuk surat yg ditandatangani tsb ada di dlm buku kuning (buku akta jual beli). Disitu tertera bahwa perjanjian jual beli disaksikan oleh istri saya dan kakak kedua. Jelas sy heran kok bisa bgitu?. Ini sudah menyalahi aturan. Si notaris memberikan alasan bahwa akta jual beli ini sah, dan telah terjadi aktifitas jual beli dan penggantian balik nama antara ibu mertua dgn si pengusaha.
    Kemudian saya tanya pihak bank (Bank Mandiri), kok bisa bgitu pa? di jwb “ oh itu hanya sandiwara saja, hanya utk melengkapi persyaratan pinjaman. Nantinya akan dkembalikan lagi kok”.
    Setelah selang bbrp bln, pihak bank datang lagi, bersikeras akan menyegel rumah itu. Kebetulan sy sedang dsana, sy tanya org bank tsb. “Ini sdh menyalahi aturan pa, sepertinya cacat hukum!”. Kok bisa2nya terlaksana, dan ahirnya sy takut2i akan melapor ke pihak berwenang atas mslh ini. Tapi si org bank, (yg kbetulan org kpercayaan s pengusaha tsb) melarang, dia minta dgn jalan kekeluargaan saja, agar cicilannya di bayarkan oleh s pengusaha. Dia minta tolong dicarikan si pengusaha tsb (karena sdh bbrp bln menghilang). Saya bilang “ loh knp kita yg di desak, knp kita yg jadi repot?”, toh kita selama ini tdk menerima sepeserpun dari dana yg dicairkan.
    Singkat cerita, karena penasaran sy kembali tanya s notaris dia bilang bahwa perjanjian jual beli tsb sah dan dia tdk menyatakan adanya sandiwara atas hal tsb. Belakangan malah suami kakak paling besarpun angkat tangan, ga tanggung jwb, dan menyalahkan kenapa meminjamkan, dan menyetujui ktnya. Sampe ahirnya karena s pengusaha tsb sdh tdk bisa mencicil lg, ahirnya diteruskan oleh kakaknya, dan itupun atas persetujuan bank, tanpa mengkonvirmasi pihak kita.

    Untuk itu, saya mohon penjelasannya, karena kita sebagai keluarga tdk begitu paham betul dgn masalah yg kita hadapi, dan hukum2 yg mengaturnya.
    Jadi yg sy tanyakan yaitu :
    1. Benarkah perjanjian tsb cacat hukum ?
    2. Pihak notaris kok bisa melakukan hal sejauh itu sampai bisa melakukan pengesahan akad jual beli dan balik nama? sedangkan anak ibu mertua ada 5 orang lagi yg tdk dimintai jd saksi, dan tdk dihadirkan
    3. Apa pihak bank, notaris dan si pengusaha bisa saya laporkan? modus apa yg hrs diadukannya kpd pihak berwenang?
    4. Bagaimana caranya spy sertifikat tsb bisa kembali lg, sedangkan skrng posisinya ada di bank sbg jaminan pinjaman s pegusaha tsb.
    5. Tolong penjelasannya menyangkut pasal brp saja aturan hukum yg berlaku?
    6. Bagaimana kita sebagai keluarga menyikapinya. Dan langkah apa yg harus kita tempuh spy permasalahn ini terselesaikan?

    Terima kasih.
    Mohon utk forward ke email saya juga : jeffrespect@yahoo.com

  529. 529
    jack Says:

    pak mohon bantuannya saya sedang bingung,ceritanya begini pak.saya kemalingan hp di konter hp milik saya yang hilang 9 hp dengan kerugian 2,5juta karena 3 hp bisa kembali.pencurinya ada 2 yg 1 ditangkap dan yg satu lagi sudah status tersangka dan DPO,permasalahannya saya selalu di datangi dr pihak yg buron ini untuk tanda tangan surat pernyataan pencabutan berkas tersangka dan DPO nya,apakah ini bisa dilakukan sedangkan masalah kerugian yg saya alami bagaimana pak menurut hukum,saya bilang saya bisa tandatangan asalkan kerugian saya di tanggung apakah saya salah jika demikian,mohon bantuannya pak terimakasih sebelumnya

  530. 530
    LENNI Says:

    selamat sore pak, mohon bantuannya..sebelumnya saya menceritakan kronologis permasalahan sy. kurang lebih 1 bulan yg lalu saya bermaksud membeli sebuah rumah melalui agen (broker). sy bermaksud membayarnya melalui kpr, pd saat deal harga sampai proses pengajuan kpr. sang agen sama sekali tidak meminta DP. ditengah proses kpr berlangsung agen meminta ditransfer sejumlah uang sebagai tanda jadi. ternyata proses kpr bermasalah karena posisi rumah dibelakangnya ada TPU, bank bermaksud meninjau ulang rumah tsb. karena rumah yg dekat TPU harga jualnya dibawah pasaran, karena susah laku. setelah ada pberitahuan dr bank, sy kemudian membatalkan pembelian rumah dikarenakan hal tersebut diatas, pihak agen merasa keberatan dan tetap menuntut uang DP yg belum sempat saya transfer. Apakah secara hukum sy tetap harus membayar DP tersebut? mengingat saya tidak jadi membeli dikarenakan posisi rumah yg dibelakangnya ada TPU? atas bantuannya saya ucapkan terimakasih

  531. 531
    daus Says:

    assalamualaikum. wr. wb

    pak saya mau bertanya bisakah pengadilan agama membatalkan atau pun tidak mengesahkan sertifikat tanah.?

  532. 532
    jeffry Says:

    Meralat alamat email utk forward…
    ke : respectwear@yahoo.co.id

  533. 533
    jeffry Says:

    maff pa maksud saya ke email : repectwear@yahoo.com

  534. 534
    admin Says:

    1. Prinsip hukumnya kalau untuk melakukan akta jual beli teradap barang waris maka seluruh ahli waris harus menandatangani akta jual beli, artinya & anak setuju plus ibu anda. kao tidak demikian maka cacat hum dan dapat dibatalkan melalui pengadilan.
    2. Ya saya tidak bisa mengomentari petannya ann nomor 2 silahkan tanya ke notarisnya jika ada dugaan melanggar hukum adukan di Ikatan Notaris Indonesia setempat.
    3. Bisa saja kalo cerita anda ini benar, laporannya membuat surat palksu dan memasukkan keterngan palsu dalam surat. Pasal 266 263 KUHPidana.
    4. Lakukan saja pembatalan jual beli dan perjanjian kredit yang sudah pernah dilakukan itu.
    5. Prbuatan melawan hukum gugatannya karena telah menjaminkan dan menjual tanpa ijin dan persetujuan yang berhak.
    6. Lakukan gugatan pembatalan akta yang perna dibuat.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  535. 535
    admin Says:

    Terimakasih JACK.
    Biarpun hp anda kembali pada anda semua atau diganti sejumlah uang maka perbuatan pidana yang dilakukan 2 orang tersebut tidak dapat dihapuskan. karena pidana itu yang dihukum atau dipidana adalah perbuatannya bukan nilai barangnya. Biarpun anda cabut perkaranya maka perkara pidana tidak dapat berhenti. tetap harus dilanjut sampai pengadilan dan diputus oleh hakim.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  536. 536
    admin Says:

    Terimakasih LENNI
    Tentunya menunggu KPR disetujui atau tidak, kalo dp diterima broker lalu KPR tidak disetujui kan sama saja dp akan kembali. Tentunya tidak ada kewajiban memberikan dp jika diawal tidak diperjanjikan ada dp lebih dulu, alis transaksi anda baru terjadi jika bank pemberi kredit menyetujuinya. Jadi sebenarnya transaksi ini adalah bersyarat, yaitu jika bank memberikan kpr, jika tidak maka transaksi otomatis batal karena tidak ada pendanaan dari bank.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  537. 537
    admin Says:

    Terimakasih DAUS, waalaikum salam wr wb.
    Tidak bisa pengadilan agama membatalkan sertipikat tanah, untuk sengketa tentang kepemilikan maka diajukan di Pengadilan Negeri dan untuk surat keputusan pengeluaran sertipikat oleh BPN jika terdapat kesalahan prosedur penerbitan bisa digugat di Pengadilan tata Usaha Negara.
    Demikian terimakasih.

  538. 538
    jeffry Says:

    Terima kasih atas penjelasannya pa…mudah2 menjadi masukan yg baik bagi sya dan keluarga.

  539. 539
    Irvan Says:

    Dear Pak
    Kakek saya mempunyai 4 orang anak dengan meninggalkan warisan sebuah rumah.
    Ayah saya adalah anak ke 2,tetapi beliau telah meninggal.
    Pada saat penjualan rumah,kami 3 orang anak dari almarhum ayah saya disuruh menanda tangani akte waris ubtuk penjualan rumah tersebut.
    Kami di janjikan akan mendapat bagian warisan sebesar Rp 80 juta.
    tetapi sudah hampir 2 tahun bagian warisan kami dikuasi oleh om dan tante kami,dan kami baru menenerima uang Rp 5 juta rupiah.
    Dengan berbagai alasan kami sampai sekrang belum menerima sisa bagian waris almarhum ayah kami.
    Apakah hal ini bisa dikategorikan PENGGELAPAN?
    Apa yang harus kami lakukan untuk mendapatkan hak waris almarhum ayah kami?
    Mohon petunjuk dari Bapak
    Terima kasih

  540. 540
    admin Says:

    Terimakasih IRVAN.
    Bisa dikategorikan penggelapan dan penipuan jika sudah ada transaksi dan jelas bagian anda berapa?dan sudah anda minta berkali@tidak diserahkan kepada saudara. Maka unsur penggelapan dan penipuan sudah terpenuhi.
    Saudara minta uang yang dibawa tante jelas dengan surat atau dengan membawa saksi, cari dokumen keterangan waris dulu untuk bukti bahwa anda berhak selaku ahli waris, cari bukti akta jual belinya copy gak masalah, sebagai petunjuk, lalu laporkan ke polisi jika tidak diserahkan uang yang menjadi bagian saudara oleh tante saudara. itu secara pidana . Jika secara perdata maka anda harus mengajukan gugatan di pengadilan negeri setempat kepada tante saudara tersebut untuk menyerahkan uang bagian pembagian wais tersebut.
    Saya kira demikian pendapat saya dan terimakasih.

  541. 541
    Yudha Says:

    Pak Bambang dkk,

    Saya berencana membeli rumah di daerah bekasi dengan Status Nama di Sertifikat masih atas nama Almarhum Suami. beliau meninggalkan 1 orang istri dan 1 orang anak berumur 8 tahun. Yang ingin saya tanyakan adalah :
    1. Jika saya ingin membeli rumah tersebut, proses apa saja yang harus daya lakuakan? Saya berencana mengambil KPR di Bank.
    2. Apakah betul harus balik nama ke istri terlebih dahulu lalu sang istri harus menjual melalui pengadilan karena menjual hak anak sedangkan anak masih dibawah umur?
    3. Sertifikat tersebut masih Sertifikat lama tahun 1986, apakah Sertifikat tersebut harus diganti dulu ke sertifikat baru? Kira-kira berapa lama prosesnya dan berapa biayanya?

    Terima kasih sudah membantu karena saya masih awam dengan masalah hukum.

  542. 542
    soejono Says:

    Yth.Bapak Bambang Sugeng,saya ingin bertanya apakah sah suatu jual beli rumah/tanah dari seorang janda yang mendapat persetujuan dari beberapa orang anaknya atau tanpa anaknya sementara sertifikat rumah tersebut atas nama janda itu sendiri,dan dimana diatur peraturan-peraturan tentang jual beli rumah tersebut ?
    terima kasih atas jawabannya nanti.
    mohon segera jawabannya pak.

  543. 543
    admin Says:

    Terimakasih YUDHA.
    1. Jual belinya biasa saja dengan dilakukan oleh PPAT stempat, yang melakukan jual beli si ibu dengan menyertakan surat keterangan waris. sah sudah jual belnya itu dilakukan. Jika KPR tentunya bank akan menyeleksi dulu persyaratannya tapi yang pokok ya itu tadi pak.
    2. Tidak perlu balik nama ke istri tentunya juga bisa untuk mempersingkat proses dan biaya. jika ke pengadilan juga diperbolehkan untuk meminta penetapan hakim untuk ijin menjual dilaukan si ibu mewakili anak yg dibawah umur.
    3. kalau sertipikat hak milik tentunya tidak ada batasan waktu tapi kalau sertipikat Hak Guna bangunan ada batas waktunya biasanya 20 th, dan dapat diperpanjang lagi. waktu perpanjangan HGB tidak lama. biaya tanyakan saja pada BPN setempat.
    Demikian dan terimakasih.

  544. 544
    admin Says:

    Terimakasih SOEJONO.
    asumsi saya janda ini karena suaminya mati. artinya janda mati. Jual rumah tanah jika yang melakukan janda ada anak maka jika harta itu harta bersama suami istri maka jika suami mati si janda akan menjual tanah maka jika punya anak harus sepersetujuan anaknya, diatur dalam ketenuan hukum waris . Karena anak mendapatkan harta waris dari peninggalan almarhum bapak. Untuk jual belinya maka tentang tanah diatur di undang undang pokok agraria dan peraturan pelaksana no 24 tahun 1997. Jadi harta warisnya misal 100 maka si ibu mendapat 50 dulu lalu yang 50 dibagi oleh ibu dan jumlah anaknya beapa. itu pembagiannya.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  545. 545
    pak dani Says:

    saya punya masalah pak, kebetulan saya punya tanah kosong luasnya 1.6584 Ha. dan kebetulan saya ada pembeli / pengembang ( developer ) dan dia minta sistem pembayarannya selama 1 tahun dan akan dibayarkan secara bertahap / 4 kali, tapi yang jadi kendala si pembeli ini minta sertifikat dibalik nama setelah pembayaran pertama terjadi sebesar 1.2 M, selebihnya kami diberikan cek kontan sesuai sesuai tanggal yang sudah ditentukan. serta AJB akan diterbitkan juga. mohon sarannya bapak serta poin-poin apa yang saya bisa berikan kepada si pembeli biar saya mempunyai septi yang bagus serta untuk menjaga keamanan aset saya, triama kasih.

  546. 546
    ahmad Says:

    selamat malam pak…..
    sudah hampir 2 thn ini sy pny masalah hutang piutang dgn seseorang dan dia sudah janji-janji terus untuk bayar tapi sampai saat ini belum juga dibayar.Saya punya bukti peminjaman uang tersebut berupa kwitansi saja.Sekarang ini orang yang pinjam uang kepada saya sedang menjual rumah untuk melunasi hutangnya kepada saya.yang ingin saya tanyakan
    1. bisakah saya minta uangnya kepada pembeli rumah tersebu.
    2. orang yang punya hutang merasa sudah melunasi hutangnya tanpa ada surat bukti pelunasan,apakah dia bisa menggugat saya.

  547. 547
    desta Says:

    selamat malam pak………
    saya mau tanya kuatkah bukti kwitansi hutang untuk menggugat dan bisakah seseorang menggugat masalah pelunasan hutang tanpa ada bukti surat pelunasan hutang.trims.

  548. 548
    soejono Says:

    Yth,Pak Bambang,

    Pertanyaan kami yang lalu kurang lengkap,selelngkapnya adalah demikian.
    penjual adalah seorang janda ditinggal mati,sertifikat tanah atas nama sendiri yang diperoleh setelah kematian suami beberapa tahun kemudian.
    Ketika menjual janda tersebut membawa 4 orang yang diakuinya sebagai anak kandung.
    namun,kemudian setelah kematian janda tersebut anaknya mengatakan bahwa rumah tersebut tidak dijual karena dua orang diantara yang 4 tadi diatas bukan saudara kandungnya.padahal saat menandatangani akta jual beli ke 4 nya bersama-sama menandatangani akta tersebut.
    Sertifikat telah balik nama atas nama pembeli.

    mohon analisa nya pak.
    Terima Kasih.

  549. 549
    ARIF Says:

    Yth: Bpk Bambang
    Sya mohon saran bapak.
    Adik saya meminjamkan 1 unit mobil avanza untuk temennya kepada rental langganannya, setelah melampaui jatuh tempo, ternyata temannya tidak kunjung datang untuk mengembalikan mobil tersebut hingga kami sekeluarga berikut teman”nya berusaha mencari posisi mobil tersebut. pernah papasan hinga beberapa kali, tapi tetap tidak terkejar karena sama-sama menggunakan mobil, 3 bulan lamanya,adik saya pun dibebankan biaya sewa 5 Juta perbulan, tapi
    teman berikut mobil tsb belum ditemukan,ahirnya adik saya pun terancam kena hukuman oleh pelapor dari pihak rental.
    menurut bapak, bagaimana langkah terbaik untuk menyelesaikan permasalahan ini?
    terimakasih atas jawabannya.

  550. 550
    firman Says:

    mohon pencerahan pak

    orang tua saya membeli sebidang tanah ditahun 2007an dan sekarang ingin menjualnya kembali akan tetapi sertifikatnya hilang oleh pihak yang menjual kepada orang tua saya( sertifikat belum dipecah dengan pemilik yg lama) dan sekarang pihak yang mau membeli tanah ortu saya menanyakan status suratnya dulu.
    1. apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan surat yang baru?
    2. berapa lama proses sampai mendapatkan surat yg baru?

    Terima kasih
    mohon pencerahannya

  551. 551
    parlindungan silaen Says:

    Ada seorg ibu anak 1,sudah bercerai,tapi surat cerainya hanya tulis tangan di atas metrai 6000,saat ini si ibu akan menikah,dengan cara membuat surat numpang nikah,

  552. 552
    parlindungan silaen Says:

    Ada seorg ibu anak 1,sudah bercerai,tapi surat cerainya hanya tulis tangan di atas metrai 6000,saat ini si ibu akan menikah,dengan cara membuat surat numpang nikah,apakah pernikahan itu bisa di jalankan pak?

  553. 553
    admin Says:

    Terimakasih PAK DANI.
    Menurut saya akan sangat mengawatirkan jika dilakukan langkah seperti itu karena jika ceknya tidak dapat diuangkan maka dalam AJB sudah dinyatakan lunas maka akan bertentangan secara hukum. Karena oprinsip jual beli tanah jika dilakukan AJB maka sejak itu peralihan hak atas tanah sudah beralih.
    Saran saya buat saja ikatan jual beli dengan cara pembayaran 4 kali selama satu tahun itu, sehingga jika terjadi pelunasan maka peralihan hak atas tanah baru bisa dilakukan.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  554. 554
    admin Says:

    Terimakasih AHMAD.
    1. Tidak bisa pak, yang wajib membayar hutang adalah yang berhutang, yang bisa anda laukan hanya meminta informasi kapan dilakukan pembayaran jual beli tanahnya selanjutnya sat itu anda menagih hutang kepada peminjam , kan saat dibayar tanah peminjam punya uang untuk membayar saudara.
    2. Bukti pelunasan hutang juga semestinya ada tanda terima pembayaran, kalo menggugat tentunya anda yang berhak menggugat ke peminjam uang untuk membayar hutangnya kepada saudara.
    demikian terimakasih.

  555. 555
    admin Says:

    Terimakasih DESTA.
    Saya agak bingung maksud anda tapi akan saya coba menjawab, bukti kwitansi saja dari seseorang bahwa seseorang berhutang maka dapat dijadikan bukti untuk menuntut pengembalian uangnya yang dihutang.
    Bukti pelunasan tanpa kwitansi asal si yang berhutang telah melaukan pengembalian hutangnya dengan cara penyeahan tunai dan ada saksinya atau melalui transfer ke rek bank si yang menghutangi maka sah saja dan dianggap si berhutang sudah melunasinya. itu sudah cukup untuk membuktikan si berhutang membayar hutangnya.
    demikiaa maaf jika kurang jelas. terimakasih.

  556. 556
    admin Says:

    Teimakasih SOEJONO
    Dalam kasus ini anak kandung itu bener atau tidak saya tidak tahu, saya nggap 4 anak anak kandung sah olehnya jika 4 anak anak kandung sah dan melaukan jual beli terhadap harta waris milik orang tuannya dan keempatnya tanda tangan maka sah jual beli tersebut secara hukum.
    Kalau 2 anak bilang bahwa 2 anak bukan anak kandung lalu statusnya sebagai anak apa? jika bukan anak kandung maka anak adopsi juga sah secara hukum jual belinya jika adopsi si anak prosedur hukum dan terdapat suratnya adopsi.
    Jika 2 anak misalnya anak orang lain atau anak saudaranya maka secara hukum bukan ahli waris dari si mati sehingga tiak sah melaukan jual beli tanah tersebut dan batal demi hukum dalam praktek dimintakan pembatalan melalui pengadilan negeri setempat.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  557. 557
    admin Says:

    Terimakasih ARIF.
    Langkah awal kalo memang kejadiannya sebenarnya demikian maka laporkan saja teman adik saudara yang membawa mobil tersebut ke polisi.
    Pertangungjawaban hukum adik saudara adalah berhubungan dengan peilik rental secara perdata iya, karena yang melakukan transaksi peminjaman adalah adik saudara. pertanggungjawaban hukum pidanannya jika tiak ada kompromi dengan teman adik saudara atas perbuatan itu maka tidak bisa dipidana. langkahnya lakukan lapor polisi kepada teman adik saudara dan didukung saksi2 yang mengetahui kejadian tersebut.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  558. 558
    admin Says:

    Terimakasih FIRMAN.
    Bukti jual beli orang tua anda dan penjual sebagai bukti transaksi jual beli untuk membuktikan ortu anda adala pembeli yang sah.
    selanutnya pemilik sertipikat asal/pemilik pertama melakukan laporan polisi kehilangan sertipikat lalu setelah itu ajukan sertipikat pengganti atau duplikat di kantor pertanahan setempat. Setelah sertipikatinduk keluar maka lakukan pemecahan secepatnya supaya hak ortu saudara sebagai pembeli mempunyai surat tanda bukti kepemilikan hak atas tanah yang dibelinya, baru bisa dijual dengan prosedur yang benar dan mudah.
    Demikian terimakasih.

  559. 559
    admin Says:

    Terimakasih PARLINDUNGAN S.
    Kalau orang yang beragama islam cerai menurut agama islam ada akta cerai yang dikeluarkan oleh pengadilan agama setempat.
    Kalau agama selain islam maka ada akta cerai yang dikeluarkan oleh kantor catatan sipil setempat yang sebelumnya prosesnya melalui putusan pengadilan negeri setempat tentang perceraiannya.
    selain itu tidak sah dan tidak pernah ada.
    demikian terimakasih.

  560. 560
    fahmi Says:

    maf pak mau tanya, sya punya permasalahan begini. nenek saya kan sudah dapat bagian tanah, sementara anak dari saudara nenek saya mau menggugatnya, dengan alasan ada surat yang mana tanah yang bagian nenek saya itu tercantum didalam surat tersebut, padahal sudah puluhan tahun tanah itu sudah diputihkan dan dibalik nama atas nama nenek saya. yang saya tanyakan mana yang harus jadi patokan, soalnya dengan berjalannya waktu, yang namanya tanah, bisa dijual, bisa diwariskan, dan dihibahkan kan… dan apakah surat dulu yang dipake alasan anak saudara nenek saya itu masih berlaku ga… terimakasih

  561. 561
    nurul Says:

    apakah seseorang bisa menuntut uang pada suatu pendaftaran di PTS. disebutkan uang pendaftaran 100.000 (formulir) dan pembayaran PTS 900.000 (kuitansi). lantaran PTS gagal menjalankn perkuliahan, PTS berdalih “pembayaran yang sudah dilakukan tidak dapat di tarik kembali”.
    1.apakah bisa menuntut uang kembali dari PTS trsebut?
    2.bagaimana mekanisme hukumnya?
    3.apa dasar hukumnya?

  562. 562
    admin Says:

    Terimakasih FAHMI.
    Kalau memang secara hukum nenek saudara berhak mendapatkan bagian tanah akibat dari apapun misalnya waris dan didapat sesuai porsinya maka siapapun yang akan memintanya tentunya tidak berhak lagi asalkan peerolehan nenek saudara tidak cacat hukum.
    Demikian terimakasih.

  563. 563
    admin Says:

    Terimakasih NURUL.
    1. Kita lihat alsan gagalnya perkuliahan kenapa? kalo memang gagal misalkan karena tidak diadakan pekuliahan karena kurang mahasiswa maka seharusnya bisa ditarik kembali.
    2. ajukan aja gugatan bersama sama dengan peserta yang lain.
    3. Dasarnya tidak memenuhi prestasi yang dijanjikan yaitu mengadakan perkuliahan. wanprestasi.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  564. 564
    ukik Says:

    salam…
    saat ini saya dlm proses perceraian di PA Semarang.saya mengajukan gugata thd suami sy. saya mempunyai anak 1 berumur 3,5 thn.sebagai tambahan saya dan suami sudah tidak dapat berkomunikasi dengan baik. setiap pertemuan selalu terjadi pertengkaran. saat ini komunikasi saya dengan suami melalui orang tua saya. ada beberapa hal yg hendak saya tanyakan :
    1. Selama proses perceraian, bgmn hak asuh terhdp anak saya? (selama ini anak saya lebih dekat sama saya dan keluarga besar saya)
    2. dua minggu lalu suami saya meminta ijin membawa anak saya satiap hari sabtu dan minggu. saya dan keluarga mengijinkan, tapi sampai saat ini suami saya tdk pernah mengembalikan anak saya kerumah. kita sdh pernah mendatangi rumahnya tapi anak saya di sembunyikan mpe sekarang. apa yg hrs saya lakukan supaya anak saya bs kembali bersama saya?apakah bs dgn jalur hukum untuk mendapatkan anak saya kembali.
    3.mnrt hukum hak asuh anak ada pada siapa?
    4.. saya memiliki rumah. DP rumah dipinjami orang tua saya sebesar 60 jt, dan sisanya saya pinjam ke bank dgn KPR. rumah atas nama saya, dan selama ini saya yang mengansur cicilan rumah sbsar 900rb/bln dari hasil kerja saya di rumah makan mertua saya. angsuran msh berjalan 4 th (msh krg 6 th). apakah rumah tsb trmsk gonogini?apa dasar hukumnya?jika ‘ya’ bgmn pembagiannya?
    terimakasih…saya tunggu balasannya…
    salam…

  565. 565
    nurul Says:

    -terimakasih atas jawabannya..maaf nyambung lagi tentang gagalnya PTS mengadakan perkuliahan. memang karena kurangnya mahasiswa. jika memang uang bisa tarik bagaimana penjelsannya? -mohon penjelasan-

    -maaf tanya lagi..
    mengenai arbitrase..
    1.apa perbedaannya dengan litigasi melalui pengadilan? dan apakah pengadilan negeri berhak mengadili sengketa dalam hal adanya perjanjian tertulis oleh para pihak?
    2. apa yang terjadi jika satu pihak (termohon) menolak proses arbitrase? bagaimana pelaksanaan arbitrase di indonesia dan eksekusi putusannya..

    terimakasih. mohon dijelaskan ..

  566. 566
    novi Says:

    Salam pak.

    Saya mau bertanya, mengenai masalah hutang piutang.
    6 tahun yang lalu, ibu saya berhutang dengan rentenir, dengan bunga 3x lipat dr hutang pokok dan dengan jaminan sertifikat rumah kami.
    Kami baru mengetahui permasalahan hutang piutang ini sekarang, pada saat rentenir tsb datang ke rumah kami untuk menagihkan sisa bunganya, sedangkan ibu sudah 2tahun lebih diluar kota dan tidak pernah lagi kembali.
    Hutang pokok ibu adalah sebesar 7juta pada tahun 2006 dan sudah dilunasi sekitar 15jt (dengan bunga), namun ternyata bunga itu terus bertambah sampai sekarang sebesar 50juta. Sungguh sangat mencekik untuk keluarga kami.
    Pertanyaan saya adalah :
    1. Dapatkah kami mendapatkan sertifikat rumah kami kembali tanpa membayar sisa bunga yang sangat tidak masuk diakal itu?
    2. Apabila tidak, dapatkah hanya kami bayarkan sebesar hutang pokok sebelumnya saja?
    3. Mohon arahannya, langkah apakah yang dapat kami ambil untuk menyelamatkan sertifikat rumah kami, namun tanpa membayar sisa bunga tersebut, dikarenakan ibu sudah melunasi hutang pokoknya, bahkan dengan sebagian bunganya
    4. Apakah ada upaya hukum yang dapat diambil untuk menghadapi kasus rentenir/lintah darat yang sangat menyesatkan masyarakat.

    Kami mohon sekali arahan dari bapak.
    Atas bantuannya kami ucapkan terima kasih.

  567. 567
    Muh Rizal Says:

    Selamat Siang Pak
    Bapak saya sekitar 3 bulan lalu meninggal dunia dan ibu saya juga sudah lama meninggal , kemudian saya adalah anak tunggal, Saat ini rumah yang kami tempati adalah masih atas nama alm bapak saya. pertanyaan saya ingin mengurus balik nama atas nama bapak saya menjadi nama saya apa syarat-syaratnya

    mohon pencerahannya

    salam

  568. 568
    tri wiharto Says:

    Saya Mau tanya ke Bapak …
    Begini pak,saya tahun 2001 menggadaikan BPKB motor saya sebesar Dua juta Rupiah ke jasa gadai BPKB, dan sekian lama sampai sekarang saya lupa kalo saya dulu mengadaikan BPKB motor saya di karenakan kesibukan saya kerja di Luar kota.
    Dan beberapa minggu yang lalu ada surat ЧªϞφ di tujukan ke rumah saya bahwa saya suruh datang di jasa leasing BPKB.
    ЧªϞφ ingin saya tanyakan:
    1.Apakah motor saya, saya kasihkan ke lembaga leasing itu utang saya ama bunganya selama 10 tahun udah di anggap lunas…
    2.Apakah masalah gadai BPKP ini bisa d bawa ke ranah pidana,kalo saya sudah punya itikad baik untuk menyerahkan Motor saya..
    Trima kasih saya ucapkan
    Tri.w.

  569. 569
    salim manuain Says:

    Ass…bpk. Sigit yang saya hormati..Saya adalah anak tunggal laki2,dari enam bersaudara semuanya perempuan. Ayah saya menjual tanah tapi tidak mengikutkan saya tanda-tangan sedangkan adik2 saya perempuan semua tanda-tangan dan juga ibu. Yang menjadi pertanyaan saya?Apakah secara hukum syah bila saya sebagai salah satu ahli waris tidak ikut menanda tangani surat jual beli tanah tersebut?tanah itu juga belum bersetifikat. Ayah saya tidak mengikutkan sya dikarenakan saya tidak setuju beliau menikah lagi sedangkan sekarang beliau sudah menikah siri dengan isternya yang kedua..Mohon penjelasannya Bapak..Sebelumnya sayaucapkan terima-kasih..Wasslmlkm.Wrh,Wbr..

  570. 570
    dedy Says:

    pak sy mau tny,sy mengontrak rmh.sudah sy kontrak 10thn dan sdh sy bikin srt perjanjian.tp yg punya,pinjam uang terus dengan iming2 rmh nya dia jual ke sy 50jt.tp stelah pinjamannya ngumpul 22jt,dia bilang rmh nya gak di jual dgn alasan gak boleh sama anaknya.sy mau bikinin surat perjanjian gimana caranya?tolong di kasih contoh.terima kasih.

  571. 571
    admin Says:

    Terimakasih UKIK.
    1. Bahwa menurut hukum anak dibawah umur apalagi balita maka hak asuh anak diberikan kepada ibunya mengingat masih memerlukan perawatan, bahkan masih perlu air susu ibu.
    2. Untuk masalah anak sebenarnya tidak perlu diperebutkan cuma saja karena anak masih dibawah umur maka sebagaiknya diasus oleh ibunya, secara hukum anda bisa tunggu putusan pengadilan, jika hak asuh anak jatuh ke anda maka suami harus menyerahkan si anak untuk diasuh ibunya dan ibu tidak boleh menghalangi sang ayah bertemu anaknya setiap saat sepanjang tidak mengganggu si anak. Jika putusan pengadilan ha asuh anak jatuh ke anda maka anda bisa laporkan ke polisi tentang perlindungan anak karena masih perlu ASI atau perawatan ibu karena alasan masih balita.
    3. Kepada saudara karena masih balita dengan catatan saudara bukan ibu yang tidak baik.
    4. Jelas menjadi gono gini karena dibeli setelah terjadi perkawinan, masalah anda hutang uang muka ke orang tua saudara maka juga menjadi hutang bersama. gono gini dibagi setelah dipotong hutang.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  572. 572
    admin Says:

    Terimakasih NURUL.
    lakukan gugatan bersama sama peserta yang lain kepengadilan terhadap pts .
    1. Arbitrase diselesaikan oleh arbitor atau di indonesia disebut BANI, jika di pengadilan maka sudah masuk proses perkara litigasi akan tetapi juga ada proses mediasi lebih dulu sebelumperkara diperiksa. Pengadilan negeri berhak memeriksa sengketa perjanjian.
    2. mintakan eksekusi ke pengadilan negeri atas putusan arbitrase.
    Demikian terimakasih.

  573. 573
    admin Says:

    Terimakasih NOVI.
    1. Kita lihat perjanjian utangnya dulu jika ada perjanjian diperjanjikan bunga maka perjanjian itu sah sah saja jika dibuat sepakat para pihak.
    2. tergsntung perjanjiannya yang dibuat.
    3. lakukan saja negoisasi semaksimal mungkin jika kejadiannya demikian.
    4. Kalau diperjanjiakan dengan sepakat para pihak maka kategori rentenir tidak terpenuhi.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  574. 574
    admin Says:

    Terimakasih MUH RIZAL.
    syaratnya adalah cari dulu surat keterangan waris di kelurahan kecamatan jika anda WNI dan ahli waris yang sah, lalu sertakan surat kematian orang tua anda keduanya, lalu ajukan balik nama sertipkat di BPN setempat dengan syarat yang ditentukan BPN, tapi syarat 2 tadi mutlak harus ada. kelengkapan dokumen balik nama bisa anda tanyakan ke BPN badan pertanahan nasional setempat.
    Demikian terimakasih.

  575. 575
    admin Says:

    Terimakasih TRI WIHARTO.
    1. Saya tidak tahu maksud leasing apa tapi coba datang saja ke leasing minta penjelasan dulu apa maunya.
    2. saya kira tidak ada pidanannya kalau masalah gadi barang.
    Secara detail saya tidak menangkap permasalahan yang anda ceritakan.
    Demikian terimakasih.

  576. 576
    admin Says:

    Terimakasih SALIM MANUAIAN.
    waalaikum salam wr wb.
    menjual tanah yang dilaukan bapak ibu saudara sebenarnya tidak perlu persetujuan anak anak baik laki maupun perempuan. orang tua anda bisa menjual sendiri karena barang miliknya sendiri.jadi tidak ada hak dan kewajiban anak untuk ikut menandatangani jual belinya.
    kecuali salah satuortu anda meninggal dunia maka penjualan harus melibatkan sebagai ahli waris dari si mati.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  577. 577
    admin Says:

    Terimakasih DEDY.
    Perjanjian apa? saya tidak mengerti maksud saudara. kalo peranjian sewa rumah saya kira standart aja yang intinya , bahwa pihak yang menyewakan terima uang dari saudara jumlah sekian guna menyewa rumahnya selama waktu tertentu.
    jika anda tetap mau menyewa kan uang yang sudah dia terima bisa dibuat perjanian sebagai pembayaran sewa waktu tertentu kemudian. Jika mau membeli rumah itu maka lakukan jual beli dengan akta jual beli ppat setempat.
    Kalau perjanjian jual beli rumahnya boleh saja anda lakukan di ppat setempat dengan konsep membuat akta jual beli. berarti anda membeli rumah milik orang yang menyewakan rumah itu.
    saya kira demikian terimakasih.

  578. 578
    Lena Says:

    Selamat Siang Pak,

    mau tanya, saya dulu beli rumah tanpa sertifikat hanya akte jual beli dan PBB, sekarang ini dari RT setempat menginfokan sudah bisa buat sertifikat karena ternyata tanah didaerah tersebut pemiliknya sudah ketahuan dan sertifikat akan dipecah2 untuk warga dengan mengeluarkan sejumlah biaya. namun proses pembayaran nya ke rekening pak RT dan tidak bisa melalui cicilan bank karena bank menolak dengan alasan tidak ada IMB (ini info juga dari pak RT nya).
    1. apa benar ya pak, bank akan menolak bila tidak ada imb??
    2. apa ada cara baik untuk memastikan bahwa tidak ada penipuan soal pembuatan sertifikat ini?
    3. saya ibu rumah tangga dan tidak punya penghasilan, apa bisa sertifikat itu atas nama saya tapi menggunakan npwp suami saya, atau saya harus buat npwp sendiri? (karena awalnya rumah itu saya pribadi yang beli)

    Terima Kasih
    Salam

  579. 579
    Achmad D H Says:

    Pak, jika ada kejadian: Saya beli tanah 4 tahun yang lalu (tahun 2007), tapi masih AJB belum saya balik nama. Masalahnya sekarang tanahnya saya jual ke teman saya. Bagaimana prosedur, tata cara dan persyaratan untuk melakukan balik nama ke nama teman saya yang baru membeli tanah tersebut?
    Terima kasih atas bantuan informasinya. Salam. Achmad DH di Malang.

  580. 580
    Achmad D H Says:

    Pak, Ralat kasus: Saya beli tanah 4 tahun yang lalu (tahun 2007), dan belum saya balik nama. Saya hanya punya Akta yang di buat oleh notaris/PPAT yang berupa Akta Kuasa Jual, sedangkan SHM masih atas nama orang yang saya beli tanahnya tersebut. Masalahnya sekarang tanahnya saya jual ke teman saya. Bagaimana prosedur, tata cara dan persyaratan untuk melakukan balik nama ke nama teman saya yang baru membeli tanah tersebut?
    Terima kasih atas bantuan informasinya. Salam. Achmad DH di Malang.

  581. 581
    Johnson Says:

    Pak, saya adalah anak pertama dari perkawinan bapak dan ibu saya (istri II) yg terjadi pada 1964. Bapak saya meninggal 2 minggu yg lalu. Sewaktu menikah dgn ibu saya, bapak saya berstatus duda dgn 7 anak dan memiliki harta gono-gini berupa tanah bangunan di Medan dari mendiang istri I. Tidak ada perjanjian harta terpisah antara bapak dan ibu saya sebelum/selama perkawinan. Pada 1997 (saya sdh dewasa), tanah tersebut secara diam2 (tanpa persetujuan anak2-nya dari istri I, saya dan ibu saya) dijual dgn “harga tidak wajar” kepada anak bapak saya (kakak tiri saya) yang tertua dari istri I. Pertanyaan: 1. Siapakah yg bisa mengajukan gugatan atas tanah tersebut? 2. Seandainya tanah tersebut belum dialihkan, apakah saya dan ibu saya termasuk sebagai ahli waris atas tanah tersebut? Atas resposnnya, saya ucapkan terima kasih. – Johnson-

  582. 582
    Johnson Says:

    Tambahan informasi pak. Saya dan semua keluarga saya adalah non muslim. Jadi, saya ingin memperoleh tanggapan dari bapak sesuai KUHPerdata. Terima kasih. -Johnson-

  583. 583
    Alan Says:

    Assalamualaimum Wr.Wb

    Selamat siang, semoga bapak senantiasa dalam limpahan Rahmat, Karunia dan barokah Alloh SWT.

    Bapak Bambang sugeng Yth

    Saya ada rencana membeli rumah. Rumah yang akan saya beli tersebut atas nama pemilik (suami) saja (yang tertera di sertifikat).

    Kondisi saat ini istri dari pemilik sedang berada di luar negeri. Pertanyaan saya:

    1. apakah syah secara hukum bilamana saya melakukan akad jual beli hanya dengan suami/pemilik rumah saja tanpa mendapat TTD dari istri yang posisinya ada di luar negeri?

    2. Bilamana harus menggunakan TTD istri dari penjual, apakah cukup dengan menggunakan surat kuasa yang ditandatangani diatas materai dan selanjutnya di scan dan diemail/fax?

    Mohon solusi dari bapak.

    atas informasinya kami ucapkan terimakasih

  584. 584
    Moh. Agus Pujiono Says:

    Ibu menikah dengan seorang pensiunan guru (Agama). Setelah setahun menjadi suami dan tinggal di rumah ibu, bapak mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Pada saat bapak masih hidup, memiliki anak 1 cowok (21 th) dan 3 perempuan (statusnya kakak). Setelah bapak meninggal karena kecelakaan otomatis mendapat Jasa Raharja, dana santunan dari penabrak dan santunan dari TASPEN. Tapi belom habis 7 hari sepeninggal bapak, ke-4 anak dari bapak tadi meminta pembagian semua uang santunan yg diterima ibu. Dng banyak pertimbangan dan rasa kasihan, akhirnya ibu memberikan bagian kepada anak-anak dari bapak tersebut sebesar @anak = Rp 4 juta (tottal Rp 16 juta). Seiring waktu berjalan (kurang lebih 4 bulan) uang pensiun dibayar utuh sesuai gaji yg tertera dlm SK. Ibu tetap memberikan uang Rp 200 rbu/bulan dari gaji pokok Rp 1,4 jt kpd anak cowok(21 th) dari bapak tadi selama 4 bln. Setelah KARIP janda keluar, ibu cuma menerima gaji pkok Rp 900 rb. Kemudian dari TASPEN mengirimkan Surat pemberitahuan yg menyatakan kalau anak cowok (dari Almarhum bapak) sudah tidak masuk dalam daftar tunjangan Pensiun. Tapi selang 2 bulan kmudian, salah satu anak/cewek dari anak-anak Almrhum bapak pergi ke Jogja mengurus dan membuat SK menjadi 2 SK tanpa sepengetahuan ibu. Yg 1 SK berisi menyatakan bahwa anak cowok dari almarhum bapak sbg Yatim, dan 1 SK-nya lagi buat ibu/janda. Dengan demikian, berarti ibu cuma mendapatkan dana pensiun Rp 440.rbu untuk selamanya.
    Yang saya mau tanyakan, APAKAH PROSEDUR-nya MEMANG BENAR DEMIKIAN..?? Dan langkah apa yang mesti Ibu lakukan..??
    Mohon bimbingan dan penjelasan dari bapak/ibu admin yang saya hormati.. Terima kasih.

  585. 585
    swartiningsih Says:

    selamat siang, saat ini ortu saya sedang dalam masalah tanah dan rumah yg kami tempati, tanah & rumah tsb telah dinyatakan menang dalam Pengadilan Daerah dan Pengadilan Negeri Surabaya tetapi pihak penggugat kok dinyatakan menang dalam Pengadilan di Jakarta, apa yang harus kami lakukan karena saat ini penggugat akan mengadakan eksekusi. Mohon penjelasannya. terimakasih.

  586. 586
    Rian Kurniawan Says:

    Selamat siang….
    saya ingin membalik namakan sertifikat tanah tanpa ada AJB karena membelinya dibawah tangan pada tahun 2002. tetapi saat ingin mengurus2 ternyata si penjual telah meninggal dunia sehingga harus membuat surat keterangan ahli waris. yang menjadi masalah adalah akte nikah si penjual tersebut tidak ada dan anaknya yg menjadi ahli waris pun tidak tahu sehingga surat keterangan ahli waris tidak bisa terbit. bagaimana cara memecahkan masalah ini? terima kasih sebelumnya.

  587. 587
    rido Says:

    selamat siang pak..
    saya ingin bertanya:
    saya adalah menantu dari Bapak B. awalnya ayah mertua menikah dengan ibu C, mempunyai 4 orang anak yang salah satu anaknya menjadi istri saya. ibu C telah meninggal dunia sejak lama sebelum kami menikah. lalu ayah mertua menikah lagi dengan D (seorang janda). D adalah janda ditinggal mati suaminya. D tidak punya anak kandung. namun memelihara anak saudaranya, yng katanya menjadi anak angkat. D ini sebelum menikah dengan ayah mertua mempunyai sepetak sawah. sebagian ada dari sawah tersebut telah dikasihkan ke anak angkatnya tersebut. lalu sebagian lagi atau sisanya dijadikan tempat untuk membangun rumah oleh D dan ayah mertua. jadi D dan ayah mertua membangun rumah di atas tanah milik D. pekerjaan ayah mertua kami adalah PNS. apabila asumsinya mereka tidak membuat perjanjian pisah harta.
    yang ingin kami tanyakan adalah:
    apakah rumah yang dibangun oleh D dan ayah mertua termasuk harta gono gini D dan ayah mertua, atau kah hanya rumah saja tanpa tanah mengingat tanahnya adalah harta bawaan dari D?

    2.

  588. 588
    Muh Rizal Says:

    terima kasih pak atas penjelasannya

    salam

  589. 589
    Dennys Says:

    ass. wr wb
    mohon ma’af saya mengganggu, saya mau tanya :
    Bagaimana prosedur permohonan sertifikat hak milik dari tanah hasil tukar guling tanah milik saya dengan tanah negara dengan kronologisnya ssb:
    -sekitar tahun 1975 kepala desa memohon untuk menukarkan tanah milik saya dengan tanah negara, yang peruntukannya untuk pembangunan sekolah dasar. kemudian saya setujui dengan bukti tukar guling “surat keterangan sebelum akta” diatas kertas materai yang dikeluarkan oleh kepala desa tsb, yang isinya menyatakan saling menyerahkan dan saling menerima atas tanah yang ditukar gulingkan.
    yang menjadi pertanyaan adalah :
    1. langkah-langkah apa yang harus saya tempuh untuk mensertifikatkan tanah negara itu menjadi hak milik.
    2. apakah bukti surat keterangan tukar guling tsb sudah cukup sebagai dasar permohon sertifikat hak milik? dan kebetulan kepala desa tersebut masih hidup. cuma sudah bukan menjadi kepala desa lagi.

    wassalam.

  590. 590
    Jauhar Says:

    Salam kenal Pak Bambang.
    Saya ingin bertanya tentang permasalahan yang saya hadapi…
    Bagaimana prosedur untuk menjual tanah atas nama bapak saya yang kebetulan bapak dan ibu saya sudah meninggal dunia. saya, kakak dan ade (8 bersaudara) sepakat untuk menjual tanah tersebut. surat keterangan ahli waris dan surat pernyataan kuasa waris sudah kami buat dan sudah ditandatangani oleh lurah dan camat.
    Bagaimana pak untuk proses selanjutnya ?

  591. 591
    admin Says:

    Terimakasih LENA.
    1. Ya benar biasanya bank minta IMB untuk pengajuan kredit perumahan .
    2. Saya kira kalo memang prona program nasional pensertipikatan masal memang dikoordinir pejabat setempat lurah atau camat. tidak bermasalah saya kira .
    3. Nama siappa saja tidak masalah, pensertipikatan tidak menyangkut masalah NPWP.
    Demikian terimakasih.

  592. 592
    admin Says:

    Terimakasih ACHMAD DH.
    Ya langsung saja anda datang ke pejabat pembuat akta tanah setempat untuk melakukan akta jual beli dengen teman anda yang beli dari anda. saya kira itu sah saja sepanjang semua data lengkap untuk dilakukannya jual beli tanah.
    Demikian terimakasih.

  593. 593
    admin Says:

    Terimakasih JOHNSON.
    yang berhak menggugat adalah seluruh ahli waris ari bapak yaitu anak anak dan ibu saudara. gugatan untuk membatalkan jual beli tanah dan meminta tanah tersebut dibagi sesuai porsi kepada selururh ahli waris.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  594. 594
    admin Says:

    Ya Pak Johnson seluruh ahli waris anak dari istri pertama dan kedua serta istri kedua adalah ahli waris dan berhak mendapat warisan.
    demikian.

  595. 595
    admin Says:

    Terimakasih ALAN.
    Waalaikum salam wr wb.
    amien .
    1. Jual beli tanah yang hartanya sebagai harta bersama /tidak pisah harta maka harus dilakukan dua orang suami istri jika akan melakukan jual beli. Jika istrinya tidak bisa datang maka bisa minta surat kuasa untuk menjual yang didaftarkan di kedutaan di negara ia berada.
    2. sebaiknya dikirim saja aslinya atau discan lalu istrinya ngeprin ulang dan didaftarkan di kedutaan.
    saya kira demikian pendapat saya akan tetapi sebaiknya anda konsultasikan dengan notaris ppat yang akan melakukan ajb nya.
    Demikian terimakasih.

  596. 596
    admin Says:

    Terimakasih Moh. AGUS PUJIONO.
    Mestinya secara mendasar bahwa yang brhak mendapatkan pensiun lanjutan setelah suami mati adalah istri atau sebaliknya. Anak anak sejak dianggap dewasa tidak mendapatkan tunjangan. saya kira demikian, jika sekarang dipecah2 demikian tentunya tanyakan saja kepada TASPEN setempat, mestinya itu dilarang.
    demikian terimakasih.

  597. 597
    admin Says:

    Terimakasih SWARTININGSIH.
    Saya tidak mengerti maksudnya dua pengadilan sama sama menyatakan menang, saya harus melihat dokumen putusan pengadilannya lebih dulu baru saya bisa menganalisanya. saya kira ini permasalahannya sangat kompleksitas. tidak bisa sepotong sepotong saya melihatnya.
    demikian mohon maaf.

  598. 598
    admin Says:

    Terimakasih RIAN KURNIAWAN.
    Mintakan saja penetapan melalui pengadilan lebih dulu dan nanti pengadilan akan melaukan prosedur salah satunya melakukan pemanggilan melalui koran dan pengumuman. dasar penetapan pengadlan itu untuk prose pensertipikatan.
    untuk lebih jelasnya coba tanyakan langsung di Bdan Pertanahan Nasional setempat.
    saya kira demikian pendapat saya terimakasih.

  599. 599
    admin Says:

    Terimakasih RIDO.
    Ya rumah tersebut adalah harta gono gini, jika tanahnya harta bawaan .
    Demikian terimakasih.

  600. 600
    admin Says:

    Waalaikum salam DENYS.
    1. Dengan bukti tukar menukar maka itu cukup untuk melakukan pensertipikatan, asal prosedur tkar menukar tersebut sesuai prosedur hukum misalnya dilakukan dengan akta otentik oleh camat atau ppat setempat.
    2. ya tentu saja cukup akta tukar menukar sebagai bukti balik nama sertipikat atau proses pensertipikatan.
    demikian terimakasih.

  601. 601
    admin Says:

    Terimakasih JAUHAR.
    kalau saja sudah ada keterangan ahli waris dan keteangan harta waris dari camat setempat, ada surat kematian, ada surat tanda bukti hak atas tanahnya, maka langsung saja tinggal dilakukan akta jual beli di hadapan PPAT setempat untuk melakukan penjualan. seluruh ahli waris hadir menandatangani akta jual beli tersebut. jika ahli waris ada yang tidak bisa hadior maka dikuasakan secara notariil. saya kira tidak sulit.
    demikia pendapat saya terimakasih.

  602. 602
    Arif Says:

    YTh. Bp, Bambang

    Tahun 2010 saya dapat musibah ditipu seorang sahabat karib, dan akhirnya masalah ini saya bawa kejalur hukum pidana dan perdata. Sekarang pelakunya sudah keluar dari LP sebelum waktunya. waktu proses berdata berjalan saya ada mengajukan pemblokiran sebidang tanah beserta rumah pemilik pelaku ke BPN setempat, semua persyaratan sudah saya lengkapi sesuai dengan persyaratan yang diminta BPN. Beberapa hari setelah itu BPN mengeluarkan surat tanggapan pembelokiran tgl 11 maret 2010 dengan batas waktu 30 kelengkapan admistrasi foto copy KTP dan bayar administrasi 50 ribu. Sekitar 2 minggu sebelum batas waktu tanggapan pemblokiran tersebut belum berakhir terjadi akte jual beli yang secara logika saya yang tidak mengetahui tentang hukum dalam waktu ditetapkan BPN sebenarnya Sertifikat tersebut harusnya diawasi oleh BPN dan tidak boleh terjadi jual beli, saya langsung konform ke Notaris (BUDI) yang bersangkutan katanya dia sudah minta izin kapolsek minta tanda tangan pelaku di dalam sel, yang sebelumnya juga menurut keterangan pihak polsek pelaku tidak ada aset, pelaku hanya pasang badan tapi anehnya kenapa begitu ada aset kok KAPOLSEK nya malah kasih ijin sama notaris tersebut. sebelumnya pelaku juga pernah ajukan ke Notaris lain tapi tidak ada yang berani. waktu sidang perdata semua pihak dipanggil termasuk BPN diminta keterangannya. Pengadilan tau kronologisnya tetapi mereka menjawab ini bukan wewenang kami untuk membatalkan dan akhirnya keputusan perdata yang ditetapkan tidak bisa menyita rumah tersebut. sampai sekarang saya belum mengajukan eksekusi putusan karena pelaku tidak ada asetnya… MOHON PETUNJUK dari BP. Bambang,
    trima kasih.

  603. 603
    Arif Says:

    ralat kekurangan, BPN mengeluarkan surat tanggapan pemblokiran, tanggal 11 maret 2010 dengan batas waktu 30 hari untuk melengkapi persyaratan administrasifoto copy ktp dan bayar administrasi 50 rb.

  604. 604
    rochim Says:

    Bambang Sugeng associate ysh,

    Terima kasih kesempatanya. Mau bertanya?
    Saya baru saja menyelesaikan jual beli tanah pekaranga. Dan sertifikatnya sudah selesai diproses oleh BPN. Tetapi ternyata sertifikatnya masih yang lama, hanya nama pemilik sebelumnya di coret dan bawahnya diganti nama saya dan disahkan oleh kepala BPN Kota/Kabupaten.
    Memang seperti itu ya …sertifikat hasil jual beli tanah?Tidakkan sertifikatnya diganti baru dan hanya memuat nama saya?
    Terima kasih sebelumnya.
    Saya tunggu pencerahannya.

  605. 605
    admin Says:

    Terimakasih ARIF.
    Permasalahan pidana/laporan polisi anda adalah penghukuman terhadap perbuatan seszeorang yang melanggar hkum pidana, dan sanksinya adalah fisik, penghukuman fisik. Olehnya pemblokiran saudara jika hanya alasan pidana maka diberi batas waktu oleh BPN dan BPN dapat menarik atau menghentikan blokir jika dasar pemblokiran saudara tidak berdasar hukum menurut BPN.
    Permasalahan Perdata tentunya perbuatan orang per orang yang melanggar hukum hak perdata orang lain sehingga dituntut dengan mengajukan gugatan seperti yang saudara lakukan. seharusnya saat gugatan anda masukkan maka blokir bpn dasarnya gugatan itu maka bpn akan melakukan pemblokiran.
    Kalau kejadiannya misalnya anda sudah masukkan gugatan perdata dan anda melaukan pemblokiran BPN maka tidak akan terjadi jual beli tanah itu. Kalau sampai dijual beli maka patut diduga melakukan aksipauliana/menjual aset yang dalam proses perkara atau dalam sita.
    Kalau saja proses sidang perdata sedang berjalan lalu dijual aset sengketa padahal dalam keadaan sita maka anda bisa laporkan ke polisi lagi menjual aset dalam sita.
    Untuk lebih detailnya silahkan hubungi kantor kami supaya lebih jelas karena cerita ini menururt saya hanya sepotong sepotong saja.
    Demikian pendapat saya dan terimakasih.

  606. 606
    admin Says:

    Terimakasih ROCHIM.
    Iya betul memang seperti itu prosesnya, dengan dicoret nama pemilik lama dan diganti nama baru lalu disahkan peralihannya oleh BPN setempat maka sudah sah secara hukum.
    Kalau sertipikat diganti itu jika tempatnya sudah tidak cukup untuk menulis nama baru dan juga sertipikat pengganti keluar jika ada kehilangan sertipikat.
    Intinya sudah betul pak, demikian terimakasih.

  607. 607
    stefanny Says:

    selamat malam pak bambang, saya mau bertanya ;
    1. siapa yang sebenarnya berwenang membuat ajb, notaris atau PPAT?
    2. bila sebelumnya tidak ada PPJB dalam penjualan tanah, dan perjanjian hanya berupa lisan saja, apakah ajb dapat dibuat hanya dengan bukti kwitansi yang ada?

  608. 608
    admin Says:

    Terimakasih STEFANY.
    1.Yang berwenang membuat ajb adalah Pejabat Pembuat Akta Tanah diwilayah tanah setempat.
    2. Bisa saja dibuat, tidak ada masalah.
    demikian Terimakasih.

  609. 609
    zulu Says:

    Selamat malam pak Bambang,

    Tahun 2003 orang tua saya mendapatkan hak membeli sebagian tanah negara (departemen) yg diberikan kepada pegawai negri di instansinya (ada skitar 200 pegawai yg membeli). Kemudian orang tua saya membeli dan telah membayar ke kas negara sehingga telah mendapatkan Hak Pelepasan Tanah dari Negara atas nama orang tua saya. Pada saat itu ada panitia dari instansinya maupun BPN yg mengurus proses tersebut hingga menjadi sertifikat hak milik. Namun orang tua saya tidak mengurus sampai menjadi sertifikat.

    Tahun 2011 ini orang tua saya ingin mengurus menjadi sertifikat namun kepanitiannya sudah bubar sehingga mengurus sendiri ke BPN. Semua proses sudah dijalankan baik dari pengukuran hingga terbit SK dari BPN yg menyetujui dan mewajibkan si tetangga saya membayar pajak ke negara baru sertifikat tsb bisa diterbitkan.

    Saat ini orang tua saya sudah membayar pajak ke negara dan tinggal menunggu terbitnya sertifikat. Namun permasalahan muncul karena pihak BPN meminta sertifikat induk asli milik departemen untuk dipinjamkan guna penerbitan sertifikat miliknya. Untuk mendapatkan pinjaman sertifikat induk ini sulit karena kepanitiaan sudah tidak ada dan ditolak oleh departemennya (minimal 10 org yg memohon baru dipinjamkan).

    Pertanyaan saya :
    1. Apakah memang wajib memperlihatkan sertifikat induk asli guna penerbitan SHM dalam hal ini? atau cukup fotokopi dilegalisir saja?
    2. Apakah gunanya buat BPN untuk melihat sertifikat induk itu? karena dalam surat pelepasan Hak dari negara tertulis bahwa tanah tersebut sudah dihapuskan dari inventaris negara?
    3. Bagaimana penyelesaiannya apabila sertipikat induk asli tsb tidak dapat dipinjamkan mengingat orang tua saya sudah membayar pajak ke negara guna penerbitan sertipikat tsb??

    Mohon pencerahannya pak.
    Salam

  610. 610
    zuluz Says:

    Ralat:alinea 2
    Semua proses sudah dijalankan baik dari pengukuran hingga terbit SK dari BPN yg menyetujui dan mewajibkan “si tetangga saya” membayar pajak ke negara baru sertifikat tsb bisa diterbitkan.

    “si tetangga saya” seharusnya orang tua saya.

    mohon maaf salah ketik
    salam

  611. 611
    jenny Says:

    Selamat Pagi Pak Bambang,
    Saya mohon info dan petunjuk dari Pak Bambang. Saya mempunyai surat jual beli rumah (secara perorangan, diatas materai, tidak ada surat dari notaris) antara nenek dan ibu. nenek punya 5 anak dan saya (cucunya) & punya 2 saudara.. sedangkan sertifikat rumah tsb atas nama nenek (belum balik nama). nenek dan ibu sudah meninggal. sertifikat rumah sebenarnya ada 2, yg asli ada pada saya dan yang aspal ada pada saudara saya. Yang saya tanyakan :
    1. sahkah surat jualbeli tsb yang secara perorangan (seperti surat perjanjian, cuma di atas materai saja) dan belum disahkan di notaris?
    2. apakah sertifikat rumah itu bisa dibalik nama atas nama kami?
    3. jikalau saudara saya tidak mau menyerahkan surat aspal tsb kepada kami, apakah surat aspal rumah itu bisa gugur jikalau ada yang aslinya?
    4. apakah kami bisa menjual rumah tsb jika disertai saksi hidup, surat jualbeli perorangan, dans ertifikat rumah yang asli?
    5. apa saja syarat-syaratnya dan butuh biaya berapa (perkiraan)?
    6. jikalau saya ada di LN, apakah saya dan saudara saya bisa mengurus sertifikat balik nama dll? apa tidak ada masalah?
    Terima kasih banyak Pak Bambang. Mohon petunjuknya.

  612. 612
    admin Says:

    Terimakasih ZULU.
    1. Harus ada setipikat induknya guna melakukan pemecahan sertipikatnya. sertipikat asli bukan legalisir.
    2. untuk pemecahan, melihat data yuridisnya.
    3. saya kira bisa dilakukan melalui kepala instansi tersebut guna perolehan pensertipikatan. atau bpn yang meminta dipinjami sertipikat induk ke istansi tersebut.
    Demikia pendapat saya terimakasih.

  613. 613
    admin Says:

    Terimakasih JENNY.
    1. Untuk jual beli tersebut harus dilakukan notariil karena benda tetap yaitu tanah itu ketentuannya.
    2. Bis dibalik nama akan tetapi dasarnya waris dan anak yang lain dari nenek kakek menyerahkan rumah itu kepada saudara/menolak waris karena kan sudah ada jual beli meskipun tidak notariil.
    3. surat aspal tidak berlaku jika ada aslinya. namanya saja palsu ya tetap palsu bukan bukti hukum sempurna.
    4. bisa saja asal seluruh ahli waris menyetujui menjualnya. kalo anda sendiri yang menjual tentu tidak ada yang mau beli dan tidak ada ppat yang mau membuat transaksi itu.
    5. belum jelas masalah ini.
    6. Jika di LN ada surat kuasa untuk itu saya kira bisa.
    Demikian pendapat saya terimakasih.
    5.

  614. 614
    sida Says:

    Mohon infonya pak sy rencana jaminkan sertifikat rumah ke bank tetapi sertifikat tersebut ats nama org tua sy dan ke dua org tua sy setuju dengan rencanaku bahkan beliau siap menjadi penjamin sy apakah itu bisa direalisasi oleh pihak bank. Terima kasih sebelumnya

  615. 615
    admin Says:

    Terimakasih SIDA.
    Bisa saja, yang berhutang tetap saudara dan barang jaminan milik orang tua saudara serta yang menjamin orang tua saudara tentu saja bisa, akan tetapi bank akan melihat jenis kredit apa yang saudara ajukan, jika bank merasa anda layak diberi fasilitas pinjaman maka bank akan memberikannya.
    Demikian dan terimakasih.

  616. 616
    budy iman f Says:

    yth pak bambang
    saya mohon pencerahan pa
    minggu kemarin sy menjadi perantara penjualan rumah tetangga,seharga 36,5 jt deal kemudian si pembeli memberi dp ke penjual Rp 6,5jt ,yg akan dilunasi kemudian , kemuadian sy diberi uang vie 1,5 jt dan sy bagi ke perantara yg lain karena ada 3 orang total vie 2,5jt sisa 1jt akan dibayar setelah pelunasan .
    2 hari kemuadian pas si penjual akan mengurus surat timbul masalah dimana dinding rumah ternyata milik rumah sebelah jadi rumah yg dijual nempel ke dinding rumah /masih nebeng saat dibangun cuma ikut karena tadinya milik saudara katanya dan hal tsb diberitahukan ke pembeli,tapi akhirnya pembeli tidak mau kondidi dinding seperti itu dan akan membatalkan jual beli , karena kemudian tidak cocok
    bagaimana uang dp? juga uang vie yang sudah dibagikan ? apakah harus dikembalikan sementara sebagian sudah terpakai…terima kasih

  617. 617
    fitriono Says:

    selamat pagi Pak, semoga selalu sehat..
    Pak, saya mau menanyakan persoalan hukum tentang perjanjian kredit.
    bapak A meminjam kredit ke bank dengan sistem rekening koran. dalam perjanjian itu istrinya A yaitu B juga ikut tanda tangan. sebagai jaminan perjanjian itu adalah sertifikat sebuah rumah milik A dan B sebagai suami istri. kemudian bapak A meninggal dunia.

    1. bagaimanakah hukumnya, apabila debitur A meminjam dengan jaminan sertifikat tanah rumah (gono gini), maka istri (B) harus ikut tanda tangan, apakah tindakan B yg ikut tanda tangan tersebut bertindak selaku debitur juga? tolong penjelasanya.

    2. dengan meninggalnya A, apakah perjanjian itu berakhir seketika, pinjaman dianggap lunas,karena debitur telah meninggal dunia dan istrinya (B) atau ahli warisnya tidak wajib melunasi kredit? tolong dijelaskan alasan hukumnya.

    3. atau dengan meninggalnya A, maka B harus atau ahli waris lainnya tetap melunasi kredit tersebut.tolong dijelaskan alasan hukumnya.

    4. bagaimanah kaitan perjanjian kredit dan asuransi pinjaman yang juga ditandatangani, apakah dengan meninggalnya debitur, maka kreditur yaitu bank mendapat klaim dari meninggalnya debitur atau bagaimana? tolong dijelaskan alasan hukumnya.

    trims..

  618. 618
    admin Says:

    Terimakasih BUDY IMAN F.
    Nah inilah kesalahan pemberian DP yang tidak ada kesepakatan dan ketentuannya, seharusnya ada perjanjian pemberian dp paling tidak diperjanjikan kapan kapan dilunasi dan jika dibatalkan apa konsekwensi bagi para pihak.
    Menururt saya karena tidak ada itu maka selesaikan saja secara musyawarah.
    Bahwa akan tetapi semestinya ketika pembeli akan membeli rumah tersebut kan sudah melihat kondisi keadaan rumahnya sehingga jika membatalkan maka seharusnya tidak pas menurut saya karena barang yang akan dibeli rumah tersebut sudah dilihat, Akan tetapi jika penjual menyembunyikan cacat tersembunyi misalkan tembok itu diakui miliknya padahal bukan maka penjual melakukan penyembunyian fakta terhadap obyek yang dijual belikan.
    Olehnya selesaikan saja musyawarah.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  619. 619
    admin Says:

    Terimakasih FITRIONO.
    1. Ikut tanda tangan si B karena obyek jaminan sebagai harta bersama. Jika A meninggal maka pewaris itu bisa meninggalkan huang maupun piutang jadi B berkewajiban membayar hutang yang dibuat A tersebut karena menjadi hutang bersama.
    2. Jelas B harus melunasi hutangnya bukan karena A meninggal lalu hutang lunas. Dasar hukumnya jelas diatur di KUH Perdata dan coba anda lihat di Perjanjian kreditnya juga.
    3. Harus melunasi hutangnya A, krna sebagai hutang bersama dalam perkawinan.
    4. Berkaitan dengan asuransi maka itu beda ranah hukumnya karena perjanjian kredit tidak ada asuransinya (kecuali kredit leasing mobil) kao kedit perumahan atau kredit perbangkan usaha kecilo dll tidak ada asuransinya, jika asuransi akibat meninggalnya A mungkin asuransi perorangan di lembaga asuransi tertentu dan A tetap mendapatkan uang dari asuransi karena sebagai nasabah asuransi tersebut bukan kaitan dengan perjanjian kreditnya. atau dapat asuransi jasa raharja jika meninggal karena kecelakaan di jalan raya.
    Saya kira demikian pak pendapat saya terimakasih.

  620. 620
    duta angkasa Says:

    Apakah harta milik bersama pasca perceraian dapat dijual atau dipindahtangankan tanpa sepengetahuan mantan Suami/ Istri ? Mohon pencerahan pak.

  621. 621
    Alfin Says:

    Di dlm suatu perjanjian pembiayaan;
    Apabila terdapat debitur yg akan mengajukan pembiayaan dg jaminan SHM, namun ada pihak lain (rekan debitur) yg ingin membantu debitur tsb dg jaminan atas dirinya (berupa deposito di bank) tetapi pihak ini tidak ingin diketahui oleh debitur tsb bahwa dirinya menjamin atas pelunasan rekannya.
    Dan debitur hanya tahu bhwa jaminan atas pembiayaannya yaitu adalah SHM.
    Jadi bagaimana perjanjian yg harusnya dibuat ?
    Mohon arahannya, terima kasih.

  622. 622
    admin Says:

    Terimakasih DUTA ANGKASA.
    Tidak bisa dilakukan penjualan sendiri tanpa melibatkan kedua pihak, kecuali sudah ada putusan pengadilan yang membagi harta gono gini sesuai bagiannya dalam isi putusan pengadilan maka boleh dijual sendiri.
    demikian terimakasih.

  623. 623
    admin Says:

    Terimakasih ALFIN.
    Setiap perjanjian adalah yang tertuang didalamnya tidak bisa dilakukan sembunyi sembunyi.
    Jika debitur macet maka orang lain temannya itu boleh membayar hutangnya tanpa sepengetahuan temannya itu. namanya pembayaran hutang tanpa kuasa. akan tetapi obyek shm tidak berpindah sama yang membayar tetap milik debitur akan tetapi hutangnya lunas.
    Jika diperjanjikan boleh dan harus diketahui dua belah pihak atau pihak@ yang memperjanjikan . tidak boleh diam diam. jika membayar hutang diam diam boleh.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  624. 624
    wirasti Says:

    Malam Pak,
    Mohon Informasi,,seandainya isteri ingin mengajukan pinjaman k Bank dengan jaminan sertipikat atas nama suaminya, namun dikarenakan suaminya seorang pelaut yang plng tiap 3 bulan sekali, membuat suaminya tidak dapat turut hadir untuk tanda tangan perjanjian kredit,,
    yang mau Saya tanyakan ad solusi tidak pak agar isteri bs tetap mendapatkan kredit, namun pihak bank tetap aman secara hukum dalam proses pemberian kredit tersebut,, terima kasih banyak atas bantuannya

  625. 625
    duta angkasa Says:

    :)

  626. 626
    hengkytough Says:

    :)

  627. 627
    James Says:

    Dalam buku Happy Susanto untuk harta gono gini disebutkan, suami mempunyai kewenangan menjual harta bersama tanpa persetujuan istri kecuali harta bawaan, sebut saja harta bersama tsb berbentuk rumah yang pakai atas nama suami.

    Saat ini suami dan istri sudah berpisah secara hukum dan ada akte cerainya, selama ini istri meminta bagian yang lebih tinggi dari yang seharusnya (diatas 50%) sehingga selalu mempersulit. yang ingin saya tanyakan adalah :

    1. Apabila akan menjual rumah tsb tetap diperlukan persetujuan istri meskipun rumah tsb a/n suami dan status perkawinannya telah cerai dimana menurut uraian di buku Happy Susanto tsn suami memiliki kewenangan menjual rumah yang merupakan harta bersama?

    2. Apabila akan diagunkan ke bank apakah perlu minta surat pernyataan mantan istri dimana status perkawinan telah cerai dan sah secara hukum juga rumah tsb a/n suami?

    3. Apabila tidak perlu, dokumen apakah yang perlu dilampirkan/diberikan ke bank atau pihak ketiga lainnya shg tdk diperlukan persetujuan mantan istri?

    4. Apakah ada konsukuensi hukum thd suami apabila menjual rumah tsb meskipun statusnya udah cerai dan harta bersama tsb a/n suami?

    Mohon penjelasan Bapak.

    Terima kasih

    James

  628. 628
    James Says:

    Tambahan pertanyaan dari no 627 diatas :

    dimanakah bisa menjual rumah dengan status spt diatas tsb?

    Terima kasih

  629. 629
    Bravo Says:

    Sanksi apa yang dapat menjerat oknum polisi yang terlibat menjual harta bersama yang dititipkan di kantor polisi milik pasangan suami istri yg sdh bercerai, yang tanpa sepengetahuan salah satu mantan pasutri tsb scr sepihak menjual harta bersama tersebut pada pihak lain ? sementara belum ada ada putusan pengadilan yang membagi harta gono gini tersebut.

  630. 630
    admin Says:

    Terimakasih WIRASTI.
    Caranya dengan membuat persetuuan kredit /pinjaman dan dengan dibuat kuasa notariil untuk itu, misalkan kuasa untuk menjaminkan, persetujuan jaminan, kuasa memasang hak tanggungan dll, saya kira notarisnya sudah mengerti prosedurnya dan syarat hukumnya.
    Demikian terimakasih.

  631. 631
    admin Says:

    Terimakasih JAMES.
    1. Untuk harta bersama dan setelah cerai menjadi harta gono gini maka tetap untuk menjualnya harus kedua belah pihak kecuali ada putusan pengadilan untuk menjual sendiri. coba baca pasal 119 sampai 128 KUHPerdata, dan Pasal 35 sampai 37 UU Perkawinan untuk yang islam.
    2. Kalau sudah bererai saya kira tidak mungkin obyek tersebut akan dijaminkan ke bank, bank tidak akan pernah mau jika kondisinya seperti itu, kecuali istri menolak pembagian harta bersama. atau harta bersama sudah dibagi rata.
    3. Saya kira jika paksakan dilakukan dikemudian hari akan timbul masalah hukum.
    4. Jelas ada , yaitu perbuatan pidana.
    saran saya yang terbaik selesaikan musyawarah dijual lalu dibagi sama rata. supaya tidak timbul masalah dikemudian hari.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  632. 632
    admin Says:

    Terimaksih BRAVO.
    jelas menjual barang yang sebagian milik orang lain kan setelah bererai maka menjadi orang lain, dan harta harus tetap dibagi setelah bercerai karena bercampur dengan harta pihak-pihak. olehnya melanggar hukum pidana. apalagi dalam gugatan gono gini diajukan sita maka menjual barang dalam posisi di sita pengadilan jelas pula pidanannya.
    Demikian pendapat saya.

  633. 633
    Dennys Says:

    Malam P Bambang….smoga bapak slalu ada dlm lindungan Tuhan YME, dan sukses slalu.
    Ma’af ganggu lagi ni p Bambang…menindak lanjuti permasalahan yang pernah sy sampaikan perihal proses penyertifikatan tanah hasil tukar-menukar, kronologisnya begini :
    1. Tahun 1975 tanah hak milik sy hasil jual beli dgn bukti kepemilikan kwitansi pembelian dan surat keterangan waris dari penjual;
    2. Tanah tsb dlm jangka waktu 1 bulan di tukar gulingkan/tukar menukar dng tanah negara yg dilakukan antara sy dng kepala desa, tanah yg dari sy peruntukannya untuk sekolah dasar, sampai saat ini sekolah dasar itu masih berpungsi;
    3. proses tukar guling hanya surat perjanjian sebelum akta diatas kertas segel (akta dibawah tangan) yg ditandatangani oleh kepala desa, sy sendiri dan 4 orang saksi tokoh masyarakat;
    4. tahun 1977 tanah negara sebagai penukar mulai saya kelola dan sebagian dibangun rumah, sampai saat ini tanah negara ini masih dikuasai oleh sy;
    5. sekarang ini sy mulai resah karena tanah tsb masih berstatus tanah negara;

    yang jadi pertanyaan……..
    Langkah-langkah apa yg harus sy tempuh supaya tanah negara sebagai penukar itu statusnya berubah menjadi hak milik sy.

    Terima kasih atas petunjuknya.

  634. 634
    bas Says:

    ASSALAMU’ALAIKUM
    KELUARGA KAMI PUNYA MASLAH TENTANG WARIS.
    orang tua saya(laki/ pewaris) punya istri dua, masing2 ditinggalkan harta rumah,kami anak dari istri kedua denga 2 anak. permasalahannya, dari pihak istri pertama meminta rumah yg kami tempati bersama ibu kami, mereka minta pecahkan waris dengan cara fharaid, sedangkan rumah yg kami tempati, setelah perkawinan ibu kami dengan pewaris, itu baru ada. yg jadi pertanyaan apakan ada cara pembagian selain dari fharaid. trimakasih.

  635. 635
    admin Says:

    Terimakasih DENNYS.
    Baik, mintalah surat tukar menukar tanah milik saudara dengan tanah negara, kalau tukar menukar tentunya ada bukti perjanjiannya kan!. Tidak mungkin perbuatan tukar menukar tersebut tidak diperjanjikan. ada akta nya yang dibuat. kalo memang belum pernah maka telusuri riwayat tanah di desa tersebut dan mintalah surat keterangan pejabat negara yang terlibat tentang tukar menukar tersebut. Bahwa dari bukti perjanjian tukar menukar tanah saudara dengan tanah negara tersebut digunakan sebagai syarat pensertipikatan. Akan tetapi saudara harus memenuhi seluruh dokumen syarat yang diminta oleh Badan Pertanahan Nasional.
    Kalau memang kesulitan dari pihak negara membantu saudara tentang dokumen surat tukar guling tersebut minta saja kembali tanah anda yang lama ke negara dan batalkan transaksi tukar menukar tanah tersebut.
    Saya kira demikian pendapat saya. Terimakasih.

  636. 636
    admin Says:

    Terimakasih BAS.
    Waalaikum salam wr wb.
    saran pendapat saya bagi saja harta waris dengan cara faraid. Faraid itu adalah bentuk jamak dari al faridhah maknanya sesuatu yang wajib atau pembagian yang sudah ditentukan sesuai keadaan masing-masing.Kalo bicara wajib berarti suaru keharusan. Pembagian faraid adalah pembagian harta waris menururt syariat islam. Jika anda beragama islam maka sebaiknya bagi saja harta waris menurut syariat islam karena itu akan lebih baik untuk kemudian hari dan juga pembagian harta waris itu juga bisa dilakukan musyawarah antar ahli waris.
    bahwa hal itu saya sarankan sekalipun bisa saja anda sebagai warga negara indonesia tunduk dan taat kepada hukum yang diatur oleh Negara Indonesia. Misalnya tunduk pada hukum perdatahal itupun dibolehkan. Silahkan saja anda yang menentukan pilihan.
    Singkatnya anda mau bagi secara syariat islam itu baik dan jika mau pakai hukum perdata Indonesia itu pilihan anda silahkan saja.
    Demikian pendapat saya dan mohon maaf .Terimakasih.

  637. 637
    betty Says:

    Selamat malam pak Bambang,
    Mohon petunjuknya,
    1. Apabila tanda tangan/sidik jari dalam surat jual beli tanah tidak mengenai materai apakah itu sudah sah?
    2. Apakah itu bisa menjadi bahan gugatan?

    Terimakasih pak Bambang

  638. 638
    betty Says:

    tambahan pertayaan saya pak No 637

    Apakah sudah sah dalam surat jual beli tanah hanya di tandatangani oleh kepala dusun,saksi,dan pangulu??

  639. 639
    chairansyah Says:

    selamat pagi bpk Bambang
    saya ingin meminta saran hukum saya menikah secara sah secara islam, dan saya sekarang juga telah mempunyai seorang anak, yang ingin saya tanyakan adalah, istri saya setiap kali kita bertengkar selalu pulang ke rumah orang tuanya tanpa seijin saya, saya telah memberi tahu dia untuk lebih baik mengajukan cerai ke saya dan meminta baik baik untuk di pulangkan dari pada mesti kabur, yang saya tanyakan adakah pasal untuk melaporkan mertua saya atau siapapun yang menampung istri saya selama dia kabur. dan jika nanti terjadi perceraian apakah hal ini dapat membantu saya untuk mendapatkan hak perwalian anak, sebagai catatan saya tidak pernah melakukan penganiayaan secara fisik

  640. 640
    dian Says:

    salam hormat pak bambang..

    mohon bantuannya pak soal nama pemilik dalam sertifikat hak milik rumah.
    *apakah boleh nama pemilik yang tercantum dalam sertifikat hak milik 1 buah rumah itu lebih dari 1 nama, dlm hal ini 4 nama.
    *dalam kasus saya, rumah peninggalan almarhumah ibu saya yg tadinya serfikat hak milik atas nama ayah,menjadi atas nama kakak laki2 saya (sdh balik nama). Meskipun atas nama kakak laki2 saya, kepemilikan rmh itu tidak sepenuhnya milik dia sendiri.Ada saya dan 2 adik saya yg lain.
    Jadi ada 4 orang yg menjadi pemilik rumah sebagai anak kandung almarhum ibu saya.
    —-*apakah sah bila dibuat Surat Hibah kepemilikan rumah bermeterai dari kakak saya kepada saya dan 2 adik saya yang lain.
    —-*sbg catatan:ayah saya msh hidup, dan hanya sbg penengah dan secara sadar menganggap bukan pemilik rumah itu lagi (sudah dibeli oleh kakak laki2 saya).

    terima kasih banyak pak atas jawabannya.

    sbnrnya msh byk pertanyaan yang mau saya ajukan.apakah bs via email?

  641. 641
    yusuf Says:

    kepada bapak bambang yang terhormat,,saya ingin membeli sebidang rumah yang sertifikatnya masih berstatus petok D,,yang menjadikan saya pertanyaan langkah awal apa yg harus saya perbuat dan bagaimana caranya unk bisa merubah surat petok D ke SHM dan apakah syarat2 nya supaya waktu proses perubahan petok D menjadi SHM ,,berjalan sesuai yg kita inginkan,,mengingat jaman sekarang banyak petugas2 yg gak bertanggung jawab masuk dalam jual -beli karena kami sekeluarga belum ada pengalaman membeli rumah dengan surat petok D,,,terimakasih ,,saya mohon bantuan jawabannya lewat email sayaa

  642. 642
    yusuf Says:

    maksud saya bagaimana cara merubah petokD ke SHM dan balik nama saya,,,terimakasih

  643. 643
    darma Says:

    saya mau tanya pak
    bila seseorang meninggal tapi tdk mempunyai ahli waris hartanya dberikan kpd siapa ?trims

  644. 644
    ipoel Says:

    ASSALAMU’ALAIKUM
    Saya minta pengertian tentang hibah yg benar dalam hukum islam
    pada Th 2003 saya punya kakek menghibahkan hartanya kepada semua anak kandungnya anak laki” sama perempuan sama, tanpa dibeda”kan besar/kecil yg dihibahkan.
    pada Th 2010 orang tua saya yg menerima hibah dari kakek saya meninggal dunia meninggalkan anak 4 1 perempuan 3 laki” saya anak laki” paling besar
    posisi kakek saya skrng msh hidup…
    yg saya akan pertanyakan adalah
    *apakah kakek saya ada hak untuk meminta 1\6 dari
    hibah yg diberikan kepada keluarga almarhum?
    sedangkan saya sudah menikah mempunyai anak 1

    trims

  645. 645
    anisa Says:

    salam hormat pak bambang
    saya mau tannya… tapi kronologinnya sebagai berikut ibu saya mempunyai tanah yang ditukar guling dengan kakaknya,,, dan setelah proses tukar guling tsb… barulah dibuat surat pembagian warisan yang menyatakan tanah hasil tukar guling tsb menjadi hak milik ibu saya. namun selang beberapa tahun ibu saya ingin menjual tanah tsb. karena kakak ibu saya sudah meningal maka jual beli tsb harus dimintakan ttd dari anak2 kakak ibu saya sebab tanah tsb sertifikatnnya masih a/n bapak ibu saya… tapi yang terjadi malahan keponakan ibu saya menuntut pembagian hasil dari penjualan tanah tsb dan jumlahnnya sangat bannyak karena mereka beranngapan bahwa bapaknya saya masih mempunyai hak dari tanah tsb.
    yang jadi pertannyaan saya adalah bagaimana cara menyelesaikan kasus yang seperti ini. terima kasih atas petunjuknya pak.

  646. 646
    admin Says:

    Terimakasih BETTY.
    1. sah saja karena materai adalah pajak bea materai tidak ada pengaruh sama perjanian.
    2. tidak bisa.
    3. Tambahan. Jual beli harus ditandatangani penjual dan pembneli dilakukan dihadapan pejabat pembuat akta tanah kalo di daerah yang belum ada PPAT maka bisa dilakukan oleh camat setempat dengan dua orang saksi.
    Demikian dan terimakasih.

  647. 647
    admin Says:

    Terimakasih CHAIRANSYAH.
    Masalah lapor kepada mertua tidak ada pasalnya.
    kalo memang anda niat ingin bercerai ya perceraian diatur di dalam uu perkawinan no 1 tahun 1974 dan peraturan pelaksanannya. jadi tidak ada hubungan cerai sama dengan kabur mungkin itu permasalahannya saja.
    Hak perwalian jika anak masih dibawah umur maka akan diberikan kepada ibunya karena perlu menyusui dll asalkan ibunya tidak sebagai ibu yang tidak baik artinya hak wali bisa jatuh ke ayah jika ibu menelantarkan anak, ibu pemabok, pelavur pemboros sakit tidak bisa disembuhkan antara lain itu.
    Saya kira demikian pendapat saya terimakasih.

  648. 648
    admin Says:

    Terimakasih DIAN.
    1. Rubah saja nama yang ada dalam sertipikat tersebut menjadi 4 nama karena pewarisan. itu boleh saja.
    2. kalo posisinya dibeli kakak seolah olah begitu tetapi ada akta jualvelinya maka secara hukum akta jual beli tersebut diangap sah.
    Pendapat saya rubah saja sertipikat menjadi nama nama ahli waris berdasar surat keterangan waris itu diperbolehkan.
    demikian pendapat saya.

  649. 649
    admin Says:

    Terimakasih YUSUF.
    Petok D jika data surat sama dengan data tanah yang ada di kantor desa maka lakukan saja jual belinya di depan PPAT dan PPAT yang akan mengecek semua serta pengurusannya sampai jadi SHM. saya kira itu yang paling aman.
    Demikian terimakasih.

  650. 650
    admin Says:

    Terimakasih DARMA.
    jika tidak ada ahli waris sama sekali maka diberikan kepada Balai Harta Peninggalan dan negara kan mengelolannya.
    Demikian.

  651. 651
    admin Says:

    Terimakasih IPOEL.
    Waalikum salam wr wb.
    Hibah prinsip hukumnya pemberian secara sukarela. sepanjang pemberian hibah tidak mengahalangi ahli waris yang lain menerima warisan harta waris maka hibah tetap sah. Jika hibah diberikan setuju seluruh pemberi hibah maka akan tetap sah.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  652. 652
    admin Says:

    Terimakasih ANISA.
    Kalau saja terjadi tukar menukar dan da akta tukar menukar tanah tersebut maka tentunya siapapun pihak tidak dapat mengganggu gugatnya, asalkan proses tukar menukarnya sah. saya kira proses balik namanya itu hanya administratif saja akan tetapi proses tukar menukarnya yang ada akta tukar menukar tersebutlah dasar kepemilikan atas tanah tukar menbukar tersebut.
    Sehingga orang lain tidak bisa menggagu gugat para pihak yang sudah tukar menukar.
    jika sekarang ahli waris yang menjadi haknya maka dasarnya perolehan karena waris dan harta tersebut didukung bukti akta tukar menukar.
    Saya kira demikian pendapat saya terimakasih.

  653. 653
    Dicky Says:

    Pak saya mau tanya…
    Almarhum ayah saya dulu membeli sebidang tanah tanpa ada Akte Jual Beli (AJB). Sekarang ini yang ada pada saya adalah Sertifikat (belum dibalik nama), kuitansi pembelian, dan surat keterangan ahli waris penjual… Bagaimana cara mengurus AJB tanah tsb karena skrg penjualnya sdh meninggal dan kami tidak tahu dimana para ahli warisnya… Apakah nanti bermasalah jika tanah itu kami jual tanpa ada AJB dari pembelian ayah saya dahulu…??
    Terima kasih…

  654. 654
    lina Says:

    Ass.saya mau tanya saya dan suamiku membeli mobil dicicil atas nama suami,pertanyaannya apakah anak dari istri pertama yang sudah diceraikan masih berhak atas mobil itu padahal itu harta bersama kami selaku istri kedua

  655. 655
    anisa Says:

    terima kasih banyak pak bambang atas jawabannya

  656. 656
    ardy Says:

    pak mau tanya..
    apabila orang bukan pemilik sertifikat tanah menggadaikan sertifikat itu tanpa tanda tangan pemilik sertifikat tertulis tersebut. apakah itu sah??
    mohon pencerahannya pak…
    makasih…

  657. 657
    admin Says:

    Terimakasih DICKY.
    Ya jelas anda belum berhak untuk menjual karena tdk ada AJB. Caranya mintakan penetapan pengadilan saja jika tidak diketahui ahli warisnya dimana. nanti ada pengumuman pemanggilan melalui surat kabar.
    Saya kira demikian terimakasih.

  658. 658
    admin Says:

    Terimakasih LINA.
    Kalau membeli mobilnya pada saat perkawinan dengan anda maka istri pertama tidak mendapat bagian waris nantinya jika suami meninggal akan tetapi bagi anak-anak hasil perkawinan pertama tetap sebagai ali waris dan tetap mendapat bagian harta waris dari ayahnya.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  659. 659
    admin Says:

    Terimakasih ARDY.
    Tidak sah. jika menjaminkan harus sepersetujuan pemilik sertipikat, nama yang terdapat dalam sertipikat.
    Demikian terimakasih.

  660. 660
    ardy Says:

    terimaksih infonya pak..
    tapi walupun itu tandatngan pake materai tetap tidak sah pak?
    makasih…

  661. 661
    tania Says:

    Yth. Bpk Bambang

    Pak saya ingin bertanya, jika KPR untuk rumah indent biaya notaris apa sajakah yang harus dibayar dimuka?
    Rumah yang saya beli ini indent 2 thn, saya bingung karena notaris hanya minta pembayaran untuk perjanjian kredit (PK) saja. Sedangkan by AJB,APHT dll dibayar setelah rumah tersebut slesai dibangun. Mohon sarannya pak, karena kami kurang mengerti mengenai masalah ini, apakah sebaiknya memang biaya2 tersebut dibayar setelah rumah slesai dibangun atau lebih baik semua biaya dibayar dimuka. Terimakasih

  662. 662
    Aldo Says:

    Yth. Bapak Bambang,

    Saya mau tanya, apakah pihak asing (perusahaan asing) berhak mengajukan gugatan ke PTUN atas keputusan yang dikeluarkan oleh pejabat tata usaha negara ?
    Terima kasih.

  663. 663
    salim manuain Says:

    Ass…bpk. Sigit yang saya hormati..Saya adalah anak tunggal laki2,dari enam bersaudara semuanya perempuan. Ayah saya menjual tanah tapi tidak mengikutkan saya tanda-tangan sedangkan adik2 saya perempuan semua tanda-tangan dan juga ibu. Yang menjadi pertanyaan saya?Apakah secara hukum syah bila saya sebagai salah satu ahli waris tidak ikut menanda tangani surat jual beli tanah tersebut?tanah itu juga belum bersetifikat. Ayah saya tidak mengikutkan sya dikarenakan saya tidak setuju beliau menikah lagi sedangkan sekarang beliau sudah menikah siri dengan isternya yang kedua..Mohon penjelasannya Bapak..Sebelumnya sayaucapkan terima-kasih..Wasslmlkm.Wrh,Wbr..

  664. 664
    Arief Nopian Says:

    Yth.
    Bapak Bambang

    Maaf bapak, sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih, kepada bapak…
    Aku ada masalah tentang akte jual beli untuk rumah orang tua saya, bahwa kami telah kehilangan atau hancur dimakan rayap, dan tidak ada sisanya dalam bentuk fotocopy dan apapun juga,…………
    saya sudah melaporkan ke kelurahan setempat dan sudah melaporkan ke polres jakarta selatan tp belum mendapatkan salinan ataupun sehelai surat apapun dari kedua belah pihak,…sementara di kelurahan dimana saya dan bapak saya menghadap dikenakan biaya 6-7 juta untuk mendapatkan surat tersebut……..
    yg saya mau tanyakan adalah:
    1. Bagaimana cara mendapatkan kembali surat akte jual beli tersebut..?
    2. Apakah cukup kuat dengan menghadap PPAT dengan surat dari POLRES dan Masyarakat sekitar..?
    3. Bagaimana cara mengurusnya kembali..?

    Demikian pertanyaan saya,..sebelumnya saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya

    Hormat kami

    Arief Nopian

  665. 665
    retno Says:

    mohon penjelasannya pak ,terimakasih sebelumnya
    suami sy rencana beli rumah temennya, dan sertifikat rumah itu masih buat agunan di bank oleh pemiliknya ( temen suami sy) pertanyaannya pak :
    1) saat melakukan transaksi jual beli itu apakah suami sy perlu ikut ke bank untuk mengurus sertifikat itu biar tdk tertipu ?
    2) sertifikat itu ingin di balik namakan atas nama anak saya yang masih umur 5 th ,apakah bisa ? kalo bisa syaratnya apa ?
    3) ada batas waktunya ga pa untuk baliknama sertifikat itu.
    terimakasih banyak

  666. 666
    aikah Says:

    yth.
    Bapak Bambang

    saya mau bertanya…sekitar 4bulan lalu..saya menerima surat dri pengadilan yg berisi ttg rencana pelaksanaan ikrar talak oleh suami (mantan suami sy)…yg mau saya tanyakan..mengapa sampai sekarang saya belum menerima surat cerai dri pegadilan??apa yg harus saya lakukan??

  667. 667
    admin Says:

    Terimakasih TANIA.
    Ya memang harus ada perjanjian kredit lebih dulu, selanjutnya menyusul ajb dan apht. Kalo saja proses kredit tentunya bank penjamin akan meneliti dokumen dan menururt saya tidak perlu ada kekawatiran dalam hal transaksi kpr tersebut. Tentunya notaris dan bank akan meneliti dokumen yang dibuat. Kecil kemungkinan menururt saya untuk terjadi permasalahan hukum. Mungkin dalam hal ini untuk menjamin kepastian tersedianya rumah lebih dulu jadi baru ada transaksi ajb dan apht. menururt saya bagus saja malah menguntungkan konsumen.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  668. 668
    admin Says:

    Terimakasih ALDO.
    Boleh saja WNA menggugat melalui PTUN sepanjang ada alasan hukum untuk itu.
    Demikian.

  669. 669
    admin Says:

    Terimakasih SALIM MANUAIAN.
    Waalaikum salam wr wb.
    Untuk menjual tanah ayah dan ibu tidak perlu anak anaknya menandatangani akta jual belinya. Yang melakukan AJB cukup ayah dan ibunya. Anda dan saudara perempuan semuanya juga belum dapat disebut ahli waris karena orang tua masih lengkap. ahli waris jika si ayah dan ibu atau salah satunya sudah meninggal semua baru anda dan saudara perempuan disebut sebagai ahli waris.
    Demikian terimakasih.

  670. 670
    admin Says:

    Terimakasih ARIF NOPIAN.
    1. Kalo akta jual ei dibuat oleh PPAT maka minta salinannya di PPAT maka akan diberikan salinannya. Jika yang membuat AJB camat maka minta saja di kecamatan salinannya. Biaya tanya saja sama mereka saya tidak tahu berapa besar biayanya. (biaya berbeda beda).
    2. Kalo minta ke PPAT asal para pihak yang membuat akta maka tidak perlu surat dari kepolisian tentang kehilangan, jika ahli waris yang minta krna alasan rusak atau hilang maka harus ada laporan hilang dari kepolisian.
    3. Datang saja ke PPAT atau camat . liat jual beli dilakukan dimana ppat atau camat.
    demikian terimakasih.

  671. 671
    admin Says:

    Terimakasih RETNO.
    1. Betul lakukan transaksi pembelian dengan melibatkan bank. karena harus dilakukan pelunasan bank dulu baru dilakukan jual beli dengan saudara, waktunya dapat dilakukan bersamaam supaya lebih cepat dan menghindari konflik.
    2. Belum bisa disertipikatkan atas nama anak dibawah umur karena mereka belum cakap melakukan perbuatan hukum.
    3. kalau balik nama sertipikat tidak ada batas waktunya.
    Demikian terimakasih.

  672. 672
    admin Says:

    Terimakasih AIKAH.
    Kalau sudah ada ikrak talak dilakukan oleh suami di pengadilan agama maka sejak saat itu pula perkawinan anda putus dengan cerai dan akta cerai biasanya langsung bisa diurus di bagian administrasi pengadilan agama. Tidak lama pasti bisa cepat selesai akta cerainya kecuali suami anda mengajukan upaya hukum banding. Kalau putusan pengadilan sudah berkekuatan hukum tetap saya kira akta cerai pasti keluar dalam waktu kurang lebih 2 sampai 3 minggu.
    demikian terimakasih.

  673. 673
    tania Says:

    Terima kasih banyak Pak atas infonya.

  674. 674
    Erny k Says:

    salam hormat,

    saya mau bertanya, kami 3 bersaudara, orangtua kami memiliki rumah dgn sertifikat atas nama ibu saya, ibu saya sdh meninggal dunia tahun 1999, bapak saya menikah lagi tahun 2001 dgn istri keduanya yg membawa 2 anak dan tahun 2007 memiliki 1 anak dr hasil pernikahan bapak saya dan istri keduanya tsb. nah yg menjadi pertanyaan saya :
    -apabila rumah tsb dijual apakah harus dibalik nama terlebih dahulu? dan harus atas nama siapa? hasil penjualan rumah tsb menjadi bagian kami ber4 bersama bapak ataukah dibagi brp?
    -bisakah rumah tsb dibalik nama atas nama kami ber3 selaku anak2 dari almarhumah dan apakah proses balik nama tsb hrs mendapat persetujuan dari bapak kami atau bisakah tdk perlu? dan apa saja dokumen2 yang kami perlu siapkan?
    -apabila rumah tsb dibalik nama atas nama bapak kami dan dijual, apakah anak dari hasil pernikahan bapak kami dengan istri keduanya juga mendapatkan bagian?

    Demikian pertanyaan saya,..sebelumnya saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya

    Hormat kami
    Erny

  675. 675
    Tore Says:

    Yth. Bpk Bambang

    Sy mau tanya :

    Almarhum Kakek (A) dan nenek (B) saya memiliki tanah atas nama kakek (A). Tanah tsb belum bersertifikat (hanya ada petok G) dan bukti yg ada berupa perjanjian jual beli tanah dari si (C). Dari pernikahan si A & B tidak memiliki anak.

    Si A sebelum menikahi si B adalah duda tanpa anak dan juga tanpa ahli waris sama sekali (semua ahli waris sudah meninggal dunia)
    Si B sebelum dinikahi si A adalah janda dengan memiliki anak si D yaitu ibu saya.

    Selanjutnya si D inilah yang merawat A&B sampai keduanya meninggal dunia beserta semua hartanya,termasuk mengurusi pembayaran pajak,listrik,PDAM,dsb.

    Sebelum si A & B meninggal (si B meninggal terlebih dahulu), si A secara lisan (tidak ada bukti tertulis) telah berwasiat untuk memberikan tanah warisan kepada si D, dan berencana untuk membuat sertifikat tanah itu atas nama si D, tp si A&B lebih dulu meninggal dunia sebelum proses pembuatan sertifikat tanah itu terlaksana krn sakit.

    Nah, saat ini si D berusaha membuat sertifikat tanah atas nama si D (berdasarkan amanat si A). Tapi permasalahannya adalah :
    1. Si D bukan anak kandung dari si A jadi tidak terdaftar sbg ahli waris dari si A (kepemilikan tanah atas nama si A)
    2. Saat mengurus di kecamatan diminta surat keterangan ahli waris, padahal si A saat meninggal sudah tidak memiliki ahli waris satupun.Si A juga pernah bilang ke si D bahwa dia sudah tidak memiliki ahli waris lagi, itulah sebabnya tanah tsb akan diserahkan ke si D yg telah merawatnya.
    3. Ketika ditelusuri lebih lanjut dari daftar ahli waris si A, pihak kecamatan meminta disebutkan nama dari 2 orang ( saudara&keponakan yg sudah meninggal).tetapi permasalahannya kedua nama dari 2 orang tersebut tidak ada yg mengetahuinya dikarenakan 2 orang tsb sudah jauh meninggal sebelum terjadi pernikahan antara si A dg si B, jd keluarga si D tidak tau sama sekali.
    4. Dari nama-nama keluarga si A yg terdeteksi cuman nama ayah dari si A (sumbernya dari surat nikah A&B).
    5. Setelah di cek ke tempat yg diduga menjadi kelahiran si A, ternyata dari pihak kelurahan tidak menemukan catatan kependudukan/keluarga dari si A, yg ada hanya cerita yg kurang dpt dipertanggungjawabkan.(perlu diketahui si A lahir awal taun 1900an, jd kemungkinan besar catatan kependudukan sampai taun 1945 belum ada krn Indonesia kan belum merdeka). Nah, karena itulah pihak kelurahan tempat kelahiran si A tidak berani mengeluarkan surat resmi yg menyatakan tentang daftar keluarga dari si A.
    6. Pihak kecamatan tetap meminta nama dari 2 orang tersebut.

    Yg ingin sy tanyakan, bagaimana seharusnya yg akan si D (ibu saya) lakukan?karena Ibu sy hanya menjalankan amanat dari siA&B sebelum dia meninggal.

    Hormat saya

    Tore

  676. 676
    sudiono Says:

    Kami mohon bantuan solusi permasalahan kami.
    Ibu Mertua saya (NY.M) menempati rumah pemerintah dengan cara sewa beli. Sebelum rumah yang ditempati itu lunas, NY.M meninggal dunia dengan meninggalkan 3 orang anak masing-masing : A, B, dan C. Ketiga ahliwaris ini kemudian sepakat membagi harta warisan peninggalan NY.M. yang kemudian dituangkan dalam Surat Kesepakatan dibawah tangan yang ditandatangani A, B, dan C serta 3 orang saksi. Isteri saya (C) kemudian mendapatkan rumah pemerintah yang ditempati NY.M.
    Berdasarkan Surat Kesepakatan tersebut kemudian kami MELUNASI sewa beli rumah pemerintah tersebut.
    Setelah kami melunasi, pemerintah kemudian menerbitkan SK.Pelepasan Hak atas rumah tersebut, namun disebutkan bahwa Pelepasan hak itu kepada NY.M yang notabene sudah meninggal lebih dulu.
    Kemudian A meninggal dunia sebulan setelah NY.M meninggal dunia. Lima belas tahun kemudian C (isteri saya) meninggal dunia. Setelah C meninggal dunia, B menyatakan bahwa rumah yang diberikan sebelumnya kepada C harus menjadi Hak B karena dialah satu2nya ahli waris NY.M padahal RUMAH tersebut belum dilunasi oleh NY.M sampai ia meninggal dunia dan kami lah (C) yang melunasinya. Sertifikat dan SK.Pelepasan hak sementara ini ada pada kami termasuk kwitansi bukti pelunasannya. Mohon bantuan solusinya agar kami sebagai Ahliwaris C (suami) bisa mengurus balik nama sertifikat tanah itu.

  677. 677
    didit Says:

    salam,
    saya mau bertanya p.sugeng
    saya ada rencana membeli rumah yang mana sertifikat rumah tersebut ada di bank.apa yang sebaiknya saya lakukan jika sertifikat itu akan saya jaminkan untuk pmbelian rumah tsb.apa saya harus balik nama duu atau buat perjanjian dulu dengan pemilik.sertifikat atas nama istrinya.apa dia berhak menjual rumah tsb tanpa persetujuan suaminya.bagaimana cara yang aman dan sesuai jika saya akan membeli rumah tsb.
    terimakasih sebelumnya.wslm

  678. 678
    rendito Says:

    pak, saya mau tanya: seorang adik (A) telah meninggal dunia, A adalah seorang PNS yang belum kawin tidak punya istri dan anak. bapak dan ibunya masih hidup tapi sudah tua sekali. bisa gak Kakaknya yang masih hidup (B) ingin mengambil hak taspen adiknya tersebut, bagaimana caranya, syarat apa yang harus dipersiapkan, perlu gak surat kuasa dari kedua orang tuanya, dan tolong dijelaskan hukumnya, undang-undang apa dan pasal-pasalnya, terima kasih pak demikian pertanyaan saya;

  679. 679
    admin Says:

    Terimakasih ERNY K.
    1. Rumah dijual dan penjualnya bapak dan 3 anak. hasilnya penjualan dibagi bapak dan 3 anak tersebut. tidak perlu balik nama.
    2. Bisa saja dibalik nama ke nama ahli waris 3 orang dengan catatan bapak menyatakan menolak gono gini dan menolak waris. dokumennya tanyakan ke notarisnya setempat supaya lebih jelas. standart aja ktp, sertipikat, keterangan waris akta kematian dll.
    3. Menururt saya tidak perlu dibalik nama ke nama bapak kalo rencana dijual. maka lakukan penjualan langsung saja supaya biaya murah.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  680. 680
    admin Says:

    Terimakasih TORE.
    jelas bahwa D menjadi ahli waris satu satunya dari perkawinan A dan B. Perkawinan A dan B maka hartanya bercampur karena harta bawaan A tidak ditemukan lagi ahli warisnya. Otomatis jatuh ke D seluruhnya karena D sebagai ahli waris dari si B.
    Untuk prosesnya tentunya mintakan saja penetapan waris di Pengadilan Agama jika anda beragama islam dan pengadilan negeri jika selain islam bahwa D adalah ahli waris satu satunya dan berhak atas harta waris yang ditinggalkan B atas perkawinan dengan A. Jika sudah ada penetapan maka bisa diajukan sertipikat ke BPN dengan bukti petok D tadi.
    Saya kira singkat ceritanya begitu terimakasih.

  681. 681
    admin Says:

    Terimakasih SUDIONO.
    Memang betul hak ahli warisnya ada sama B. B adalah satu satunya ahli waris dari M. olehnya bukti pelepasan hak atas tanah dari pemerintah tersebut kepada M dapat dibalik nama hanya dengan atas nama B sebagai ahli warisnya. Bahwa jika biaya yang dikeluarkan oleh C atau A maka hal itu perlu dimusyawarahkan bahwa diberikan ganti nya oleh si B.
    saya kira mudah hal itu untuk duimusyawarahkan saja. tanah dinamakan B lalu dijual dan hasil penjualannya sebagian diberikan pada A dan C (ahli warisnya) dengan musyawaraha berapa besaran uangnya.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  682. 682
    admin Says:

    Terimakasih DIDIT.
    Penjualan harus sepersetujuan suami. Lakukan pelunaan di bank dan saat itu pula lakukan akta jual beli pada hari yang sama waktu pelunasan itu juga. sehingga menghindari resiko. Jika pembelian anda melalui KPR maka mintalah bank penjamin saudara ikut transaksi pada hari itu juga.
    Saya kira demikian terimakasih.

  683. 683
    admin Says:

    Terimakasih RENDITO.
    Saya kira jika pengambilan tabungan asuransi pensiun dapat dikeluarkan oleh orang tuannya sebagai ahli warisnya. Jika diambil oleh kakaknya bisa saja tentunya dengan surat kuasa khusus dari orang tuanya sebagai ahli warisnya. Jika kakaknya saja yang ambil maka itu jelas tidak boleh tanpa sepersetujuan orang tuannya karena orang tuannya masih hidup semua.
    demikian dan terimakasih.

  684. 684
    Antok Kurniawan Says:

    Yth.Pak Bambang
    Saya mempunyai kakak 6 perempuan,3 perempuan bawaan dari bapak (cerai) Islam semua,3 perempuan bawaan dari ibu (cerai) 2 diantaranya beragama selain Islam.Bapak dan Ibu menikah secara Islam dan menghasilkan saya (1 anak laki-laki),bapak dan ibu telah meninggal dan meninggalkan hak waris 1 rumah seharga 103 juta (NJOPnya di PBB).Setelah meninggal kakak bersepakat (6 perempuan) (tanpa hitam diatas putih) rumah tersebut dihibahkan ke saya (telah dibaliknama ke saya sekarang),belakangan 1 kakak perempuan bawaan dari ayah menuntut 30 juta ke saya,alasannya dia pernah dijanjikan bapak tanah yg dipunyai bapak waktu itu
    (tidak ada hitam diatas putihnya waktu menjanjikan itu hanya ada 1 saksi dari kakak saya yang lain bawaan dari bapak).Tanah tersebut pada akhirnya telah dijual untuk membangun rumah tersebut.Saya pikir penghibahan tanpa hitam diatas putih ga masalah cukup dengan kesepakatan.Perkembangan terakhir rumah tersebut telah saya rehab dengan istri habis 30 juta.Mohon petunjuknya.Terima kasih

  685. 685
    desy Says:

    Yth pak Bambang dan Rekan,

    saya bekerja di perbankan, saya ingin bertanya ada nasabah yang akad kredit pada bank tempat saya bekerja dengan jangka waktu 2 thn dan dilakukan pengikatan APHT di notaris, nasabah tersebut hanya sempat melakukan angsuran sebanyak 2 kali kemudian tidak ada angsuran lagi selama 1 thn sehingga kredit tsb menjadi kredit macet. pihak bank telah memberikan peringatan 1 sampai 3 tetapi tidak ada respon dari nasabah tersebut. pertanyaan saya bolehkah bank melalui badan lelang negara melakukan lelang walaupun jangka waktu kredit ybs belum jatuh tempo ?
    terima kasih..

  686. 686
    samsul Says:

    salam. pa saya mau tanya bisahkah akte hibah menjadi hak milik??

  687. 687
    yas Says:

    Yth.
    Saya jg ingin bertanya kl boleh pak.
    Saya diangkat oleh ibu saya sejak bayi dgn putusan pengadilan negeri dan sjk itu sy menjd anak beliau satu-satunya.Saat ini ibu punya satu tanah perumahan dgn sertifikat atas nama beliau.Dulunya tanah ini dibeli oleh paman ibu sy dan hibahkan kepada beliau(surat hibah ini masih utuh,tapi sejalan dengan tanah sawah yg letaknya agak berjauhan).Ibu juga anak tunggal,tapi mempunyai 2 sepupu
    perempuan dan 2 pria.Dulu ibu membuat sertifikat atas tanah tsb dgn alsan agar kelak tak ada yg menggugat krn semua yg bersetifikat atas nama ibu,akan jatuh ketangan anak.Ada tetangga yg ngasih saran pada ibu dan saya agar sertifikatnya di baliknama ke nama saya.
    Yg ingin saya tanyakan adalah:
    1.Apakah benar jika saya tidak membalik namakan sertifikatnya,maka mereka(sepupu ibu) masih dapat mengambil alih tanah tsb dgn alasan tanah tsbt masih milik kakak mereka?.
    2.Jika hrs saya balik namakan,apa saja persyaratannya pak dan brp kira2 biayanya?.tnh tsbt berukuran 19x22m dan rumah di atasnya 8x9m.
    3.Jika sy tlh membaliknamakan sertifikat ini,apakah nantinya sepupu ibu msh bisa menggugat saya dengan surat hibah sawah yg sejalan(selembar) dengan penghibahan tanah perumahan ini?.
    Sekian dulu utk saat ini pak,mgkn sy msh akn bertanya lg pd bapak.
    Terimakasih.

  688. 688
    bagio Says:

    Pak, saya mau tanya, mohon pencerahannya.
    seorang A mengajukan gugatan melawan hukum (PMH), kasusnya adalah ada gang selebar 3 meter panjang 100 meter, ujungnya satu adalah jalan besar dan ujung satunya adalah sepetak sawah. di ujung gang yang arah sawah dibangun tembok oleh masyarakat sekitar. A menggugat B dan C yang telah membangun tembok tersebut. keanehannya adalah A mengaku telah membeli sepetak sawah yang tertutup tembok tadi. ada jual beli bawah tangan antara pembeli A dengan pemilik tanah, tapi sertifikat masih atas nama pemilik lama, ada kuitansi terima uang jual beli, namun pada tanggal yg sama dibuatnya surat jual beli telah dibuat pula surat kuasa menjualkan antara A sebagai penerima kuasa dan pemilik tanah (pemberi kuasa) untuk menjualkan. A telah menjual kaplingan tanah sawah tersebut, namun karena ada penolakan warga dengan membangun tembok gang, maka menyebabkan kaplingannya tidak laku.
    pada tanggal yg sama dibuatnya surat jual beli bawah tangan dibuat pula surat kuasa menjualkan tanah sawah tersebut. jadi agak membingungkan. lalu A mengajukan gugatan atas pembangunan tembok tadi. yang ingin saya tanyakan:
    1. bagaimana kapasitas A mengajukan gugatan tembok, layak gak A mengajukan gugatan tsb, mengingat status A apakah sebagai pemilik atau hanya kuasa menjual saja belum jelas, menurut saya kalo A memang benar sebagai pemilik boleh ajukan gugatan namun kalo hanya kuasa menjual A tidak layak ajukan gugatan?
    2. atau A layak menggugat tembok itu, karena yang dipermasalahakan bukan masalah kepemilikan tanah sawah namun PMH atas dibangunnya tembok karena peluang A menjual kaplingan jadi hilang dengan dibangunnya tembok?

  689. 689
    bejo riyanto Says:

    saya membeli tanah,dan ternyata bersengketa terus tanah tersebut di eksekusi, sedangkan tanah tersebut sudah bersertifikat atas nama saya,apa yang harus saya lakukan pak, bagaimana saya mempertahankan hak saya?

  690. 690
    admin Says:

    Terimakasih ANTOK K.
    Kalau saja hibahnya dari seluruh anak sebagai ahli waris kepada anda melalui akta notariil sah maka hubahnya sah saja. Dan jika ada ahli waris lain yang sekarang menuntut maka harus membatalkan hibahnya dulu ke pengadilan dengan dasar hukum pembatalan hibah yang diatur dalam perundangan.
    Menuntut batal hibah tidaklah mudah jika penerima hibah tidak melakukan pelanggaran sebab hibah. Misalnya anak diberi hibah oleh orang tuannya dan anak ternyata menganiaya orang tuanya hal itu maka hibahnya dapat dimintakan batal melalui pengadilan.
    menururt saya sepanjang hibah itu sah prosedural maka tetap berlau dan kakak satu tersebut tidak dapat meminta kembali tanah yang sudah diberikan secara sukarela kepada saudara.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  691. 691
    admin Says:

    Terimakasih Desy.
    Boleh saja dilakukan lelang karena telah ada APHT nya. mintakan saja penetapan eksekusi lelang ke pengadilan negeri setempat untuk melakukan pelelangan. Saya kira jika sudah dipasang APHT maka sah secara hukum dilakukan pelelangan karena debitur kredit macet.
    Demikian terimakasih.

  692. 692
    admin Says:

    Terimakasih SAMSUL.
    Akta hibah hanya prasaranya pemerian sukarela dari pemberi dan penerima. jika asal tanahnya hak milik maka setelah dilakukan hibah maka dalam sertipikat penerima hibah tetap hak nya milik.
    Demikian terimakasih.

  693. 693
    admin Says:

    Terimakasih YAS.
    1. nama yang ada dalam sertipikat adalah sebagai pemilik. jika namanya ibu maka ibu sebagai pemilik. dan jika bapak dan ibu meninggal meninggalkan ahli waris hanya satu anak yaitu saudara maka seluruh harta warisnya akan jatuh kepada saudara.
    2. Kalo mau dibalik nama atas nama saudara melalui akta hibah boleh saja silahkan saja masalah biaya tanya notaris ppat di tempat tanah itu berada.
    3. kalau saja hibah yang diterima ibu saudara menghalang halangi ahli waris lain menerima hibah atau waris maka hibah tersebut batal demi hukum atau dapat dibatalkan.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  694. 694
    admin Says:

    Terimakasih BAGIO.
    1. mengajukan gugatan haruslah si penggugat yang berkepentingan dan mempunyai hak secara hukum untuk menggugat. Gugatan dapat dikuasakan kepada Advokat.
    2. kita lihat tembok itu fungsinya apa dan tanah milik siapa, apakah pembangunannya mengganggu hak orang lain atau tidak jika pembagunan tembok mengganggu hak orang lain maka bisa saja digugat ke pengadilan. baik tembok itu milik atau bukan jika mengganggu kepentingan umum masyarakat yang menggunakan jalan itu maka dapat digugat.
    Demikian terimakasih.

  695. 695
    admin Says:

    Terimakasih BEJO RIYANTO.
    Kalau saja memang perolehan tanah anda dan pensertipikatan tanah anda sah secara hukum maka tentunya anda dapat mengajukan gugatan perlawanan atas eksekusi tanah anda tersebut.
    Demikian pendapat saya.

  696. 696
    ANTON Says:

    Salam,
    saya mau konsultasi Pak,
    saya ada kredit macet kartu kredit dan saat ini saya sering didatangi oleh debt collector yang menagih sedangkan saat ini saya masih belum ada dana untuk membayarnya. Ada LBH yang bertempat di Jakarta yang menawarkan penyelesaian dengan membayar fee 10% dari total tagihan dan akan diselesaikan sampai lunas dengan banknya.
    Menurut anda bagaimana ya pak? Karena saya saat ini lagi bingung. Teroma kasih

  697. 697
    lanny Says:

    ass wr wb Bapak Bambang,,
    mohon bantuan’a pa, bapak sy meninggal 6thn lalu meninggalkan warisan sebuah rumah yg sertifikat’a ats nama bapak sy. lalu ibu tiri sy balik nama sertifikat tanah itu ats nm adik ibu tiri sy ( di jual), tanpa sepengetahuan dan perseetujuan sy.apabila sy menuntut hak waris apakah salah karena uang dr penjualan rumah itu tidak d bagikan? apakah ibu sy melanggar hukum karena balik nm sertipikat tanah itu tanpa ada persetujuan sy(anak kandung dr bapak sy).klo ibu tiri sy melanggar hikum itu kena pasal brp?
    terimakasih sblm’a,,mhn penjelasan & bantuan’a

  698. 698
    yas Says:

    Terimakasih ats penjelasan bapak.Tp msh ada yg ign sy tanya lg ttg penjelasan yg bapak berikan.
    1. Jadi,apakah saya tidak hrs membaliknamakan sertifikat tersebut ats nama saya pak?.Ayah sy sdh wafat pak.
    2.,seperti apakah kira2 surat hibah yg hrs dibuat pak.dan siapa sajakah yg harus menanda tangani surat hibah tersebut pak?,mengingat saudara sepupu ibu saya sudah pasti tak akn setuju jika tanah dan rmh tsb jatuh ketangan saya jika sesuatu terjadi pada ibu…
    3. berarti surat hibah tersebut tidak menjadi pengaruh ya pak?.
    4.Ada lg ni pak,Apa benar semua harta yg dibuat atas nama ibu,warisnya hanya saya pak?,.dan apakah benar tidak ada org lain yg dpt menggugat hal tersebut?.
    .
    Terimakasih sebelumnya.

  699. 699
    dedy Says:

    mohon maaf saya mau tanya, siapa tahu saya dikasih saran cara pengurusannya??

    ukuran total tanahnya 4m x 16,5m dan suratnya adalah petok D.
    untuk yang sudah dibangun jadi rumah ukurannya 4m x 10m dan sisa tanahnya yang belum dibangun rumah 4m x 6,5m itu masih berupa tanah.
    soalnya yang ukuran 4m x 6,5m itu rencananya mau saya beli tapi.

    jadi yang ingin saya tanyakan :

    1. cara pengurusan pemecahan surat petok D itu
    harus mengurus kemana saja??
    2. kira-kira untuk biaya pemecahan surat tanah
    petok D itu biayanya berapa?

    MOHON INFORMASINYA DAN SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH SEBELUMNYA.

  700. 700
    admin Says:

    Terimakasih ANTON.
    Tagihan kartu kredit sama saja dengan hutang, olehnya menururt hukum hutang harus dibayar oleh si yang berhutang. Kalo ada LBH yang seperti anda katakan saya tidak pernah tahu.
    Demikian terimakasih.

  701. 701
    admin Says:

    Terimakasih LANNY.
    Waalaikum salam wr wb.
    Ya anda sebagai salah satu ahli waris dari bapak yang sah, peralihan tanah dari ibu ke adiknya adalah tidak sah jika tidak melibatkan persetujuan saudara. Jelas ibu tirisaudara melanggar hukum. saudara bisa ajukan gugatan pembatalan jual beli oleh ibu dan adik nya itu , karena ibu tiri saudara telah diduga melanggar pasal 1365 BW yaitu perbuatan melawan hukum yang merugikan saudara sebagai ahli warisnya.
    Demikian terimakasih.

  702. 702
    admin Says:

    Terimakasih YAS.
    1. Bebas mau dibalik nama ke saudara apa tidaktidak masalah secara hukum anda ahli waris sah satu2nya krn anak tunggal.
    2. Hibah dibuat oleh ibu saudara kepada saudara. surat hibah bisa dibuat melalui NOTARIS .
    3. kalau sudah dihibah oleh ibu saudara maka secara hukum sah milik saudaratanah tersebut.
    4. benar hak penerima waris hanya sauara krna anak tunggal.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  703. 703
    admin Says:

    Terimakasih DEDY.
    1. Sertipikatkan dari petok ke sertipikat lalu baru lakukan pemecahan sertipikat.
    2. Pensertipikatan dan pemecahan sertipikat diurus di Badan Pertanahan nasional setempat tanah berada.
    3. Bisa ditanyakan ke bafdan pertanahan nasional setempat.
    Demikian terimakasih.

  704. 704
    Emo Says:

    ass wr wb Yth. Bpk Bambang
    Mohon pencerahan permasalahan sebagai berikut :
    Nenek saya memberikan kepada ketiga anaknya masing-masing sebuah cincin, salah satu dari ketiga anak Nenek adalah Ibu Saya, dan Ibu memberikan/mewariskan cincin warisan dari nenek kepada Saya 5 hari sebelum Ibu Saya meninggal dengan menyatakan agar cicin tersebut tidak di jual walaupun Saya kesulitan keuangan.
    Sebulan kemudian setelah Ibu saya meninggal dunia, cincin tersebut hilang dari dalam almari, setelah saya usut ternyata cicin dicuri oleh Istri untuk membayar hutang-hutang bisnis pribadi Istri.
    Pertanyaannya :
    1. Apakah perbuatan Istri ini merupakan tindak pidana ?
    2. Benarkah alasan Istri yang menyatakan bahwa mencuri harta suami tidak merupakan tindak pidana ? karena menurut Istri harta suami adalah harta Istri juga bagi suami istri yang menikah dengan tidak melakukan perjajian pisah harta.
    3. Hal sebaliknya, benarkah secara hukum jika cicin saya jual maka uang hasil penjualan cincin statusnya menjadi harta bersama ?
    Demikian terimakasih.

  705. 705
    Antok Kurniawan Says:

    Yth.Pak Bambang
    Sebelumnya mohon maaf ada yg ketinggalan pertanyaan kami adalah tentang pembagian hak waris (rumah kami seharga 103 juta – bapak,ibu Islam),pertanyaan kami sbb :
    1. Ketiga kakak perempuan saya,Islam semua (bawaan dari pernikahan ayah terdahulu) masing-masing dapat berapa?
    2. Ketiga kakak perempuan saya,2 non Islam,1 Islam (bawaan pernikahan ibu terdahulu) masing-masing dapat berapa
    3. Saya, 1 laki-laki,Islam
    4. Masuk Akalkah kakak saya menuntut 30 juta,dan tanah yg dijanjikan ayah yg telah dijual untuk membangun rumah
    Terima kasih atas jawabannya

  706. 706
    Dian Says:

    Yth Bapak Bambang,
    Terimakasih sebelumnya untuk waktu dan nasehat bapak.

    Permasalahan kami begini Pak, Bapak kandung saya meninggal waktu saya berumur 3 bulan dan kakak saya berumur 3 th. Ibu kandung saya menikah lagi dengan Ayah tiri saya (saya panggil dia “Ayah”) 2 tahun kemudian (saya berumur 2 th & kakak 5 th). Mereka punya 2 anak lagi dari pernikahan mereka. Kami sekarang sudah dewasa, umur kami: 35, 32,29, 27.

    Ayah kami membangun rumah tahun 2003. Alm. meninggal secara mendadak th 2006. Ayah & Ibu saya juga membeli tanah yang di atas namakan ke adik saya yg laki – laki (paling bungsu).

    Ibu saya menikah lagi th 2009. Dia dan suaminya yg baru tinggal di kota lain. Rumahnya sekarang kosong. Kakak dan adik saya yg paling bungsu tidak mau ikut membayar perawatan rumah – justru mereka menginginkan untuk rumah ini di jual spy uangnya bisa dibagi. Saya, ibu, dan adik saya yg perempuan ingin rumah ini jadi rumah kenangan. Kami yg sudah membayar perawatan rumah & renovasi dikarenakan gempa dr gunung Merapi di Jogja.

    Pertanyaan saya begini pak:
    1. Mungkinkah/Bagaimana prosedurnya supaya adik saya yg bungsu & kakak saya tidak menjadi ahli waris dari rumah Ayah kami? Cara mereka sangat tidak menghormati Ayah kami dan hasil kerja keras Ayah sangat mengecewakan. Kami benar2 tdk ingin menjual rumah ini.
    2. Adakah kemungkinan suami ibu kami yg baru juga mendapat bagian dari rumah Ayah kami (misalnya ibu meninggal sebelum suaminya yg baru)?
    3. Tentang tanah yang Ayah & Ibu beli di atas namakan ke adik saya yang bungsu, apakah itu mutlak sebagai tanah miliknya?

    Sekali lagi, Terimakasih untuk waktu & nasehat Bapak Sugeng.

  707. 707
    lanny Says:

    mksh bnyak pak ats penjelasannya,,,penjelasan bapak sangat bermanfaat buat saya.
    oia pertanyaan sy 1 lagi, kalo mslh ini d bawa k jalur hukum saya hrs kmn?
    pengadilan agama atw pengadilan negeri?
    sblm dan sesudah’a sy ucapkan bnyak terimakasih

  708. 708
    Donna Says:

    Yth. Bp Bambang,

    Saya berencana beli rumah dgn status SHM. Pemilik rumah memberikan kuasa kpd pihak lain untuk menjualnya kepada saya. yang ingin saya tanyakan:

    1. apakah dengan memiliki surat kuasa menjual dari pemilik langsung, pihak lain tsb mempunyai hak penuh untuk menjual rumah tsb kpd saya?

    2. Apakah di surat kuasa tsb selain tanda tangan pemberi kuasa juga harus ada persetujuan suami/istri dan anak ybs (pemberi kuasa)?

    Terima kasih atas jawabannya

  709. 709
    Melia Says:

    yth,

    Pak, saya ingin berkonsultasi tentang sewa menyewa di mana yg saya sewa itu diagunkan ke bank. Apa itu aman ya Pak? di mana saya menyewa untuk dijadikan rumah makan dalam jangka waktu 5 tahun. bagaimana seandainya kalau si empunya rumah bangkrut, kata-kata bagaimana yang harus ada di perjanjian supaya posisi saya kuat jika yg empunya rumah bangkrut?
    thanks a lot

  710. 710
    manda Says:

    pagi pak..
    saya mau bertanya tentang sertipikat pengganti karena hilang.
    Ada sertipikt nomor 2, sertipikat tersebut hilang dan dimohonkan untuk terbit sertipikat pengganti nomor 2 tersebut.Ternyata sertipkkat tersebut tidak hilang tetapi di agunkan ke bank.Tapi sertipikat pengganti sudah terbit. Bagaimana status dari sertipikat yang di bank tersebut, dan status kredit sertipikat tersebut, karena sertipikatnya masih dlam hutang di bank.timakasih

  711. 711
    bejo riyanto Says:

    malam pak bambang,terima kasih atas penjelasanya,tapi masih ada yg saya tanyakan;
    1. perlawanan yg bagaimana yg harus saya lakukan,apakah melalui pengadillan atau perlawanan fisik?
    2. sertifikat saya sah menurut hukum,masalahnya jual belinya lewat ppat,bagaimana saya melakukan perlawanan?
    3.apakah tidak sebaiknya perlawanan saya tunda sampai 5 th,mengingat adanya uu dilampiran belakang buku sertifikat?
    4.apakah bisa bpn mencabut sertifikat milik saya,setelah adanya eksekusi tersebut?
    5.mohon pak bambang menuntun,apa langkah yang sebaiknya saya tempuh,untuk memenangkan hak saya?atas bantuanya saya ucapkan terima kasih

    2

  712. 712
    maya Says:

    pak saya mau tanya, saya ingin minta cerai kepada suami saya yang seorang POLRI, saya tidak pernah dinafkahi lahir maupun batin, suami jarang pulang dan tanpa alasan, dan suami jelas jelas ketahuan punya selingkuhan, sedangkan saya sudah punya anak 1. bagaiman langkah pertama yang harus saya lakukan? apakah kalo saya mengajukan perceraian nanti , kelak saya tidak mendapatkan gaji dari suami saya?(karena saya yang mengajukan perceraiaan). trmksh

  713. 713
    eko hermawanto Says:

    Yth. Bpk Bambang Sugeng & Associate .

    Saya ingin menanyakan perihal uang ikatan tanda jadi pembelian rumah KPR.
    1.Pada awal kesepakatan. Pengembang menjajikan akan segera membangun rumah pesanan saya paling lambat 10 hari setelah uang muka dibayar 50% (separuhnya) dan uang ikatan tanda jadi.
    2.Karena Janji tsb Pada tgl 4 Desember 2011 saya membayar uang muka-1 (yg besarnya 50% dr total uang muka) dan uang ikatan tanda jadi.
    3. Namun hingga sekarang Janji Developer tsb tidak kunjung terealisasi dg berbagai alasan.
    4. akhirnya saya meminta kembali uang muka+uang tanda jadi saya karena tidakterpenuhinya janji Pengembang.
    5. Namun, oleh pengembang hanya uang muka yg diberikan kepada saya, sedangkan uang ikatan tanda jadi tidak diberikan dg alasan “dimana-mana uang ikatan tanda jadi tidak bisa diberiakn”.
    6. Padahal Mulai Awal tidak ada kesepakatan atau pemberitahuan bahwa uang tanda jadi tsb Hangus apabila terjadi pembatalan. dan sebetulnya pembatalan itupun bukan semata-mata karena saya sendiri tetapi karena tidak ditepatinya Janji Pengembang.
    6. Yang ingin saya tanyakan, apakah saya bisa menuntut secara Pidana dan Perdata untuk kasus tsb? pasal apa yang sesuai? dan mohon diberikan saran2 ya pak..
    7. Atas jawabannya saya mengucapkan terima kasih yg setinggi-tingginya

  714. 714
    khairul Says:

    Assalamualaikum…
    Sasa mau tanya; bisakah di gugat.

    30 th yg lalu nenek sy mempunyai 5 petak sawah lalu di wariskan kepada 5 saudara dr ibu sy masing masing mendapat 1 petak sawah dan dr ke 4 saudara ibu sy tidak mengambilnya melaikan menjual kepada ibu sy dengan luas tanah tidak di ukur dgn meteran melainkan di gublak perpetak dengan anggapan saudara ibu sy, sawah 4 petak tersebut dgn luas 10.000 m2 adapun kurang lebihnya sawah tersebut sudah menjadi kesepakatan pembeli sm penjual ( semua saudara) singkat cerita sawah tersebut menjadi milik ibu sy. Beberapa tahun kemudian sawah tersebut di buatkan sertifikat dan di ukur luasnya 13.000 m2 bukan 10.000 atas nama saya dan baru baru ini tanah sawah tersebut saya dan ibu saya menjualnya. Akan tetapi setelah sy jual sy di gugat sm sodara ibu sy, yg menggugat 1 org saudara ibu sy karena 3 di antaranya telah meninggal hanya ada anak anaknya yg ikut kerjasama dgn 1 saudara ibu sy menurut perkataan dr si penggugat dia tidak pernah menjual tanah sawah tersebut dgn luas 13000 m2 melaikan cuma 10000 m2 dan sisi lebih yg 3000 m2 minta di balikin alias sy suruh bayar. Ibu ys menolak karena dia merasa membeli dng dengan kesepakatan bukan dgn ukuran.” Bisakah ibu saya atau saya di gugat harus tetap mengebalikan tanah yg 3000 itu kalau tidak sy kembalikan.
    Mohon petujuk dan arahan.
    terima kasih

  715. 715
    sonic Says:

    Yth Bapak Bambang,
    Terimakasih sebelumnya untuk waktu dan nasehat bapak.

    Permasalahan kami begini Pak, kami selaku warga masyarakat memiliki lahan seluas kurang lebih 100 ha.. lahan tersebut di serobot oleh pihak perusahaan tambang bauksit yg dibekingi oleh oknum/aparat/penguasa tanpa mengganti rugi dr masyarakat selaku pemilik dan pihak perusahaan jg blum memperlihat kan bukti kepemilikan diatas lahan tersebut kpd kami… utk keabsahan surat kepemilikan masyarakat SKT (teregister dikecamatan) dalam hal ini kami telah melapor kepihak kepolisian setempat blum jg ada tindakan utk melakukan penyetopan terhadap kegiatan alat@ berat di atas lahan tersebut sampai bisa terlaksananya negoisasi antara pemilik dgn perusahaan. Padahal wilayah tersebut belum ada/tidak ada izin tambang dari Dinas Pertambangan Kabupaten Bintan Propinsi Kepri, hal ini kita jg sudah melaporkan kepada pihak pertambangan bahwa adanya kegiatan tambang ilegal, namun jg blum ada tindakan… sampai saat ini kami warga masyarakat masih bisa menghindarai bentrok fisik dengan pihak perusahan tambang tersebut agar tidak terjadi hal@ yg tak di ingini pak spt: (mesuji lampung)…
    pertanyaan dari kami :
    1. bagaimana solusi utk permasalahan ini pak… sudah melapor jg blum ditanggapi, padahal kami jg mau minta bantuan hukum dr pengacara akan tetapi terbentur malah keuangan utk itu kmi mohon kepada bpk solusi terbaek nya…

  716. 716
    yanti Says:

    assalammualaikum wr.wb, yth bapak bambang :
    saya mau bertanya :
    begini pak ibu menikah dengan seorang duda membawa 3 orang anak2 laki, sedangkan dari perkawinan terdahulu ibu memiliki 2 orang anak perempuan. pada suatu hari terjadi pertengkaran antara ibu saya dengan bapak tiri saya yang akhirnya bapak tiri saya mengeluarkan kata jika bercerai akan melakukan hitung2an masalah harta. ibu saya memiliki sebuah rumah dan 1 toko atas nama beliau dari perkawinan terdahulu dan juga memiliki satu toko dan mobil dari perkawinannya yg sekarang. ibu saya ketika menikah dengan bapak tiri saya memang sudah memiliki usaha sendiri dan uang untuk membeli satu toko dan mobil tersebut dari hasil usahanya sendiri tanpa sedikitpun dari bapak tiri saya. bapak tiri saya seorang PNS dimn gajinya ibu saya tidak mengetahui berapa jumlahnya sampai saat ini karena gajinya habis untuk potongan dan pembayaran hutangnya di bank. bapak tiri saya juga tidak pernah memberi uang belanja sehari2 kepada ibu saya dan ibu tidak pernah mempersalahkannya karena untuk menutupi ibu sudah dapat dari uang hasil usahanya.
    yang saya tanyakan bisakah satu toko dan mobil yg dibeli pada saat perkawinannya sekarang di hibahkan kepada anak kandungnya, sertifikat toko atas nama ibu saya, kl mobil kwitansi pembelian atas nama saya tp belum balik nama.
    mohon petunjuk dan arahannya. sebelumnya terima kasih saya ucapkan. wassalamualaikum wr. wb

  717. 717
    admin Says:

    Terimakasih EMO.
    waalaikum salam wr wb.
    1. Ya. pidana pencurian dalam keluarga dan deliknya aduan. jika tdk mengadu ke polisi tdk diproses hukum.
    2. merupakan tindak pidana karena barang milik orang/ibu atas wasiat. bukan harta bersama peruntukannya.
    3. ya benar menjadi harta berama.
    Demikian terimakasih.

  718. 718
    admin Says:

    Terimakasih Antok Kurniawan.
    1. mohon maaf, supaya seluruh ahli waris sadar akan porsi bagiannya masing masing maka sebaiknya anda membeli buku Kompilasi Hukum Islam ada di toko toko buku dan lihatlah pada buku II tentang Hukum Kewarisan pada Bab III dijelaskan besarnya bahagian masing masing ahli waris. tujuan saya supaya tidak ada pertentangan antara mereka. jika saya yang menghitungpun maka akan sulit juga untuk dipercaya oleh seluruh ahli waris.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  719. 719
    admin Says:

    Terimakasih DIAN.
    1. Begini prinsipnya, jika harta waris akan dijual oleh ahli waris maka seluruh ahli waris harus menyetujuinya menjual. (tanah). Harta waris tidak dapat dijual sepihak oleh ahli waris. Adik dan kakak tetap menjadi ahli waris tidak bisa tidak. Kalau saja anda mempunyai uang lebih dan mempertahankan ingin rumah itu tidak dijual maka bisa dimusyawarahkan dengan memberi bagian waris ke adik dan kaka berupa uang senilai bagiannya. atau bahasa jawanya nyusuk i.
    2. Iya mendapatkan. tetapi bagiannya ada ditentukan dalam kompillasi hukum islam. kalo hitungankasarnya begini. waktu ibu anda meninggal maka anda dan bapak menjadi ahli waris dari si ibu yang meninggal itu dibagi dulu. dan selanjutnya kawin dengan ibu yang baru maka harta bagian bapak menjadi harta bersama dengan ibi yang baru. demikian.
    3. Bukan mutlak menjadi miliknya jika hanya diatas namakan saja. Karena pemberian itu menghalangi ahli waris yang lain mendapat baiannya harta waris.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  720. 720
    admin Says:

    Terimakasih LANNY.
    Gugatan nya diajukan ke pengadilan negeri karena pembatalan jual beli.
    demikian.

  721. 721
    admin Says:

    Terimakasih DONNA.
    1. ya mempunyai hak untuk menjual jika ada surat kuasa menjualnya secara notariil.
    2. ketika ada surat kuasa menjual maka penjual tersebut pasti ada persetujuan istrinya jika perkawinannya tidak pisah harta.
    Demikian terimakasih.

  722. 722
    admin Says:

    Terimakaih MELIA.
    jika anda akan menyewanya maka libatkan pihak banknya jika rumah yang akan anda sewa tersebut dijaminkan di bank. Maka anda akan dilindungi undang undang jika sewa itu dilakukan oleh pemilik rumah dan disetujui oleh bank tersebut.
    Demikian terimakasih.

  723. 723
    admin Says:

    Terimakasih MANDA.
    Sertipikat yang kedua sebagai pengganti jelas tidak terpakai dan tidak sah serta harusdiserahkan kembali ke BPN sertipikat pengganti tersebut.
    Demikian terimakasih.

  724. 724
    admin Says:

    Terimakasih BEJO RIYANTO.
    1. Gugatan Perlawanan ke pengadilan.
    2. Ke pengadilan yang akan mengeksekusi.
    3. Tidak mengikat yang dibalik sertipikat itu karena ada sengketa.
    4. Merubah sertipikat bukan mencabut.
    5. Ajukan Gugatan perlawanan saja.
    demikian pendapat saya.

  725. 725
    admin Says:

    Terimakasih Maya.
    jika ingin Mengajukan perceraian caranya mengajukan saja gugatan cerai kalo memang itu yang anda kehendaki. Jika agama islam di Pengadilan Agama dan jika selain islam di Pengadilan Negeri.
    Masalah nafkah dan biaya pendidikan untuk anak sampai anak dewasa tetap menjadi tenaggung jawab suami.
    demikian terimakasih.

  726. 726
    admin Says:

    Terimakasih EKO HERMAWANTO.
    Bisa diajukan gugatan perdata ke pengadilan negeri karena adanya perbuatan melawan hukum, jika memang tidak ada diperjanjikan lebih dulu tentang uang tanda jadi. Pasal 2365 KUHperdata.
    Demikian terimakasih.

  727. 727
    admin Says:

    Terimakasih KHAIRUL.
    waalaikum salam wr wb.
    Kalau saja memang jual belinya berdasar petak bukan luas dan ukuran tdk dipermasalahkan maka tidak bisa menggugat saudara. saya kira jual beli jaman dulu memang karena administrasi pertanahan belum bagus maka jual belinya kalau di desa berdasarkan surat seadanya dan dicatat di kelurahan atau desa, dan catatan desa itulah yang dianggap benar atas peralihan haknya dan letak batas luasnya.
    demikian terimakasih.

  728. 728
    admin Says:

    Terimakasih SINIC.
    1. Solusinya tetap sesuai prosedur dan jalur hukum saja.
    Jika memang tanah masyarakat dan ada buktinya penguasaan dan suratnya milik masyarakat maka lakukan saja gugatan ke pengadilan setempat karena tindakan tambang dan penguasaan lahan rakyat tanpa hak sehingga terjadi perbuatan melawan hukum.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  729. 729
    fadly lilik Says:

    -Sesorang teman datang kepada saya untuk minta bantuan meminjam sertifikat tanah saya untuk memperoleh keridit bank,dengan segala persyaratan bank mencairkan dana pinjaman kridit tsbt.
    -Ternyata 5 bulan kemudian bihak bank datang ke saya menyatakan teman saya sudah kabur dan menyisakan tunggakan . . .
    -Pihak bank meminta saya yg membayar tunggakan . .jelas saya keberatan . .
    -Saya kerumah teman saya itu ternyata benar dia sudah kabur . . .
    -Pertanyaan saya Bisakah pihak bank menyita jaminan atas angunan milik orang lain . .(sertifikat tanah Saya)
    -Kemana saya harus berlindung . .?

  730. 730
    admin Says:

    Terimakasih YANTI.
    Waalaikum salam wr wb.
    Kalo saja toko dan mobil tersebut dibeli pada saat setelah perkawinan ibu anda dan bapak tiri anda maka tidak bisa dilakukan hibah. Bisa saja dilakukan hibah kepada anak dari ibu saudara jika tyoko tersebut harta bawaan ibu anda dengan bapak kandung anda.
    Masalah mobil itu benda bergerak maka dinamakan siapa saja silahkan. karena nama dan pemilik belum tentu sama.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  731. 731
    Mika Says:

    Yth Bpk Bambang
    Saya adalah WNI yang menikah dg WNA. Saat ini saya ingin menjual rumah yang saya beli sebelum menikah. Pertanyaanya:
    1. Selain Akta jual beli yg lama, Bukti PPB 5th terakhir,KK, KTP, Akta Nikah, dokumen apalagi yang diperlukan?
    2. Saya menjual dg menunjuk kuasa kepada kakak saya, selain surat kuasa apakah ada yg dokumen tambahan lain? Apakah surat kuasa hrs di legalisasi oleh KBRI dimana saat ini saya tinggal di LN?
    Mohon reply via email, atas batuannya diucapkan terima kasih

    Hormat saya Mika

  732. 732
    Mika Says:

    Yth Bpk Bambang
    Saya adalah WNI yang menikah dg WNA. Pernikahan saya tidak disertai pre wedding agreement.
    Saat ini saya ingin menjual rumah yang saya beli sebelum menikah. Pertanyaanya:
    a. Selain Akta jual beli yg lama, Bukti PPB 5th terakhir,KK, KTP, Akta Nikah, dokumen apalagi yang diperlukan?
    b. Saya menjual dg menunjuk kuasa kepada kakak saya, selain surat kuasa apakah ada yg dokumen tambahan lain? Apakah surat kuasa hrs di legalisasi oleh KBRI dimana saat ini saya tinggal di LN?

    Sedangkan untuk harta yang tidak saya jual berupa tanah/harta SHM atas nama saya,
    1.Apakah yang harus saya perbuat untuk menghindari sita negara?
    2.Apakah bisa harta tersebut dihibahkan kepada putri/putra saya yg berstatus 2kewarganegaraan?
    Karena berdasarkan UU yang saya awam juga, bahwasanya WNI yang menikah dg WNA, dianggap sama dg WNA sehingga tidak boleh mempunyai kepemilikan atas tanah/rumah di Indonesia.
    Atas bantuannya diucapkan terima kasih

    Hormat saya Mika

  733. 733
    wisnu Says:

    yth.Bp.Bambang
    maaf mohon bertanya …..kami membeli tanah dan bangunan berSHM serta sudah kami balik nama langsung .yang menjadi masalah beberapa bulan kemudian muncul sipenjual(RT) dg menawarkan bahwa IMB atas nama(RT),bukan atas nama kami, ada ditangannya supaya diambil dengan harga uang Rp……..(maaf ).spontan kami kesal padahal IMB tsbt adalah hak kami.Dan dana tidak memungkinkan. yang mau saya tanyakan
    1.apakah sebaiknya IMB tersebut ditebus(sementara IMB tersebut adalah hak kami)
    2.apakah sah apabila nama diIMB tidak sama diSHM
    3.apakah sah surat IMB tanpa SHM dan apakah sah SHM tanpa IMB
    Dalam hal ini kami merasa dirugikan.Mohon pencerahannya.

  734. 734
    wisnu Says:

    sekali lagi maaf pak mohon pencerahannya.trima kasih

  735. 735
    erni.suarni Says:

    ASSALAM MUALLAIKUM WR WB,Bapak Bambang Yth,Saya mu bertanya,atas pembelian rumah melalui KPR,Tetapi kendalanya suami saya orang singapore dan bekerja disana,sementara saya tidak bekerja,bagaimana solusinya?mohon bantuannya,Terima kasih sblmnya.

  736. 736
    aninditta Says:

    Assalamualaikum WR WB,,,Bapak Bambang
    ayah sy meninggal meninggalkan sebuah rumah seharga 130jt. sy mau bertanya bagaimana cara pembagian harta waris bila ahli warisnya terdiri dari ibu tiri(tdk mempunyai anak dr ayah sy), saya(perempuan) dan adik laki” (1org).
    mohon penjelasannya,,terimakasih

  737. 737
    Harlan Says:

    Yth. P.Bambang Sugeng
    Tahun lalu saya meminjam uang di Adira dengan BPKB Yamaha Jupiter Mx 2006 sbg jamiman untuk suatu kebutuhan yang sangat mendesak dan tidak bisa berpikir panjang pada saat itu. Setelah 6 bulan berselang saya sudah melunasi peminjaman dan BPKB itu sudah ada di tangan. Namun semua itu saya lakukan dengan sembunyi-sembunyi dr kedua orang tua saya. Pastinya BPKB motor tsb atas nama ayah saya.
    Saya sangat takut kalau kelak motor tsb di jual usaha saya selama ini menjadi sia2. Saya sangat khawatir apabila dalam proses penjualan tsb masih membawa-bawa nama Adira .
    Terima Kasih dan mohon pencerahannya..

  738. 738
    admin Says:

    Terimakasih MIKA.
    1. Sertipikat tanah.
    2. Harus ada surat kuasa jual secara Notariil dibuat oleh notaris di Indonesia.
    Demikian Terimakasih.

  739. 739
    admin Says:

    Lanjutan MIKA.
    1. Kalau anda tidak melepas kewarganegaraan Indonesia maka tetap sah milik saudara SHM tersebut.
    2. Bisa saja dihibahkan anak atas warga negara Indonesia.
    Tidak demikian karena bisa saja menikah dengan WNA tapi tetap sebagai WNI.
    Demikian terimakasih.

  740. 740
    admin Says:

    Terimakasih WISNU.
    1. Kalau jual rumah dan tanah pasti besamaan dengan IMB juga. IMB hak saudara atas pembelian Rumah tersebut. Jadisatu kesatuan.
    2. Masalah nama IMB tidak masalah atas nama pemilik rumah yang lama. Memang demikian adanya.
    3. SHM nya tetap sah, permasalahannya akan muncul ketika anda akan menjual tanah rumah tersebut atau sebagai jaminan kredit dari bank maka pasti diminta IMB nya. dasar mendirikan bangunan rumah tersebut adalah IMB. tapi kaitan dengan sertipikat SHM tidak ada hubungannya. Jual beli anda tetap sah atas tanah dan bangunannya.
    Demikian terimakasih.

  741. 741
    admin Says:

    Terimakasih ERNI SUARNI.
    waalaikum salam wr wb.
    Kalau mau pembelian cara KPR yang melakukan transaksi hanya anda sendiri saja , artinya yang hutang ke bank saudara dan yang membayar saudara suami hanya mengetahui saja. Tidak masalah sepanjang anda masih WNI.
    Demikian terimakasih.

  742. 742
    admin Says:

    Terimakasih ANINNDITA.
    waalaikumsalam wr wb.
    Bagi saja sesuai porsinya atau bisa dimusyawarahkan. istri kedua mendapat 1/8 bagian jika harta bawaan ayah dan ibu saudara. jika harta bersama/gono gini ibu tiri dan bapak anda maka separoh milik ibu tiri dullu dan separo dibagi lagi 3 ahli waris. anda perolehan lebih sedikit daripada adik lelaki anda. pembagiannya kalao adik 2 maka anda 1. setengahnya dari laki2.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  743. 743
    admin Says:

    Terimakasih Harlan.
    saya kira tidak menjadi masalah kan, sekarang hutang ke adira sudah lunas, mengapa takut dan kawatir. Lebih baik akui aja perbuatan anda itu akan lebih baik, toh pinjaman anda ke adira lunas, lalu apa yang dikawatirkan.
    Saya kira demikian terimakasih.

  744. 744
    Lidya Says:

    Yth. Bp. Bambang,

    Saya ingin menanyakan mengenai biaya balik nama untuk pembelian unit di apartemen. AJB nya belum diterbitkan. Tetapi saya ingin membuat dokumen balik nama. Apakah pembuatan dokumen balik nama ini bisa dilakukan tanpa notaris? atau tetap harus dilakukan melalui notaris?
    Dokumen yang ada sampai dengan saat ini adalah PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) saja. Sedangkan AJB (Akta Jual Beli) nya belum ada.
    Mohon bantuannya pak karena saya diinformasikan untuk membayar sejumlah Rp. 2,300,000 untuk proses pembuatan balik nama tersebut dan bukan di depan Notaris. Hanya antara saya dan developernya saja. Apakah di kemudian harinya transaksi ini dianggap sah pak?
    Terima kasih atas informasinya pak.

  745. 745
    admin Says:

    Terimakasih LIDYA.
    untuk jual beli tanah maupun apartemen satuan rumah susun maka sebaiknya dilakukan dihadapan Notrais dan PPAT karena untuk lebih amannya dan memenuhi syarat sahnya peralihan hak atas tanah atau sarusun.
    demikian pendapat saya dan terimakasih.

  746. 746
    Mika Says:

    Yth Bpk Bambang
    Terima kasih saya ucapkan untuk solusi terdahulu. Mengenai Surat kuasa jual, saya sudah membuatnya di atas materei 6rb. Apakah srt tersebut tidak sah, sehingga saya diminta untuk membuat lagi disertai legalisasi KBRI dimana saya tinggal di LN? Ataukah tidak notariil?
    Atas bantuannya diucapkan terima kasih..^_^…

  747. 747
    danis prayogo Says:

    asslkm….
    sy mau konsultasi ttg Perceraian..
    4 tahun sy menikah dan dikaruniai 1 orang Putra,skrg umur 3tahun, 2tahun lalu sy mengalami Jatuh Karier dalam pekerjaan sy, yg memaksa sy harus berfikir xtra keras untuk bisa mencukupi keluarga saya, lalu saya putuskan untuk pergi keLuar Jawa untuk bergabung dgn Proyek Bangunan. stlah berselang 1 tahun, tiba2 sy diGugar Cerai oleh Istri sy, dengan tidak ada alasan yg jelas slain menangis, sy dpt info bahwa Mertua sy yg mengingikan Perceraian ini, sejak itu setiap sy ingin kirim nafkah untuk Istri & Putra sy, selalu diTolak Oleh Istri sy, sy Telpn , SMS jg tidak pernah di Respon, No.HO driver & Pembantu sy juga di Ganti Smua oleh Istri sy.sy benar2 hilang kontak dgn keluarga sy,sy jg tdk diperbolehkan pulang oleh Istri sy.akhirnya sy jg tidak pulang walopoun sy kangen mreka.tp demi menuruti kemauan istri sy, sy IYA kan untuk tdk Pulang.- lalu sy dpt kabar , bahwa istri sy akan mengugat cerai sy & sewa pengacara..Kira2 sy mengambil langkah apa? krn sy benar2 niat hanya untuk kerja demi keluarga.mhn pencerahan nya. thx

  748. 748
    Dicky Sugiarto Says:

    Salam, kami ingin bertanya perihal transaksi presale apartemen.

    Pada saat istri saya membeli apartemen The Suite Metro Bandung pada developer PT Permata Margahayuland, dia menandatangani Surat Konfirmasi Unit dan menyerahkan booking fee sebesar Rp. 1jt dengan tatacara pembayaran cash bertahap langsung ke developer.
    Setelah bulan ke-3 saya membayari angsurannya, kami diminta menandatangani Surat Pesanan karena menurut petugasnya surat konfirmasi unit bukan bukti peralihan yang sah dan harus diganti dengan Surat Pesanan (menunjuk pada tulisan yang ternyata tertera di halaman bagian belakang Surat Konfirmasi Unit). Setelah membaca isi surat tersebut kami merasakan ada kejanggalan karena terdapat kalimat yang kurang lebih isinya bahwa angsuran ke-1,2,3 hangus apabila konsumen membatalkan pembelian. Angsuran ke-4 dan seterusnya hanya akan dikembalikan 50% apabila konsumen membatalkan.

    Pertanyaan saya,
    1. Bagaimana kekuatan hukum sebuah Surat Konfirmasi Unit ?
    2. Apakah developer wajib mengembalikan uang angsuran kami apabila istri saya tidak bersedia menandatangi Surat Pesanan?

    Demikian, atas bantuannya, kami mengucapkan terima kasih.

  749. 749
    admin Says:

    Lanjutan MIKA.
    Untuk jual beli tanah harus tetap menggunakan akta notariil. Kalau dibawah tangan maka akan terbentur dengan surat kuasa notariil untuk peralihan hak atas tanah. sekalipun dibawah tangan itu diperbolehkan akan tetapi kawatir saya ketika anda bertransaksi maka akan kesulitan di Notaris PPAT nya.
    Demikian terimakasih.

  750. 750
    admin Says:

    Terimakasih DANIS PRAYOGO.
    waalaikum salam wr wb.
    suami istri salah satunya mengajukan gugatan cerai adalah hak dari mereka. Akan tetapi ada syarat yang harus dipenuhi supaya perceraian itu bisa terjadi, antara lain adanya cek cok terus menerus, suami tidak memberikan nafkah lahir maupun batin, salah satu suami atau istri sakit yang tidak mungkin lagi disembuhkan, suami atau istri sebagai pemboros itu antara lain yang ada dalam UU No 1 Tahun 1974 UU tentang perkawinan dan peraturan pelaksanannya.
    langkah anda hadai saja persidangan gugatan cerai itu dan sampaikan kejadian yang sebenarnya supaya menjadi pertimbangan hakim. Kalau saja memang anda tidak melakukan perbuatan yang kategori dapat digugat cerai.
    Demikian terimakasih.

  751. 751
    admin Says:

    Terimakasih DICKY SUGIARTO.
    1. Surat itu sebenarnya kesepakatan jika anda mendandatanganinya berarti setuju. secara hukum sepakat benar adanya setuju sehingga sah menjadi undang-undang bagi kedua belah pihak.
    2. kalau saja anda belum menandatangani surat pesanan berarti boleh digagalkan pembelian itu dengan meminta angsuran akan tetapi DP biasanya hangus. Jika surat pesanan sudah ditandatangani maka angsuran hilang sesuai keterangan yang anda sampaikan dalam surat angsuran 1 2 3 hilang.
    Saya kira demikian pendapat saya terimakasih.

  752. 752
    Rahma Says:

    Pak Bambang dan rekan yang terhormat,
    Saya akan membeli tanah dan rumah, tetapi ketika akan diproses di bank dari sertifikat tanah shm si pemilik tertera 222m berbeda dengan yang dinyatakan dengan pemilik dan denah imb (tergambar) 257m. Sebaiknya perlu diukur ulang oleh BPN dan apakah prosesnya memerlukan waktu yang lama? Bagaiamana dengan biya pengukuran ulang tsb, menurut Bapak, apakah sebaiknya ditanggung berdua (penjual dan pembeli). Penjual menyatakan bersedia dibagi dua (tetapi hanya lisan), apakah perlu tertulis?
    Terima kasih atas Bantuan Bapak.

  753. 753
    Jafaruddin Says:

    Saya mau menayakan permasalahan yg di hadapi orang tua saya di mana orang tua saya sebagai kepala desa.
    Orang tua saya tidak berani menandatangani akte jual beli tanah yg teletak di desa karena orang tua saya tdk tau asal usul tanah tsb Dan orang tua saya sebagai kpl desa akan menandatangi akte tsb apabila ada fakta/bkt tentang tnh tsb. Namun skrg orang tua saya di laporkan ke polisi.
    Mohon bantuannya Pak

  754. 754
    aldo Says:

    Selamat malam,
    Kami 7 bersaudara, ibu kami baru saja meninggal dunia dan ayah masih hidup dan sudah sering lupa-lupa (pikun), tetapi masih bisa menulis dan menandatangani surat-surat. Setelah ibu wafat, barulah kami mengetahui bahwa ayah dan ibu kami mempunyai deposito di salah satu Bank, walaupun jumlahnya tidak besar. Deposito tersebut atas nama ayah atau (OR) ibu. Kami pun mengunjungi Bank tersebut dengan maksud untuk mencairkan Deposito tersebut dan akan dimasukan ke rekening Bank atas nama ayah kami agar mudah diambil untuk keperluan hidup ayah kami. Tapi oleh pihak Bank ditolak, dengan alasan, harus terlebih dahulu melengkapi dokumen berupa : akte kematian ibu kami, surat pernyataan ahli waris dari notaris dan menurut pihak Bank, kami sebagai ahli waris, kami semua harus menandatanganinya.
    Pertanyaan saya, apakah benar demikian prosedurnya, apa yang harus kami perbuat? mohon pencerahaanya, Terima kasih

  755. 755
    supri hadi Says:

    Pak Bambang yang terhormat
    teman saya telah meminjam uang tunai kepada saya dengan menjaminkan Akta Jual Beli atas nama dia 7 bidang kapling kebun sawit dengan masing2 luas 0,75ha yang berstatus plasma pada suatu perusahaan. telah di buat surat perjanjian bermeterai hutang piutang yang isinya sanggup mengembalian hutang dalam jangka waktu satu bulan, apa bila tidak bisa maka tanah yang ada sertifikatnya bisa di jual belikan. bagaimana cara saya mengklaim lahan tersebut agar saya bisa memperoleh SHU (sisa hasil usaha) dari perusahaan. karena saya pernah mencoba ke koprasi tempat pengambilan SHU dan mereka meminta saya untuk menyerahkan surat perjanjian PEMINDAHAN HAK SEPENUHNYA dari teman saya kepada saya. yang jadi masalah saya tidak dapat menemukan keberadaan teman saya itu. perjanjian di buat 21/10/2009. terima kasih atas bantuannya (mohon ke E-mail saya)

  756. 756
    yana Says:

    ass wr wb,,,
    Bapak Bambang sugeng sy mau bertanya kira” brp biayaya balik nm serifikat tanah(rumah tinggal)
    mhn penjelasannya, terimakasih sebelumnya

  757. 757
    wahyu Says:

    yth. bpk advokat
    saya ingin menyanyakan bagaimana menjual rumah dari harta warisan A yg telah meninggal. A membeli rumah sebelum menikah dan mempunyai adik B,C,D. setelah menikah tidak memiliki anak dan sekarang telah meninggal. dan istri tidak diketahui keberadaannya dmn sudah belasan tahun rumah tidak terawat.
    saat ini B,C,D ingin menjual rumah tersebut, bagaimana caranya? sedangkan B,C,D tinggal di provinsi yang berbeda-beda jadi tidak ada waktu untuk datang bersamaan untuk mengurus surat keterangan waris.
    trims..

  758. 758
    efendi Says:

    selamat sore pak,
    ayah saya mempunyai tanah kurang lbih skitar 1000 m2, rencananya tanaah tersebut ingin dibagi dgn ketiga anaknya.
    yang saya ingin tanyakan , kira2 biaya balik nama sertifikat utk ktiga anak tersebut berapa yah pak?
    mohon rincian perhitungannya

  759. 759
    Fransiska Says:

    Yth. Bp. Bambang,

    Saya WNI menikah dengan WNA dan menjadi WNA. Kami membuat surat perjanjian kawin setelah menikah di gereja. Kepada Notaris di Indonesia itu kami tidak memberitahu bahwa kami sudah menikah di gereja. Lalu kami menandatangani suat perjanjian kawin itu kemudia n mendaftarkan pernikahan kami ke kantor catatan sipil setempat.
    Skarang ini suami ingin bercerai dari saya dan hukum di negaranya mengakui bahwa surat perjanjian kawin dari Indonesia itu sah karena negaranya tunduk kepada hukum Internasional private recht. Yang ingin sayatanyakan kepada bapak karena isi surat perjanjian itu merugikan saya:
    1. Apakah surat perjanjian kawin ini bisa saya gugat karena di buat setelah menikahdi gereja? Disisi lain saya ragu akan hal ini karena pernikahan kami di gereja belum didaftarkan ke Catatan sipil pada waktu kami membuat surat perjanjian kawin tersebut.
    2. Surat perjanjian kawin tersebut ditandatangani oleh saya secara terpaksa dan di ancam suami saya pada saat saya mengandung anak kami. Saya tidak mempunyai bukti yang kuat untuk bisa membuktikan hal ini di pengadilan. Apakah pengadilan Indonesia bisa membatalkan surat perjanjan kawin kami dengan alasan dibuat sebelum menikah dan melanggar hukum?

    Mohon jawaban bapak dan terima kasih.

  760. 760
    Fransiska Says:

    Yth. Bp. Bambang,

    Saya WNI menikah dengan WNA dan menjadi WNA. Kami membuat surat perjanjian kawin setelah menikah di gereja. Kepada Notaris di Indonesia itu kami tidak memberitahu bahwa kami sudah menikah di gereja. Lalu kami menandatangani suat perjanjian kawin itu kemudia n mendaftarkan pernikahan kami ke kantor catatan sipil setempat.
    Skarang ini suami ingin bercerai dari saya dan hukum di negaranya mengakui bahwa surat perjanjian kawin dari Indonesia itu sah karena negaranya tunduk kepada hukum Internasional private recht. Yang ingin sayatanyakan kepada bapak karena isi surat perjanjian itu merugikan saya:
    1. Apakah surat perjanjian kawin ini bisa saya gugat karena di buat setelah menikahdi gereja? Disisi lain saya ragu akan hal ini karena pernikahan kami di gereja belum didaftarkan ke Catatan sipil pada waktu kami membuat surat perjanjian kawin tersebut.
    2. Surat perjanjian kawin tersebut ditandatangani oleh saya secara terpaksa dan di ancam suami saya pada saat saya mengandung anak kami. Saya tidak mempunyai bukti yang kuat untuk bisa membuktikan hal ini di pengadilan. Apakah pengadilan Indonesia bisa membatalkan surat perjanjan kawin kami dengan alasan dibuat setlah menikah dan melanggar hukum?

    Mohon jawaban bapak dan terima kasih.

  761. 761
    SUPARNO Says:

    Selamat siang, malam,pagi Bapak,

    Gambaran awal ;
    1. Saya pernah menikah 10 th dikaruniai anak 1 laki-laki,
    2. beberapa bulan lalu saya telah digugat cerai istri dan sy sdh mendapatkan akta cerai.
    3. Beberapa jeda waktu saya digugat nafkah anak dengan tuntutan 1/3 penghasilan atau gaji, karena saya seorang pns.
    4. Harta yg ada ; rumah (kreditan) atas nama sy, krn sblm nikah sy sdh mempunyai rumah, dlm perjalanan perkawinan istri membeli sepeda motor atas nama istri, saya membeli mobil corola dx th 1981 atas nama saya.
    5. Sejak perkawinan memang tidak ada perjanjian mengenai harta yang ada.

    Pertanyaan :
    1. Apakah dgn tidak tdk hadirnya saya pd sidang putusan nanti, hakim PA dpt memutuskan tuntutan nafkah anak sesuai dg tuntutannya?
    2. Berhubung yg menggugat cerai istri, bgm perlakuan atas harta yg ada tersebut??? Apakah istri bisa mendapatkan sebagian harta tsb????? Jelas-jelas pembelian mobil itu dari hasil gaji saya.
    3. Bagaimana langkah-langkah saya supaya harta yg saya dapatkan tsb tidak menjadi bagian dari mantan istri???? Bilamana dapat digugat harta gono-gininya?

    Sekali lagi Mohon maaf dan terima kasih atas jawabannya mohon dikirimkan ke email pribadi saya.

  762. 762
    sari Says:

    Selamat Sore pak,
    Saya punya masalah yang sangat membingungkan….
    Beberapa tahun lalu orang tua saya menjual 1/2 dari tanah yang kami tempati kpd salah satu keluarga ibu saya tanpa ada akte jual beli atau bukti lainnya yang menyatakan bahwa tanah tsb telah dijual dan juga sertifikat tanah tsb masih jadi satu yaitu dgn nama ayah saya.Kemudian sertifikat tanah tsb dijaminkan ke bank oleh keluarga ibu saya berdasarkan persetujuan dari ayah saya.

    Yang ingin saya tanyakan
    1.Jika ingin melakukan pemisahan sertifikat apa yang harus kami lakukan ?
    2. Jika sertifikat tsb dicabut dari bank, Berapa lama nama sertifikat tsb akan tercantum dlm jaminan bank?(ada informasi yg menyatakan bahwa nama sertifikat tsb tidak muncul sbg jaminan dlm kurun waktu 4 bln stlh pencabutan)
    3. setelah terjadi pemisahan sertifikat ,apakah dapat dicantumkan dua nama pada sertifikat kami (1/2 tanah yg milik kami) misal : pemegang hak atas tanah tsb adalah “soejono dan juli” sehingga jika salah satu ingin menjualnya tidak dpt terlaksana jika yg lain tdk setuju

    Mohon jawabannya bapak……….dan mohon untuk dikirimkan ke email saya…..terima kasih

  763. 763
    fadly lilik Says:

    Aslam Mualaikum pak bambang …
    Sesorang teman datang kepada saya untuk minta bantuan meminjam sertifikat tanah saya untuk memperoleh keridit bank,dengan segala persyaratan bank mencairkan dana pinjaman kridit tsbt.
    -Ternyata 5 bulan kemudian bihak bank datang ke saya menyatakan teman saya sudah kabur dan menyisakan tunggakan . . .
    -Pihak bank meminta saya yg membayar tunggakan . .jelas saya keberatan . .
    -Saya kerumah teman saya itu ternyata benar dia sudah kabur . . .
    -Pertanyaan saya Bisakah pihak bank menyita jaminan atas angunan milik orang lain . .(sertifikat tanah Saya)
    mohon bantuanjawaban . . wasalam

  764. 764
    admin Says:

    Terimakasih RAHMA.
    Memang banyak terjadi luas tanah yang tertera di sertipikat dan fakta dilapangan berbeda luasnya, hal itu wajar karena mungkin pada saat pengukuran terjadi kekeliruan. Olehnya pemilik sertipikat bisa mengajukan pengukuran ulang guna perbaikan atas kesalahan yang tertera pada sertipikat tentang luasnya. Prosesnya tidak memerlukan waktu lama biasanya satu bulan cukup. Pengukuran memang ada biayanya tapi tidak besar, olehnya dibiayai oleh pemilik atau calon pembeli itu bebas sesuai kesepakatan. mestinya menururt saya dibiayai oleh pemilik dulu, sehingga pembeli membeli dalam keadaan sudah sempurna surat tanahnya.
    Demiian terimakasih.

  765. 765
    admin Says:

    Terimakasih JAFARUDIN.
    apa dasar laporan polisinya, saya kira tidak berdasar. Kalau memang bukan sebagai pemilik tanah dan tidak ada suratnya mengapa dilakukan pengesahan oleh kepala desa kan malah keliru. Dan satu hal bahwa kepala desa tidak bisa melakukan akta jual beli atas tanah kepada para poihak@, yang bisa dan diperbolehkan adalah pak camat selain PPAT setempat.
    Demikian terimakasih.

  766. 766
    admin Says:

    Terimakasih ALDO.
    Benar memang demiian prosedurnya, menururt saya lengkapi saja. Karena ahli waris dari ibu adalah ayah anda dan seluruh anak-anaknya, jika anda pribumi maka keterangan waris cukup dikeluarkan desa kecamatan setempat, jika keturunan tionghoa atau asing maka dengan akta notaris.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  767. 767
    admin Says:

    Terimakasih SUPRIHADI.
    Saya kira anda harus membuat jual beli dulu dengan teman anda, atau pelepasan tanah tersebut akibat sebagai pelunasan hutang. memang benar demikian prosedurnya. Mohon maaf lebih llanjut saya tidak tahu isi perjanjian anda dan teman anda sehingga tidak bisa berkomentar lebih jauh.
    Demikian terimakasih.

  768. 768
    admin Says:

    Terimakasih YANA.
    Biaya balik nama tidak terlalu mahal yang ditentukan BPN, coba tanyakan aja ke BPN setempat karena biaya berbeda tiap tiap kota. Tetapi pada dasarnya balik nama ongkosnya tidak mahal .
    Demikian terimakasih.

  769. 769
    admin Says:

    Terimakasih WAHYU.
    Pertama tetap harus ada surat keteangan waris untuk menentukan siapa sebenarnya yang sebagai ahli waris A tersebut. Jika sudah maka baru bisa dibuat kuasa jual kepada salah satu pihak ahli waris jika tanah tersebut ingin dijual karena ahli waris yang lain tidak tinggal satu kota.
    Demikian terimakasih.

  770. 770
    admin Says:

    Terimakasih EFENDI.
    Untuk biaya anda bisa tanya kepada BPN setempat, atau jika dikuasakan pengurusannya kepada Notaris PPAT setempat maka tanyakan saja kepada Notaris PPAT setempat. Untuk tanah tersebuyt maka prosesnya ada pemecahan lebih dulu baru dilakukan balik nama berbarengan dengan pemecahannya tersebut.
    Demikian terimakasih.

  771. 771
    admin Says:

    Terimakasih FRANSISKA.
    1. Surat perjanjian kawain dibuat sebelum perkawinan maksudnya sebelum dilakukan pencatatan di kantor catatan sipil. Jika saja pernikahan saudara belum dicatatkan dicatatan sipil maka saudara dianggap belum pernah menikah menururt hukum di indonesia.
    2. Bisa saja anda membatalkan surat perjanian kawin jika ada alasan hukum untuk itu. kita mesti melihat kasusnya lebih mendalam. Misalnya menandatangani surat perjanian dibawah tekanan maka bisa saja perjanjian dibatalkan.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  772. 772
    admin Says:

    Terimakasih SUPARNO.
    1. Tuntutan nafkah dilakukan atau tidak maka saudara tetap berkewajiban dan harus memberikan nafkah biaya pendidikan kepada anak-anak anda sampai anak tersebut dewasa.
    2. Harta setelah perkawinan maka menjadi harta bersama dan harus dibagi sesuai porsi masing-masing yaitu setengah jika terjadi perceraian.
    3. Tidak bisa, hal itu jelas menjadi hak istri saudara setelah bercerai maka harta gono gini dibagi sama rata.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  773. 773
    admin Says:

    Terimakasih SARI.
    1. Pemecahan sertipikat dilakukan atas dasar jual beli bisa.
    2. saya tidak mengerti maksud dicabut dari bank.
    3. Bisa dicantumkan dua nama dalam sertipikat.
    demikian terimakasih.

  774. 774
    admin Says:

    Terimakasih FADLY LILIK.
    Waalaikumsalam wr wb.
    Jika peminjaman tersebut kepada bank atas sepersetujuan saudara maka jelas saudara seagai penjamin dan pemiolik jaminan atas hutang temen saudara maka saudara bertanggungjawab, jika saudara tidak pernah menandatangani akta kredit sebagai penjamin dan pemilik jaminan maka anda bisa melakukan upaya hukum gugatan pembatalan ke pengadilan negeri setempat.
    demikian terimakasih.

  775. 775
    RIZAL WAHYUDI SHR Says:

    pak bambang saya mau tanya,apakah bisa 2 sertifikat tanah muncul dengan lokasi yg sama dan ukuran yg berbeda? sertifikat keluar di tahun yang sama pula….
    pak bambang apakah desa bisa mengeluarkan/membuat SPPT sedangkan tanah masi dalam permasalahan/sengketa. saya minta jawaban,penjelasan nya..makasi

  776. 776
    santosa Says:

    Assalamu’alaikum wr.wb pak Bambang….
    Istri saya meminjam uang 20 juta ke perorangan didepan notaris dengan agunan akta jual beli tanah, didalam surat perjanjian tersebut tertulis bahwa istri saya harus mengembalikan pokok hutang 20 juta + bunga selama 6 bulan sebesar 12 juta, kalau pada waktu jatuh tempo tidak bisa mengembalikan seluruh hutang beserta bunganya maka tanah tersebut menjadi milik yang memberikan pinjaman kepada istri saya. pertanyaannya:
    1. Apakah kalau istri saya hanya bisa melunasi pokok hutangnya, tanah tersebut tetap menjadi milik peminjam?
    2. Apakah orang yang meminjamkan tersebut masuk kategori lintah darat yang dapat dilaporkan polisi?
    Demikian pak Bambang, terima kasih atas jawabannya.

  777. 777
    admin Says:

    Terimakasih RIZAL WAHYUDI
    1. Sertipikat kalau satu tanah muncul 2 sertipikat tidak bisa, kalo ukuran tanah sebenarnya tidak sama dengan yg tertera di sertipikat itu mungkin, karena kliru pengukuran, dan bisa dimintakan perbaikan ke BPN.
    2. Kelurahan tidak berhak mengeluarkan SPPT, yang berhak mengeluarkan adalah kantor pelayanan pajak setempat tanah berada. jadi bukan lurah tapi kantor pajak.
    Demikian terimakasih.

  778. 778
    admin Says:

    Terimakasih SANTOSO.
    Waalaikum salam wr wb.
    1.jawabannya tidak bisa. Kita liat peristiwa hukumnya lebih lengkap, apakah perjanjian itu ada itikat buruk, jika misalnya tanah rumah harga 300 juta lalu pinjam 20 juta dan bunga 12 juta bisa mengambil tanah dan rumah si peminjam kan namanya perjanjian itu dilandasi itikat buruk. Yang adil adalah tanah dan rumah dijual lalu digunakan untuk membayar hutang dan sisanya dikembalikan pada pemilik tanah dan rumah.
    2. Tidak bisa dilaporkan polisi dan bukan lintah darat karena bunga diperjanjikan adalah sah secara hukum dan menjadi undang@ bagi para pihak.
    Demikian terimakasih.

  779. 779
    adi Says:

    trmakasih pak bambang..
    pak Saya adi
    Ayah saya punya sebidang tanah dan bangunan yang sudah SHM atas nama ayah saya.dan sertifikat tsb telah dijadikan jaminan kepada pihak lain (pihak kedua) tanpa sepengetahuan anak2nya.yg saya tanyakan adalah:
    1. Apakah bila sertifikat tsb akan dijual/ di buat jaminan ke bank oleh pihak Kedua.hukumnya sah/bagaimana?
    2.apabila saya(anak2nya) akan menjual tnah & bangunan tsb .apa yg harus sya lakukan.?
    3. apabila ayah menjual tanah yg masih ajb tanpa sepengetahuan anak2nya.hukumnya sah / tidak?
    Saya anak pertama dari 3 bersaudara.ibu sudah meninggal.
    Trimakasih pak…
    Terkirim dari Samsung Mobile

  780. 780
    Ahmad Nashir Says:

    Selamat Siang pak Bambang,
    -Saya menjadi perantara Jual beli Tanah berstatus AJB atas nama Bapak B yang akan dijual kepada Bapak C
    -Bapak B membeli tanah ini pada tahun 2000 dari Ibu A yang saat ini telah meninggal (sertifikat masih atas nama Ibu A)
    -Ahli waris dari Ibu A tidak bisa menunjukkan Sertifikat Asli dengan alasan Hilang ( saya khawatir sertifikat ini diagunkan ke Bank atau ada ketidakpuasan dari ahli waris thdp Jual beli yg terjadi pd tahun 2000)
    -Tanah pada sertifikat seluas 2000 m2 dan yg dibeli oleh Bapak B seluas 140 m2 ( 1 kavling) , lainnya (5 kavling) dibeli orang lain dan 1 kavling milik salah satu Ahli waris.
    - Langkah apa yang harus saya lakukan agar Jual beli Bapak B dengan Bapak C bisa terjadi ?
    Terima kasih atas penjelasan Bapak.

  781. 781
    adhi248 Says:

    Selamat Pagi Yth. Bp. Bambang.
    Saya nugroho dan saya buta soal hukum.saya ingin minta solusi dr Bpk.
    Alurnya kejadiannya :
    A = saudara saya
    B = pemilik mobil
    C = pemilik rental mobil
    D= pemberi gadai
    Urutan kejadian B kerjasama dengan C agar mobil B bs digunakan untuk rental. Akhrnya A merental mobil ke C.setelah itu A mengadaikan mobil ke D. Dgn perjanjian kuitansi dan ada be2rapa saksi saat itu. Selang seminggu kmudian A berencana menebus mobil yg digadaikn ke D.ternyata mobil sudah tdk ada dan D bersikeras bahwa tidak pernah menerima gadai dr A. 2 hari kemudian A kembali menemui D dan D menyarankan agar A menemui pengacara D. Setau saya alat bukti berupa kwitansi dihancurkan pihak D.Semenjak itu juga pihak A dan C masih mencari keberadaan mobil B. Karena tidak kunjung ketemu akhirnya pihak C melaporkan ke polisi dugaan kasus penggelapan yang dilakukan pihak A. Setelah laporn diterima pihak A absen dr beberapa kali panggilan. Info terahkir dari reskrim bahwa D telah mengembalikan ke pihak B.tanpa sepengetahuan pihak A dan C.dan kwitansi pengadaian kenapa bs ada lg.padahal sebelumnya pihak D memberi tahu ke A bhwa kwitansi sudah dihancurkan. Kmarn pihak A mendapat surat panggilan dr pengadilan bhwa berkas sudah dilimpahkan ke kejaksaan.dan A datang memenuhi panggilan pengadilan. Entah bagaimana prosesnya pihak A langsung menjadi tahanan dan sekarang mnjadi tahanan titipan di lapas. Mobil yg dirental sekarang di tahan di polres.
    Pertanyaan saya :
    - apakah benar kalo berkas yang sudah masuk kejaksaan tidak bisa dicabut? (sedangkan pihak C pernah akan mencabut berkas tetapi di beri tahu bhwa berkas tdk dpt di cabut)
    - Apakah pihak A bisa bebas? Dikarenakan barang bukti sudah ditemukan.
    - Apakah pihak D bs dituntut karena menipu pihak A.dan setelah tau bhwa mobil bermasalah dan takut apabila dituduh menjadi penadah maka pihak D langsung mengembalikan ke pihak B.
    - Apakah pihak tersangka bs menuntut pihak penyidik,apabila ditemukan indikasi pihak penyidik tidak memberikan kesempatan kpd pihak A untuk didampingi pengacara dlm pengisian BAP? (karena yang saya kuatirkan ada intimidasi dr pihak penyidik saat pengisiaan BAP)
    - apakah benar dan ada aturanny kl seandainya bs bebas pihak lapas meminta uang kamar dan makan saat menjadi tahanan titipan?
    - kemungkinan bisa bebas berapa persen Pak?
    Mohon maaf bila pertanyaan saya terlalu panjang.trimakash byk sy ucapkan.dan sukses selalu untuk bapak.

  782. 782
    santosa Says:

    Assalamu’alaikum wr.wb pak Bambang,

    saya sangat berterima kasih atas masukan pak Bambang kemarin, berkat masukan bapak kemarin masalah utang piutang istri saya dengan rentenir sudah dapat diselesaikan dengan kemenangan dipihak saya, sekali lagi terima kasih.

    Wassalamu’alaikum wr.wb

  783. 783
    Dicky Heriyana Says:

    Bapak/Ibu yang Terhormat,
    Saya butuh masukan. Begini ceritanya, saya hendak membeli rumah di daerah Nginden- Surabaya dengan luas tanah 105 meter persegi, namun ternyata rumah yang kami suka masih “petok D atau Surat Ijo”,
    1. Apakah ini aman?
    2. Apakah bisa diubah statusnya menjadi SHM?
    3. Kira-kira hingga berapa lama dan biaya yang kami harus keluarkan untuk ini?
    4. Apa langkah-langkah yang harus kami lakukan.
    Terimakasih atas masukan dan pencerahannya.

    Salam
    Dicky

  784. 784
    admin Says:

    Terimakasih RIZAL WAHYUDI.
    1. Tidak bisa, satu sertipikat diperuntukkan terhadap satu letak tanah, tidak ada sertipikat ganda atau dobel, kecuali sertipikat yang satu hilang maka boleh meminta sertipikat pengganti.
    2. Desa tidak dapat mengeluarkan surat pemberitahuan pajak, yant berhak mengeluarkan SPT PBB adalah kantor pajak.
    demikian terimakasih.

  785. 785
    admin Says:

    Terimakasih ADI.
    1. Jika pihak kedua menjaminkan atau menjual maka tidak berhak tanpa ada persetujuan bapak saudara.
    2. tidak isa menjualtanpa persetujuan bapak saudara.
    3. tidak bisa juga ayah menjual tanhnya tanpa sepersetujuan anaknya sebagai ahli waris ibunya.
    Demikian terimakasih.

  786. 786
    admin Says:

    Terimakasi AHMAD NASIR.
    urutannya yang seharusnya ada AJB lalu balik nama sertipikat. JIka sertipikat masih induk dilakukan pemecahan. setelah pecah dibuat ajb dan dibalik nama ke B. Lalu dari B dbuat AJB ke C.
    demikian singkatnya terimakasih.

  787. 787
    admin Says:

    Terimakasih ADHI24
    1. benar , kasus tersebut kemungkinan besar disidangkan di pengadilan.
    2. Tidak bisa karena yang dihukum perbuatannya A bukan karena BB kembali lalu bebas.
    3. tidak bisa karena sifatnya gadai barang.dan D tidak tau barang tersebut milik B.
    4. pada proses sebelum penyidikan pasti polisi akanmenanyakan apakah saudara didampingi pengacara atau tidak? jika jawabannya tidak maka polisi sudah prosedural.
    5. masalah itu saya kurang mengerti. seharusnya tdk ada pungutan uang apapun di lapas.
    6. saya tdk bisa memberikan berapa putusan hakim, hak ada pada hakim sepenuhnya dengan melihat alat bukti dan keyakinan hakim.
    Demikian terimakasih.

  788. 788
    admin Says:

    Terimakasih SANTOSA.
    Waalaikum salam, Allhamdulillah jika semuanya berakhir selesai dengan baik pak. semoga menjadi manfaat kita semua.
    Terimakasih.

  789. 789
    admin Says:

    Terimakasih DICKY HERIYANA.
    1. Petok D sama surat Ijo berbeda. Jika petok D hak milik yang belum dilakukan pensertipikatan. Jika Surat Ijo adalah tanahnya milik Pemkot Surabaya yang setiap tahunnya melakukan pembayaran ke Pemkot Surabaya. Alias hak pakai saja atas tanah atau sewa tanah ke Pemkot Surabaya, akan tetapi biaya sewanya sangat murah sekali dibanding sewa tanah pada umumnya. dan dapat diperpanjang atau disewa sekaligus 20 tahun ke pemkot. Coba untuk cek kebenaran bisa dilakukan pengecekan di Pemkot Surabaya bukti surat Ijonya.
    2. Bisa saja jika pemkot surabaya melakukan pelepasan namun selama ini yang saya ketahui jarang ada yang dirubah hak milik atau dimintakan pelepasan atau beli dari pemkot sby.
    3.Masalah biaya saya kurang mengerti.
    4. Cek aja ke Pemkot surabaya tentang status hukum tanah tersebut.
    Demikian terimakasih.

  790. 790
    ALDY Says:

    Yth Bpk.SUGENG
    trimakasih sebelumnya atas Forum yg bermanfaat ini,,
    Saya mau tanya pak…
    Saudara Saya (diluar kota) Kredit Mobil atas nama saya namun cicilan perbulan beliau yang bayar. begitu Lunas,BPKB sy beri beliau yang ternyata disalahgunakan menjadi Agunan ke salah satu finance. Ternyata skrng Beliau lari krn usahanya macet dan tidak ada khbrnya lagi.
    kini Pihak Finance mengejar saya untuk melunasi hutang saudara saya,dan mencari keberadaan mobilnya…
    yang saya tanyakan:
    1. apakah itu jadi tanggung jwab saya melunasi kredit mobil tersebut..?
    2. apakah meng-Agunkan BPKB bisa terlaksana tanpa adanya tandatangan pemilik BPKB?

    Trimakasih Bpk.Sugeng dan Team…semoga dapat memberi pencerahan kepada saya..

  791. 791
    abbi wicaksana Says:

    Pak Bambang dan rekan yang terhormat, mohon bantuanya atas masalah kami,saya di tawari oleh A dan B (suami dan istri) yang sanggup memasukkan menjadi PNS melalui jalur khusus ( paling lama satu tahun )dgn syarat memberikan uang 20 juta dgn alasan untuk biaya pengurusan SK ,singkatnya uang 20 juta saya (bersama istri) serahkan ke A dan B dan di berikan kwitansi dgn keterangan “titip dana deposito”,kwitansi tsb di tanda tangani A.saat itu A dan B mengatakan bila dlm setahun SK PNS belum turun uang 20 juta tsb akan dikembalikan. Setelah setahun berlalu ternyata A dan B mengatakan kalau urusan tsb telah gagal dan uang akan dikembalikan, tetapi sudah belasan kali saya minta uang 20 juta tsb A selalu alasan belum punya uang,lalu saya bikin perjanjian tertulis sbb: SURAT PERJANJIAN PENGEMBALIAN UANG

    Kami yang bertanda tangan dibawah ini ;

    I. Nama : A
    Umur : 48 tahun
    Pekerjaan : PNS (pegawai negeri sipil)
    Alamat :
    - Selanjutnya disebut :

    PIHAK PERTAMA

    II. Nama : SAYA
    Umur : 36 Tahun
    Pekerjaan : Swasta
    Alamat :
    - Selanjutnya disebut ;
    PIHAK KEDUA

    Menerangkan bahwa ;
    Pada tanggal 03 Juni 2010 pihak pertama menyatakan kepada pihak kedua bahwa pihak pertama sanggup dan bisa mengurus SAYA menjadi PNS (pegawai negeri sipil) di lingkungan pemkab.kota melalui jalur khusus selambat-lambatnya bulan April 2011, dengan syarat pihak kedua bersedia menyerahkan (menitipkan) sejumlah uang kepada pihak pertama. Selanjutnya pada tanggal 04 Juni 2010 pihak kedua benar dan sungguh telah menyerahkan (menitipkan) kepada pihak pertama yaitu uang tunai sejumlah Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah). Pihak pertama dengan surat ini menyatakan dan mengakui telah menerima sejumlah uang tersebut di atas dari pihak kedua. Dan surat ini juga berlaku sebagai tanda penerimaan (kwitansi) yang sah. Sehubungan dengan telah berakhirnya waktu yang telah di janjikan pihak pertama terhitung mulai bulan Juni 2010 sampai bulan April 2011 tidak terealisasi. Maka para pihak telah saling setuju dan sepakat membuat perjanjian dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
    PASAL 1
    1). Jumlah uang yang telah di serahkan (dititipkan) pihak kedua kepada pihak pertama adalah sebesar Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah).
    Bahwa pihak pertama harus mengembalikannya kepada pihak kedua seketika dan sekaligus lunas selambat-lambatnya pada hari Jumat, 10 Juni 2011.
    2).Pihak pertama dan pihak kedua sepakat bahwa untuk memudahkan kedua belah
    pihak maka pengembalian dilakukan melalui mekanisme transfer ke rekening Bank
    Mandiri dengan nomor : 1234567890 atas nama pihak kedua.
    3). Terkait dengan kegiatan pada ayat 2 pasal 1 diatas, pihak pertama harus menyimpan struk/bukti transfernya sebagai bukti pembayaran (pengembalian) yang sah, bukti transfernya ini di salin (copy) dan diberikankan pada pihak kedua.
    PASAL 2

    1). Apabila setelah batas jangka waktu sebagaimana dalam pasal 1 ayat 1 tersebut diatas pihak pertama tidak juga mengembalikan dan atau mengembalikan sebagian saja, maka pihak pertama dikenakan denda sebesar Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah) untuk setiap hari keterlambatan, selama 10 (sepuluh) hari, atau selambat-lambatnya pada hari Senin, 20 Juni 2011 yang harus dibayar pada pihak kedua beserta dengan uang pokoknya tersebut seketika dan sekaligus lunas.
    2). Lewat dari jangka waktu tersebut pada ayat 1 pasal 2 di atas. Pihak pertama tidak juga mengembalikan dan atau mengembalikan sebagian uang pokok berikut dengan denda keterlambatannya. Maka pihak kedua berhak untuk melaporkan guna menyelesaikannya dengan jalur hukum. Dengan ketentuan bahwa semua biaya bertalian dengan penyelesaian jalur hukum tersebut menjadi tanggungan dan di bayar oleh pihak pertama dengan tidak mengurangi hutang pokok dan dendanya.

    Demikian perjanjian ini dibuat dengan sebenarnya dan dalam kondisi sehat jasmani maupun rokhani tanpa paksaan pihak manapun. Apabila dalam pelaksanaanya terjadi penyimpangan dari syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang disepakati maka surat ini dapat dijadikan alat bukti yang sah menurut hukum.
    Demikian isi perjanjianya,akan tetapi sampai saat ini pihak A tetap belum bisa mengembalikan uang 20 juta .pertnyaan saya: 1.apakah dng di buatnya perjanjian, perkara tsb masih bisa di pidanakan? termasuk penipuan atau penggelapan pak? 2.apakah si B jg bisa di laporkan dlm perkara ini karena telah ikut membujuk dan merayu saya ? terima kasih.

  792. 792
    abbi wicaksana Says:

    Pak Bambang dan rekan yang terhormat,mohon dijelaskan jg mengenai daluwarsa (pasal 74) karena perkara ini sudah 10 bln ,apakah masih bisa di laporkan ke polisi?.terima kasih banyak pak.

  793. 793
    RIKA NAWIR Says:

    Pak Sugeng saya punya masalah ,saya beli tanah dengan ukuran 96 M X 50 M.sewaktu saya mau menggarap lahan tersebut saya mengukur keseluruhan lahan yg sesuai surat dasar yang semuanya 256 x 50 m yang dijual kavling oleh pemilik semula dengan ukuran 20 x 50 m 1 kavlingnya.setelah saya ukur ulang ternyata ukuran lahan semua cuma 200 x 50 m. karena posisi saya terletak pada kavling ujungnya 96 x 50 saya kehilangan lebih separo lahan saya. setelah konfirmasi pada yang menjual tanah pada saya td pemilik mengakui lahannya yang 56mnya td ada .setelah berunding dia bersedia mengembalikan uang yang terlanjur sudah dibayarkan .namun sudah 10 bulan berlalu uang tak kunjung dikembalikan.apa masalah ini bisa saya ajukan gugatan ke pengadilan?

  794. 794
    admin Says:

    Terimakasih ALDY.
    1. Kalau saja yang melakukan perjanjian leasing adalah saudara maka tanggungjawab hukumnya adalah saudara, akan tetapi sepanjang saudara bisa membuktikan jika saudara hanya dipakai nama saja maka anda bisa lepas dari tanggung jawab.
    2. Kalau menjaminkan BPKB maka siapa yang menjaminkan tidak perlu tanda tangan nama yang tertera dalam BPKB, karena benda bergerak maka siapa yang menguasai dianggap sebagai pemilik.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  795. 795
    admin Says:

    Terimakasih ABBI WICAKSONO.
    1. kalau melihat alur cerita sejak awal maka terjadi penipuan dan penggelapan yang dilakukan A dan B kepada saudara. Ada perjanjian atau tidak yang jelas cerita awal itu menjadi asal muasal perbuatan pidana itu ada. omasih bisa dipidanakan.
    2. Bisa saja , disebut turut membantu kejahatan pasal 55 , 56 KUH Pidana bisa saja dimasukkan untuk si B.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  796. 796
    admin Says:

    Terimakasih ABII lanjutan.
    Bisa tetap dilaporkan polisi karena pasal kadaluwarsa pidana adalah 20 tahun dan jika perdata adalah 30 tahun
    Demikian terimakasih.

  797. 797
    admin Says:

    Terimakasih RIKA NAWIR.
    Bisa saja diajukan gugatan ke pengadilan tentang pengembalian sejumlah uang akibat kekeliruan transaksi jual beli tanah berdasar luasannya. adanya dugaan itikat buruk menjual tanah tersebut sehingga anda mengalami kerugian yang nyata berupa uang.
    akan tetapi berperkara di pengadilan memerlukan waktu yang panjang olehnya saran saya lakukan saja musyawaraha lebih dulu.
    demikian terimakasih.

  798. 798
    panji Says:

    saya ingin membeli rumah second secara kpr. saya sudah membayar uangmuka 80 jt. sertifikat rumah trsebut masih nama orangtua penjual yg tlah meninggal. ahli waris ada 4, yg 2 telah dtetapkan afwezig tidak hadir oleh pengadilan negeri.
    1. apakah saya bisa mengajukan kpr atas kondisi yg demikian?
    2. apakah sertifikat tsb bisa dbalik namakan kpd 2 ahli waris yg masih ada saja,karena yg lainny sudah dnyatakan afwezig oleh pengadilan? dan ini merupakan syarat dr salahsatu bank ma***ri utk kpr.
    terimakasih

  799. 799
    hifzal hafiz Says:

    kakek saya telah meninggal 4 thn yang lalu kemudian kemarin ada orang bank yang menagih hutng atsa nama kakek sbsar 6 juta yang digunakan untuk membeli Tracktor, dengan konsekwesi kalau tak sanggup melunasi hutang tersbut maka sawah akan di segel dan menjadi milik pemerintah,namun sampai saat ini saya masih belum mendapat keterangan kronologi trnsaksinya,yang saya mau tanyakan apakah ada ketentuan hukum yang seperti itu,saya memandang itu adalah penindasan yang secara tidak langsung terhadap orang kecil,.bagai mana menurut bapak,
    1,jika saya melunasi hutang kakek maka sawah tersebut jadi milik saya
    2,apa yang harus saya lakukan dan perhatikan sebelum saya mngambil keputasn unuk melunasi hutang kakek,agar tidak terjadi sesuatu urusan2 lain yang tidak di inginkan.
    3,karena posisi saya sekarang di kalimantan dan rumah saya di indramayu, saya merekomendasikan kpd pihak bank untuk emailkan surat2,,.
    3,

  800. 800
    Sofyan Says:

    Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih telah mau membaca pertanyaan saya ini. Saya memiliki masalah ketika mengurus pembuatan sertifikat tanah di PPAT. Waktu itu, saya membeli tanah seluas 100 meter persegi dari total tanah 318 meter persegi.

    Oleh penjual, saya diminta mengurus surat pemecahan sertifikat ke PPAT. Punya saya 100 meter persegi, punya penjual sisa 218 meter persegi. Ternyata, setelah sertifikat jadi, di situ tertulis tanah saya menjadi 106 meter persegi dan sisa tanah milik penjual hanya 97 meter persegi. Kalau penambahan luas tanah saya dari 100 menjadi 106 meter persegi, itu tidak masalah karena perbedaannya kecil. Tapi sisa tanah yang lainnya, seluas 115 meter persegi, oleh pengukur BPN dibebaskan sebagai jalan tanpa ada persetujuan dari pihak penjual. Tentu saja saya dikomplain oleh pihak penjual. Sebab, pemilik tanah sudah menjual sisa tanah tersebut.

    Sebenarnya, penjual memperbolehkan sebagian tanah dipakai untuk jalan, tapi tidak seluas 115 meter persegi. Kalau hanya 60 meter persegi untuk jalan, dia setuju. Toh, katanya, jalan segitu sudah cukup untuk lalu lalang kendaraan. Belakangan, ketika sertifikat jadi, pihak PPAT malah baru minta surat kuasa untuk membebaskan tanah yang 115 meter persegi untuk jalan tersebut. Tapi tentu saja pihak penjual menolak. Penjual maunya membebaskan tanahnya hanya 60 meter persegi karena sisanya sudah dijual ke orang lain dan bahkan sedang dibangun.

    Saya sudah meminta penyelesaian masalah ini kepada pihak PPAT dan pengukur BPN. Tapi belum ada penjelasan yang berarti. Nah, melalui surat ini, saya mohon saran dari Bapak. Bisakah saya minta sertifikat saya direvisi? Jika BPN atau PPAT berbelit-belit, apa yang harus saya lakukan? Apakah revisi ini akan membutuhkan biaya lagi? Tapi ini kan kesalahan bukan pada saya. Ini kan kesalahan ukur dan yang dilakukan BPN, yang tidak meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pemilik tanah.

    Sekali lagi, atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.

  801. 801
    Subandi Says:

    Assalamualaikum,w.wb..

    Pak Bambang dan Rekan yg budiman,

    Awalnya teman sy menyampaikan dia mempuyai orderan sewa rental yg nilai sewa rentalnya lebih besar dari harga sewa pasaran.

    Atas hubungan baik pertemanan Sy diminta bantuan oleh teman sy untuk dibuatkan surat perjanjian palsu sewa mobil untuk dikantor sy bekerja, agar si pemilik mobil si A (korban) percaya mobilnya tersebut jelas2 di sewa oleh perusahaan sy bekerja yg mana di surat perjanjian itu ada tanda tangan sy dan teman sy tanpa materai. Dan ada Surat perjanjian sewa mobil antara si A dan teman sy yg mana nilainya lebih kecil dari pada nilai sewa yg akan di sewakan ketempat lain yg sy sendiri pun tdk tahu brp nilainya.

    Bodohnya sy adalah sy mau membantu teman sy itu atas dasar kenal baik dan dia akan bertanggung jawab atas sewa rental yg akan dibayarkan ke si A, selama 5 bulan berjalan sewa rental yg akan dibayarkan ke si A berjalan lancar akan tetapi di bulan terakhir tdk dibayarkan melainkan dia gadaikan.

    Teman sy sudah di tangkap oleh keluarga si A untuk diselesaikan secara kekeluargaan. saya mohon bantuan hukum mengenani posisi sy dlm kasus ini krn murni motif sy adalh membantu teman dan tdk mengambil keuntungan sepeser pun dari teman sy itu dan memang tdk terima uang sedikitpun dari teman sy itu yg memanfaatkan kepercayaan sy itu..

    Terimaksih pak Bambang.. mohon pencerahaanya..

  802. 802
    puji hartanto Says:

    assalammualaikum,
    saya mau tanya tentang balik nama tanah, mohon penjelasan

    kalau mau balik nama tanah persawahan kaplingan apakah tanah tersebut harus dikeringkan dulu pak, terus tanah tersebut dipecah sesuai kaplingan tapi sertifikat masih atas nama pihak penjual kemudian baru bisa balik nama pada pihak pembeli. apakah itu betul pak? karena keterangan ini dari kepala Dusun saya.
    mohon segera di jawab.
    matur nuwun sanget pak.

  803. 803
    achmad.r Says:

    assalamualaikum

  804. 804
    achmad.r Says:

    assalamualaikum,
    saya mau tanya ,ayah saya mewariskan sebuah rumah dan tanah , akan tetapi tidak ada akta jual belinya .pertanyaanya apakah bisa kami membuat akta jual beli dengan ahli waris nya yg sekarang .

  805. 805
    rohiman Says:

    Assalamu’alaikum wr wb

    Saya mau bertanya soal jual beli tanah Pak.
    Baru-bari ini saya membeli tanah plus bangunan dari seorang nenek yang masih hidup namun janda.
    Nenek tsb memiliki 8 orang anak namun yang masih hidup tinggal 4 orang.
    Dalam jual beli itu 4 orang anak yang masih hidup sudah membuat persetujuan penjualan tsb.
    Sementara 4 orang anak yang sudah meninggal , meninggalkan anak – anak meraka ( cucu ).
    Apakah jual beli sah tanpa persetujuan dari cucu-cucu dari anak – anak nya yang sudah meninggal ?
    Karena salah seorang dari cucu itu akan melakukan gugatan.

    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum wr wb

  806. 806
    Tonny Ten Says:

    Kepada Yth.

    Salam kepada rekan Bambang dan associates.

    Saya berencana untuk membeli sebuah apartemen di bilangan jakbar (DP 1 telah dibayar). Status saya adalah WNI yang menikah dengan WNA sehingga akad kredit tidak bisa tembus di Bank (sistem KPA) karena alasan bank ada “unsur asing” dan tdk ada perjanjian pisah harta.
    Oleh developer, kami diberikan solusi untuk langsung melakukan cicilan dengan developer.

    Pada kesempatan ini saya ingin berkonsultasi dengan bapak/ibu:
    1. Bila saya terus dengan developer maka saya hanya akan mendapatkan POPJB (pengikatan opsi perjanjian jual beli) dan tidak dapat ditingkatkan ke AJB. Satu2nya jalan harus saya jual atau pindah namakan apt tsb. Apakah benar bahwa WNI seperti saya tidak bisa mendapatkan AJB atau hak milik? padahal uang utk membeli apt itu adalah 100% dari saya.

    2. Bila saya beli dengan memakai nama orangtua saya, dan kemudian dihibahkan kepada saya..apakah dalam pengurusan pengalihan hak akan ada permasalahan istilah “unsur asing” pak? dan apakah suatu hari akan ada AJB atas nama saya?

    Sudah 10tahun saya bekerja dan ingin memiliki sebuah rumah yang menjadi idaman dan hidup dengan tenang dengan keluarga.
    Mudah-mudahan dapat diberikan saran/pendapat kepada saya.

    Hormat saya,

    Tonny Ten

  807. 807
    admin Says:

    Terimakasih PANJI.
    1. Bisa saja tetapi tergantung dari bank yang memberikan KPR.
    2. Tidak bisa, harus dengan 4 nama ahli waris. karena nantinya akan timbul masalah jika hanya 2 nama ahli waris. tapi kalau BPN bersedia silahkan saja.
    Demikian terimakasih.

  808. 808
    admin Says:

    Terimakasih HIFSAL H.
    1. Jika melunasi hutang kakek maka tdk otomatis tanah tersebut menjadi milik anda, tanah tersebut akan menjadi milik seluruh ahli waris.
    2. Buatlah kesepakatan dengan seluruh ahli waris bahwa hutang kakek anda yang bayar dan nantinya jika dibagi waris atas tanah itu maka tidak termasuk 6 juta yang menjadi pembayaran hutang kakek dan harus dikembalikan kepada saudara.
    3. boleh saja silahkan. Transaksi bisa dilaukan dengan surat kuasa khusus untuk itu.
    Demikian terimakasih.

  809. 809
    Fuad Says:

    Terdapat sertifikat tanah (SHM) yang dijadikan jaminan ke BANK. pada proses awal dilakukan SKMHT. apabila penjamin sudah bertandatangan DI SKMHT, apakah penjamin masih harus bertandatangan di APHT ?

  810. 810
    admin Says:

    Terimakasih SOFYAN.
    Masalah tanah untuk kepentingan umum yaitu untuk jalan maka ada ganti ruginya dan tidak bisa pemilik tanah hanya menyerahkan 60 meter saja padahal pemerintah menginginkan 115 meter untuk jalan raya atau kjepentingan umum, sehingga itu sulit. akan tetapi peruntukan tanah unbtuk kepentingan umum ada ganti ruginya hal itu diterima oleh pemilik tanah yaitu penjual pada saudara itu. Untuk sert8ipikat saudara asal jelas letak batas dan lokasi yang anda beli benar tidak menjadi masalah itu hak anda , masalah toh anda tidak kena pelebaran jalan atau pembebasan tanah itu. akan tetapi tidak muhgkin tanah itu hilang begitu saja seharusnya prosedurnya adalah tetap dikeluarkan sertipikat dulu menjadi dua satu milik anda yang anda beli satunya milik penjual yang 200 meter lebih itu, setelah itu jika penjual tanahnya kena pelebaran atau pe,mbebasan tanah untuk kepentingan umum maka itu urusan penjual itu dengan pemerintah dan bisa dilakukan perubahan ukuran sertipikat setelah ada pembebasan tanah oleh pemerintah setelah dapat ganti ruginya. hal itu bukan masalah hanya prosedur saja yang kurang dilalui dengan tepat.
    Demikian pendapat saya.

  811. 811
    admin Says:

    Terimakasih SUBANDI.
    Waalaikumsalam wr wb.
    Secara hukum semestinya bapak bisa dikenakan pasal membuat keterangan palsu sehingga mengakibatkan orang lain rugi, akan tetapi motif ini murni teman bapak sebagai penipu dan penggelap barang mobil milik A. bahwa sebenarnya alasan pidana kepada bapak tidak terpenuhi satu unsurnya yaitu bapak tidak menerima atau meninkmati uang kejahatan itu maka membuktikan bahwa bapak diperalat oleh temannya. saya kira hal itu bisa dijadikan alasan pemaaf secara hukum.
    Untuk A dan teman bapak diselesaikan kekeluargaan itu silahkan saja para pihak. sebenarnya pasal yang dapat disangkakan kepada bapak adalah turut serta membantu kejahatan temannya sekalipun itu menolong, apapun dalam hukum pidana hal itu hanya dapat dijadikan alasan peringan jika proses perkara ini dilanjutkan sampai ke pengadilan.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  812. 812
    admin Says:

    Terimakasih PUJI HARTANTO.
    Waalaikum salam wr wb.
    Ya memang harus dijadikan tanah kering dulu karena tanah itu yang anda mau beli tanah sawah. untuk jual beli tidak masalah tanah sawah atau tanah sudah dikeringkan bisa saja dilakukan jual belinya. setelah jual beli dilakukan balik nama sertipikat. kalo sertipikat induk maka dikavling harus dilakukan pemecahan sertipikat dulu balu bisa dijual belikan secara kavlingan.
    demikian singkatnya terimakasih.

  813. 813
    admin Says:

    Terimakasih ACHMAD.
    Bisa saja dilakukan demikian pak asal ahli waris sekarang bersedia.
    silahkan hubungi PPAT terdekat untuk prosesnya.
    Demikian terimakasih.

  814. 814
    admin Says:

    Terimakasih ROCHIMAN.
    waalikum salamwrwb.
    Harus sepersetujuan cucu cucu sebagai ahli waris dari ayah ibunya.
    Demikian terimakasih.

  815. 815
    admin Says:

    Terimakasih TONY TEN.
    1. Bisa saja dilakukan AJB dengan data WNI anda.
    2. Jika beli aatas nama orang tua boleh saja lalu dihibahkan dan penerima hibah asing atau bukan tidak mempermasalahkan hal itu. hukumnya hibah adalah pemberian secara sukarela, asal penerimaan ibah tidak melanggar ahli waris yang lain menerima warisan. artinya hibah disetujui anak 2 yang lain.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  816. 816
    Yuni Says:

    Salam Pak Bambang,

    Saya dan pacar berniat membeli rumah untuk masa depan melalui developer dengan KPR.

    Pertanyaan saya,
    1. Apakah benar sertifikat rumah dll hanya akan dilakukan setelah pembayaran DP lunas?
    2. Apakah Sertifikat Rumah nantinya bisa dibuat atas nama berdua? Mengingat saat ini kami belum menikah dan belum punya kartu keluarga.

    Terima kasih sebelumnya.

  817. 817
    Rahmat Says:

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Pak Bambang Sugeng saya mau bertanya tentang masalah jual beli tanah waris yang belum bersertifikat dan belum di pecah.

    Kronologisnya seperti ini:
    Kakek saya meninggalkan sebidang tanah yang notabene secara langsung menjadi tanah waris bagi anak-anaknya (10 0rang). Tetapi tanah tersebut sampai saat ini belum dipecah karena belum memiliki sertifikat (masih akta jual beli).

    Permasalahannya salah satu saudara ayah saya mau menjual tanah waris bagiannya (1/10 luas keseluruhan) kepada saya.

    Yang menjadi pertanyaan saya :
    Bagaimana cara membuat surat perjanjian jual beli tanah waris yang belum bersertifikat dan belum dipecah?

    Mohon saran untuk permasalahan tersebut. Terimakasih

  818. 818
    SAHRUDIN Says:

    assalamu’alaikum. wr. wb.

    Bapak/Ibu yang Terhormat,
    saya sedang menghadapi kasus masalah sertifikat tanah, awalnya seorang pengusaha ikan meminjam surat tanah milik orang tua saya karena ketidak tahuannya orang tua saya meminjamkannya, kemudian tanpa sepengetahuan orang tua saya si peminjam ini menggadaikan sertifikat tersebut ke pihak bank, orang tua saya sepertinya tidak mengerti tentang arti sertifikat tanah. singkat cerita orang tua saya meninggal dunia, tetapi si peminjam tidak pernah mengembalikan sertifikat tersebut, sampai akhirnya dia juga meningal karena kecelakaan di pesawat. karena Si peminjam ini telah meninggal, maka pihak bank mengembalikan sertifikat tersebut ke kantor kelurahan (katanya ada pemutihan dari pihak bank) anehnya sertifikat itu bukannya dikembalikan kepada ahli waris akan tetapi di dijadikan jaminan kembali ke bank oleh lurahnya. akhirnya sertifikat tersebut susah dilacak dan dibiarkan selaama puluhan tahun. sekarang ini saya salah satu dari ahli waris bermaksud untuk menjual tanah tersebut, setelah diusut ternyata sertifikat tersebut sudah dilelang pihak bank tanpa sepengetahuan ahli waris, dan sertifikat tersebut telah dimiliki oleh orang lain (orang lampung) menurut pengakuannya dia telah membelinya, bahkan sertifikat tersebut sudah ganti/pindah nama atas nama si pembeli melalui notaris. Pertanyaan saya:
    1. Apakah tindakan bank yang telah melelang sertifikat tanpa sepengetahuan pemilik / ahli waris dibenarkan secara hukum?
    2. Apakah membeli tanah bisa dibenarkan hanya dengan melihat sertifikat saja tanpa sepengetahuan pemilik dan tanpa mengetahui lokasinya?
    3. Apakah pemindahan nama sertifikat bisa dibenarkan secara hukum?….
    Terima kasih.. mohon jawabannya.

  819. 819
    SAHRUDIN Says:

    assalamu’alaikum. wr. wb.

    Bapak/Ibu yang Terhormat,
    saya sedang menghadapi kasus masalah sertifikat tanah, awalnya seorang pengusaha ikan meminjam surat tanah milik orang tua saya karena ketidak tahuannya orang tua saya meminjamkannya, kemudian tanpa sepengetahuan orang tua saya si peminjam ini menggadaikan sertifikat tersebut ke pihak bank, orang tua saya sepertinya tidak mengerti tentang arti sertifikat tanah. singkat cerita orang tua saya meninggal dunia, tetapi si peminjam tidak pernah mengembalikan sertifikat tersebut, sampai akhirnya dia juga meningal karena kecelakaan di pesawat. karena Si peminjam ini telah meninggal, maka pihak bank mengembalikan sertifikat tersebut ke kantor kelurahan (katanya ada pemutihan dari pihak bank) anehnya sertifikat itu bukannya dikembalikan kepada ahli waris akan tetapi di dijadikan jaminan kembali ke bank oleh lurahnya. akhirnya sertifikat tersebut susah dilacak dan dibiarkan selaama puluhan tahun. sekarang ini saya salah satu dari ahli waris bermaksud untuk menjual tanah tersebut, setelah diusut ternyata sertifikat tersebut sudah dilelang pihak bank tanpa sepengetahuan ahli waris, dan sertifikat tersebut telah dimiliki oleh orang lain (orang lampung) menurut pengakuannya dia telah membelinya, bahkan sertifikat tersebut sudah ganti/pindah nama atas nama si pembeli melalui notaris. Pertanyaan saya:
    1. Apakah tindakan bank yang telah melelang sertifikat tanpa sepengetahuan pemilik / ahli waris dibenarkan secara hukum?
    2. Apakah membeli tanah bisa dibenarkan hanya dengan melihat sertifikat saja tanpa sepengetahuan pemilik dan tanpa mengetahui lokasinya?
    3. Apakah pemindahan nama sertifikat bisa dibenarkan secara hukum?….
    Terima kasih.. mohon jawabannya.

    sekarang ini saya sedang mencari pengecara untuk menyelesaikan masalah tersebut. jika ada yang bersedia dengan kesepakatan yang ditentukan ahli waris atau kesepakatan bersama silahkan kirim e-mail ke sahrudin18@yahoo.com

  820. 820
    mitha Says:

    Selamat Malam Bpk.Sugeng
    Saya mau bertanya..
    Tetangga saya Menyerahkan diri karena Kasus Penipuan dan Penggelapan uang Rp.100,000,000
    saat ini dia mendekam di Tahanan..
    yang ingin saya tanyakan:
    1. Dalam kasus seperti itu hukuman maksimal penjara bisa berapa tahun?
    2. Jika ia menyerahkan diri apakah bisa meringankan dia di sidang nanti?
    begitu Bapak..trimakasih atas perhatiannya

  821. 821
    Amirudin Says:

    Mohon penjelasan :
    A menjual tanah kepada B, sertifikat tanah A tersebut dipecah menjadi 26 sertifikat masih atas nama A. Belum sempat balik nama atas nama B, B menjual lagi semua tanah tsb (26 sertifikat) kepada C1, C2, C3…s/d…C26 (para pengapling). Kemudian notaris memproses pembuatan sertifikat/balik nama sertifikat dari A langsung kepada C.
    Permasalahan yang tumbul :
    A tidak bersedia menandatangani akte jual beli karena merasa menjual tanah kepada B (bukan kepada C). Semua pihak bersikukuh, sehingga C merasa sangat dirugikan (sertifikat tidak bisa diproses).
    Pertanyaan :
    Mengingat semua pihak bersikukuh (jalan musyawarah buntu), Siapa yang akan dipidanakan oleh C (pihak A, pihAK B atau notaris) ? Pasal berapa KUHP atau UU lainnya yang tepat untuk menjerat pihak yang salah, Terima kasih atas penjelasannya.

  822. 822
    adzi Says:

    Ibu saya digugat karna rumah/tanah tempat tinggal kami belum dibalik nama saat itu. Ini berawal dari Bpk kami yang bersahabat dengan Bpkx penggugat yang sifatnya pinjam uang dengan borek rumah itu dan uang yg diinjam melebihi dari harga rumah/tanah pada saat itu(ada kwitansi dan bermaterai). perjanjiannya bila uang tidak kembali 2 tahun maka menjadi hak milik kami dan sertfikatx kami sudah pegang sejak tahun 1989 dan kami menempatix hingga sekarang dan smua pajaknya kami jg yg bayarkan. Sertifikatx atas nama penggugat (anakx temen Bpk kami). Bpk kami dan Bpk penggugat sama sama sudah meninggal. Kemarin udah disidangkan dan kami menang eh…gugat lagi. Padahal saudaranya sendiri tahu kalau tanah/rumah itu sudah dijual kpd Bpk saya tetapi sepertinya dipersidangan tidak bisa ditampilkan ya….saudaranya ini memberikan kesaksian???? Gimana kira2 solusix. trims

  823. 823
    dewi Says:

    saya punya hutang ke seseorang sebesar 20 juta dengan agunan akta tanah di depan notaris, dalam pengakuan hutang tsb disebutkan pada tanggal jatuh temponya (6 bulan) saya harus membayar 32 juta (pokok 20 juta dan bunga 12 juta), kalau tidak bisa melunasi maka orang tersebut berhak melakukan apa saja termasuk balik nama (penyitaan), pada saat jatuh tempo saya baru bisa bayar 25 juta ( pokok 20 juta dan sebagian bunga 5 juta), didepan notarisjuga, saya diberi kuitansi pelunasan hutang dan sebagian bunga bermaterai. seminggu kemudian orang tersebut nagih sisa bunga sebesar 7 juta dan mengancam kalau sampai dengan minggu depan saya tidak bisa melunasi sisa bunga maka uang yang 25 juta akan dikembalikan kepada saya dan tanah akan dilakukan penyitaan sesuai dengan perjanjian pertama. pertanyaan saya;
    1. Apakah perjanjian tersebut masih berlaku karena saya sudah membayar pokok hutang dan sebagian bunganya, dibuktikan dengan kuitansi bermaterai yang menyatakan pelunasan hutang dan sebagian bunga?
    2. Apakah kalau saya belum bisa bayar sisa bunganya minggu depan orang tersebut berhak menyita tanah saya?
    3. langkah hukum apa yang harus saya lakukan agar tanah saya tidak disita?

    terima kasih sebelumnya..

  824. 824
    admin Says:

    Terimakasih YUNI.
    1. Sebenarnya jika proses beli rumah dengan KPR maka Sertipikat sudah ada lalu di ajukan KPR, untuk DP dan angsuran itu dilakukan berbarengan saat proses KPR disetujui oleh Bank.
    2. Kalau sertipkat tidak bisa dinamakan berdua karena anda belum menikah, tidak ada surat nikahnya bukan KK nya.
    Demikian terimakasih.

  825. 825
    admin Says:

    Terimakasih RAHMAT.
    waalaikum salam wr wb.
    Buat saja menerima uang dari pembagian waris dari harta waris sejumlah sekian yaitu obyek tanah di lokasi …, kalo orang jawa bilang nyusuki, atau saudara yang lain berpatungan mengumpulkan uang sejumlah nilai harta waris lalu diberikan kepada satu ahli waris sebagai bagian harta waris, nantinya ahli waris itu tidak menerima lagi jika tanah tersebut dijual dan laku hanya dibagi untuk 9 ahli waris saja karena sudah diambil dimuka.
    Kira2 demikian prosesnya, akan tetapi menururt saya jika dilakukan pensertipikatan dan dipecah menjadi sepuluh bagian tanah sertipikat lalu diberikan kepada bagian ahli waris masing-masing itu lebih ideal.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  826. 826
    admin Says:

    Terimakasih SAHRUDIN.
    Waalaikum salam wr wb.
    1. Kita lihat perjanjian kredit antara teman bapak anda dan bank, kalo bapak anda menyetujui sebagai penjamin maka kredit sah. jika benar cerita saudara bapak anda tdk menandatangani kredit sebagai penjamin maka jperjanjian kredit bank dan teman bapak anda tidak sah dan bisa dibatalkan melalui pengadilan. Sertipikat ke pak lurah menururt saya itu tidak benar dan saya kira tidak ada hal itu. jika bapak anda sebagai penjamin dan ternyata kredit macet lalu bank melelang adalah sah secara hukum.
    2. yang jual beli tanah harus penjual yang tertera dalam sertipikat serta isri menyetujui atau ahli waris menyetujui jika salah satu orang tua meninggal.
    3. melihat kasusnya pemindahan sertipikat namanya seperti tersebut diatas.
    Demikian terimakasih.

  827. 827
    admin Says:

    Sudah dijawab dibawah ini.

  828. 828
    admin Says:

    Terimakasih MITHA.
    1. Kita lihat pasalnya jika penipuan penggelapan ancamannya 5 tahun.
    2. bisa meringankan hukuman karena mempermudah proses pemeriksaan secara hukum.
    Demikian terimakasih.

  829. 829
    admin Says:

    Terimakasih AMIRUDIN.
    Menururt saya selesaikan saja secara musyawarah, mestinya B ketika membeli dari A sudah ada surat kuasa jualnya sehingga B langsung bisa melakukan jual beli kepada pembeli selanjutnya. Sekarang buat saja surat kuasa jual kalau memang belum dibuat dari A ke B.
    demikian pendapat saya terimakasih.

  830. 830
    admin Says:

    Terimakasih ADZI.
    1. Solusinya memang harus membayar jumlah hutang plus bunga nya saja sesua UU jika tidak diperjanjikan 6 prosen setahun buat si penggugat, jika tidak mau maka tinggal anda buktikan dan ajukan gugatan tentang hutang tersebut dengan jaminan sertipkat yang mestinya secara hukum menururt perjanjian kyang ada di kwitansi menjadi milik bapak saudara.
    kalau saran saya selesaikan musyawarah saja karena berperkara akan makan biaya dan waktu.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  831. 831
    admin Says:

    Terimakasih DEWI.
    1. Perjanjian hutang piutang tetap berlaku dan anda harus melunasi pembayaran hutang dan bunga yang telah diperjanjikan. Jika rumah anda akan diambil alih tentunya tidak bisa seperti itu karena sudah ada pembayaran sebagian tinggal pelunasan hutang bunga sebagian.
    2. Tidak serta merta seperti itu secara hukum.
    3. musyawarahkan saja dengan mengangsur bunganya sesuai kemampuan anda. Lebih baik diselesaikan saja jangan mengambil langkah hukum karena akan makin rimit, panjang dan makan biaya.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  832. 832
    deni Says:

    Assalamu’alaikum. wr. wb.

    Bapak/Ibu yang Terhormat,

    saya sangat membutuhkan sekali
    bantuan secara hukum terkait
    adapun masalah yang dihadapi yaitu
    mengenai proses pembayaran jual beli rumah.
    Bapak saya menjual rumah dibandung kepada pihak pembeli dan Pihak pembeli melakukan 3 tahap proses pembayaran:
    - Pembayaran tahap pertama pihak pembeli melakukan kesalahan karena dia membayarkan tidak kepada bapak saya selaku penjual, melainkan kepada anak tiri
    bapak saya secara tansfer,
    namun hal ini tidak dipermasalahkan oleh bapak saya.
    - Pembayaran tahap kedua secara tunai dihadapan notaris dan saya disana mewakili
    bapak saya, karena pada hari itu bapak saya mengalami tabrakan. Pada saat
    pembayaran kedua ini pihak pembeli meminta waktu satu bulan untuk pembayaran
    sisanya (pelunasan).
    - pada pembayaran tahap ketiga, pihak pembeli yang sebelumnya meminta waktu satu
    bulan untuk pembayaran sisanya (pelunasan), ternyata sudah melakukan pembayaran
    sehari setelah pembayaran tahap kedua secara transfer kepada anak tiri bapak saya. Tentu saja hal ini sangat merugikan bapak saya, dan juga saya secara tidak langsung.

    Karena merasa dirugikan tentu saja bapak saya menginginkan agar pembayaran tahap ketiga (pelunasan) dibayarkan kepada bapak saya, namun hal ini tidak mudah karena konflik antara bapak saya dengan anak tirinya, dan kemungkinan adanya konfirasi antara pembeli dengan anak tiri bapak saya. sulit untuk dimusyawarahkan secara kekeluargaan.

    Dengan kondisi ini Saya merasa sangat tertekan, karena bapak saya selalu meminta saya untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, saya berusaha untuk membantu semampu saya, namun Bapak saya sepertinya enggan untuk terjun secara langsung menyelesaikan masalah.
    hal ini membuat beban perasaan bagi saya, karena selama ini juga banyak ketidak adilan dari bapak saya kepada saya dan adik serta kakak kandung saya . Banyak hak-hak kami sebagai anak kandung yang diabaikan bapak saya.

    Saya berharap Bapak/Ibu berkenan untuk memberikan advis atau solusi apa yang harus saya lakukan agar permasalah ini dapat diselesaikan.

    Saya haturkan banyak terima kasih Bapak/Ibu sudah berkenan membaca ini. Mohon maaf jika uraiannya terlalu panjang.

    hormat saya,
    deni

  833. 833
    admin Says:

    Terimakasih DENI.
    Wasalamualaikum wr wb.
    Saya tidak melihat data akta jual beli tanahnya tersebut. Akan tetapi jika jual belinya memang dengan pembayaran bertahap maka dengan pelunasan di akhir tahap pembayaran maka jual beli itu baru dianggap sah dan selesai.
    kalau menururt cerita anda bahwa pembayaran terjadi kepada pihak yang tidak berhak menerima pembayaran maka bapak anda dapat menuntut batal transaksi jual beli tanah tersebut melalui pengadilan negri setempat untuk meminta kekurangan pembayaran.
    Karena prinsip jual beli tanah harus dilakukan oleh orang yang tertera dalam nama di sertipikat dan yang berhak menerima uang pembayaran ya harus yang melakukan jual beli tersebut.
    Jika penerimaan uang oleh anak tiri tanpa sepersetujuan bapak saudara maka anak tiri tidak berhak menerimanya dan pembeli juga berkewajiban tidak memberikan pembayaran kepada anak tiri tersebut. ini melanggar prosedural hukum jual beli sehingga dapat dibatalkan.
    Karena adanya kesalahan prosedur pembyaran jual beli tanah yang seharusnya uang diterima bapak saudara dan ternyata diterima anak tirinya sebagian maka bapak anda meminta kepada si pembeli untuk melakukan dan meluruskan transaksi ini sesuai prosedur, jika tidak bersedia silahkan saja dituntut batal akta jual beli tanah tersebut melalui pengadilan negeri setempat.
    Demikian pendapat saya terimakasih.

  834. 834
    Donna Says: